Bennington Family Series 2
Lauren Bennington memiliki segala yang diinginkan wanita manapun. Cantik, cerdas, kaya raya, dan dibesarkan dirumah mewah dengan keluarga yang harmonis. Hingga ketika acara perpisahan sekolah Lauren dijebak oleh teman-temannya dan menyebarkan foto-foto Lauren berpakaian seksi, membuat Lauren memiliki trauma pada orang lain selain keluarganya.
Oliver Barnet adalah sosok pria yang dingin yang sangat membenci wanita lemah dan manja. Oliver bersahabat dengan Louise Bennington yang merupakan kakak laki-laki dari Lauren, membuat mereka sering bertemu tapi juga saling membenci untuk waktu yang lama.
Mereka dipertemukan kembali dengan situasi yang tak terduga. Apakah Lauren bisa mempercayai seseorang yang menginginkannya menjadi kekasih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Athaya Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kejadian Masa Lalu
Oliver melepaskan tangan Jennifer yang memegang lengan Lauren, kemudian membawa wanita itu memjauh dari Jennifer.
''Oliver tunggu?'' teriak Jennifer masih mengejar mereka berdua.
''Kumohon Oliver, aku perlu berbicara dengan Lauren. Ini benar-benar sangat penting'' sahut Jennifer yang tetap berbicara dengan mereka.
Oliver membuka pintu mobil dan mendorong Lauren masuk kedalam kemudian menutup pintu. Ia berbalik menatap Jennifer yang masih tidak berhenti mengejar Lauren.
''Sudah aku katakan berhenti mengganggu Lauren!!'' bentak Oliver membuat Jennifer berhenti.
''Please Oliver, berikan aku kesempatan berbicara dengan Lauren. Aku berjanji tidak akan menyakitinya. Aku hanya ingin meminta bantuannya'' ucap Jennifer memohon.
''Ada masalah apa? dan kenapa Lauren terlibat dengan masalahmu?'' tanya Oliver.
''Seseorang mengancamku dengan kejadian yang menyangkut Lauren waktu itu. Aku berpikir itu dari keluarganya dan membuat suamiku terancam posisinya'' jawab Jennifer membuat Oliver terkejut.
''Maksudmu ada seseorang mengancammu memakai kejadian masa lalu Lauren?'' tanya Oliver lagi.
''Ya, dan orang itu mengirimkan beberapa foto dan mengirimkannya padaku saat aku mencoba membuka pakaian Lauren.'' jawab wanita itu lagi membuat Oliver memaki berulangkali.
''Baiklah, temui aku dikantorku dan bawa semua bukti ancaman yang kau katakan. Aku akan menyelidikinya.'' ucap Oliver kemudian menatap ke dalam mobil dan melihat Lauren yang gelisah.
''Jangan mendekati Lauren dengan masalah ini, kau bisa memberitahukanku jika itu menyangkut Lauren'' lanjut Oliver lagi dan dibalas anggukan oleh wanita itu. Kemudian ia masuk ke dalam mobil meninggalkan Jennifer.
''Kau baik-baik saja Honey?'' tanya Oliver menggenggam tangan Lauren yang tersentak kemudian menatapnya dengan tersenyum.
''Apa yang kalian bicarakan?'' tanya Lauren pelan.
''Hanya soal ancaman yang diterimanya, aku yang akan membereskan masalah ini. Kau tidak perlu khawatir'' jawab Oliver.
''Bukankah daddy dan Louise sudah menghilangkan semua bukti mengenai kejadian itu?'' tanya Lauren lagi menatap wajah Oliver.
''Louise sudah memastikan tidak ada lagi yang menyimpan semuanya baik foto-foto kita dan juga video. Aku akan mencari tau dan akan membicarakannya dengan Louise. Tenanglah oke!!'' ucap Oliver menenangkan Lauren dengan mengusap tangan wanita itu yang berada dalam genggamannya.
''Aku sangat takut kejadian itu terulang kembali. Aku pikir aku akan baik-baik saja, tapi ketika bertemu Jennifer perasaan takutku kembali lagi dan membuat aku gelisah'' gumam Lauren menatap wajah Oliver.
''Semua akan baik-baik saja, ada aku dan Lion bersamamu'' ucap Oliver meyakinkan Lauren.
'Begitu sulitnya aku melupakan kejadian itu, dan kedatangan Jennifer membuat ia mengingat kejadian itu lagi. Lauren menatap Oliver yang sedang fokus menyetir. Ia senang saat ini pria itu ada bersamanya dan melindunginya.
Satu suapan mendarat dimulut Lion saat Lauren menyuapkan cheesecake yang dibawanya. Lion sangat menikmatinya dan meminta tambah tapi dilarang oleh ibunya.
''Kau akan kekenyangan dan akan melewatkan makan malammu'' ucap Lauren kemudian memberikan minum untuk Lion yang cemberut.
''Dimana daddy?'' tanya Lion ketika tak melihat Oliver.
''Daddy sedang membicarakan sesuatu yang penting dengan Abuelo. Kau tak boleh menganggu mereka, oke!!'' ucap Lauren kemudian membereskan sisa makanan mereka.
''Tapi daddy berjanji akan bermain denganku saat ini'' ucap Lion yang turun dari kursinya dan berlari ke ruang kerja ayahnya.
''Berhenti berlari Lion'' teriak Lauren tapi tidak didengar oleh putranya.
''Daddyyyy... Buka pintunya'' teriak Lion mengedor pintu ruang kerja Oliver berulangkali.
Dimulai dari Clain Bennington dan bertambah lagi Barnett Clain.. dan pasti akan banyak lagi berdatangan sebuah keluarga baru dengan Clain nya yang baru.. Coltha Author aku marathon lagi semua karya Author... 🥰