NovelToon NovelToon
Bukan Ikatan Cinta

Bukan Ikatan Cinta

Status: tamat
Genre:Obsesi / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:97.2k
Nilai: 5
Nama Author: teteh lee

Pernikahan berlatar belakang perjodohan terpaksa harus Ares dan Queen jalani meskibtidak ada cinta di antara keduanya, bahkan mereka juga sama-sama sudah memiliki kekasih masing-masing, mereka sepakat untuk menerima perjodohan yang di atur oleh orang tua mereka demi tujuan mereka masing-masing, lantas bagimana Ares dan Queen menutupi rumah rangga mereka yang penuh kepalsuan itu, dan bagaimana kisah cinta mereka dengan pasangan mereka masing-masing, jika ternyata sebuah bencana justru menumbuhkan benih-benih cinta di antara keduanya, yuk ikuti kisahnya di sini ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teteh lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sambil menyelam minum air

Ares bergegas bangkit dari kursi kerjanya dan menghampiri Queen yang masih berdiri di seberangnya.

"Hai sayang, tentu saja kamu tidak perlu izin apapun untuk masuk ke sini, kamu bisa datang kapan pun yang kamu mau." ujar Ares seraya mencium sekilas pipi Queen dan melingkarkan sebelah tangannya di pinggang ramping istrinya itu seolah ingin pamer kemesraan pada Thomas dan ingin menunjukkan jika Queen adalah miliknya, namun sayangnya dia lupa jika Elsa juga ada di ruangan itu dan menyaksikan semuanya.

Entah niat Ares memang untuk memanasi Thomas atau memang itu ungkapan jujur suara hatinya yang memang tengah sangat merindukan Queen, atau bisa jadi memang sambil menyelam minum air.

Melihat perlakuan mesra Ares pada Queen, sontak saja membuat hati Elsa mendidih seketika, menyaksikan kekasihnyamencium wanita lain meski itu adalah istrinya sendiri membuat darah Elsa seakan naik ke kepala semuanya, wajahnya memerah dengan suara gigi yang gemerutuk akibat saling beradu menahan amarah yang tidak bisa dia ungkapkan.

"S-saya keluar dulu kalau begitu, pak." pamit Elsa sambil menatap tajam ke arah Ares sambil bergegas meninggalkan ruangan yang membuat dadanya terasa panas dan sesak itu.

Suara pamitan Elsa dan tatapan tajam kekasihnya itu seperti suatu ha yang baru saja menyadarkan Ares, jika dia baru saja membuat Elsa marah, sehingga walaupun tampak tidak rela dia melepas tautan tangannya di pinggang tamping Queen dan mengangguk memberi izin pada Elsa dengan senyum canggungnya dan mempersilahkan Queen untuk duduk di sofa ruangannya.

Bukan hanya Ares, jujur saja Queen juga saat ini merasakan kecanggungan yang teramat sangat, dia sungguh tidak menyangka jika Ares akan melakukan hal itu di depan Thomas dan bahkan Elsa yang notabene adalah kekasihnya, namun Queen tetap berpikiran positif jika apa yang di lakukan Ares terhadapnya merupakan akting semata di hadapan Thomas.

"Emhh,,, ah,, ini,,, aku datang ke sini karena mengantar Thomas yang katanya ada hal yang ingin di bicarakan dengan mu." ujar Queen menanggapi tatapan aneh Ares yang matanya seolah bertanya mengapa dirinya datang bersama Thomas.

Raut wajah Ares sedikit berubah saat mendengar alasan istrinya datang menemuinya hanya untuk mengantar Thomas yang mempunyai kepentingan lain untuk menemuinya, bukan seperti dugaannya yang mengira jika istrinya itu merindukan dirinya seperti halnya apa yang tengah kini dia rasakan.

"Apa dia tidak bisa datang menemui ku sendiri?" sinis Ares dingin.

"Maaf, saya sudah beberapa kali datang ke sini dan berusaha membuat janji dengan anda, namun staf anda selalu mengatakan jika anda sangat sibuk." terang Thomas.

"Lantas anda menggunakan cara pintas dengan memperalat istri saya, demi kepentingan anda?" Ares masih dengan nada sinisnya.

"Bukan begitu, dia tidak seperti itu, semalam kami tidak sengaja bertemu di club, dan dia bercerita jika dia kesulitan untuk menemui mu untuk membicarakan masalah bisnis, lantas aku menawarkannya untuk menemani dia ke sini, aku yang menawarkannya, bukan dia yang minta," potong Queen menutupi jika sebenarnya memang Thomas lah yang meminta dirinya untuk mempertemukan dengan suaminya, Queen hanya menjaga agar Ares tidak berkonflik dengan Thomas, karena dari mimik wajahnya terlihat jelas jika Ares tidak senang dengan kehadiran Thomas yang datang bersamanya.

"Apa, kalian ke club tadi malam? Dan kau,,, apa kau sadar jika wanita yang kau ajak pergi ini merupakan wanita yang sudah menikah? Dia istri orang lain, dia istri ku!" tiba-tiba saja Ares naik pitam mendengar jika semalam Queen ke klub bersama Thomas, padahal semalam dia hampir tidak bisa tidur semenit pun karena terus memikirkan Queen yang dia pikir sedang sendirian di apartemen.

"Mas, tolong bedakan antara pergi bersama dengan bertemu tidak sengaja di sana! Sudah aku bilang jika kami bertemu secara tidak sengaja di klub. Bukan pergi bersama!" tegas Queen yang mulai kesal dan tersulut emosi akibat tuduhan dan sikap sinis Ares terhadapa dirinya dan juga Thomas.

Ares meraup wajahnya dengan kasar, "Maaf, sepertinya aku terlalu banyak memikirkan pekerjaan,"

Thomas yang tentu saja merasa tidak enak hati karena merasa telah membuat pasangan suami istri itu bersitegang akhirnya memutuskan untuk membatalkan pembicaraan bisnis dengan Ares, sebagai gantinya dia hanya meninggalkan proposal yang sudah dia siapkan agar bisa di baca dan di pertimbangkan oleh Ares, lantas dia berpamitan pulang.

"Sikap mu tadi sungguh tidak masuk akal!" protes Queen pada Ares setelah Thomas pergi meninggalkan ruangan itu.

Queen yang tadinya hendak pergi juga meninggalkan ruang kerja Ares terpaksa harus mengurungkan niatnya karena Ares mencegahnya untuk pergi dengan alasan ada hal yang ingin dia bicarakan dengan istrinya itu.

"Bukankah kamu yang tidak masuk akal, sebagai wanita bersuami tapi keluyuran ke klub seorang diri, bagaimana jika ada hal itu sampai ke telinga orang tua kita?" ujar Ares yang kini sedikit lebih tenang dari sebelumnya karena Thomas sudah tidak ada di sana.

"Lantas bagaimana jika orangtua kita tau kalau selama beberapa hari ini kamu tidak pernah pulang karena menginap di rumah kekasihnya?" balas Queen.

"Bu-bukankah kita sudah sepakat, dan kamu juga tidak keberatan akan hal itu sejak awal?' jawab Ares gelagapan.

"Aku tidak keberatan, dalam hal ini aku hanya mempertanyakan kemungkinan yang sama seperti yang kamu tanyakan pada ku sebelumnya, apa ada yang salah? Lagi pula bukankah tidak ada aturan yang menyebutkan jika aku tidak boleh pergi ke klub, bukan?" sewot Queen yang membuat Ares semakin kebingungan untuk menjawabnya.

"Ta-tapi aku tidak suka kamu pergi ke tempat seperti itu!" ujar Ares setengah mati melawn kegugupannya.

"Lantas kamu pikir aku suka dengan apa yang kamu lakukan selama ini?" tanya Queen dengan telak, namun seperti tidak membutuhkan jawaban dari Ares karena seketika setelah mengucapkan pertanyaan itu pada Ares, dia langsung berdiri dan meninggalkan ruangan itu.

Saat Queen membuka pintu ruang kerja Ares, tanpa di duga ternyata Elsa sedang berdiri di sana, sepertinya dia menguping pembicaraan mereka sejak tadi, namun dia tidak menduga jika ternyata Queen akan memergoki dirinya yang tertangkap basah mencuri dengar obrolan di dalam ruangan.

Namun alih-alih ketakutan atau merasa bersalah karena tertangkap basah menguping pembicaraan Queen dan Ares, Elsa malah menatap sinis Queen yang justru tidak memperdulikan keberadaannya di muka pintu.

"Jangan melewati batas, kau hanya istri pura-pura yang sebentar lagi akan di buang oleh Ares, jangan bertingkah sebagai Nyonya besar!" ucap Elsa, tepat saat Queen berjalan melewatinya tanpa menoleh sedikit pun padanya.

Merasa terusik dengan ucapan Elsa, Queen menghentikan langkahnya dan memutar tubuhnya menghadap wanita yang menjadi kekasih suaminya itu.

"Jangan melewati batas, kau hanya sekretaris yang berperan ganda menjadi penghibur suami ku, jangan bertingkah sebagai nyonya besar di hadapan ku!" balas Queen yang sontak saja membuat wajah Elsa semerah tomat karena merasa marah, hampir saja dia tidak bisa menahan diri untuk tidak menampar wanita yang sudah merebut kekasihnya itu, namun dia sadar jika apa yang di katakan QUeen barusan adalah benar, kalau keberadaannya saat ini hanya sebagai sekretaris yang merangkap sebagai penghibur Ares, tanpa mempunyai kekuatan status apapun.

"Aku tidak suka kamu main ke tempat seperti itu

1
Yuhesti
udhlah brengseknya Ares capek
Virgo Girl
Luar biasa
cucu rosmalia
aku pikir ares ga suka celap celup nyatanyaa.. jadi males bacanyaa..
cucu rosmalia
laki2 pecundang.. seharusnya bagaimana oun keadaan istri krn sudah janji dihadapan alloh.. tetap sudah menjadi tanggung jawabnya..
katanya reza brandalan dan memanfaatkan quin.. lalu apa bedanya dg ares laki2.brenhsekmdan tdk bertanggungjawab.. selingkuh pula.. bukannyaembaea istei ke jalan yg benar malah menjerumuskan..
Riny Ponganan
Kecewa
Riny Ponganan
Buruk
Shifa Burhan
novel munafik

kau melaknat pelakor dan membinasakannya kayak bukan manusia

tapi kau begitu spesial kan pebinor thomas
*Thomas bisa merasakan tubuh queen
*queen sangat lembut dan pengertian dengan Thomas
*Thomas berkali merendahkan bahkan melecehkan harga diri suami queen dan queen diam saja

author ini kelakuan menjijikan lelaki yang begitu kau spesial kan di novel ini(Thomas)
*penjahat
*lelaki murahan yang nyesek sana sini
*lelaki menjijikan yang membayangkan tubuh istri orang
*lelaki menjijikan yang menjamah tubuh istri orang dengan ancaman
lelaki kayak begini yang kau spesial kan thor, miris polah pikirmu thor

pola pikir wanita dan istri jablay mereka akan kebaaperan dengan pria lain yang suka padanya, bahkan jika lelaki itu menghalalkan tubuh nya bahkan sampai menjamah tubuh, istri kayak gini tetap akan lembut pada pria itu, dan kalau wanita2 kayak gini berkarya buat novel jadi novel2 kayak gini yang sangat memuja2 pebinor, begitu lembutnya merekan memperlakukan pebinor bahkan mereka biarkan pebinor menjamah tubuh pemeran utama wanita (sudut pandang authornya)

ingat novel kalian adalah cerminan karakter kalian
Azizah az
bye...bye ... Queen semoga bahagia selalu menyertai kita dimana pun berada
Lita: aamiin 🤲❤️❤️❤️🤲
total 1 replies
octa❤️
siapp meluncur ke karya teteh yg lain..terima kasih utk ceritanya yg kyk naik roller coaster..😘
Lita: terimakasih,,,,,,❤️❤️❤️
total 1 replies
octa❤️
habis ini bahagia selalu y queen dan babang ares..
octa❤️: kayak teteh bahagianya...😁😘
total 2 replies
Azizah az
kelar juga masalah Queen
octa❤️
fiuuuh akhirnya..setelah berpuluh purnama...😁
Lita: akhirnyaaaa yaaaa 🤭😆😆
total 1 replies
Azizah az
akhirnya pakpol turun tangan 🤭
Lita: polisinya agak gercep sekarang mah bukan polisi india soalnya /Facepalm/
total 1 replies
Azizah az
baru sadar dirimu mas klo mbe Reng sek
Azizah az: entah khilap atau menikmati
total 2 replies
Ahsin
dasar bangke pemeran utamanya bodoh sok baik
Ahsin
pemeran utama kelewat bodoh hadeeh
Lita: terimakasih sudah berkenan mampir, semoga kakak sehat dan bahagia selalu ❤️
total 1 replies
Ahsin
terlalu bodoh dan sok baik
Abdul Rahma
kelanjutannya y bgm si... episode yg 86 y...lagi seru y gk ad kelanjutan y
Lita: di tunggu besok ya kak,,, 🥰
total 1 replies
neni onet
pasti emaknya sendiri yang jadi tameng buat queen. . .
Azizah az
kira2 pkpol berapa hari baru nyampe ke tempat penembakan teh 🤭✌️
Azizah az: aku siap sedia 😂
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!