"Aku akan membunuhnya.."
"Vito dia bukan pria sembarangan," ucap Emma.
"Aku tidak peduli, dia membuat wanita cantik ku tersiksa."
Vito pria tampan dan kaya yang tertarik dengan istri orang lain, awalnya dirinya tidak tau jika wanita yang ia sukai sudah menikah. Tetapi setelah tau Vito semakin tertarik untuk mengambil wanita itu dari suami sah nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berlebihan
Hari ini Vito akan ke tempat akan bertemu dengan seseorang yang menawarkan Iklan pada nya. Ia berangkat berdua dengan Emma, setelah dari tempat itu nanti ia akan langsung mengajak Emma mencari rumah untuk mereka berdua tinggali.
"Di tempat ini sayang? Kok sepertinya tempatnya begitu mewah, kan kata kamu brand yang menawarkan iklan kepadaku bukan berenang besar," ucap Vito.
"Apa hubungannya sayang, mau brandnya besar atau tidak kalau bertemu dengan seseorang yang penting sudah pasti memilih tempat yang nyaman," kata Emma.
"Iya siapa yang kamu katakan benar, walaupun brand terbaru aku lihat juga perkembangannya cukup besar," ucap Vito.
Mereka berdua pun turun dari dalam mobil dan langsung masuk ke dalam tempat itu, ternyata dalam sana sudah ada dua orang yang sudah menunggu mereka sejak tadi. Vito langsung curiga jika ada orang ini utusan seseorang, ia jadi ingat apa yang mamanya katakan waktu itu, karirnya di dunia model tidak akan tenggelam, mamah begitu mendukung karirnya ini.
"Cukup aneh juga jika tiba-tiba satu brand menghubungi setelah banyak masalah yang menimpa diri ku, pasti ada sangkut pautnya dengan mamah," batin Vito.
"Silakan duduk Vito, kami sudah menunggu kamu sejak tadi."
"Maaf aku datang terlambat, seharusnya aku datang lebih cepat agar kalian tidak menunggu lebih lama," kata Vito.
"Tidak masalah, sekarang langsung kita mulai saja."
Proses meeting pun dimulai mereka berdua membahas berbagai macam hal yang menyangkut kerjasama antar keduanya, semuanya mempunyai kesepakatan bagus sehingga proses meeting berjalan dengan cepat. Dari pihak kita tidak mempunyai banyak permintaan, Vito tidak berani melakukannya agar meeting itu berjalan dengan baik. Sedangkan brandnya juga menerima Vito dengan sangat baik, mereka percaya kita dapat menaikkan nama mereka di pangsa pasar, target mereka bukan gadis remaja yang labil. Jadi masalah yang Vito alami sekarang tidak akan berpengaruh pada apapun.
Meeting berjalan dengan sangat baik, keduanya mempunyai kesepakatan yang saling menguntungkan satu sama lainnya, ini langka pertama Vito untuk kembali melebarkan karir nya kembali.
Setelah selesai meeting mereka berdua memutuskan untuk langsung pergi meninggalkan tempat itu. Keduanya mampir ke sebuah restoran untuk sarapan, sejak pagi tadi mereka berdua belum ada mengisi perut sama sekali, rasa lapar yang datang membuat mereka harus segera makan.
"Sayang aku sangat lapar sekali, dan kebetulan rasa makanan disini sangat enak sekali." Vito terlihat makan begitu semangat nya.
Mau di atas ranjang ataupun sedang makan Vito selalu bersemangat.
"Sayang kalau kamu makan begitu banyak sekali otot di perut kamu akan hilang, kamu juga sudah jarang berolahraga, ingat sayang iklan nanti kamu akan menunjukkan otot perut kamu, kamu akan memakai jas tanpa dalaman, kalau perut kamu jelek iklan nya akan jelek," ucap Emma.
Segera Vito menghentikan kegiatan makannya, ia langsung memikirkan apa yang Emma katakan. Dan betul ia sudah mulai jarang berolahraga karena terlalu sibuk.
"Kamu benar, bagaimana jika otot perut ku menghilang," ucap Vito.
"Hahaha itu sudah menjadi resiko untuk kamu, kamu boleh makan tetapi jangan berlebihan, sesuatu yang berlebihan tidak baik," kata Emma.
"Ada yang baik, kamu pikir semua sesuatu yang berlebihan itu tidak baik?"
"Apa?" Emma mendekati wajah Vito..
"Mencintai kamu, mencintai kamu dengan berlebihan adalah hal yang baik" ucap Vito sambil mengecup bibir Emma, karena kebetulan bibir Emma berada di depan nya.