NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Muda

Terpaksa Menikah Muda

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:359.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Cillato

Dua Remaja yang sama sekali tidak saling mengenal, yang harus di nikahkan secara paksa oleh kedua orang tua nya.
Kedua orang tua mereka menikahkan mereka berdua akibat perjanjian yang telah di sepakati orang tua mereka dulu.
Apakah mereka akan menerimanya? dan bagaimanakah takdir kisah mereka selanjutnya?
Ikuti terus takdir kisah mereka di dalam cerita ini.

Happy Reading❤️‍🔥

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cillato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Lea

Putra dan juga Satria langsung menatap lurus ke arah depan untuk menyimak pelajaran hari ini, Leon langsung melipat kedua Tangannya di atas meja dan meletakkan kepalanya lalu ia tertidur. sedangkan Putra dan juga saling menatap dan melirik ke arah Leon yang sedang tertidur.

"Bro, dia kenapa? ". tanya Satria

Putra hanya mengangkat bahunya sebagai pertanda ia tidak tahu dan berbisik

" Hem , Mungkin dia lagi Broken Heart kali! ". bisik Putra

" berarti dia normal, jadi kita nggak usah khawatir kalau dia suka sama kita! ". sahut Satria

" tapi gue nggak yakin dia normal". ujar Putra sedikit ragu

" kenapa?". tanya Satria ingin tahu

" ya lihat aja dari tingkahnya Mana ada dia dekat sama cewek, selama ini dia cuma dekat sama kita berdua kan". ujar Putra menjelaskan

"ck! Berisik lo, sekali lagi gue dengar suara atau bahkan nafas kalian hilang traktiran sebulan!! " ujar Leon mengancam kedua sahabatnya

" gara-gara lo ini! ". tuduh Putra

" lah kok gue sih, Ya ini semua gara-gara lo! ". ujar Satria yang tidak terima disalahkan oleh Putra

" Putra, Satria! apa yang dari tadi kalian gosipin hah? harga cabe naik atau sembako yang naik? kalau naik naik ke mana mereka cepat jawab!". tanya Pak Budi

" kalau kalian mau terus bicara aja, mending kalian keluar sekarang! ". perintah Pak Budi dengan tegas

" tapi Pak, Leon..".

" Leon itu anak baik, dia nggak ribut kayak kalian berdua! kalian keluar atau bapak yang keluar? ". ujar Pak Budi

" bapak! ". jawab satu kelas dengan kompak

"Apa?" tanya Pak Budi yang semakin kesal

Pak Budi sangat sulit untuk mengeluarkan sifat kejamnya di kelas ini, dia langsung menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal

" jadi, bapak yang harus keluar ini? ". katanya Pak Budi sekali lagi

" enggak Pak! ". jawab seluruh siswa dan siswi secara serempak

" Ya udah, sekarang Keluar kamu Putra dan juga Satria dari kelas in! ". teriak Pak Budi

" tapi Pak. . ".

" nggak ada tapi-tapian, kalian berdua keluar sekarang! ". teriak Pak Budi lagi

teriakan Pak Budi mampu membuat semua telinga siswa dan siswi yang berada di kelas itu terasa sakit, sehingga membuat Putra dan juga Satria tidak menunggu lama lagi, mereka berdua langsung melangkahkan kakinya untuk keluar dari kelas.

" woi, sat Mau ke mana lo?" tanya Putra yang melihat temannya itu berjalan menjauh dari dirinya

" mau ke ruangan musik gue". sahut Satria

"tungguin, gue ikut dong! ". ujar Putra yang langsung berlari menyusur lelaki itu dan kini mereka berdua dengan santainya berjalan memasuki ruangan musik

setelah selesai jam pelajaran, kayaknya mereka berdua langsung menuju ke parkiran secara bersama-sama, Leon langsung melajukan mobilnya tanpa menunggu Lea lebih dahulu. sehingga wanita itu yang berlari-lari ingin segera masuk ke dalam mobilnya pun menghembuskan nafas dengan kasar.

" ck! ditinggal lagi, Kenapa sih cowok itu berubah-ubah terus sikapnya, aneh banget perasaan;". ujar Lea yang mengeluh

"Le, mau pulang bareng gue nggak? sekalian kita nongkrong dulu yuk atau kita mau ke mall gitu?". ajak Sisil yang melihat Lea seorang diri berdiri di parkiran sekolah

Lea sendiri Langsung terpikirkan tentang kartu yang saat ini dimilikinya, karena dari tadi pagi Leon telah memberikannya kartu tersebut dan belum digunakan nya sama sekali. lelaki itu memberikannya dan menyuruh lea untuk memakainya.

Lea pun langsung menyetujui ajakan dari Sisil, kemudian dia masuk ke dalam mobil Sisil. hingga Sisil pun langsung melajukan mobilnya itu menuju mall terdekat.

" Sil, hari ini lo gue traktir! apapun yang lo mau pokoknya semuanya biar gue yang bayarin lo nggak perlu lihat harga dan juga nggak usah sungkan sama gue! ". Ujar lea

" yang bener le, awas aja lu bohong! " seru Sisil

" benar serius! " sahut Lea

{ kan gue bilang apa Leon uang lo bakal gue habisin dan setelah itu gue tendang lo ke Samudra sana, makanya jangan macam-macam lo sama gue!} gumam Lea Seraya menyeringai

lalu mereka berdua pun langsung masuk ke dalam mall dan membeli beberapa tas branded keluaran terbaru yang hanya ada satu tipe saja di Indonesia, lalu Lea pun langsung mengambilnya. sedangkan Sisil juga mengambil tas yang harganya fantastis, setelah itu Lea pun langsung membayarnya menggunakan kartu Black card yang sudah diberikan oleh Leon.

Sisil pun menganga saat melihat Lea mengeluarkan kartu tersebut, hingga Sisil mendekat dan berbisik ke arah Lea

" le, kartu itu punya lo sendiri? ". tanya Sisil

" enggak, itu punya seseorang sih dan gue ditugaskan untuk menghabiskan miliknya, makanya kita belanja aja sepuasnya" ujar Lea Seraya tersenyum

" asik, Lea kita ke toko sepatu itu yuk, gue denger-denger ada sepatu keluaran terbaru dan limited Edition loh Kayaknya Lo harus punya deh! ". ujar Sisil dengan semangat

Lea pun hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban bahwa dia menyetujui usulan dari temannya itu, mereka berdua langsung membeli sepatu dengan motif yang sama, hari ini Lea menghabiskan waktunya untuk berbelanja sesuka hatinya. dia mematikan nada dering di ponselnya sehingga dia tidak akan terganggu hari ini.

"Lea, Gue laper ni habis muter muter Mall dari tadi. ayo kita makan dulu, sebelum kita pulang". ujar Sisil

Lagi-lagi Lea hanya menganggukan kepalanya sebagai ucapan pertanda persetujuan nya, dan mereka berdua langsung menuju restoran yang ada di tempat tersebut.

setelah mereka melakukan banyak kegiatan berbelanja ini dan itu dengan perasaan yang sangat puas, Lea langsung mengecek ponselnya dan ternyata ada 10 panggilan tidak terjawab dari Bapaknya yang berada di kampung. wanita itu langsung menghubungi kembali bapaknya itu, namun saat melakukan panggilan dia sama sekali tidak mendapatkan jawaban. tiba-tiba muncul panggilan masuk dari Leon, dia dengan malas langsung menjawab telepon dari Leon itu.

" Lea, lo ada di mana sih Hah? dari tadi gue teleponin nomor lo kenapa nggak ada jawaban sama sekali? Kenapa lu nggak angkat telepon gue, emangnya sekarang lo ada di mana?". tanya Leon dengan kesal

"Ck! salah sendiri, Siapa suruh mau ninggalin gue gitu aja Hah?". sungut Lea

" nyusahin aja lo, Cepetan pulang!". perintah Leon

"Gk! ". Ujar Lea membantah

" Ck! lo Jangan ngebantah gue mulu Bisa kan?". tanya Leon

"ck dasar! Iya gue pulang, puas lo! ". Ujar Lea, wanita itu langsung mematikan sambungan teleponnya dan menatap ke arah Sisil dengan Tatapan yang lesu

" Lo kenapa le, ada apa? ". Tanya Sisil

" gue harus pulang nih sekarang". jawab Lea

" Emang tadi siapa yang nelpon lo! ". ujar Sisil yang penasaran

" Oh itu tetangga gue! eh taksi Gue udah sampai kalau gitu gue pulang duluan ya! ". Ujar Lea

1
Deti Perawati
Buruk
Uly Ringo
Luar biasa
yeonjunlope
kdng bingung namanya ada yg salah
yeonjunlope
apaan sih mutia sok2 an bgt
yeonjunlope
gemes bgt woy kaliann 😭
yeonjunlope
SERU BGT THORR
yeonjunlope
hahaa rasain lu
yeonjunlope
marsya and the bear yah
yeonjunlope
seru bgtt thorr. smpe gk smpet komen. scroll2 trusss wkwk
yeonjunlope
HAHAAA
yeonjunlope
baru aja di bilang baik wkwk
yeonjunlope
kaka seru bgt loh ceritanyaa
yeonjunlope
Luar biasa
yeonjunlope
WKWKWKK
yeonjunlope
seruu jg
salsa
emangnya kamar yang satu lagi dah bisa dibuka ya
salsa
emang ya kalau jodoh itu cerminan diri
salsa
🙂
salsa
makin lama makin seru aja nih thor
Jeankoeh Tuuk
lanjuttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!