Hayu Merdeka, gadis desa 18 tahun yang bekerja sebagai babysitter di kediaman David Beckham. Seorang CEO tampan 28 tahun, pemilik Perusahaan logistik terbesar se-Asia.
Setelah satu bulan bekerja, Hayu dilamar oleh CEO tampan itu.
Apakah Hayu menerima lamarannya...?
🌸🌸Penasaran...! Ayo reader simak ceritanya.🌷🌷🌷
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu_Merdeka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kehilangan 2
"Terimakasih banyak Pak, kami permisi dulu" ucap Hayu menggandeng tangan Reyhan keluar ruangan.
Reyhan hanya diam saja, tetapi bahasa tubunya menunjukkan dia sangat kecewa dan sedih dengan keputusan Hayu.
"Kak Rey...!!! berjanjilah padaku... apapun alasannya, jangan pernah Kaka kasih tahu keberadaan ku pada mas David... aku mohon berjanjilah kak" ucap hayu memohon sambil memegang tangan Reyhan
Reyhan sangat menyayanginya, dia tak bisa menyakiti hati Hayu.
Meskipun cinta tak bisa dipaksakan, setidaknya dia pernah ada di hati pujaannya itu.
"Iya Yu... aku janji sama kamu...! apapun alasannya aku nggak akan kasih tahu David" Kata Reyhan meyakinkan Hayu
"Terimakasih kak, maaf sudah merepotkan mu. Dan satu lagi kak, kak Reyhan nggak usah jenguk aku ataupun menelfonku.
Aku nggak mau ada mata-mata mas David yang nemuin aku di sini... aku udah sakit banget kak, aku nggak akan kuat melihat mas David dan Elisa lagi.. hix...hix..." pinta Hayu sambil menangis dalam pelukan Reyhan
"Ya sudah kalau itu Maumu, aku akan menurutinya.
Jaga dirimu baik-baik, kalau ada apa-apa cepat hubungi aku" ucap Reyhan tak tega meninggalkan Hayu
"Ya udah Kaka cepetan pulang, aku menyayangimu kak, semoga kelak kita bisa bertemu kembali" kata Hayu sambil menangis mengusir Reyhan
Reyhan berjalan keluar meninggalkan Hayu bersama beberapa staf di sana, dia tak berani menoleh kebelakang, karena takut hatinya tak kuat melihat pujaan hatinya melihatnya meneteskan air mata.
Setelah kepergian Reyhan, Hayu diantar oleh seorang staf menuju kamarnya.
Hayu masuk kedalam satu ruangan kecil yang isinya hanya ada 2 tempat tidur bersusun yang kosong.
"Ini kamar kamu, itu ada 2 tempat tidur yang kosong" ucap staf Misa namanya
"Ya terimakasih kak" jawab Hayu
"Jangan panggil kak,,, kamu panggil Miss saja ke seluruh staf disini" kata Miss Misa
"Baik Miss" jawab Hayu
Setelah beberapa menit beristirahat di tempat tidur bagian atas, tiba-tiba ada dua wanita berambut pendek yang masih seumurannya, masuk ke kamarnya
"Mbak siapa? apa kalian yang tidur di sana" tanya Hayu menunjukkan tempat tidur di sampingnya
"Iya... kamu anak baru ya? dari mana asalmu?' tanya 2 wanita itu
Hayu bergegas turun dari tempat tidurnya dan mulai berkenalan dengan mereka berdua
"Aku dari Jakarta. Kenalin aku Hayu!!!... nama kalian siapa?"
Mereka berdua diam sejenak, lalu mengepakkan tangan Hayu dengan sangat keras
"Auuwwww sakit" teriak Hayu kesakitan
"Rasain Lo anak baru, siapa suruh Lo tinggal dikamar kita... ya nggak Ve" ucap Icha pada rekan setimnya
"Maaf mbak.... maafin saya!!!" ucap hayu sambil menangis
"Maaf... maaf... maaf kepala Lo" Icha menjitak kepala Hayu
"Elo kalau mau tidur disini, tidur nih dilantai!!!
Awas Lo kalo ngadu ke Miss Misa, gue lempar Lo dari lantai dua ini... ngerti nggak Lo?" ucap Icha lagi sambil mendorong Hayu sampai mendusur ke lantai
"Ya Allah... ujian apa lagi ini, ku mohon kuatkan hatiku dalam menghadapi ujian mu ini Ya Allah" doanya dalam hati
Hayu tak berani bersuara lagi, ia mengeluarkan air matanya sambil menutup mulutnya supaya tak mengeluarkan suara yang bisa membuat mereka semakin marah
back to David
David melajukan mobilnya tanpa arah dan tujuan, lalu dia berhenti untuk mencoba menelfon Reyhan lagi, tapi nomornya tetap tak aktif, lalu ia menyuruh beberapa detektif untuk membantunya mencari keberadaan alamat Reyhan.
Setelah lima menit kemudian David mendapat pesan dari orang suruhannya
"Bos ini alamatnya Reyhan Jl. Bundaran xxxyyy Blok B no 23"
David langsung berputar arah, melajukan kembali mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Hanya 20 menit dia telah sampai di depan rumah Reyhan.
David mulai menggedor-gedor pintu rumah Reyhan, tapi sayangnya tak ada tanda-tanda keberadaan Reyhan di dalam rumah.
Lalu ia duduk di teras, menunggu Reyhan kembali.
Setelah beberapa menit taxi yang ditumpangi Reyhan telah sampai di depan rumahnya. Ia segera membayar taxi tersebut lalu berjalan ke arah rumahnya, ia mendapati David sedang berdiri memandangnya dengan sorot mata yang tajam.
"Mana Hayu...??? dimana kau sembunyikan istriku?" ucap David menuduh Reyhan
"Apa maksudmu, mana mungkin aku menyembunyikan istri orang, sudah tak waras kau " tanya Reyhan pura-pura tidak tahu
"Jangan bohong kamu,, tolong kembalikan dia padaku...!, aku yakin dia pasti menemuimu kemarin" ucap David mulai frustasi
"Tenangin dirimu dulu, semua masalah tidak harus diselesaikan dengan kemarahan. Jelaskan padaku apa yang terjadi dengan Hayu? apa kau menyakitinya? apa dia pergi meninggalkan mu?" kata Reyhan menepuk nepuk pundak David supaya lekas tenang
Reyhan
David tak menghiraukan ucapan Reyhan, dia pergi begitu saja, saat mengetahui Reyhan tak tahu keberadaan istrinya.
Reyhan duduk di sofa ruang tengah, ia membuka ponselnya, mencari nomor kantor BBC dari kontak ponselnya
"Tut... Tut..." suara panggilannya terhubung
"Halo selamat siang, dengan kantor BBC disini, ada yang bisa dibantu" ucap staf BBC
"Ya..halo... saya ingin bicara dengan Hayu Merdeka" kata Reyhan
"Sebentar ya... saya panggilkan dulu" ucap staf itu
Di dalam kamar Hayu sedang dibuli oleh Ve dan Icha.
Saat Hayu tergeletak di lantai, tiba-tiba Miss Misa membuka pintu kamar, mereka bertiga terkejut dengan kedatangan Miss Misa
"Kenapa ini, apa yang kalian lakukan pada Hayu? " tanya Miss Misa pada Ve dan Icha dengan raut wajah marah
"Tidak Miss, saya tadi jatuh sendiri saat turun dari tangga tempat tidur" ucap Hayu berbohong bada Miss Misa
"Benarkah itu" tanya Miss Misa pada kedua wanita kejam itu, mereka langsung mengangguk bersamaan.
"Hayu... kamu turun sekarang, ada telefon untuk mu" ucap Miss Misa berjalan keluar bersama Hayu mengikuti dibelakangnya
Perasaan Hayu mulai was-was saat mengangkat telepon
"Halo, siapa ya?" tanya Hayu mengangkat gagang telepon
"Ini aku Reyhan, tadi David kesini cariin kamu Yu, ia sangat marah padaku karena mengira aku telah menyembunyikan mu. Tapi aku berhasil meyakinkannya kalau aku tak tahu menahu tentang kepergianmu" jelas Reyhan
"Ya kak terimakasih atas bantuannya. Tetapi aku kan udah bilang sama Kaka, jangan hubungi aku lagi, aku takut mas David akan curiga dengan Kaka dan ia bisa menemukanku. Aku dah sakit banget kak, aku nggak mau lagi lihat mukanya. Tolong penuhi keinginan ku ini kak" ucap Hayu menjelaskan kekesalannya
"Maafin aku Yu, aku janji nggak akan nelfon kamu lagi. Tapi kamu juga harus janji kalau kamu udah di Hongkong, jangan lupa mengabariku.
Aku Mencintaimu Yu" ucap Reyhan
"Tut.... Tut..." Hayu langsung menutup panggilannya,dia tak mau menanggapi perasaan Reyhan. Karena dihatinya sebenarnya masih mencintai David, tapi rasa itu terkalahkan oleh egonya yang begitu membenci David
masa orang yg jual hayu gak dapat hukuman
lebaik Vicky SMA Eza
aku gak rela thoor kalau Vicky harus brtangg jawab atas benih orang
Sisil to gak baik.
semoga kamu dpt perempuan yg lbih baik vik
ngadu msalh mu rmh tgga mu ke mantan aneehh..
Thor, itu ☝️☝️☝️ sengaja ditulis : sayapan, ya?
💜💜💜💜💜😘😘😘😘 Ibu
eh, daerah mana itu