Bagaimana, jika kau seorang istri yang tidak pernah di perkenalkan ke publik dengan alasan yang menurut mu tidak masuk akal.
Bahkan, kamu juga tidak mengetahui bahwa pria yang menjadi suami mu telah memiliki istri lain selain diri mu dan kamu hanya sebatas istri simpanan dan di jadikan seseorang untuk mengandung benihnya saja.
Raka Jagad Pramudia, Sosok pengusaha ternama yang menikahi seorang gadis 20 tahun dan hanya di sembunyikan dari banyak orang.
Sandra Larisa, Sosok gadis berusia 20 tahun yang terpaksa menikahi pria yang ternyata sudah memiliki istri lain selain dirinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Khawatir
Setelah pertengkaran yang bersama Monica di ruang kerjanya tadi, Raka tidak bisa fokus bekerja.
Karena tidak bisa bekerja dengan baik, maka dia lebih memilih untuk pulang saja ke rumah di mana ada Sandra yang selalu menyambutnya.
Tapi sayangnya saat Raka sampai di rumah mereka, dia tidak mendapati istrinya di sana karena memang mungkin Sandra masih menikmati hari bebasnya.
" Apa mau ibu siapkan sesuatu tuan?" Raka menggelengkan kepalanya karena dia tidak membutuhkan apapun saat ini.
Dia hanya membutuhkan Sandra saja saat ini, dan mungkin jika memeluk tubuh istrinya perasaan yang akan tenang.
" Bisa tolong hubungi Nia dan Nina untuk segera membawa sandera pulang bik? Raka membutuhkan Sandra saat ini." Bik Minah pun langsung menuruti apa yang diperintahkan tuannya.
Dia langsung menghubungi Nia dan juga Nina untuk membawa Sandra pulang segera karena tuan Raka sudah menunggunya di rumah.
Tidak lama setelah itu Sandra pun langsung pulang karena mendapatkan kabar bahwa suaminya sudah berada di rumah mereka.
Melihat suaminya yang duduk di sofa seperti itu, Sandra tahu bahwa saat ini ada yang tengah dipikirkan suaminya, dan mungkin saja itu yang membuat Raka pulang cepat.
" Mas Raka baik-baik aja?" Raka langsung membuka kedua matanya saya mendengar suara istrinya yang sudah datang.
Entah mengapa Raka langsung memeluk tubuh istrinya dan membenamkan wajahnya di ceruk leher Sandra.
Mendapati suaminya yang bersikap aneh seperti ini membuat Sandra merasa khawatir dengan keadaan Raka saat ini.
" Bik, buatin teh hangat untuk suami Sandra ya," Bik Minah langsung membuatkan teh pesanan Sandra karena sejak tadi pun dia sudah menawarkan itu untuk Raka namun, Raka yang menolaknya.
" Mas Raka kenapa? Apa ada yang sakit?" Sandra semakin panik saat Raka semakin erat memeluk tubuhnya.
" Aku lelah dengan semua ini Sandra, aku lelah. Aku ingin hidup dengan baik bersama mu tanpa ada halangan apapun. Aku ingin hidup bahagia dengan mu Sandra." Semakin tidak mengerti Sandra dengan apa yang di katakan suaminya.
Sebenarnya ada apa ini? Kenapa rasanya sesak sekali dada Sandra ketika mendengar keluhan hati Raka saat ini?
" Apa mama dan papa yang tidak menyetujui kita Mas?" Raka masih diam.
Dia bingung harus mengatakan apa saat ini. Dia takut jika Sandra akan menjauhinya jika Raka mengatakan yang sebenarnya.
" Sandra..."
" Katakan saja apa yang terjadi Mas, jika itu memang karena keluarga, jangan pernah mempertahankan ku jika tidak mendapatkan restu. Aku siap menjadi janda mu Mas." Raka langsung melepaskan pelukannya di tubuh Sandra.
Dia menatap wajah cantik Sandra saat ini dan begitu juga dengan Sandra, di tatapnya dengan penuh kelembutan wajah tampan suaminya yang terlihat tidak baik-baik saja saat ini.
" Katakan pada ku ada apa sebenarnya Mas, aku siap untuk mendengar semuanya dan jangan pernah menyembunyikan kebohongan karena itu akan sangat menyakitkan untuk kamu sendiri. hidup kamu tidak akan tenang nantinya." Raka menatap Sandra dengan tatapan dalam.
Dia tidak siap mengatakan semua ini, tapi dia harus bisa mengatakan semuanya.
Raka berusaha untuk tetap tenang dan menarik nafasnya dalam sebelum mengatakan semua itu pada Sandra.
" Sandra..."
" Ya Mas?" Jawab Sandra sambil menganggukkan kepalanya.
Dia siap untuk mendengarkan semuanya. Semua kebenaran yang sebentar lagi akan di dengarnya dari Raka.
" Aku sudah menikah sebelum menikahi mu Sandra."
Deg!
Jantung Sandra seperti berhenti berdetak saat mendengar kebenaran dari suaminya. Dia tidak bisa berkata-kata lagi, tapi air matanya tiba-tiba saja keluar dan itu yang membuat Raka panik.
" Sandra, maafkan aku sayang maafkan aku. Aku akan menceraikannya demi kamu, aku akan menceraikan istri ku karena aku tidak mencintainya sama sekali. Aku mencintai mu Sandra, aku merasa hidup dengan mu. Aku mohon maafkan aku." Sandra tidak bereaksi apapun lagi karena saat ini hanya air mata yang menjawab semuanya.
Air matanya lah yang menjadi jawaban untuk Raka. Air matanya menjadi saksi dari semua kesakitan yang dirasakannya saat ini.
...🤍🤍🤍...