NovelToon NovelToon
Istriku Mengubah Hidupku

Istriku Mengubah Hidupku

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ramirisss

Bumi mengalami kehancuran dengan munculnya banyak Monster melalui retakan dimensi, hingga bencana ini disebut sebagai The Chaos.

Manusia mulai beradaptasi dan berevolusi. Kini setiap manusia punya Status Window sebuah layar hologram mengambang yang hanya dapat dilihat oleh pemiliknya. Dan manusia pun disebut sebagai Userator. Namun tidak semua Userator itu kuat, karena syarat menjadi kuat adalah Awakening.

Arka adalah Userator biasa yang belum Awakening, ia bekerja sebagai kuli bangunan. Tiba-tiba dinikahkan dengan seorang gadis bernama Sisil untuk melunasi hutang Ibunya.

Siapa sangka setelah menikah—Arka malah Awakening, kekuatannya meningkat.

[Bahagiakan Istrimu untuk mendapatkan banyak keuntungan dan meningkatkan kekuatanmu!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramirisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23 Kelompok yang baik

Arka menembakkan gelombang petir berantai yang jauh lebih besar. Kilatan listrik itu menyambar dan merobek jaringan otot serta sendi sayap kiri burung Overlord tersebut dengan sangat gampang, menghancurkan struktur sayapnya hingga lumpuh total dan tidak berfungsi lagi.

​"Hati-hati! Energi mananya meluap! Dia akan melancarkan serangan paling berbahaya!!" teriak Clay panik saat melihat bulu-bulu di sekujur tubuh monster burung itu mendadak berdiri tegak dan memancarkan pendar hitam pekat.

​Ivan merespons instan. Ia mengerahkan seluruh sisa energi mananya secara ekstrem, memukul permukaan tanah dengan kedua tangannya.

Sebuah perisai kubah baja magis yang jauh lebih tebal memanifestasikan diri, mengurung dan membatasi ruang gerak monster burung itu di dalam ruang isolasi.

​CRASH! CRASH! CRASH!

​Monster burung itu berteriak histeris, menembakkan ribuan bulu hitam miliknya yang setajam silet ke segala arah dengan daya ledak masif.

Bulu-bulu tajam itu menghantam dinding bagian dalam perisai Ivan dengan bertubi-tubi, namun berkat antisipasi cepat sang tank, seluruh hujan peluru bulu tersebut berhasil diredam sepenuhnya di dalam kubah pelindung.

​‘Baiklah, ini sepertinya akan segera berakhir,’ batin Arka tenang.

​Ia menarik tangan kirinya ke depan dan tangan kanannya ke belakang, membentuk postur seorang pemanah handal. Aliran energi petir murni berputar-putar di sela jemarinya, memadat secara luar biasa membentuk sebuah busur dan anak panah petir hitam legam berdensitas tinggi.

​SHUUUT—

​Anak panah petir hitam itu melesat membelah ruang pertahanan, menembus lurus ke dalam kubah pelindung Ivan dan menusuk telak jantung burung Overlord tersebut hingga tembus ke punggung belakang.

Monster kolosal itu memuntahkan darah hitam dalam jumlah banyak, tubuhnya limbung berlutut di atas tanah dengan kondisi sekarat yang sangat parah.

​Clay tertegun sejenak menatap daya hancur serangan Arka yang benar-benar luar biasa kuat.

Namun, sebagai kapten berpengalaman, ia buru-buru menekan rasa syoknya dan fokus untuk memberikan serangan penyelesaian.

​"Sekarang! Habisi dengan sekali serang!" teriak Clay lantang.

​Aura merah di kedua bilah dagger Clay melonjak drastis hingga berubah menjadi pekat laksana darah segar, memancarkan bilah energi sepanjang satu meter.

Dengan satu lompatan ekstrem ke arah leher monster burung yang sudah tersudut pasrah tersebut, Clay mengayunkan senjatanya dalam tebasan silang mutlak.

​SRAAAKKK!

​Kepala dengan leher panjang milik burung Overlord itu terpisah dari tubuhnya, jatuh menghantam tanah gersang disertai dengan tumpahan darah yang mengalir deras.

Tubuh raksasa itu akhirnya ambruk tak bernyawa, menandakan kemenangan mutlak bagi tim mereka.

​"Yeay!! Kita berhasil!! Kita berhasil menumbangkan Overlord tanpa ada yang terluka!" teriak Chloe melompat kegirangan di barisan belakang, sementara Ivan menjatuhkan tubuhnya ke tanah sembari mengembuskan napas lega yang teramat sangat.

​Beberapa jam kemudian, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembersihan area dan membagi seluruh material hasil buruan berupa kristal inti murni dan organ berharga secara merata ke dalam tas taktis masing-masing, mereka berempat berjalan kembali ke gerbang keluar Serikat.

​"Terima kasih banyak atas bantuanmu hari ini, Arka," ucap Clay dengan ketulusan penuh saat mereka berdiri di pelataran luar kompleks Serikat.

"Jujur saja, berkat kehadiran dan serangan petirmu yang luar biasa efisien tadi, perburuan Overlord kali ini terasa sepuluh kali lipat jauh lebih mudah dan aman dari biasanya. Aku sangat berharap kita bisa terus melakukan perburuan bersama di masa depan."

​"Benar, Arka! Kemampuan petirmu itu beneran keren banget! Jangan lupa hubungi atau terima undangan kami jika kau berniat untuk berburu lagi ya!" tambah Chloe dengan senyum manisnya.

​Arka membalas lambaian tangan mereka dengan senyuman hangat. "Ya, terima kasih kembali semuanya. Aku juga merasa sangat senang bisa berburu bersama kalian hari ini."

​Setelah saling bertukar salam perpisahan formal, Arka berbalik dan melangkah pergi memisahkan diri dari mereka, membawa pulang tas taktisnya yang kini penuh dengan tumpukan material untuk dijual.

​Sementara itu, di sebuah koordinat geografis yang sama sekali berbeda. Jauh di balik labirin distrik terbengkalai bawah yang sunyi dan tidak diketahui oleh siapapun.

​Suasana di dalam sebuah ruangan bawah tanah yang dibangun dari beton tebal itu terasa sangat dingin, lembap, dan mencekam.

 Cahaya lampu pijar kuning yang tergantung di langit-langit berkedip-kedip tidak stabil, menciptakan siluet bayangan yang ganjil di dinding-dinding beton yang berlumut.

​Di tengah ruangan tersebut, Min Suho perlahan-lahan membuka kedua kelopak matanya yang terasa luar biasa berat. Kepalanya didera rasa pusing yang teramat sangat, dan penglihatannya masih mengabur kabur.

​BYUURRR!

​Sebuah guyuran air es murni yang sangat dingin mendadak menghantam wajah tampannya dengan keras, memaksa kesadaran sang Userator 6 Stars papan atas Korea itu untuk pulih seketika dengan tubuh yang gemetar hebat akibat syok termal.

​"Uhukk! Uhukk! S-Sialan..." Suho terbatuk-batuk, mencoba menggerakkan kedua tangannya secara refleks untuk menyeka wajahnya.

Namun, ia mendapati bahwa kedua pergelangan tangan, kaki, serta tubuh tegapnya saat ini telah diikat dengan sangat kuat menggunakan rantai dan tali khusus bermantra penahan mana di atas sebuah kursi kayu tua.

​Suho mengedarkan pandangan paniknya ke sekeliling area yang minim penerangan tersebut. "Aku... Aku ada di mana sekarang?!" gumamnya dengan dada kembang kempis.

​Begitu pandangan matanya fokus menembus kegelapan, ia mendapati ada dua sosok asing yang berdiri tegak laksana patung kematian di kanan-kiri pintu besi ruangan. Seorang pria bersetelan jas hitam rapi yang memancarkan aura dingin, dan seorang wanita muda dengan pakaian serupa yang menatapnya dengan pandangan kosong tanpa emosi. Mereka berdua tidak lain adalah Julius dan Sera, dua pengawal pribadi yang dibeli Arka dari Toko Istri.

​"Siapa kalian?! Apa-apaan semua ini?! Apa yang sebenarnya ingin kalian lakukan padaku?!" teriak Suho berapi-api, mencoba meledakkan mana energi es di dalam tubuhnya untuk menghancurkan ikatan rantai tersebut.

Namun, sebuah keanehan mutlak terjadi; sirkulasi mana di dalam jantungnya terasa membeku total, seolah-olah seluruh kekuatannya sebagai seorang 6 Stars telah dikunci oleh otoritas tak kasat mata di dalam ruangan ini.

‘Sial! Apa yang terjadi dengan tubuhku?! Kenapa... Kenapa aku tidak bisa menggunakan kekuatanku sedikit pun?!’ jerit Suho histeris di dalam benaknya, mulai didera ketakutan murni.

​KREEEKK—

​Julius melangkah maju tanpa suara, menarik dan membukakan pintu besi tebal di belakang mereka. Sinar lampu koridor luar yang mendadak menerobos masuk membuat Min Suho terpaksa menyipitkan kedua matanya karena merasa silau.

​Dari balik bayangan cahaya koridor, sepasang sepatu hak tinggi terdengar melangkah masuk dengan ketukan yang sangat santai, anggun, dan berirama konstan. Tap. Tap. Tap.

​Begitu sosok sang pendatang melangkah penuh ke dalam ruangan dan wajahnya tersorot oleh lampu pijar kuning, bola mata Min Suho seketika membelalak sempurna dengan tubuh yang menegang kaku akibat rasa syok yang luar biasa dahsyat.

​"Si... Sisil?!" pekik Suho dengan suara bergetar tak percaya. "Kenapa... Kenapa kamu bisa ada di tempat mengerikan seperti ini?!"

​Sisil melangkah perlahan, mendekati posisi kursi tempat Suho terikat. Wajah manis, lugu, dan senyuman lembut yang biasa selalu ia tunjukkan saat berada di samping Arka kini telah menguap sepenuhnya tanpa bekas.

 Wajah cantik Sisil saat ini memancarkan aura kegelapan obsesif yang teramat sangat pekat, dengan sorot mata bulat yang melebar gila.

​Sisil berhenti tepat di depan Suho. Tanpa ada peringatan apa pun, tangan mungilnya bergerak secepat kilat murni ke depan, mencengkeram erat tumpukan rambut tampan Min Suho dan menjambaknya ke belakang dengan kekuatan fisik yang luar biasa besar hingga memaksa kepala Min Suho mendongak ekstrem ke atas.

​"Aakhh! S-Sisil! Apa maksudnya semua ini?!" ringis Suho menahan perih di kulit kepalanya.

​Sisil mengulas sebuah senyuman manis yang luar biasa di wajahnya, menatap lurus ke dalam manik mata Suho dari jarak dekat.

 "Kau... ternyata benar-benar lupa apa yang sudah kau lakukan sebelumnya, hm?" ucap Sisil dengan nada suara yang sangat lembut, manja, namun sanggup membuat bulu kuduk siapa pun yang mendengarnya berdiri tegak.

Bersambung...

1
Alia Chans
lanjut thor😣
like+ bunga🌹✍️






kalo berkenan mmpir y thor😉
Arts: makasih udah mampir
total 1 replies
**Maulina**
lanjut thor💪
Arts: siap, ditunggu ya
total 1 replies
Zem Pioneer
namalu dapin bg?
Zem Pioneer: temen cewek gw baru putus namanya sisil ga lama ini,kali aja lu cowoknya yg gamon...sorry dah 🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Dell AliNka
up yg banyak Tor
Arts: ditunggu ya
total 1 replies
Nyxara_09
keren! btw semangat kak!
Nyxara_09: iya kak, maaf yaa🙏
total 2 replies
sakura
...
Kim Borahae
hii, ceritanya seru.. SUKAAAA😍 Semangat terus ya 💪.


Btw saya pun baru mula menulis novel, kalau ada masa boleh singgah profile dan like .. terima kasih /Grin/
Key Kastara
Halo author, smangat selalu buat cerita kerennya 😍👍
Arts: makasih
total 1 replies
Sahabat Oleng
Hadir thor☝️
Arts: thankyou udah hadir
total 1 replies
Ofu Madu
💪
Ofu Madu
bagus👍..up yg bnyk torr
Arts: ditunggu ya, makasih udah mampir
total 1 replies
Ofu Madu
lanjut 👍
cila_aa
ihh seruu next chapter selanjutnya thor/Smile/
Arts: makasih udah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!