NovelToon NovelToon
My Step Brother

My Step Brother

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang / One Night Stand / Tamat
Popularitas:57.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mariana

Bianca Fernandez baru saja putus dengan kekasihnya yang berpacaran dengannya selama tiga tahun. Hatinya sangat hancur dan ia memutuskan pergi ke suatu tempat dan tak sengaja bertemu dengan Lucas Taylor. Ironisnya takdir kembali mempertemukan mereka yang ternyata akan menjadi saudara tiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mariana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31

"Sedang apa kau di sini?" tanya Jonathan pada Gabby saat mereka berpapasan di lobi kantor.

"Aku ingin bertemu dengan Lucas." Jawab Gabby dan langsung saja melanjutkan perjalanan ke ruangan Lucas.

"Dia tidak ada di ruangannya."

Mendengar perkataan itu, Gabby menghentikan langkahnya dan menatap Jonathan dengan sebelah alisnya menekuk ke atas.

"Apa maksudmu? Lucas selalu di kantornya, bahkan ia lebih sering makan di kantornya. Kalau pun dia makan di luar, dia akan segera kembali, jam istirahat telah berakhir." Ujar Gabby seraya melirik jam tangan mewah di pergelangan tangannya.

Jonathan tersenyum miring, "Sekarang berbeda, Gabby. Dia juga harus meluangkan waktu untuk berkencan dengan pacarnya."

Gabby terdiam sejenak dan berusaha mencerna pernyataan dari mantan kekasihnya itu. Anehnya, tiba-tiba saja ia tertawa terbahak-bahak.

"Kekasihnya? Apa-apaan kau, dia tidak mungkin memiliki kekasih. Kau ingin menipuku, orang yang bersamanya selama bertahun-tahun? Kau pikir aku tidak mengenalinya?"

"Hah? Jadi kau belum tahu Lucas dan Bianca telah berpacaran?" Jonathan tersenyum puas melihat Gabby yang terlihat mematung.

"Hentikan! Kau berusaha menyakitiku karena permasalahan di SMA?"

Senyuman Jonathan langsung saja luntur, ia menatap tajam Gabby. "Tidak perlu membahas aibmu. Kau membicarakannya tanpa merasa malu? Aku hanya mengatakan yang sebenarnya. Jika kau tidak percaya, temui mereka sekarang di kafe Viola Food." Tandas Jonathan lalu berlalu dari hadapan Gabby yang terdiam seribu bahasa.

Tanpa sadar beberapa tetes air matanya lolos begitu saja dari kelopak matanya. Gabby mengangkat wajahnya dan mengusap pelan jejak pada pipinya.

Ia tidak ingin perbuatan masa lalunya membuatnya menyesal. Apapun yang terjadi ia harus memperjuangkan Lucas dan mereka harus bersanding di pelaminan. Ia pun berjalan menuju tempat yang diberitahu oleh Jonathan tadi.

...----------------...

"Kalian sangat cocok." Puji Alex yang tersenyum canggung karena melihat kedekatan Bianca dan Lucas. Padahal sedari tadi Bianca seperti induk ayam yang begitu ganas terhadap Lucas, seakan ia ingin menganggu anaknya.

Bianca terlihat memutar bola matanya jengah, "Bisa bahas yang lain aja? Abaikan hubungan kami berdua."

Tanpa sadar Bianca menyenggol dompetnya hingga terjatuh. "Mungkin dia sedang PMS, jadi maklum kan saja." Ujar Lucas seraya memegang ujung siku meja yang mereka tempati, berjaga-jaga saja agar Bianca tidak terpentok.

"Sepertinya dia PMS jika kau berada di dekatnya." Ujar Alex seraya menyesap minumannya. Hana menyikut lengannya karena Lucas sedang menatap mereka dengan tatapan tajam.

"Aku minta maaf, Guys. Seharusnya kita makan siang dengan bersenang-senang tanpa dirinya," ucap Bianca.

Hana menggeleng pelan, "Tidak apa-apa, Bianca. Ini menyenangkan kok, aku menikmatinya."

"Kau bisa berhubungan dengan orang yang selalu merecoki kebahagiaanmu, Bianca? Kau seharusnya cukup pintar untuk memilih." Hana melotot ke arahnya, Alex berhasil memancing amarah Lucas.

"Aku agak setuju dengan ucapanmu di kalimat yang kedua. Seharusnya Bianca lebih jeli untuk memilih, termasuk memilih sahabat dan teman. Misalnya kalian yang sangat munafik." Bukannya ketakutan Alex kian mengembang senyumannya ketika melihat reaksi dari wanita di samping Lucas.

Bianca mendelik tajam, "Apa maksudmu, Brengsek! Sekarang kau menuduh sahabatku seperti itu? Kau keterlaluan."

Kemudian wanita itu menatap sahabatnya dan Alex dengan tatapan memelas, "Aku minta maaf untuk kalian berdua, aku akan segera pulang bersama dengannya. Aku mohon kalian tidak ambil hati atas ucapannya."

"Tidak apa-apa, Bianca. Iyakan, Alex?" Hana kemudian menyikut Alex dan pria itu mengangguk dengan terpaksa.

"Terima kasih atas makan siangnya. Sampai bertemu di lain waktu." Ucap Bianca seraya tersenyum lalu beranjak dari tempat itu.

Lucas tidak langsung saja mengikuti Bianca, ia menatap tajam Hana dan Alex sejenak. "Kalian yakin ingin bermain-main denganku? Kalian lihat saja nanti."

"Lucas!" mendengar namanya dipanggil, Lucas langsung saja meninggalkan mereka berdua.

"Apa-apaan kau, Alex? Kenapa mencari masalah dengannya?" tanya Hana dengan nada sedikit tidak bersahabat.

"Aku tidak mencari masalah dengannya, dia yang punya masalah dengan kita. Kamu tidak lupakan apa yang keluarganya lakukan terhadap keluargamu?"

Alex memegang kedua tangan Hana karena melihat wanita itu terdiam. "Aku berjanji akan membantumu, Hana."

"Tapi aku tidak ingin membuat Bianca bersedih, dia sahabatku."

"Kamu harus mengorbankan salah satunya, Hana. Aku dengar semuanya dari paman Larry, bagaimana kau begitu dendam dengan mereka. Aku harap kau tidak tiba-tiba menyerah hanya hanya karena Bianca."

Hana melepaskan kedua tangan Jonathan, " Kau tidak mengerti apa yang aku rasakan. Aku juga ingin membalaskan dendam keluargaku, tapi aku juga tidak tega menarik Bianca masuk ke dalam permasalahan ini yang sama sekali tidak ia ketahui."

"Percuma, Hana. Asal kau tahu, Lucas sudah menyadari kalau kita adalah pelaku dari lampu gantung itu, cepat atau lambat ia akan memberitahukannya kepada Bianca. Jadi, lebih baik kau harus fokus untuk pembalasan ini. Jangan sampai persahabatan yang telah kau korbankan ini menjadi sia-sia." Jonathan langsung saja merengkuh tubuh Hana dalam pelukannya. Wanita tomboy dan kuat itu tak dapat lagi menahan tangisannya, ia pun banjir tangisan dalam pelukan Alex.

...----------------...

Bianca menatap nyalang Lucas yang memasuki mobilnya. "Untuk apa kau ikut masuk ke dalam mobilku? Kau ke sini bawa mobil kan?"

"Tidak, sopirku mengantarkan aku ke sini tadi. Aku nebeng di mobil ini sampai di rumah." Jawab Lucas seraya memakai sabuk pengaman.

Wanita itu hanya bisa menghela napas pasrah menghadapi tingkah Lucas. Ia cape batin dan raga dengan tingkah kakak tirinya, sekaligus pacar palsunya itu. Ia pun menjalankan mobilnya menunju rumah. Tanpa mereka berdua sadari Gabby sedang memperhatikan mereka berdua dengan kedua tangannya yang terkepal kuat.

"Jika aku tidak bisa memiliki Lucas, maka tidak akan ada perempuan lain yang mendapatkan dia. Aku akan menghancurkan mu, Bianca."

Malam harinya...

Suasana dapur di kediaman keluarga Taylor nampak ramai. Bibi baru saja pulang dari cutinya, jadi Bianca, Lucy, dan Anastasia membantunya menyiapkan makan malam.

"Wah, luar biasa. Nona Bianca sekarang sudah bekerja ya..." Sahut Bibi setelah mendengar cerita dari Bianca.

Bianca mengangguk cepat, "Betul, Bibi. Bosnya sangat baik, ia mau bangun resort itu untuk membantu anak-anak yatim piatu yang ditampungnya di panti asuhan miliknya sendiri. Resort itu menciptakan suasana kekeluargaan yang sangat penuh cinta. Bosnya juga mempersilahkan Bianca untuk memanggilnya dengan sebutan 'Bapak' seperti yang lainnya."

Anastasia terdiam mendengar cerita itu, iya teringat pada seorang pria yang memiliki sifat seperti itu. Ayah kandung Bianca sebelum meninggalkan dirinya dan anak mereka, ia berjanji untuk membangun panti asuhan untuk membantu banyak anak-anak yatim piatu sebagai bentuk penebusan dirinya.

"Apakah kau ada fotonya, Sayang? Bunda sangat penasaran dengan pria dermawan itu." Sayangnya anaknya menggeleng pelan dan mengatakan bahwa ia tidak memiliki foto bosnya. Ia berjanji akan menunjukkannya jika nanti mereka foto bersama.

...Bersambung......

1
cacasilmi
wtf
dewi
mkasih ceritany, suka
Opan Wumbo
kok tamatnya cuma begini aja
gak seru...thor
Dian Rahmawati
akhirnya mau otw halal
Opan Wumbo
bukan soal cin2nya upnya yg lama thor kami menunggunya
Dian Rahmawati
wah mahal cincin nya
Dian Rahmawati
oh ulang tahun
Dian Rahmawati
ada rahasia apa nih ya ?
Opan Wumbo
thor jangan lama2 upnya jadi takut lupa jalan ceritanya
Mariana: Maaf banget yaaa semua readers yang nunggu updatenya... Sebulan ini lagi sibuk sama perkuliahan... autor akan berusaha semaksimal mungkin... ☺️
total 1 replies
Dian Rahmawati
bianca sama lucas udh tau ternyta
Ayden Ausky
kasih clbk thoorrr ayah+ibunya bianca dan gaby
Dian Rahmawati
wah Gabby dan Jo clbk nih
Dian Rahmawati
seru banget
Dian Rahmawati
terbongkar semua
Dian Rahmawati
bianca apa udh ingat
Dian Rahmawati
Gaby jujur
Dian Rahmawati
waw mama nya Jonathan selingkuh
Dian Rahmawati
Hana kok jdi benci gtu
Dian Rahmawati
Gabby dan Bianca saudaraan ternyata
IG : Gledekzz97
Nex thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!