NovelToon NovelToon
Pahitnya Cincin Di Jari Manis

Pahitnya Cincin Di Jari Manis

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Dwi cahya rahma R

Maura Geraldin, wanita cantik yang berprofesi sebagai Dokter kandungan, akhirnya menerima lamaran dari sang kekasih yang baru di kenalnya selama 6 bulan, yaitu Panji Kristian anak terakhir dari keluarga Abraham yaitu pemilik perusahaan batu bara.

Namun tidak menyangka Panji, Laki-laki yang di cintai Maura ternyata mempunyai wanita lain di belakang Maura, padahal mereka berdua sudah bertunangan, akan kah Maura membatalkan pertunangannya, atau malah mempertahankan hubungan mereka.

Jika kalian penasaran simak terus yukk perjalanan mereka.. jangan kasih kendor.. Dan jangan lupa untuk like nya juga.

Happy Reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi cahya rahma R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 31

Hampir empat hari Kenan dan Maura tidak bertemu, sejak kejadian malam itu, kejadian yang membuat Maura begitu sangat kecewa dan sakit hati, begitu pun Kenan, yang selalu di bayangi rasa penyesalan dan bersalah. Yang biasanya Maura dan Kenan selalu bertemu setiap hari, kini mereka sampai empat hari tidak bertemu sama sekali. Bahkan Maura sengaja mem blokir nomor Kenan, ia sudah tidak mau bertemu lagi apa lagi mendengar penjelasan dari Kenan jika hanya penjelasan dari nya hanya karena dia sangat mencintai dirinya, lalu mengambil kehormatannya itu sangat lah kejam. Bukankah cinta seharusnya tidak merusak?.

Seperti biasa sepulang kerja Maura selalu menghabiskan waktunya di dalam kamar, setelah membersihkan diri ia beranjak ke atas ranjang tempat tidur. Ia merasa hari-harinya di penuhi dengan rasa kecewa dan marah. Bahkan benda sensitif nya pun masih terasa nyeri hingga saat ini, entah benda Kenan yang terlalu besar, atau karena dia tidak ikhlas karena kehormatannya di ambil secara paksa. Rasa kecewa terus menghantui dirinya, seandainya Kenan tidak pernah melakukan hal itu, mungkin Maura tidak akan pernah membencinya.

Di lantai bawah, Kenan baru saja sampai di kediaman Maura, hari ini Kenan memutuskan untuk memberanikan diri datang ke rumah tersebut untuk menemui Maura secara langsung. Sebelum datang ke rumah, Kenan sudah sempat berkali-kali datang ke rumah sakit tempat Maura bekerja namun Maura selalu menolak bertemu dengannya. Pintu rumah sudah terbuka, dan Kenan pun sudah di persilahkan masuk oleh ART di rumah Maura. Saat Masuk Kenan melihat tuan Guntoro sedang membawa koran di ruang tamu.

"Selamat sore om." sapa Kenan.

Tuan Guntoro yang mendengar suara Kenan seketika menolehkan wajahnya. "Eh nak Kenan, tumben sore-sore datang ke sini, mau bertemu dengan Maura, Maura ada di atas baru aja pulang kerja." ucap tuan Guntoro.

"Iya om, ada yang ingin saya bicarakan dengan Maura, apa om bisa tolong panggilkan Maura untuk turun ke bawah?."

"Tentu bisa dong.. sebentar ya.. om panggilkan dulu." Tuan Guntoro yang udah beranjak berdiri lalu berjalan menaiki anak tangga untuk menuju ke kamar putrinya.

Sesampainya di depan kamar, tuan Guntoro melihat pintu kamar tidak terkunci dan terbuka sedikit. "Maura.. sayang.." panggil tuan Guntoro di sebalik pintu.

Maura yang dari tadi melamun menikmati pemandangan di sore hari seketika tersadar bahwa ia sedang di panggil oleh papanya. "Iya pa.. ada apa?." jawab Maura yang hanya menoleh ke arah sang ayah.

"Di bawah ada Kenan, katanya mau bertemu sama kamu."

Maura yang mendengar nama Kenan seketika teringat lagi dengan kejadian waktu malam itu. "Bilang kepadanya, Maura sedang tidur pa."

Tuan Guntoro yang mendengar ucapan putrinya merasa bingung, tidak biasanya Maura berkata seperti itu kalau Kenan datang ke rumah, bahkan sebelum Kenan tiba di rumah, Maura sudah lebih dulu turun ke lantai bawah untuk menyambut kedatangan Kenan.

Tuan Guntoro pun seketika berjalan masuk ke dalam kamar putrinya. "Kamu kenapa? apa kamu sedang berantem sama Kenan, sampai tidak mau bertemu dengannya?." Tuan Guntoro yang sudah duduk di sebelah Maura sambil mengusap rambut Maura secara lembut.

"Tidak pa.. Maura hanya tidak mood saja bertemu dengannya." jawab Maura.

"Kenapa tidak mood, sini cerita sama papa?."

Seketika Maura menatap wajah sang Ayah, tidak mungkin Maura menceritakan kejadian yang menimpa dirinya, pasti papanya akan begitu amat kecewa dengan yang di lakukan Kenan kepadanya, secara papanya begitu sangat suka dan percaya dengan Kenan yang selalu menjaga dirinya.

"Kenan dan Maura tidak ada masalah apa-apa pa.. kita baik-baik saja, hanya Maura malas saja karena Maura sedang datang bulan." jawab Maura dengan bohong.

"Ya sudah biar papa saja yang menyuruh Kenan untuk naik ke atas, biar kalian bisa ngobrol di sini."

"Tidak usah pa.. suruh Kenan pulang saja, biar nanti kita bicara lewat telfon saja." ucap Maura.

Tuan Guntoro pun seketika menghela nafas lalu beranjak berdiri. "Ah.. anak muda kalau berantem emang seperti ini, yang satunya ingin bertemu, yang satunya tidak ingin bertemu, ya sudah lah, papa juga pernah muda." tuan Guntoro yang mengusap pundak putrinya lalu berjalan pergi keluar dari kamar.

"Istirahatlah jika kamu lelah." perintah tuan Guntoro sambil menutup pintu.

Kenan masih duduk di ruang tamu sambil menatap ke arah tangga, di dalam hati kenapa tuan Guntoro lama sekali memanggil Maura. Kenapa mereka tak kunjung turun. Tidak lama tuan Guntoro pun sudah terlihat dan berjalan menuruni anak tangga. Kenan yang melihat tuan Guntoro seketika beranjak berdiri.

"Apa Muaranya sedang tidur om?." tanya Kenan.

"Iya.. dia sedikit tidak enak badan, dan lagi tidak mau di ganggu, karena akhir-akhir ini Maura selalu lembur, mungkin kelelahan, harap di maklumi ya kalau di tidak mau turun." ucap tuan Guntoro.

Kenan yang mendengar ucapan tuan Guntoro sudah menebaknya, dia sudah tahu pasti Maura tidak akan mau menemuinya, dan membuat alasan agar dia tidak bertemu dengan dirinya. Kenan benar-benar semakin merasa bersalah, ia benar-benar merasa frustasi karena Maura tidak mau menemui dirinya lagi.

"Om.". Panggil Kenan.

"Iya.." tuan Guntoro yang menatap ke arah Kenan.

"Saya ingin menikahi Maura om, dan minggu depan saya akan ke sini bersama keluarga untuk melamar Maura." ucap Kenan.

Tuan Guntoro yang mendengar ucapan Kenan sedikit terkejut. "Loh kok tiba-tiba sekali nak Kenan, apa terjadi sesuatu?."

"Tidak om.. karena saya sudah menyukai Maura sejak kita kecil, dan lagi pula kita berdua juga sudah sangat dekat, maka dari itu saya ingin bisa memiliki sepenuhnya, semoga om dan keluarga bisa merestui kita berdua." jelas Kenan.

Tuan Guntoro yang mengetahui niat baik Kenan seketika merasa bahagia, apa lagi tuan Guntoro mengenal Kenan dari dulu, di tambah Kenan yang tidak neko-neko terlihat anak yang baik-baik selalu menjaga putrinya tuan Guntoro merasa sangat setuju.

"Om setuju nak Kenan, asal kalian sama-sama ingin menikah tanpa adanya paksaan, dan yang paling penting jangan saling menyakiti." ucap tuan Guntoro.

Kenan yang mendapat lampu hijau dari tuan Guntoro seketika merasa bahagia, dengan cara menikahi Maura lah Kenan bisa mempertanggung jawab kan kesalahannya.

"Ya sudah kalau begitu Kenan pamit pulang dulu om." Kenan yang sudah mencium tangan tuan Guntoro.

"Iya.. Hati-hati di jalan ya, jangan ngebut-ngebut." perintah tuan Guntoro dan Kenan pun hanya mengangguk Pelan.

Kenan sudah keluar dari dalam rumah, sebelum Kenan masuk ke dalam mobil, Kenan mendongakkan wajahnya menatap ke atas balkon kamar Maura. "Aku sangat merindukanmu Maura." ucap Kenan pelan.

1
Nani heri Upitarini
haduh....knp Maura oon....hrsx difoto kek,divideo kek...kan sekarang zaman canggih ...ada cctv jg ...Thor kl ngehalu yg smart dong sat set ...
Kembarr Kembaarr
Aneh bencilah pd dirimu sendiri. jngn benci kenan kn kenan sdh beritikat baik nglamar dn ingin menikahimu tp kamu menolak mentah2 bahkn terkesan menghina nya
Kembarr Kembaarr
itu akibat dari keras kepalanya maura. merasa tersakiti sendiri hingga kata ma'af kata tanggung jawab pun tdk di pedulikan. skrng rasakn akibatnya
Kembarr Kembaarr
jd kelihatan kn gak semua dokter itu pintar dn cerdas .ada jg dokter yg bego dn goblog. contohnya maura
Kembarr Kembaarr
jangan hanya bisa membenci orang lain tp bencilah pd dirimu sendiri maura. itu akibat drsifat ketas kepalamu sendiri
Kembarr Kembaarr
kapok dn sukurin sok2an jd wanita hebat. padahal kacangan
Niza Neza
cari yg lain kenan yg lebih baik yg sabar yg lebih dewasa dr maura
Niza Neza
dasar keras kepala.dn tdk punya rasa sukur. berfikirlah dngn jernih apa yg sdh terjd dn si laki udah mau tanggung jawab dn memintak ma'af dngn sungguh2
Niza Neza
kebapa gak lo hajar dulu sipanji kenan. beri pelajaran sama laki2 tak berotak itu supaya kapok
Niza Neza
kakak pe'a. adek yg o'on masak pinter pembaca nya. hrsnya di vidio kelakuan emaknya. agar jd bukti. gitu aja gak tau
Niza Neza
di rekam maura tdk usah cerit sama ayah tinggal tunjukin rekaman itu. jngn jd bego kebangetan
Niza Neza
emang pasangan gila. siapa yg mau ji..sama kamu. udah ketagihan apem si emak kamu mau embat jg anaknya. emak sama calon mantu sama tak berotak
Niza Neza
o'on seharus lg ke gitu di rekam kasih bokap. sebg bukti kalau mamanya selingkuh
Ade Chubi
si Panji sengaja mau nikahin Maura biar Deket dg mama nya
elzubaida
Thor ini typo bertebaran, ini katanya sudah menikah tp koq masih calon suami 🤔
Nurain Bajuka
🤣👍
Rini Susianti
bukan kenan yg tak mau bertanggung jawab, tapi maura yg biang masalah di sini, dari awal kenan mau nikahin maura tapi di tolah oleh maura, hamil baru minta pertanggung jawaban pas kenan mau nikah, pokoknya yg salah di sini adalah si maura kepala batu🙏
Nurain Bajuka
ceritanya slu bgtu🤭
Nurain Bajuka
tdk ad bukti vidio mls bcx orgnya loding
LS
nahkan pasti sudah di hapus orang suruhan Panji, kan Panji orang kaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!