NovelToon NovelToon
Adikku, Istri Kedua Suamiku

Adikku, Istri Kedua Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Poligami / Tamat
Popularitas:612.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ridz

Dea dijebak oleh kakaknya yang berakhir dia harus ditiduri oleh suami kakaknya yang membuat dia harus mengandung anak dari suami kakaknya dan terpaksa menjadi Madu dari sang kakak hanya karena kebahagiaan sepihak.

Menceritakan Liku-Liku perjalanan kakak adik angkat, yang terjebak dalam hubungan rumit dimana mereka harus berbagi suami yang sama dengan keadaan saling mengikhlaskan.

Zara Aridda sesosok wanita tegar dengan rasa penuh perhatian harus menikahkan suaminya dengan adiknya dikarenakan adiknya telah hamil anak suaminya, namun dia menyimpan rahasia yang besar yang hanya dia yang tahu.

Dea Aninda sesosok wanita yang tak kala tegar nya terpaksa masuk kedalam hubungan pernikahan kakaknya dan menciptakan sebuah keadaan rumit dimana dia terjebak dalam keadaan terpaksa dan kenyataan bahwa dia mulai mencintai suami kakaknya yang kini menjadi suaminya

Siapakah yang akan dipilih Tirta dikala Kedua istrinya sama-sama ingin menyerah

Siapakah yang akan bertahan dalam pernikahan tersebut dan siapakah yang pada akhirnya menyerah

Dan jangan lupa sosok Danu yang selalu ada untuk Zara dan masih menanti cinta Zara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH. 29: Karena Kamu Istriku

SEBELUM LANJUT MEMBACA AUTHOR INGIN MENJAWAB PERTANYAAN BEBERAPA PEMBACA KARENA EPISODE KEMARIN BERSINGGUNGAN DENGAN EPISODE [10: Kenapa Tidak Jujur Pada Suamimu?]

TENTANG DANU DAN DEA SUDAH TAHU TENTANG TUMOR DARI ZARA, TAPI DI EPISODE 28 SI ZARA BILANG BELUM TAHU

JADI MAAF INI AUTHORNYA YANG KHILAF JADI SUDAH AUTHOR REVISI, YANG TIDAK DIKETAHUI OLEH DANU ADALAH PERKEMBANGAN PENYAKIT ZARA DAN KANKER DARAH NYA.

TERUS ADA YANG NANYA TIRTA UDAH TAHU GAK? IYA JADI SEBENARNYA SEBELUM DANU DAN ZARA NIKAH ADA SPESIAL PART KEJUJURAN akan PARA KARAKTER TAPI GAK AUTHOR POST KARENA AUTHOR RASA GAK TERLALU PENTING.

OKEY SELAMAT MEMBACA DAN TERIMA KASIH KOREKSINYA!

°°°°°

Zara berjalan pelan masuk kedalam kantor Danu. Kantor tempat dimana dia pernah bekerja dan awal pertemuannya dengan Danu 10 Tahun lalu, saat itu Danu masih berusia 20 Tahun dan masih menjabat sebagai manager karena kantor tersebut adalah milik ayahnya.

Sedari tadi pikiran Zara selalu dibayangi oleh Viona, entah apa rencana dia nanti untuk menghancurkan rumah tangganya sedang hari ini dia sudah tiga kali mengganggu harinya.

Kantor yang dimasuki Zara tampak sepi, hanya ada dua satpam disana dan juga resepsionis yang biasa melayani klien untuk bertemu Danu.

Zara melangkahkan kakinya kesana bermaksud menanyakan dimana Danu atau dia sedang sibuk dan bagaimana, sebenarnya Zara bisa saja langsung masuk karena dia adalah istri Danu, tapi Zara tidak ingin menjadikan itu untuk mengurangi esensi kesopanannya.

"Permisi, Mas Danu ada diruangannya?" tanya Zara pada resepsionis yang sudah sangat dia kenal.

"Ada Bu, Silakan," ujar resepsionis tersebut ramah.

Zara mengangguk dan tersenyum kemudian melangkahkan kakinya kembali menuju ruangan Danu yang terletak dilantai dua, Zara masih menenteng kotak makan berisi Sop buntut untuk makan siang Danu.

Setibanya diruangan Danu, tanpa mengetuk pintu Zara langsung membukanya, wajahnya tersenyum namun ekspresi itu berubah saat yang dia lihat didalam ruangan itu membuat hatinya retak, atmosfer disana berubah dingin semua. Bahkan suasana yang cerah tak mendukung ratap mendung yang dengan disaksikan Zara.

Suaminya kini tengah berada disana dengan memegang tangan Viona dan menciumnya, raut wajah bahagia diantara keduanya seakan memancarkan bahwa mereka ada pasangan yang paling bahagia.

"Aku menyesal menikahi Istri Penyakitan seperti dia, harusnya aku menikahmu Vio," ujar Danu yang seakan menusuk dihati Zara.

Kedua insan tersebut berpelukan dengan sangat mesranya tanpa menyadari ada sesosok wanita yang tengah menangis, terluka dan hancur diambang pintu tersebut.

Trak!!!

Kotak makan yang ditenteng Zara terjatuh yang menimbulkan keributan diruangan tersebut dan membuat Viona dan Danu menatap kearahnya.

"Jadi selama ini?" tanya Zara gemetar. "Aku kira kamu pria yang berbeda Mas, ternyata apa yang kita lihat belum tentu menjelaskan keadaan, aku menyesal sudah menerimamu, dimana semua janji kamu dulu!?"

"Janji apa!" bentak Danu. "Harusnya kamu sadar diri! Kamu itu penyakitan dan tidak bisa memberi aku keturunan, kamu sudah terlatih dimadu kan? Jadi jangan salahkan aku selingkuh,"

Viona yang ada disana hanya tersenyum puas dan berjalan kehadapan Zara dan membisikkan sesuatu di telinga nya. "Sudah kubilang kan? Aku akan menjadi bayang-bayang didalam pernikahan keduamu, selamat menikmati dimadu kembali,"

Zara menutup telinganya, ia terduduk lemas disana sementara Danu dan Viona berangkulan tanpa Dosa, Zara tertunduk penuh air mata dan berteriak seolah ini semua hanyalah mimpi belaka. "Ahhhhhhhh!"

Sesaat setelah teriakan nya Zara terbangun dari tidur singkatnya dengan peluh dipelipisnya, Danu yang tadi melihat Zara mengigau langsung mengambilkan air putih untuk istrinya itu

"Kamu mimpi buruk yah, Sayang?" tanya Danu menyodorkan segelas air putih untuk Zara.

Zara yang masih terengah-engah mengatur napas dan berusaha mengumpulkan kewarasan dari mimpi buruknya, entah apa yang membayangi dirinya sampai Viona harus hadir dalam mimpinya.

Zara mengambil gelas Danu dan memulihkan pikirannya bahwa terakhir dia ada diruangan Danu dan menemani Danu makan siang, entah kenapa dia bisa tertidur dan mengalami mimpi buruk itu.

"Kamu gapapa?" tanya Danu saat Zara meminum air tersebut. "Kamu pucat, mau aku antar pulang?"

"Gapapa Mas, aku baik-baik aja," ujar Zara yang tidak membuat wajah khawatir Danu berubah sama sekali. "Mas aku mau nanya sama kamu,"

"Apa?" tanya Danu menghadap ke arah Zara.

"Mas janji kan gak bakal khianatin aku? Aku gak mau pernikahan kita hancur. Biarkan ini jadi yang terakhir buat kita," pinta Zara pada Danu.

Danu tersenyum dan membelai rambut Zara pelan kemudian menangkup punggung tangan istrinya. "Setelah berjuang mendapatkan mu selama sepuluh tahun? Mas gak bakal ngehancurin kepercayaan dari kamu, apapun yang terjadi, semua kekuranganmu dan semuanya, kamu tanggung jawab Mas,"

Zara tersenyum balik pada Danu kemudian berdiri dari duduknya, dia meminta izin ke toilet pada Danu, Zara berjalan menuju toilet yang ada diluar ruangan, sedangkan Danu memilih membereskan kotak makan bekas nya sebelum dering ponsel Zara membuat Danu membuka tas Zara.

Niat hati ingin mengambil ponsel Zara namun Danu malah terpaku pada surat berlabel rumah sakit. Danu yang tidak pernah diberitahu oleh Zara bahwa ia ke rumah sakit hanya mengerutkan keningnya dan membaca surat tersebut.

Danu membulatkan mata sempurna mana kala dia memgetahu bahwa Zara kini tengah mengidap kanker darah sementara Penyakit Tumornya semakin parah, sejauh ini Zara hanya mengetahui bahwa Zara Tumor dan Mandul yang dia ceritakan kepada Danu dan Dea sesaat sebelum hari H pernikahannya, namun tentang Kanker darah tersebut, sungguh membuat Danu bertanya-tanya kenapa Zara tidak memberi tahunya hal sebesar ini.

Sekembalinya Zara dari toilet, ia terpaku karena kini Danu tengah duduk menatapnya tajam dengan hasil lab ditangannya. "Kau berhutang penjelasan pada Mas, Zara,"

Zara menundukkan hatinya, kenapa dia bisa seceroboh itu niat hati ingin menyembunyikan hasil lab tersebut dari Danu, tapi malah keadaan yang menunjukkan sendiri hal itu.

Zara tertunduk takut. "Maaf Mas, Aku gak bermaksud,"

Danu tidak menjawab, ia berdiri dari duduknya dan berjalan ke arah Zara, dia meraih dagu Zara seolah menyuruh Zara menatap wajahnya, setelah Zara beradu pandang dengan Danu, Dani menggelengkan kepalanya pada Zara.

"Mas yang minta maaf, Mas tidak peka akan hal ini, Mas terlalu sibuk bekerja sehingga tidak pernah bertanya kesehatanmu, jika sesuatu terjadi padamu, Mas adalah orang yang paling bersalah," ujar Danu meraih Zara ke ringkuhannya.

Zara membenamkan wajahnya di dada Danu sehingga ia bisa mendengar suara detak jantung suaminya itu. "Bukan Mas yang salah, harusnya aku yang pandai menjaga kesehatan, kalau sudah begini pasti Mas akan khawatir, aku baik-baik aja, percaya sama aku,"

"Bagaimana mana Mas bisa tenang, kalau Mas tahu bahwa istri Mas tengah mengidap penyakit seberat itu, Suami bodoh mana yang bisa santai akan hal sebesar ini, jika kau kenapa-napa kau benar-benar menghukum Mas, Mas tidak takut kehilangan semua harta ini, tapi jika Mas kehilangan kamu, Mas gak tau harus bagaimana lagi,"

Danu beralih menangkup pipi Zara dan menatapnya dalam, mendengar kalimat suaminya Zara hanya menangis perlahan. Dia tidak menyangka bahwa suaminya bisa sekhawatir itu padanya.

"Kamu harus berobat dan dengerin semua saran dokter-dokter itu, kalau ada apa-apa kamu harus kasih tahu Mas, mulai saat ini tidak ada lagi rahasia diantara kita, janji?" Danu menyodorkan kelingkingnya pada Zara.

Zara menautkan jarinya pada kelingking Danu. "Janji,"

"Kenapa Mas harus berlaku seperti ini, Mas tidak perlu sekhawatir itu," lanjut Zara.

"Karena kamu istriku," jawab Danu kembali meraih Zara kepelukannya, siang itu mereka habiskan dalam hening dan tentram dalam pelukan masing-masing.

- TBC

Cari Suami yang kayak Danu dimana sih wakakakaka

1
Puji Rahayu
nyong we milu mumet leh ngrasake lahh...
mubeng2 wae..ra uwis2...😃😃😃
Ibelmizzel
zara Danu hadeh....
Ibelmizzel
zara egois seolah dia yg korban disini seolah2 dia terluka dan yg paling tersakiti orang2 menyalahkan adiknya padahal dia yg menyusun sekanariony
Surabaya Honda
W.O.W wonderful Thor,, CHIAYOO 👍
Surati
bagus
Dyah Oktina
mertua thor... bukan menantu..
Dyah Oktina
bukannya mblnya aston martin ya???? apa dah d jual d ganti honda brio 🤭
Dyah Oktina
kayaknya hanya ada d dunia halu 🤭
Dyah Oktina
setuju zara sama danu... tapi zara harus terus terang dgn keadaannya... kla engak ... ngak setuju juga zara dgn danu... kasihan danu.. akhirnya terus aja akan seperti pernikahan pertama
Dyah Oktina
kla zara sama danu... kasihan juga danu ngak bakal punya anak dari zara
Dyah Oktina
kla zara sama danu... kasihan juga danu ngak bakal punya anak dari zara
Mega Mkf
yaaa,,, ush kebaca,ujung2nya zara bakalan sm danu,kompor jg si danu,ibaratnya ai danu pebinor,,, jd males lanjut bacanya.
Mega Mkf
mampus kau zara,egois dan ngk punya harga diri,,, demi bahagiaan suami adik sndri kau jd kan korban,,,,
Mega Mkf
seharusnya zara mendapatkan hukuman yg berat bgt itu,manusia munafix,hanya dalam khayalan sj si emg sptri ini novel2,yg pelakunya msh menemukan kebahagiaan,,, dan aku paling ngk suka yg selalu dan selalu mengatas namakan kebahagiaan bersama,kl ke bahagiaan knp mesti di awali dgn keburukan,bukan kah keindahan dan kebahagiaan itu di dasari dgn ke jujuran,,,,
Ana Susana
❤️👍
Yusnita Nenvawaty Sihombing
sidea sedikit2 lari aja kerjanya.. punya bakat jadi atlet lari x ya😁😁
Hera sasuwe
ceritanya bagus
Hera sasuwe
konfliknya puter2 dit4 itu ya cari bahagia n bahagiain orang kok gitu2 amat ya jalannya rumit sendiri jadinya
umi b4well (hiatus)
Hem
Mega
lama jd aneh kisahnya,di vonis mandul tp bisa hamil,emang hanya kuasa allah yg tau,tp mustahil shi,dulu sm tirta kemana aja mbak zara,,, pdhl tirta tokcer lho sm dea 1x lsg jd,,, dasar zara perempuan munafix,bilang aja udh bosen sm tirta dan mau nikah sm danu pakai embel2 ini lah itu lah,,, hanya ada di novel aja shi yg bisa bgni,di reall ngk bakal ada jg shi,,, maaf thorr aku berhenti bacanya udh sebel bgt sm zara wanita sok baik,,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!