NovelToon NovelToon
Bertahan Dalam Pernikahan

Bertahan Dalam Pernikahan

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Suami Tak Berguna / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:878.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mailiyana

Izzatul Arsyila,Wanita berkulit putih dan berkerudung panjang itu tidak pernah menyangka bahwa lelaki yang menjadi suaminya atas perjodohan oleh Ayahnya itu adalah seorang yang menyimpan sebuah rencana untuk ambisi balas dendam.

Muhammad Raihandi, nama Lelaki yang berwajah tampan dan menawan itu akan tetapi sikapnya tidak seperti penampilannya. Dimalam pernikahannya ia berubah menjadi lelaki yang arogan, kasar dan menyakiti istrinya, Arsyila.

Mampukah Arsyila bertahan menghadapi sikap dan perbuatan suaminya dan menerima kenyataan bahwa suaminya menikahi dirinya karena adanya niat buruk yang terselubung?

Dendam apakah yang membuat Raihan menjadi seorang suami yang tidak berguna bagi istrinya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mailiyana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PEMERASAN

Hasby mendatangi rumah Arsyila yang terlihat sepi. Lalu ia mencoba menghubungi nomor Arsyila namun nomornya tidak aktif. Hasbypun teringat terakhir kali Arsyila bilang bahwa hpnya disita oleh Suaminya.

Hasbi merasa ada yang aneh, semalam ia ditangkap polisi atas laporan Raihan tapi tadi pagi dia malah dilepaskan atas permintaan Raihan juga. Hasbi tidak yakin Raihan melepaskan dia begitu saja. Pasti ada timbal baliknya, pasti ada yang direncanakannya. Hasbi hanya bisa menduga-duga didalam hatinya. Padahal dia sudah menyiapkan pengacara yang andal untuk mengeluarkan dirinya dari penjara.

Hasbi memutuskan untuk menunggu Arsyila maupun Ardan diteras rumah mereka. Tidak lama kemudian, Ardan datang dengan mengendari sepeda motor buntutnya.

Hasbi melihat Ardan turun dari motornya dengan wajah yang murung lalu berjalan pelan menujunya.

"Bang Hasbi, Kok ada disini? Bukannya kata kak Maida abang semalam ditangkap polisi?" Tanya Ardan dengan heran.

"Iya, tapi pagi tadi abang dilepaskan karena si Raihan menarik laporannya." Jelas Hasbi.

"Syukurlah kalau begitu bang.."

"Ngak Ardan, ini ada yang aneh. Abang jadi curiga kenapa si Raihan brengsek itu malah menarik laporannya, gak mungkin tanpa alasan. Pasti ada sesuatu." Kata Hasbi dengan yakin.

"Iya juga sech bang, Tapi.. Apa ya alasan dia?" Ardan bertanya dengan bingung. Hasbi hanya menanggapi pertanyaan tersebut dengan menggelengkan kepalanya.

"Oya, Arsyila mana?" Tanya Hasbi yang baru tersadar bahwa Ardan datang sendiri.

"Itu masalahnya bang.." Tutur Hasbi terlihat sedih.

"Apa Masalahnya? Arsyila kenapa?" Hasbi langsung terlihat khawatir.

"Kak Arsyila dibawa pergi sama bang Raihan. Katanya dibawa pergi jauh entah kemana, bang. Aku khawatir kak Arsy diapa-apain dengan dia. Karena aku tau Bang Raihan itu bukan laki-laki yang baik. Makanya Ayah sebelum meninggal menyuruh kak Arsy tinggalkan dia.." Jelas Ardan dengan mata yang berkaca-kaca.

"Bagaimana bisa Hasbi? Kenapa Arsyila bisa dibawanya pergi, bukannya Arsyila disini sama kamu?" Tanya Hasbi dengan gusar.

"Iya, tapi.. entah kenapa semalam tiba-tiba kak Arsy nekat pergi kerumah suaminya itu Bang, setelah dapat kabar dari Kak Maida kalau Bang Hasbi dipenjara.." Jelas Ardan yang membuat Hasbi tersentak.

"Gak salah lagi. Benar kecurigaan aku. Raihan itu licik, dia sengaja menggunakan kelemahan Arsyila untuk kembali menguasai Arsyila.." Kata Hasbi dengan geram.

"Maksudnya bang?" Ardan tidak mengerti dengan perkataan Hasbi barusan.

"Maksud abang, Arsyila mungkin menjadikan dirinya sebagai jaminan untuk mengeluarkan abang dari penjara. Makanya dia nurut dan ikut dengan lelaki brengsek itu.." Kata Hasbi menyimpulkan.

"Ya Allah.. Kasihan kak Arsy.." Desis Ardan dengan wajah yang semakin sedih.

"Kamu tenang aja Ardan, Abang gak akan tinggal diam. Abang akan cari dimana Lelaki brengsek itu membawa Arsyila." Janji Hasbi.

"Iya, Bang. Tapi.. Bang Hasbi mau cari kak Arsyila kemana? Satupun keluarga bang Raihan tidak ada yang tahu bang, si Raina adiknya Bang Raihan itu.. Juga gak tau, cuman dia sempat bilang abangnya bawa kak Arsy ke tempat yang jauh dan.. Tempat selayaknya ia tinggal.. Aku gak paham maksud dia apa. Yang jelas aku tangkap, dia lebih kurang juga dengan abangnya itu, merasa benci dan tidak suka sama kak Arsy." Jelas Ardan berapi-api.

Hasbi terdiam beberapa saat, ia memutarkan otaknya seakan berpikir keras. Sampai akhirnya ia seperti menemukan sesuatu yang bagus.

"Abang tau kita bisa mendapatkan informasi dari siapa.." Tutur Hasbi akhirnya.

"Dari siapa Bang?" Tanya Ardan dengan mata berbinar-binar penuh harap.

***

"Kamu.. Mau ngapain lagi sech ikutin aku? Hubungan kita kan sudah berakhir..." Ucap Seorang wanita bertubuh langsing dengan ekspresi marah.

"Memang benar hubungan percintaan kita sudah berakhir, tapi.. Hubungan pundi-pundi duit belum berakhir donk, hahaha.." Kata si lelaki diiringi dengan gelak tawanya yang besar.

"Brengsek...!! Aku gak ada uang sekarang. Dan.. jangan harap aku mau ngasih kamu uang lagi." Kata wanita cantik bermata indah itu.

"Alah.. Gampang itu mah, kalau gak ada uang kamu kan bisa tinggal mintak sama cowok mu yang kaya raya itu, Bos besar yang banyak uangnya. Kamu tinggal mintak berapa saja, pasti dia kasih. Kan kamu sendiri yang bilang dia begitu mencintai kamu,hahaha.."

"Eh, Dengar ya Adrian.. Kamu gak usah bawa-bawa cowok aku yang kaya raya itu. Gak punya malu, Aku tuh sudah muak dengan sifat kamu yang begini, nyesal aku telah berurusan dengan lelaki matre seperti kau ini. Sudah sana, pergi jauh-jauh dari aku. Aku gak bakalan ngasih kamu duit sepeserpun. Paham?"

"Aku matre? Cih.. Ngomongin diri sendiri. Seharusnya kamu berkaca. Aku tahu kamu gak tulus mencintai cowok kamu itu, kamu cuman mau uangnya juga kan? Hahahaha... Tidak sadar diri kamu.." Kata lelaki itu yang membuat darah si cewek langsung mendidih mendengarnya.

Namun, si wanita tidak lagi membalas omongan lelaki tersebut dan kemudian dia membalikkan badannya hendak pergi akan tetapi lelaki itu dengan cepat menarik tangannya.

"Kalau kamu tetap tidak mau kasih aku uang. Jangan salahkan jika aku menyebarkan video 'panas' Kita ke orang-orang, terutama ke cowok kamu yang kaya raya itu...." Ancamnya dengan seringai nakal.

"Dasar brengsek! Jadi sekarang kau mau mengancam aku, mau memeras aku ha??" Katan si cewek dengan melotot.

"Ya bisa dibilang begitu lah. Memeras..!! Karena bagi aku.. Kamu adalah pundi-pundi penghasil uang.. Hahaha..."

"Sudah lah Sindy sayang.. Kamu terima saja nasib kamu sekarang sudah ditangan aku. Kamu turuti keinginan aku ini, maka kamu akan aman. Video ini gak akan menyebar kemana-mana. Tapi, sebaliknya jika kamu tidak menurut.. Ya.. Tunggu saja kamu bakalan viral, hahaha..." Lanjutnya lagi.

Sindy mendengus kesal dengan ucapan Adrian yang seakan memojokkannya. Bagaimana tidak dalam video itu terlihat jelas hanya wajah dirinya, ketimbang Adrian yang tidak begitu terlihat. Dan Sindy tidak mau jika video itu tersebar, habis sudah lah dia. Apalagi jika sampai Raihan tahu. Tidak akan terbayangkan oleh Sindy bagaimana respon Raihan. Pasti lelaki itu akan langsung meninggalkannya. Sindy tidak mau itu terjadi. Karena seperti yang Adryan bilang tadi, Sindy memang tidak tulus mencintai Raihan. Dia hanya memanfaatkan Raihan untuk membiayai segala kebutuhan hidupnya dan juga keluarganya.

"Oke. Oke.. Kamu mau berapa?" Tanya Sindy akhirnya.

"Lima Juta Mungkin.." Jawab Adrian dengan seenaknya.

"Apa? Sebanyak itu?" Sindy menggelengkan kepalanya.

"Ya.. uang segitu gak seberapalah bagi cowok kamu itu.." Katanya yang terus membawa-bawa Raihan.

"Iya. Nantik aku kirim. Tapi, ini terakhir. Aku gak mau berurusan sama kamu lagi."

"Ya.. tergantung, aku gak bisa menjamin nantinya bagaimana.." Katanya dengan cuek.

"Kirim sekarang ya, ke nomor rekening biasa. Oke Sindy sayang, Aku mau masuk dulu. Ada jam kuliah siang ini. Byee..." Katanya langsung berlalu meninggalkan Sindy.

Sindy menghentakkan kakinya dengan kesal. Tergambar sudah diwajahnya rasa kemarahan yang begitu besar terhadap Adryan.

"Ngak bisa dibiarkan seperti ini. Adryan pasti bakalan makin ngelunjak. Aku harus cari cara bagaimana agar aku bisa menghapus video itu dari hpnya.." Tutur Sindy ke dirinya sendiri.

Tanpa Sindy ataupun Adryan sadari, sejak tadi ada seseorang yang menguping semua pembicaraan mereka dari balik tembok bangunan kampus mereka. Lelaki si pengintai langsung tersenyum lebar karena telah mendapatkan sebuah ide yang bagus didalam benaknya..

.

.

.

Bersambung..

💓JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENNYA YA..

TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA..😊🥰

.

.

1
Iyas Masriyah
Luar biasa
Nina Susanti
Males ga ada perlawanan dikitpun jadi bacanya banyak skip
yani suko
𝘺𝘰 𝘸𝘦𝘴 𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘤𝘦𝘳𝘢𝘪
Lumba Lumba Ungu
yah...
kecewa, kok mereka balikan sih....
Kaneti Neng
aku suka cerita wanita Sholeha
Selsia Amilia
jangan terllu bertele tele thor aga,boseb jadinya
Lia Uhartina
up
Julekha Anwar
menurutku gilaaa siii ini.. salut sama arsiylaa👍
semangaatt.... Lanjuuutkaaan
Popy Setyaningsih
knapa aku curiganya si hasby ya?
sari emilia
ku kr sp penolong nya...ternyata raihan lg....raihan lg...jd krg seru
Maryam Renhoran
hayoo,,,,, Thor terlalu lama menderitanya,,
jdi malas klu kelamaan
Rita Prastuti
👍👍
Dewi Dama
malas baca nya..novel ini tdk menghibur...
Dewi Dama
murah bangat si Asylaa...tinggalin aja suami yg hati nya binatang...
Tri Utari Agustina
cerita bagus banget thor semangat thor semoga novel tambah sukses selalu
Tri Utari Agustina
Sabar Arsila semoga raihan sadar apa yang dilakukan kepada istrinya dan bucin
Listati Manalu Tati
ini terlalu sadis
Wi
👍
Kod Driyah
Arsyilla terlalu bnyk omong
Kod Driyah
Arsylla km bnyak2 berdoa mnta sm Allah jngn lupa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!