NovelToon NovelToon
Married With Mr. Arrogant

Married With Mr. Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: lady dewi

Princilia Deandra.
Ia hanyalah seorang gadis manis dengan kehidupan sempurna, keluarga mapan, ayah meyayanginya dan seorang pacar ganteng.

Semua berubah saat ayahnya jatuh sakit dan bangkrut. Terpaksa dengan keadaan, Deandrapun menyetujui penawaran rekan bisnis ayahnya untuk menikah dengan anaknya.

Nicolas Anderson.
Pria arrogant yang selalu merasa benar dan mempunyai banyak wanita. Nico yang tidak percaya akan cinta, menolak menikah dan berusaha untuk mengusir Deandra dari rumah.

Bagaimana kisah cinta Deandra dan Nico? Kisah cinta yang manis, sengit, penuh drama dan komedi.

Yuk ikutin kisahnya ya.
jangan lupa vote, like, comment,dan rate 5 ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lady dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Peperangan (2)

Saat cinta mulai merasuk dalam jiwa dan kamu memeranginya, jangan harap kamu bisa menang darinya.

💓Lady Dewi. 💓**

💞💞

💞💞

💞💞

Nico menatap tajam mata Deandra begitu sebaliknya. Deandra juga menatap dengan tajam mata Niko. Tatapan mereka saling beradu satu sama lain. Kilatan tatapan yang saling menantang terpancar dari keduamata mereka. Nina hanya menatap Niko dan Deandra secara bergantian dengan perasaan heran. Selama ini, ia belum pernah melihat Niko bersama dengan gadis ini. Entah hubungan apa yang dimiliki oleh mereka berdua. Meski mereka berdua tampak tidak akur, tetapi Nina yakin bahwa ada sesuatu diantara mereka berdua. Entah apa yang mereka perdebatkan saat ini.

Deandra duduk dengan tenang, ia lalu menyilangkan kedua kakinya dan menyandarkan bahunya ke sofa

Deandra menatap mereka datar, berusaha untuk rileks dan tenang. Deandra kemudian mengambil secangkir Kopi nya dan kembali menikmati beberapa tegukan. Ia berusaha untuk menguatkan diri menghadapi pertarungan ini.

"Ayo! Lakukan apa yang ingin kalian lakukan! Kenapa kalian justru diam membeku seperti ini?" tanya Deandra sambil melihat kearah Nico dan Nina.

Nico menghendikkan bahunya kesal. Mata elangnya menatap kesal kearah Deandra. Semenara itu, Nina hanya menatap Niko dengan ragu. Mereka memang biasa bermesraan, tetepi tidak di depan umum seperti ini.

"Nico, apa sebaiknya kita pindah ke kamar saja. Kita tidak bermesaraan jika ada gadis ini kan?" tanya Nina kesal sambil menatap tajam Deandra.

"Tidak Nina sayang, untuk apa kita pindah dari sini? Ini rumahku. Jadi, aku bebas melakukan apapun yang aku suka. Kita akan tetap disini. Justru yang seharusnya pergi dari sini, adalah gadis tidak tahu malu ini," runtuk Nico kesal mengarah ke Deandra.

"Tapi Nico aku tidak nyaman jika dia berada di sini," keluh Nina menatap Deandra tajam berusaha memberikan kode untuk Deandra segera menyingkir.

"Abaikan saja dia, Ninaku sayang. Tidak ada yang akan bisa menganggu kita lagi." Nico mulai memainkan rambut Nina yang berwarna coklat kemerahan.

Nina menatap lekat Nico, seketika itu dia luluh dengan tatapan Nico yang Intens kepadanya. Kembali Nina melingkarkan tangannya ke leher Nico, berusaha untuk memeluknya erat. Ia sudah tidak peduli lagi pada Deandra berada didepan mereka menatap dengan tajam.

Nico tersenyum lalu meraih dagu Nina dan menciumnya dengan lembut. Kedua mata elangnya melirik sekilas kearah Deandra yang duduk tenang di hadapan mereka. Nico masih menajamkan ekor matanya, berusaha untuk mencari reaksi dari Deandra.

Diandra... Diandra... Jadi gadis seperti apa kamu ini? Bisa-bisanya kamu tetap tenang melihat orang bermesraan seperti ini di depanmu? Apa kamu sudah terbiasa melihat dan bahkan melakukan hal seperti ini?

Sementara itu Deandra berusaha untuk tetap menatap lurus ke arah depan. Ia berusaha keras untuk tidak terpengaruh saat menyaksikan Nico yang memperlakukan Nina dengan sangat lembut dan intens. Sesekali Deandra menarik nafas panjang dan dalam berusaha untuk bersikap tenang. Muka Deandra kini semakin memerah akibat malu melihat perbuatan Nico. Dibalik sikap tenangnya, tersirat sebuah rasa malu dan gelisah yang susah payah ia tutupi.

Benar kata Nico tadi! Aku memang sudah gila! Entah apa yang ku pikirkan tadi, sampai aku malah duduk manis melihat mereka bermesraan begini. Lihatlah Nico memeluk dan mencium gadis itu mesra sekali! Apa dia tidak mempunyai rasa malu sedikitpun? Bisa-bisanya dia mencium gadis lain di depan gadis yang baru saja ia cium paksa semalam? Memangnya dia anggap aku apa? Seenaknya saja bermain dengan perasaan orang!

Deandra menghendikkan bahunya, mulai merasa gelisah. Sebagian jiwanya merasa kesal melihat Nico mencium gadis lain setelah ia mencium paksa dirinya. Deandra masih melihat Nico lekat, wajah Nico yang menatap lembut Nina membuat Deandra sedikit jengah dan kesal. Tembok pertahanan yang berdiri kokoh beberapa waktu lalu mulai tampak goyah.

Kenapa Nico bisa selembut itu dengan gadis lain sementara denganku? Dia seperti orang yang sangat menyebalkan, sombong dan mau menang sendiri? Padahal jelas-jelas aku juga tidak kalah cantik dari gadis itu. Coba Nico melihatku berdandan maksimal, aku yakin gadis itu tidak ada apa-apanya dibandingkan aku. Aku beribu-ribu lebih cantik dibandingkannya. Tapi untuk apa juga, aku susah-susah berdandan untuknya?

Deandra gelisah sendiri dengan bergulatan batinnya. Satu sisi ia sudah mulai jengah dan kesal dan semakin malu. Di satu sisi yang lain, ia gengsi kalau mengibarkan bendera putih secepat ini. Deandrapun mengambil cangkir kopin dan menyesapnya secara perlahan. Ia berusaha untuk mengalihkan pandangannya dari Nico dan Nina sejenak.

Deandra menghendikkan bahunya, sudah tidak tahan lagi melihat kemesraan mereka. Ia sudah terlalu malu untuk melihat lebih jauh lagi. Membayangkan Nico melakukan adegan yang lebih panas dibandingkan yang mereka lalukan sekarang. Tiba-tiba ia merasakan udara di sekelilingnya menjadi lebih panas dan gerah.

Mengapa udara tiba-tiba terasa panas begini? Mau sampai kapan mereka begini? Ini sudah hampir satu jam mereka bermesraan di depanku. Aku rasanya sudah tidak tahan dan muak melihat mereka berdua. Padahal mereka hanya berciuman dan berpelukan. Bagaiamana kalau mereka berbuat lebih jauh lagi? Kalau begini aku lebih baik menyerah saja daripada mata polosku ternodai oleh hal-hal kotor.

Sementara itu, tampa Deandra sadari. Nico menatap lekat Deandra dengan kedua sudut matanya. Ia mencium Nina, namun berbagai pemikiran terlintas Deandra yang tengah menyesap kopi. Wajah Nico berubah menjadi kesal melihat Deandra yang masih tampak tenang. Ia mengharapkan Deandra akan marah atau mungkin segera kabur dari rumah saat mengetahui bahwa Nico adalah laki-laki yang sangat brengsek. Namun siapa sangka semua di luar perkiraan Nico. Kini sikap Deandra justru berbanding terbalik dengan aap yang di harapkan Nico. Jiwanya mulai bergejolak.

Mau sampai kapan dia di situ? Apa dia benar-benar tidak tahu malu dan tidak terusik dengan perbuatanku ini? Bagaimana bisa dia tetap tenang dan justru meminum kopinya dengan santainya begitu? Apa dia benar-benar sudah gila?

Apa dia benar-benar ingin bersikap masa bodoh? Sial, kenapa aku justru terganggu dengan sikap Deandra? Kupikir aku bisa melakukan apapun kepada Nina seperti biasanya. Tetapi, kenapa aku merasa risih dan tidak nyaman saat ada Deandra disini? Saat dia menatapku menciumi Nina? Mengapa aku justru tidak nyaman dan merasa aneh?

Deandra... Diandra... Cepatlah kamu pergi dari sini. Aku tidak bisa melakukan lebih dari ini di hadapanmu! Aku tidak mungkin meniduri gadis ini di depanmu! Jangan membuatku berbuat hal yang memalukan lebih dari ini! Karena meskipun aku punya banyak wanita, aku tidak meniduri sembarang gadis begitu saja. Apalagi di depan orang lain!

Kesombongan Nico mulai hilang, berganti dengan kegelisahan dan batinnya tidak merasa tenang. Ia pikir akan mudah melakukan aapun di depan Deandra, namun ternyata tidak. Tatapan Nico semakin tajam saat melihat bibir Deandra yang meminum kopi dengan nikmat. Bibir Deandra yang menyesap kopi secara perlahan, justru terlihat manis di pikiran Nico. Tampak lebih manis daripada bibir gadis yang ia cium saat ini. Pikirannya semakin tidak fokus, aaat melihat sudut bibir Deandra yang tersisa sedikit creamylatte yang belepotan.

Mengapa dia minum perlahan dan blepotan seperti itu? Rasanya aku ingin menghapus creamlatte itu dengan menciumnya. Astaga! Apa yang aku pikirkan? Kenapa aku justru ingin menciumnya saat ini? Apa dia sengaja untuk menggodaku? Aku bisa gila kalau begini terus!

Deandra yang melihat Nico menatapnya tajam justru merasa aneh. Deandra menafsirkan tatapan Nico dengan berbeda. Ia justru merasa Nico sedang memamerkan kemesraan Nico dan Nina kepadanya. Deandra hanya mendengus kesal.

Mengapa dia melihatku! Apa dia sengaja mau pamer kalau dia bisa melakukan apapun dengan gadis manapun. Aku sudah tidak tahan lagi melihat mereka berdua. Ya Allah, apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku menyerah sekarang dan membiarkan pria sombong itu menang untuk kali ini?

Dendrapun menarik nafas panjang lagi, berusaha untuk menimbang-nimbang keputusan. Akhirnya iapun membulatkan tekatnya untuk segera beranjak dari sana. Ia sudah menyerah karena tidak mampu menghadapi situasi seperti ini.

Deandra menaruh kembali kopinya ke meja. Sejenak ia menatap Nico dan Nina. Deandrapun hendak beranjak namun sesuatu tak terduga terjadi. Nico tiba-tiba menghentikan ciuman dan pelukannya pada Nina.

"Sial!!" umpat Nico kesal sambil pergi begitu saja. Nico berjalan cepat meninggalkan Nina dan Deandra yang kebingungan dengan sikap tidak terduganya.

______ **Bersambung____

Halo semuanya, terimakasih yg masih bersedia mengikuti kisah Deandra dan Nico. Mungkin author masih banyak kekurangan dan belum bs up setiap hari karena kesibukan di dunia nyata. Hehehe...

Tapi, semua komment, like dan vote kalian adalah penyangat author.

Jadi dukung author terus ya dengan cara Like, Vote, Rate ⭐5 dan tetep tinggalkan jejak di kolom komentar ya..

Arigato Gozaimasu**..

1
Endah Ajah
bagus banget
Iin Karkebo
visual nico jelek ganti ya😂😂
Saenab
jangan smkan semua perempuan dgn wanita mu Dea org berpendidikan dan pintar kamu kira dapat kamu permaikan
Olivia Jasmine Arsend
cieeee...... ada yg cemburu nich yeee.. 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭
Ina Jumi
py to kt ny tamat
tunangan nya Dea apa kbar ny tu
Darcy
bagus, tapi agak bertele tele ceritanya
Egik
👍👍👍
Yati sandra
oke
etihajar
visual nya ketuaan trs gx ad diandra ny
R'vina
blm ada lajutanya ya
Nur Adam
lnjut
Dhini Arti
ceritanya bagus sekali... tapi kenapa belum sampai ke judulnya sudah tamat? dilanjut dong... kami tunggu 🤗
Prada Bani
udah setahun niiihh lanjut Thor 🙏🏻
Prada Bani
lanjutkan Thor 👍
Gita Prisicila
kurasa di sini yang bodoh yah Diandra nya
Sri Mulyati
kok gk ap thour
Ct Marida Sali
sambungnya lagi apa
Sri Mulyati
kok dk ap tour
Sri Mulyati
mntp
safaras
no
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!