NovelToon NovelToon
Dragon, Sang Naga Dunia

Dragon, Sang Naga Dunia

Status: tamat
Genre:Supernatural / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Aditya Jetli

Sebagai pewaris kerajaan bisnis Birawa Group. Dragon Dion Birawa, harus bisa menjadi pilar utama kekuatan perusahaan tersebut

Bersama dengan adiknya, dan di dukung oleh kedua orang tuanya, serta puluhan ribu pengawal setia, mereka melanglang buana, mengalahkan kerajaan bisnis besar lainnya, yang mencoba mengganggu dan menghancurkan perusahaannya itu

Tapi perusahaan yang bekerjasama dengan perusahaan nya, tidak diganggu sama sekali, malah jika mengalami kesulitan keuangan, Dragon sebagai pemimpin utamanya, akan senang hati membantu rekan kerjanya tersebut

Di bawah kepemimpinannya, Birawa Group menjadi bertambah jaya. dan semakin dikenal di dunia. Sementara pemiliknya dikenal dengan Sang Naga dunia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aditya Jetli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masuk dalam kelompok

"Tolong jangan lakukan itu disini nak!. Bapak khawatir ketuanya akan membalas dendam, dan menghancurkan warung ku ini." Jawab pak Samsu ketakutan

"Bapak tenang saja dan jangan khawatir!. Mereka tidak akan sempat datang kesini, karena kami yang akan mendatangi mereka duluan." Ucap Abhicandra menenangkan

"Siapa sebenarnya kalian ini?. Apakah benar orang yang pernah tinggal di hulu sungai sana?" Tanya Samsuar merasa penasaran

"Kakek jangan jawab pertanyaannya, karena di sekitar sini, ada dua orang mata mata yang sedang mengawasi kita!"

"Dia memang sedang mencari informasi tentang. keberadaan kita ini!" Ucap Dragon melalui mata batinnya

"Siap tuan muda!" Jawab Abhicandra melalui mata batinnya juga

"Bukankah tadi sudah aku katakan, bahwa kami berasal dari daerah hulu?. Datang kesini karena ingin menghadiri undangan?" Jawab Abhicandra tetap bersandiwara

"Tapi bagaimana anak anak bapak ini bisa berkelahi dan kuat begitu?"

"Apakah yang ada ini semua jago berkelahi?" Tanya Samsuar penasaran

"Tidak semuanya. Kalaupun bisa berkelahi, paling paling hanya sekedar mempertahankan diri." Jawabnya tetap mengelak

"Hidup di daerah hulu, apalagi berbatasan dengan wilayah orang lain, harus pandai pandai membawa diri.Jika kita tidak kuat dan terampil, maka kita lah yang akan ditindas." Ucap Abhicandra lagi

"Berarti kalian terdiri dari keluarga pendekar?" Tanya Samsuar mulai mendapatkan harapan

"Kira kira begitulah!" Jawab Abhicandra bersandiwara

"Kalau begitu kami boleh meminta bantuan dari pak Abi, untuk memberantas kelompok orang yang sering menyusahkan kami itu?" Ucap Samsuar meminta ketegasan

"Kalau kalian mendukung dan mau membantu kami, maka pekerjaan itu akan menjadi mudah." Jawab Abhicandra mengiyakan

Sementara itu, Dragon yang sedari tadi hanya diam saja, kini sudah tidak terlihat duduk di kursinya, entah kemana dia pergi

Tapi sedetik kemudian, ia sudah terlihat ada di suatu tempat, dimana ada dua orang mata mata, yang sedari tadi terus mengawasi mereka

Begitu ia sampai, langsung memasang segel ke tubuh dua orang tersebut, hingga mereka tidak bisa bergerak

"Apakah kalian sedang mencari informasi tentang kami?" Ucap Dragon yang tiba tiba muncul dibelakang dua orang mata mata itu, dan langsung memasukkan segel ke tubuh dua orang tersebut

"Ugh!. Ugh!" Reaksi mata mata tersebut kesakitan

Dalam hatinya membatin dan memaki tindakan Dragon, yang mengunci tubuh mereka hingga tidak bisa bergerak

Padahal mereka sudah sangat hati hati dalam bertindak. Berpura pura sebagai nelayan, padahal mata mata untuk kelompok pengacau tidak jelas itu

Tapi nyatanya penyamaran mereka tidak berlaku buat Dragon. Dengan mudah gerak gerik mereka diketahui, karena sikap mereka yang sedikit ceroboh, hingga menimbulkan kecurigaan orang lain, dan itu adalah Dragon

Sudah sejak mereka makan itu, Dragon sudah tahu, bahwa sebenarnya mereka adalah mata mata. Karena apa yang mereka bisikkan itu, Dragon bisa mendengarnya dengan jelas. Tapi dia berpura pura tidak tahu, sampai kedua orang itu pergi, dan muncul kembali saat teman temannya di pukuli

Untuk mencegah tidak mungkin. Apalagi membantu. Jadi yang bisa mereka lakukan adalah mengintip, dan mencari informasi tentang Dragon dan orang orangnya

Tapi sayangnya peristiwa pemukulan itu sudah tersiar ke markas besar mereka, dan itu dilakukan oleh kedua orang tersebut

Mungkin saat ini anggota yang lain sedang menuju ke kampung itu dengan kekuatan penuh

Namun sayangnya lagi, tindakan mereka sedikit terlambat, karena Dragon sudah tahu sejak dari awal

Secara diam diam, Dragon segera memasang formasi ilusi, yang hanya dia sendiri yang tahu dimana letaknya

Setelah formasi terpasang, barulah dia mendekati mata mata tersebut, dan langsung menotok tubuh mereka dengan segel

"Jangan coba coba bergerak!. Tubuh kalian sudah aku kunci. Jika tetap memaksa, kalian bisa lumpuh!"

"Oh ya hampir lupa!"

"Untuk sementara, handphone kalian akan kami sita, agar kalian tidak bisa mengirim informasi pada atasan kalian itu lagi!" Ucap Dragon seakan sudah tahu

Kemudian menempelkan tangannya di kepala salah seorang diantara mereka, untuk mendeteksi letak markas pengacau itu berada

"Ternyata markas mereka tidak begitu jauh dari sini. Jadi mudah bagi anak buah ku untuk menemukannya." Ucap Dragon lirih

Kemudian menghubungi Eric, untuk bergerak ke arah utara, dan langsung menuju lokasi pos besar kelompok itu

Setelah selesai, Dragon mengibaskan tangannya ke arah mata mata tersebut, juga ke arah 26 orang yang saat ini tergeletak dilantai

Ada yang merintih menahan rasa sakit, ada yang menangis kesakitan, bahkan ada yang pingsan. Dan itu disaksikan oleh pemilik warung tersebut, juga lima orang warga yang kebetulan sedang makan disitu

Tapi tiba tiba saja tubuh tubuh tidak berdaya itu menghilang, dan tidak tahu apa sebabnya

Namun Abhicandra, Leon, Jenifer dan Anjani, sudah tahu siapa pelakunya.Tentu saja Dragon tuan mudanya itu

"Kakek!. Sebaiknya kita pergi dari sini. Draco bosan berlama lama disini!" Ucap Dragon merengek manja

"Baiklah cucu ku!. Kita akan segera pergi dari sini!" Jawab Abhicandra nurut

"Oh ya pak Samsu!. Kejadian hari ini jangan sampai tersebar luas ya."

"Aku tidak mau kelompok tersebut mencari kami!" Ucap Dragon disertai aura intimidasi, sambil mengirimkan formasi penghilang ingatan, agar ingatan pak Samsu dan yang lainnya menjadi hilang. Seolah olah tidak pernah terjadi sesuatu, dan tidak kenal dengan Dragon maupun yang lainnya

***

Satu setengah jam kemudian. Masuk berita dari Eric dan timnya, bahwa kelompok pengacau itu telah berhasil dihancurkan, berikut dengan markasnya

Tapi ketua satu dan ketua dua, beserta 100 orang pengikutnya, berhasil melarikan diri melewati pintu rahasia, dan menghilang di dalamnya

Namun sayangnya, usaha mereka gagal total, karena Dragon telah mendeteksi keberadaan mereka melalui aura kesadarannya

Ternyata mereka bukannya pergi, tapi bersembunyi di markas bawah tanahnya, dan menunggu situasi reda baru muncul dipermukaan

Dengan kesaktiannya, Dragon telah berada di lokasi tersebut, dan menyamarkan wajahnya menjadi orang lain, atau tepatnya menggantikan salah seorang dari 100 orang tersebut, dan membaur bersama mereka

Kedatangannya pun, tidak ditemani oleh timnya, karena dia tidak mau, wajah anak buahnya dikenali

Saat dia baru membaur dengan kelompok itu, ketua satu berkata. "Siapa sebenarnya mereka, sampai ratusan orang kuat diantara kita berhasil dihabisi?" Ujarnya

"Aku rasa mereka berasal dari kelompok lain, yang menginginkan keberadaan kita lenyap dari kota ini, dan menyerahkan wilayah yang sudah kita kuasai termasuk kampung kampung dipinggiran sungai itu!" Jawab ketua dua menerka saja

"Tapi kalau mereka itu berasal dari kelompok yang selalu memusuhi kita, pasti kita bisa mengenali salah seorang dari mereka. Tapi ini tidak!"

"Jadi kesimpulan sementara, mereka berasal dari kelompok yang menghabisi orang orang kita, bersama dengan ketua tiga nya." Bantah Haidar, atau yang artinya pemberani tidak terima

"Jadi apa yang harus kita lakukan ketua?" Tanya

Ozil, ketua dua kelompok itu ingin masukan

"Untuk sementara kita berdiam diri dulu di tempat ini, dan keluar jika keadaan sudah aman. lalu pergi dari kota ini, dan bergabung dengan kelompok lain!" Jawab Haidar cukup lancar

"Itu berarti kita melepaskan wilayah ini pada mereka bos?" Tanya anak buahnya yang lain

"Ya mau bagaimana lagi. Di tempat ini kita kalah, dan butuh waktu lama untuk bangkit."

"Jadi ikut saja rencana ku. Nanti setelah kita bangkit dan jumlah anggota kita banyak, baru membuat perhitungan dengan mereka!" Jawab Haidar putus asa. Lalu memijit kepalanya yang mulai pening itu

Tapi tiba tiba dia terperanjat kasar. saat melihat sebagian besar anak buahnya bertumbangan dilantai, karena ngantuk dan kelelahan

"Eh apa yang kalian lakukan?. Kenapa kalian malah tidur saat aku bicara?" Respon Haidar marah

"Sepertinya ada yang tidak beres bos!"

"Mungkin diantara kita ada mata mata, dan berpura pura menjadi anak buah kita!" Ucap Ozil penuh selidik

"Kau benar!. Tapi siapa?" Jawabnya emosi. Sambil mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan, dan mengamati satu persatu anak buahnya, termasuk ke arah Dragon

"Tidak ada satupun dari mereka yang bisa kita curigai, Karena mereka ikut kita sudah cukup lama."

"Lalu siapa?. Atau hanya praduga mu saja Ozil!" Ucapnya lagi

"Aku pun tidak tahu ketua!. Mungkin hanya firasat ku saja." Jawab Ozil lemah

"Tidak bisa dibiarkan!"

"Orang yang bernama Ozil itu harus dibungkam, agar rencana ku tidak terbongkar." Batin Dragon dalam hati. Lalu..

Wus!

Bhug!

Tes!

Gdebuk!

Tiba tiba saja tubuh Ozil mengejang, dan ambruk ke lantai ruangan dengan kerasnya

Peristiwa itu tentu saja membuat Haidar kebingungan. Begitu juga dengan sisa anak buahnya yang masih berdiri. Tapi tak lama kemudian, mereka pun bertumbangan, dan tertidur dengan pulasnya

"Apa yang terjadi?. Kenapa seluruh anak buah ku jadi begini?"

"Siapa kau?. Kenapa kamu tidak tertidur seperti mereka?" Tanya Haidar baru tersadar dari keterkejutannya

"Aku anak buah mu bos!. Aku tidak tertidur karena tidak terpengaruh dengan obat bius, yang tadi disebarkan oleh kelompok yang menyerang kita." Jawab Dragon apa adanya

"Tidak mungkin! Kau pasti mata mata!" Responnya tidak terduga

"Kalau sudah tahu lalu apa?"

"Apakah kau akan menghajar ku?" Tanya Dragon santai saja

"Kurang ajar!. Sejak kapan kau melakukan ini?"

"Apakah Kau orang yang sengaja disusupkan oleh lawan lawan ku?" Tanya Haidar marah

"Kurang lebih begitulah!. Kalian saja yang bodoh!"

"Selama ini tidak bisa mengenali taktik lawan mu itu!" Jawab Dragon penuh sandiwara, dan tetap dalam penyamarannya

Kemudian melangkah mendekati musuhnya, dengan pandangan mata penuh hawa membunuh

"Jangan mendekat!. Kalau tidak jangan salahkan aku jika kau akan mati diujung belati ku ini!" Ucap Haidar penuh ancaman

"Hanya belati seperti itu, belum cukup untuk melukai ku!"

"Apakah tidak ada senjata lain yang bisa membuat ku takut?" Respon Dragon cuek, dan berniat mempermainkan emosi lawannya

"Siapa kau sebenarnya?. Kenapa bisa masuk dalam kelompok ku?" Tanya Haidar ingin tahu

Dia berharap dengan bertanya seperti itu, bisa membuka kedok lawannya, karena di empat sudut ruangan tersebut, telah dipasangi kamera tersembunyi, dan langsung terhubung dengan server pusat

Tapi hasilnya tidak sesuai harapan. Sudah dari awal mula masuk ke ruangan itu, Dragon sudah merusak jaringannya, dan tidak membiarkan penyamarannya terbongkar

Sebenarnya Dragon bisa saja menghabisi mereka dengan kesaktiannya itu, tanpa perlu menyamar segala

Tapi karena dia tidak mau membunuh atau menyakiti sesama mahkluk hidup, maka hal itu terpaksa dilakukannya

Dragon hanya membuat mereka pingsan saja, sambil memasukkan kutukan darah pada orang orang tersebut, hingga jika masih juga mengulangi perbuatannya, dan berbuat jahat serta menyusahkan orang lain, maka segel kutukan itu akan segera menghukumnya

Tubuh mereka akan kaku dan lama lama bisa lumpuh. Hanya Dragon yang bisa mengobatinya

Terhadap Haidar juga Ozil. Dragon mempunyai rencana lain. Melalui mereka, Dragon ingin mengetahui informasi penting tentang organisasi yang sering menyusahkan masyarakat itu. Kemudian memberantasnya seketika

"Mengenai siapa aku tidak perlu kau tahu!"

"Tapi jika kau masih ingin tetap hidup, lebih baik bersikap kooperatif, dan jawab semua pertanyaan ku!" Jawab Dragon penuh intimidasi

1
Atang Priatna
musuh ribuan mampus semuah para pimpinan oyek semuah bacot dikedepankan.
Akta Fernanda S
Luar biasa
✿🅼🅾🅼 🅼🅴🅳🆄🆂🅰✿
Aku mampir karna melihat komen kamu di salah satu karyaku.

Mohon maaf, maksudnya apa? Bukan penulis yang sama atau di... di apa? Di plagiat maksudnya?

Kalau itu maksud Anda, tolong singkirkan pikiran itu, karna walaupun aku ini penulis pemula, aku tau diri, terima kasih sudah mampir di karyaku.
dewie cute
apakah ada kelanjutan kisah episode penerus naga
Ian Tazz
Luar biasa
Noni Mdp
Kecewa
Caricca
Biasa
sang bayangan
yaaaaah tamat
jng dong aq msh pengen baca kok tamat sih
jangaaaaaaan
sang bayangan
hebat bener dragon wuiiih
sang bayangan
hajarrrr teruuuus
sang bayangan
wiih
sang bayangan
perusahaan nya udah banyak buanget tp mau tambah lg yaa ampum dion sama dragon
sang bayangan
aduh kok perang terus ya kan jd ngeri
sang bayangan
oooh ya ampun andai aja ada dragon sungguhan di dunia ini mungkin seneng banget😍
sang bayangan
hadeuhhh eyang apes lg deh😁
sang bayangan
coba aja ilmu dragon di turun kan ke aq udah pasti aq seneng banget😁 dan yg pasti aq jd sakti🤤
sang bayangan
wiiih bumi emang ya😁gaskeun
Muhamad Hasbi
Luar biasa
sang bayangan
lucu nya ditya prabu😊
sang bayangan
ah dragon kok mau nya ada dua wanita sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!