NovelToon NovelToon
Love Is On Air With Mr.CEO

Love Is On Air With Mr.CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / CEO / Tamat
Popularitas:874.8k
Nilai: 5
Nama Author: ElizabethMelyna

Kisah cinta seorang pembawa berita (Anchor) bernama Sesil yang bertemu dan terpaksa menjalin hubungan dengan seorang CEO bernama Morgan karena suatu kesalahan saat dirinya sedang On Air membawakan sebuah berita.

Siapa yang menyangka, kesalahan itu membuat mereka menemukan cinta yang kian lama kian bertumbuh dengan keseriusan di antara satu sama lain.

Dapatkan Sesil dan Morgan melalui kisah cinta mereka dengan mulus???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ElizabethMelyna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CEO LAGI

Part 31 " CEO Lagi "

Steve Imanuel, 26 tahun.. putra CEO STAR Corp.

Calon penerus dan pemimpin, tempat dimana aku meniti karier.

Indentitas yang selama ini aku ketahui hanya sebagai junior, ternyata terungkap secara tak terduga karena insiden yang kuperbuat.

Saat ini ia sedang berbicara empat mata dengan pak produser di suatu ruangan.

Aku seakan kehilangan akal dan tercengang tidak percaya dengan apa yang kulihat dan kudengar.

Saat ini Nindi mengoleskan krim pereda rasa sakit di mata kaki ku yang merah karena terjatuh.

" Waahh.. aku ga nyangka kalau junior mu itu... waahh.. " Gumam Nindi yang juga terkejut.

" Apa memang benar, lebih baik aku resign saja ya? " Kata ku yang tidak lagi percaya diri setelah beberapa kali memarahinya.. memukulnya bahkan membuat nya repot membeli slipper dan menggendongku di tengah jalan.

" Jangan gila. Kamu kan tidak salah. " Sahut Nindi sambil memukul lengan ku.

" Aku memang tidak salah.. tapi mau di taruh mana muka ku Nin.. aku selama ini membimbingnya seperti junior pada umumnya. Belum lagi.. aku membuat nya kerepotan. " Jawab ku semakin pusing memikirkannya.

Tak lama setelah itu, terlihat pak produser yang tidak berkutik menghampiri meja kerja ku.

" Sesil.. maaf, aku tadi keterlaluan kepadamu. " Kata pak produser.

" Ehm.. tidak apa pak. Saya juga minta maaf karena ceroboh. " Sahut ku menanggapi.

" Istirahat saja, sampai kaki mu membaik. " Kata pak produser sambil berlalu pergi.

Dan Steve yang berdiri di belakangnya, tersenyum puas.

Semua staf merasa canggung ketika mengetahui identitas asli seorang Steve Imanuel, calon pemimpin tertinggi kami di perusahaan.

" Ehm.. Maaf. Aku tidak bermaksud membohongi atau membuat kalian tidak nyaman.. aku hanya ingin belajar dengan baik sebelum mengambil alih manajemen perusahaan. " Katanya tiba tiba membuat pengumuman di dalam ruangan dan di dengar beberapa staf di sana.

" Aku berencana mengumumkannya secara resmi setelah acara MT, tapi aku tidak menyangka akan jadi seperti ini. Jangan merasa tidak nyaman di dekat ku.. aku tetap lah junior disini, dan masih harus banyak belajar dari kalian semua. " Lanjut Steve sedikit salah tingkah juga.

Aku dan Nindi yang selama ini cukup dekat sebagai seorang teman dengannya, hanya bisa tertunduk malu dan tidak enak hati.

Steve pun menghampiri kami.

" Kamu baik baik saja? " Tanya Steve khawatir padaku.

" Oh itu.. ehm.. iya, aku baik baik saja.. Pak. " Jawab ku gelagapan.

" Ayolah.. jangan seperti itu. Anggap aku tetap seperti teman kalian. " Kata Steve rendah hati.

" Oh.. itu, aku permisi dulu. Sebentar lagi ada siaran. " Sahut Nindi dengan cerdiknya menghindar dan meninggalkan kami berdua.

Suasana pun jadi semakin hening dan canggung.

" Maaf karena aku tidak jujur, tapi aku sama sekali tidak bermaksud membohongimu. " Kata Steve kepadaku.

" Aku yang seharusnya minta maaf, jika sering memperlakukan anda dengan tidak baik. Kurasa, anda juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan saya, karena anda lah yang menyembunyikan identitas anda. " Jawab ku berani, karena jujur aku merasa dibodohi.

" Jangan terlalu formal seperti itu. Anggap saja aku Steve seperti biasanya. " Sahut Steve santai.

" Maaf, saya harus profesional pak dalam pekerjaan. " Jawab ku berusaha tegas.

" Aku berharap.. hubungan kita tidak jadi menjauh hanya karena masalah ini.. " Ungkap Steve dengan tatapan mata tulus kepadaku.

Dan aku pun lagi lagi tidak bisa memberi jawaban kepadanya.

Lagi lagi.. aku terjebak dalam suatu situasi dengan seorang CEO.

Malam hari selesai bekerja.. aku merebahkan diriku ke ranjang melepas segala lelah yang kualami sepanjang hari ini, belum lagi rasa shock setelah mengetahui kebenaran tentang Steve yang selama ini kuperlakukan sebagai junior.

Ketika aku menikmati keunyian di dalam kamar ku, tiba tiba pikiran ku teralihkan..

Jika mengingat tentang seorang CEO, tentu semua tau bahwa yang terlintas di benak ku adalah seorang Morgan Ricardo.. suami orang lain.

Bahkan lelaki itu sempat menginap di sini, tidur memeluk ku di ranjang yang sama.

Hmm aku pun keluar ke balkon apartmen ku untuk mencari udara segar dari lantai 5 apartmen ku.

Aku bisa melihat lalu lalang kendaraan dan juga aktifitas para penghuni di taman umum, yang berada tepat di depan balkon ku.

" Hmmm... apa yang sebaiknya aku lakukan ya. Bosan. " Gumam ku yang merasa sepi dan bingung harus melakukan apa.

Setelah memeriksa pergelangan kaki ku yang sudah tidak sakit dan memar lagi, berkat krim yang dioleskan Nindi.. aku memutuskan untuk berganti pakaian olahraga dan memakai sepatu untuk sedikit menyegarkan tubuh dengan berlari kecil di taman umum area apartmen ku.

Yaahh.. suasana tampak berubah lebih baik daripada sendirian di dalam apartmen.

Aku sesekali menyapa sesama penghuni, meskipun kami tidak sering saling menyapa.

Sekejap langkah kaki ku terhenti dan tersentak, ketika aku melihat sebuah mobil yang tidak asing terparkir di dekat taman.

' Mobil Morgan. Benarkah itu mobil Morgan? ' Kata hati sambil sesekali melirik ke arah mobil itu terparkir.

Aku mencoba berlari memutari taman sekali lagi dan memastikan, hasilnya tetap sama.. aku yakin bahwa itu adalah mobil Morgan.

Namun aku tidak melihat lelaki itu di sekitar sini, yang ada dalam kepala ku adalah.. mungkinkah lelaki itu sedang mengawasi ku di dalam mobil yang tertutup rapat.

Rasa penasaran ini sungguh menjengkelkan, aku mencoba mengelak rasa penasaran ku dan terus lanjut berlari dengan kecepatan yang bertambah.

Hingga suatu waktu rasa nyeri di kaki ku yang baru membaik kembali timbul dan membuat ku tersungkur bermandikan keringat di sekujur tubuh ku dan membasahi rambut ku yang terikat ke atas.

" Kamu bisa berdiri? "

Benar.. itu adalah suaranya.. suara lelaki brengsek itu, terdengar jelas di telinga ku.

Aku pun mengacuhkannya dan tidak ingin melihatnya, namun entah mengapa aku merasa susah bergerak.

Saat ini sumber rasa sakit ku bukan lagi pada kaki, tetapi pada hatiku.

" Sesil.. " Panggil Morgan sambil mengulurkan tangan ingin membantu ku.

" Pergilah. Jangan muncul di hadapan ku lagi. " Jawab ku jutek menampik tangan nya.

" Maaf, aku tidak bermaksud mengintai mu.. aku hanya... " Dia mulai ragu melanjutkan kalimatnya.

" Mulai apa??? Mulai merasa kasihan padaku? " Sahut ku merasa kesal setiap kali melihatnya.

" Aku hanya ingin melihat mu.. " Lanjutnya dengan wajah yang memang tampak kusam dan lebih kurus.

Aku pun memberanikan diri ku menghadapinya, aku berdiri di hadapannya dan menunjukkan segala sisi kebencian ku padanya.

" Kamu sudah punya istri, seharusnya sekarang kamu menikmati bulan madu bersamanya.. bukan menemui mantan seperti ku. " Sindir ku tidak tanggung tanggung.

" Aku tahu aku sudah menyakiti mu.. tapi jika tidak melihat mu, aku bisa gila. " Katanya lagi membuatku semakin kesal.

" Dasar lelaki brengsek.. kamu ingin melihatku, tetapi menikahi wanita lain. " Bentak ku semakin kasar.

" Maaf jika aku merusak suasana hati mu saat ini, tapi aku tidak bisa merelakanmu begitu saja." Sahut Morgan lagi lagi membuat ku galau.

" Aku muak bicara dengan mu. Kita jalani hidup kita masing masing Morgan. Sekalipun kita tanpa sengaja bertemu, anggap saja kita tidak saling mengenal. " Kata ku mengakhiri pembicaraan dengan emosional.

Aku hendak meninggalkannya namun ia menahan tangan ku dengan erat tanpa sepatah kata apapun.

" Kenapa??? Kamu mau mempermainkan aku lagi??? Kamu memberiku banyak kasih sayang.. namun membuangku dalam sehari. " Sahut ku tak kuasa menahan rasa sakit dan air mata yang kembali menggenang.

Namun Morgan hanya terdiam dan tetap menggenggam erat tangan ku.

Aku merasa begitu tidak memahami lelaki ini, dengan paksa aku melepaskan tangan ku yang sampai memerah karena genggaman Morgan dan berpaling meninggalkannya secepat yang aku bisa.

Tidak ada harapan lagi bagi hubungan kami, bahkan untuk saling bertemu saja.. membuat ku kesulitan untuk mengendalikan rasa sakit dalam hatiku.

1
Sri Ariyanti
monica n steve ❤
Sri Ariyanti
aku turut sedih sil dengan kondisi mu 😭
Sri Ariyanti
jangan tergoda dengan air mata buayanya morgan, please
Sri Ariyanti
sempat deg degan bacanya terbawa alur, tapi othornya pinter akhirnya yg tidak terjadi
Sri Ariyanti
ah ternyata uncle morgan mau kiss juga
Sri Ariyanti
ah kalian so sweet. Semoga semua menjadi jelas untuk hubungan kalian
Jaspit Elmiyanti
kisah yg menguras air mata, tapi aku senang karna akhirnya mereka bersatu dalam bahagia, memang betul kata pepatah, kalo jodoh tak kan kemana. good job thuor
Jaspit Elmiyanti
temukan kembali mereka dalam cinta thour...
Mei Mei
Luar biasa
BYSS
love it
Siti Sukaenah
sukaaa dengan ceritanya
Mawar berduri
kisah yg hebat penuh drama & airmataku. trima kasih. sukses sll yaa
Mawar berduri
apapun alasannya sdh terjd morgan...
Mawar berduri
telat bos...basi...
Mawar berduri
asekkk steve...ambil sesil.biar morgan tau betapa berharganya seorg sesil
Mawar berduri
bodo amat😡
Mawar berduri
wlo ini cm cerita halu tp aku tetap esmosi...kok seorg CEO goblok...mana asisten pintarnya kok gk turun tangan...
Mawar berduri
maaf morgan...aku tdk simpati apalg empati sm kamu...makan tuh rosa...
Mawar berduri
wanita sebaikmu sesil pasti akn dipertemukan jgn dgn lelaki yg baik & penuh cinta kesetiaan...semangattt sesil
Mawar berduri
aneh jg seorg morgan yg sepak terjangnya yg luas. tampan berkuasa kok bs terjebak...kok bs terperangkap actting rosa. kok kayak lelaki cupu aja🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!