NovelToon NovelToon
Antara Suami Dan Kekasih

Antara Suami Dan Kekasih

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah
Popularitas:237.6k
Nilai: 5
Nama Author: RahayuNR

Greesha Kamala adalah gadis cantik berusia 20 tahun, dia adalah seorang mahasiswi di salah satu universitas swasta di jakarta. Dia memiliki seorang kekasih yang tampan dan sangat ia sayangi yaitu Rafandra Widianata, mereka telah menjalin hubungan selama 2 tahun.
Hingga suatu hari bisnis orang tua Greesha mengalami kebangkrutan dan memiliki hutang yang begitu banyak di berbagai bank. Demi membayar hutang keluarga Greesha, kedua orang tua Greesha menjodohkan Greesha dengan anak dari salah satu rekan bisnis orang tua nya. Laki-laki yang akan dijodohkan dengan Greesha adalah Ardiya Bimantara, anak pengusaha kaya raya dari Bimantara Grup, dan pewaris tunggal dari Bimantara Grup. Lalu apakah Greesha mau menerima perjodohan itu dan bagaimana dengan Rafandra Widianata?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RahayuNR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31 (Pertemuan Tak Terduga)

Ardiya masuk ke dalam kamar dan tidak mendapati istrinya disana, dia mencari ke kamar mandi dan ke beberapa ruangan di rumahnya tapi tak kunjung menemukan Gresha. Ardiya lalu mencari Asisiten Rumah Tangganya yang sedang membereskan dapur.

"Bi lihat Gresha?"

"Nggak pak, saya dari tadi nggak lihat Mbak Gresha!"

"Apa dia keluar?"

"Nggak mungkin kalau keluar pak,diluar kan ada satpam juga, pasti tahu kalau Mbak Gresha keluar!"

"Ya uda bantu saya cari Gresha, cari di semua sudut rumah ini!" Perintah Ardiya.

Ardiya mulai panik dan kebingungan saat dia tidak berhasil menemukan keberadaan istrinya, saat berada di ruang keluarga terdengar suara Asisten Rumah Tangganya berteriak keras memanggil namanya.

"Pak Ardiya...Pak Ardiya...Mbak Gresha disini tolong!" Teriak Asisten Rumah Tangga Ardiya.

Mendengar teriakan itu membuat Ardiya beregegas mencari sumber suara itu dan ternyata berasal dari kolam renang, betapa tercengangnya Ardiya melihat istrinya berada dalam kolam renang dan sudah tidak sadarkan diri. Dengan cepat Ardiya menceburkan badannya ke kolam itu dan menolong istrinya. Gresha sudah tidak sadarkan diri, denyut nadinya pun semakin melemah. Karena tidak mau ada hal buruk yang menimpa istri dan anak dalam kandungan istrinya, Ardiya bergegas membawa Gresha ke rumah sakit. Perasaan Ardiya sangat campur aduk sekarang, air matanya mengalir deras, dengan baju yang masih basah kuyup iya terus berusaha membangunkan Gresha yang berada dalam pangkuannya. Sedangkan sopirnya mencoba mengendarai mobil itu secepat yang dia bisa agar bisa segera sampai di rumah sakit. Saat sampai di rumah sakit Gresha segera mendapat penanganan dari dokter. Tubuh Ardiya masih terasa sangat lemas, air matanya pun tak sanggup untuk berhenti menetes.

****

Asisten Rumah Tangga Ardiya masuk ke dalam kamar Ardiya dan menyiapkan beberapa baju untuk Ardiya dan Gresha yang berada di rumah sakit.

"Aduh, gimana keadaan Mbak Gresha ya, semoga baik-baik saja. Kenapa aku bisa nggak tahu kalau Mbak Gresha di kolam renang sampai-sampai terjebur gitu!" Gumamnya sambil merasa resah.

****

Sejak pulang dari café tempat ketemunya dengan Raka tadi, Rafandra terus mendengarkan suara dari penyadap yang dia letakan dalam tas Gresha. Dan betapa terkejutnya dia sekarang saat mendengar suara dari penyadap itu. Suara Asisten Rumah Tangga Gresha yang mengatakan kalau Gresha jatuh ke kolam renang. Perasaan Rafandra menjadi kacau dan kini dia sangat mengkhawatirkan Gresha. Dia mencoba mengubungi Gresha tapi masih saja belum bisa dihubungi.

"Gres lo kenapa lagi ini! " Gumam Rafandra.

Rafandra kemudian meraih kunci mobil yang tergeletak di meja belajarnya dan bergegas pergi. Dia mengendarai mobilnya dengan kencang, dia pergi ke rumah Gresha dan ingin mencari tahu keadaan Gresha. Saat sampai di rumah Gresha, dia melihat Asisten Rumah Tangga Gresha naik taxi dan membawa sebuah koper.

"Pasti mau ke rumah sakit,sebaiknya gue langsung ikutin aja!" Gumam Rafandra.

Rafandra kemudian membuntuti taxi itu, dia sangat berharap taxi itu menuju rumah sakit dimana Gresha di rawat, karena dia kini sangat khawatir dengan keadaan kekasihnya itu.

****

Ardiya masih terus menunggu di depan ruang IGD, dia belum mendapatkan kabar tentang istrinya. Tapi tak berapa lama berselang, akhirnya seorang dokter keluar.

"Gimana istri saya dok? " Tanya Ardiya tanpa basa basi.

"Istri bapak sudah sadar, untung cepat dibawa ke rumah sakit,tapi Bu Gresha harus menjalani perawatan di rumah sakit sampai kondisinya dan bayinya stabil lagi. Dan sekarang akan segera dipindahkan ke ruang rawat inap, silahkan urus administrasinya dulu untuk pemilihan kamar Pak!"

"Syukurlah kalau gitu dok, baik saya akan urus sekarang!"

Ardiya kemudian bergegas ke bagian administrasi dan mengurus semuanya,setelah mengurus semua administrasi dan saat akan ke ruang rawat Gresha, Ardiya berpapasan dengan Asisten Rumah Tangganya.

"Pak ini baju-bajunya!"

"Makasih ya Bi!"

"Mbak Gresha keadaanya gimana pak?"

"Uda sadar tapi harus rawat inap dulu!"

"Syukurlah pak saya lega mendengarnya, kalau gitu saya pamit dulu pak!"

Ardiya kemudian ke toilet dan berganti baju karena dia masih menggunakan baju yang basah tadi.

Rafandra memasuki loby hotel dan memperhatikan sekitarnya.

"Gara-gara harus cari parkir dulu jadi kehilangan jejak deh, sebaiknya aku tanya aja deh ruangan Gresha dimana!" Ucap Rafandra sambil berjalan menuju ruang informasi pasien.

Tapi saat hendak ke ruang informasi Rafandra terkejut melihat seseorang yang berjalan berlawanan arah dengannya, dan kini orang itu tepat berdiri dihadapanya.

"Rafandra? Lama juga ya kita nggak ketemu dan sekarang kita malah ketemu di rumah sakit!"

"Ardiya? Iya lama banget kita nggak ketemu!"

Rafandra dan Ardiya saling beradu pandangan, suasana mendadak menjadi dingin dan hening. Seolah-olah hanya ada mereka berdua di tempat itu.

"Apa kabar lo?" Tanya Ardiya dengan wajah datarnya.

"Gue baik! Lo ngapain di rumah sakit?"

"Istri gue lagi dirawat disini!"

"Lo uda nikah?"

"Iya dan gue juga uda mau punya anak!"

"Oh, selamat kalau gitu. Gue ikut senang!"

"Lo sendiri ngapain disini, siapa yang sakit?"

"Pacar gue, gue denger dia tenggelam di kolam renang jadi gue buru-buru kesini!"

Mendengar ucapan Rafandra membuat mata Ardiya membelalak tajam, tangannya yang sedang memegang koper itu mengepal semakin kuat. Saat itu juga dia sangat ingin mengatakan kepada Rafandra kalau pacar yang Rafandra maksud adalah istri Ardiya. Ardiya juga terkejut saat Rafandra tahu kalau Gresha tenggelam di kolam renang, padahal Ardiya belum memberitahukan kabar tersebut kepada siapapun.

"Kenapa dia bisa tahu kalau Gresha tenggelam?" Fikir Ardiya.

"Ya uda gue cari pacar gue dulu! " Ucap Rafandra tergesa-gesa.

Rafandra kemudian berlari ke arah ruang informasi meninggalkan Ardiya, setelah beberapa saat diam di tempat akhirnya Ardiya berjalan menuju ke ruangan dimana Gresha di rawat. Saat sudah sampai di ruang informasi Rafandra tiba-tiba membalikan badannya dan melihat Ardiya yang berjalan pergi, kemudian dia melihat koper yang dipegang oleh Ardiya.

"Itu kayak koper yang di bawa ARTnya Gresha ! " Fikir Rafandra.

"Ah sudahlah nggak penting, koper kayak gitu kan nggak cuma satu!"

Rafandra kemudian menemui salah seorang petugas diruang informasi tersebut.

"Maaf saya mau tanya ada pasien bernama Gresha?"

"Sebentar saya cek ya pak!"

Kemudian petugas perempuan itu terlihat mengotak-atik komputer yang ada didepannya.

"Maaf pak, tidak ada pasien bernama Gresha!"

"Tapi dia dirawat disini mbak, dia tadi tenggelam di kolam renang dan dibawa kesini!"

"Maaf pak tapi memang tidak ada pasien bernama Gresha!"

****

Saat masuk ke Ruang Rawat Inap bertuliskan VVIP, Ardiya melihat Gresha sudah terbaring disana dengan tubuh yang lemas. Dia kemudian menghampiri Gresha dan duduk di kursi dekat tempat tidur Gresha. Ardiya mengelus pelan rambut Gresha, dan terus memandang mata sayu milik Gresha.

"Kamu kenapa sampai jatuh ke kolam renang?" Lirih Ardiya.

"Kenapa kamu nolongin aku?"

Pertanyaan yang keluar dari mulut Gresha itu membuat Ardiya terdiam dan terus memandangi wajah istrinya yang terlihat sedih itu.

"Harusnya kamu nggak usah nolongin aku!" Imbuh Gresha.

1
falea sezi
emang emak anak gk tau diri
falea sezi
wanita tolol murahan ceraiin aja cari lain ardiya
falea sezi
cwek tolol
G Use
Kalau gua...akan melepas Gresha kepada Rafandra...jangan egois...lepaskan dia pada cintanya itu lebih baik.Biar nanti dia sajs yang menilai
Kokar Wijaya
seru...
Yuni Ngsih
waduuuh Thor kok dipotong lg asyik nih....trs Thorrrr👍👍👍🙏🏻
Mng Icut
tak tau diri si gresanya,buang aja kelaut
Mng Icut
buang aja ardia istri yg tidak bisa menghargai suami
G Use: Betul...
total 1 replies
Mng Icut
ardiya goblok yah,istri selingkuh di biarin nggak takut dosa apa,
G Use: Bukan Ardiya yang goblok tapi penulisnya....
total 1 replies
Gani Gani Sby
k ngak di lanjut LG k
Linsslyn
Karya mu sungguh bagus!😍🥰
Jangan lupa mampir di karya ku juga!☺️Mari kita saling mendukung semua karya anak bangsa🇮🇩😎
_
Terima Kasih🙏 @Karolinly🤓
Pendi Internisti
ceritanya bagus
keyla
jagan2 Kevin penerornya
keyla
kesabaran ada batasnya
keyla
banyak rahasia
keyla
janin ng berdosa
keyla
janin ng berdosa
Mng Icut
nggak punya harga diri
Mng Icut
bodoh juga ardiya,,bukan mendidik
Mng Icut
cerai aja tu si grasha,rafandra juga nggak bakalan mau sama cewe pembohong bekas orang juga,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!