NovelToon NovelToon
My Vampire

My Vampire

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Vampire / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:79.4k
Nilai: 5
Nama Author: Chicy L

Nama gue Caca, seumur hidup gue gue gak pernah yang namanya pacaran. sekali pacaran, gue pacaran sama makhluk penghisap darah

Yap Vampire ?! awalnya gue gak percaya tapi seiring berjalannya waktu dan masuk dalam kehidupan nya gue jadi percaya kalau Vampire itu nyata

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chicy L, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan barang taruhan

Pagi hari nya sekolah Caca sudah rame banyak orang yang berlalu lalang apalagi pihak OSIS yang mempersiapkan acara untuk nanti

Ya mereka akan menyiapkan acara pertandingan basket untuk final nanti sekolah Caca SMA Pride melawan SMA Unity

Semua siswa berantusias menyambut pertandingan ini dari yang berantusias tak ada jam pelajaran, berantusias melihat wajah dari sekolah lain

Saat ini Caca dan teman-temannya sedang berada di kantin mereka sedang makan pagi sengaja tidak makan dari rumah karena mereka ingin makan bersama, sekalian nongkrong sebelum pertandingan basket di mulai

"Eh tau gak" ucap Vera

"Enggaj tau" ucap Feby dan Caca berbarengan

"Gue belum selesai ngomong ogeb" ucap Vera menatap mereka bergantian

"Oh belum ya kirain udah" ucap Caca terkekeh kecil

"Makanya kalau orang ngomong jangan di potong" ucap Vera

"Iya Bu lanjut" ucap Feby

"Cih" decih Vera melirik Feby dan Caca

"Jangan marah Bu entar gosip ilang" ucap Caca tersenyum

"Kok lu tau kalau gue mau ghibahin orang" ucap Vera menatap Caca tak percaya

"Tau lah, bau berita hangat mu kecium Sampai sini" ucap Caca mengendus-endus

"Udah kayak kucing aja lu" ucap Vera

Feby hanya terkekeh geli

"Jadi cerita gak" ucap Caca

"Jadi lah, masak gak jadi" ucap Vera semangat

"Ya udah buru apa gosip nya" ucap Feby

"Gue denger denger ni ya, katanya besok Agnes bakalan masuk sekolah" ucap Vera antusias

"Terus" ucap Caca dengan santai

"Kok terus sih, bukanya lu harus takut ya" ucap Vera mengerutkan keningnya

"Kenapa mesti takut" ucap Caca balik tanya

"Takut karena hidup tentram lu bakalan hancur" saut Feby

"Nah bener tu apa yang dia bilang" ucap Vera menunjuk Feby sambil mengangguk

"Kenapa mesti takut toh hidup gue di tangan Tuhan bukan di tangan Agnes" ujar Caca menyeruput minumannya

"Cih liat aja besok pasti lu besok bakal habis di tangan Agnes" saut meylin tiba-tiba

"Orang bego nyaut sendiri" ucap Feby melihat meylin dan Cherly yang sedang membeli makanan

"Biarin lah gue gak ngurus" ucap Caca ia berdiri dari duduk nya

"Mau kemana lu" tanya Vera mendongak keatas

"Mau ke lapangan basket cari bangku, entar kalau kelamaan gak bisa nonton, full" ucap Caca membawa piring bekas nya

"Gue ikut" ucap Vera dan Feby menyusul Caca

Lain halnya di tempat lain, di sini lah tempat ganti baju kelompok El berkumpul Menunggu waktu pertandingan

"Gue gak sabar, pengen liat muka Deon nangis-nangis" ucap Nathan terkekeh

"Entar lu yang nangis" ucap Rakha tersenyum mengejek

"Kenapa gue harus nangis, gue yakin sekolah kita pasti menang" ucap Nathan dengan bangga

"Ya terserah lu lah" ucap Rakha mengangguk saja

Ceklek

Pintu ruangan terbuka masuklah seorang guru olahraga

"Kalian siap-siap, sekolah lain sudah sampai kita sambut mereka di depan" ucap guru olahraga

"Baik pak" ucap mereka

Lalu merapikan pakaian nya menata rambut nya membenarkan sepatu atau hal lain

Setelah itu mereka keluar ruangan menunggu sekolah lawan, mereka menyambut nya di depan ruang ganti

Karena sekolah lawan menempati ruang ganti di sebelah ruang ganti yang kelompok El tempati

Tak lama sekolah Unity muncul di balik pintu

"Mereka datang" ucap Nathan menepuk pelan lengan Rakha, Rakha pun menoleh sedangkan El hanya melirik saja memasang wajah datar

"Selamat pagi pak" sapa guru Unity pada guru pride

"Selamat pagi pak, selamat datang di sekolah kita" imbuh nya dengan senyum ramah nya

"Terimakasih" ucap guru Unity mengangguk ia lalu menjabat tangan guru Pride anak-anak basket hingga habis lalu masuk ke dalam ruang ganti

Begitupun juga dengan anak-anak basket sekolah Unity mengikuti guru mereka

Hingga akhirnya giliran Deon ia tersenyum smirk melihat wajah El

Ia berdiri di hadapan El sambil tersenyum sinis, semua anak-anak basket sudah masuk ke dalam begitupun dengan guru mereka

Di luar hanya tinggal Deon dan El yang saling menatap tajam satu sama lain

"Kita ketemu lagi, gak sabar gue pengen ngalahin lu" ucap Deon

"Cih" El hanya berdecih saja

"Nanti kalau lu kalah jangan nangis" ucap Deon terkekeh

"Jangan mimpi" sinis El

"Gue gak mimpi, Selamat bertemu di lapangan" ucap Deon ia lalu berbalik badan hendak measuk ke dalam ruang ganti namun ia kembali berbalik badan menghadap El

"Oh iya, btw cewek yang kemarin cantik juga, bolehlah gue deketin dia" ucap Deon memanasi El

El mengepalkan tangannya berusaha meredam amarahnya

"Jangan pernah deketin cewek gue" ucap El penuh penekanan ia menatap Deon dengan api nyalang

"Oh cewek lu ya, itu malah lebih menantang, gue suka" kompor Deon tersenyum licik

"Awas kalau lu berani seinci pun menyentuh cewe gue bakal habis lu" tunjuk El dengan api kemarahan nya

"Gue takut" ejek Deon

Ia sok takut, ia maju satu langkah menatap El

"Bagaimana kalau kita buat taruhan" ucap Deon dengan Pelan namun El masih bisa mendengar nya

"Kalau gue menang cewek lu jadi pacar gue" ucap Deon tersenyum smirk

El mengepalkan tangannya dengan erat

"Kalau gue menang" ucap El menatap tajam Deon

"Kalau lu menang gue bakal kasih lu cewek gue" ucap Deon tersenyum

"Tenang cewek gue bisa muasin lu kok" imbuh nya

El terkekeh kecil, Deon yang melihat El mengerutkan keningnya

"Lu berani kasih berapa cewek ke gua" tantang El tersenyum tipis

"Ow, ternyata lu ga cukup satu cewek ya, oke gue kasih yang lu mau" ucap Deon tersenyum bangga

"Bagaimana deal, kalau gue menang cewek lu jadi cewek gue" ucap Deon tersenyum lebar sambil menyodorkan tangan nya

El menatap tangan Deon lalu ia tersenyum sinis

"Haha, ingat baik-baik gue gak Sudi Nerima taruhan lu apalagi cewek-cewek lu" ucap El menekankan semua perkataan nya tanpa membalas uluran tangan Deon ia berbalik hendak meninggalkan Deon namun ia urungkan kala Deon kembali bersuara

"Bilang aja lu takut kan" pancing Deon tersenyum sinis

El berbalik ia menatap Deon

"Gue takut" ucap El menunjuk dirinya

"Sorry, gue gak takut tapi gue gak mau, asal lu tau kalau cewek gue bukan barang taruhan" ucap El menekankan di akhir kalimat nya lalu berbalik masuk ke rumah ganti meninggalkan Deon

Deon menatap pintu yang baru El tutup dengan mata merah nya ia sungguh kesal

Niatnya ingin membuat El kesal malah ia yang kesal, sungguh membuat nya kehilangan mood saja

"Tunggu saja akan gue buat lu kehilangan dia" ucap Deon masih menatap pintu yang tertutup rapat

"Dan gue gak sabar lihat cewek lu berada di bawah gue" ucap Deon tersenyum mesum ia Lalu berbalik masuk ke ruangan nya bergabung dengan teman-teman nya

1
Siti Fatimah
whattt... ??? gitu tok, sakitnya
choi yongah
Suka ceritanya lebih semangat lagi Thor
👍👍👍👍👍
Juwita Sembiring
Up dong
Ascnnsjeegskwmsbsjsh Bshshjsuwiehe
banyak yang typo
Agustina Gadesa
musuh baru , pelakor nongol
Melda Melda
semangat aku selalu nunggu up nya💪💪
Melda Melda
jngan lama lama dong thor up nya, semangat💪💪
Melda Melda
smangat thor up nya
Melda Melda
semangat dong thor up nya
Maslam Alfatin
lg thir
up lg dng thir belum puas ni
Maslam Alfatin
lanjut lanjut thor
Queen Nhy👻👀
knp kesan nya ini kayak novel anak sma biasa bukan cerita vampire gitu?
Queen Nhy👻👀
huh musuh baru
😍ITSHU❤JCW😍
lanjut thor semangat💪💪💪
Queen Nhy👻👀
lanjut. semoga Devina org nya baik ya gk nge ganggu hubungan El sma Caca
Queen Nhy👻👀
komen pertama
Dafi
cerita nya bagus Thor tpi Devina jangan di jadikan pelakor Thor buat jadi teman aja Thor biar beda sama novel2 sebelah biar jalan cerita nya ngk mudah di tebak
Dafi
semoga Devina bukan yang akan di jodoh kan sama mama ya El buat Devina menjadi teman mereka aja Thor biar beda sama novel2 sebeleh
Queen Nhy👻👀
semoga bukan deh gw bosen baca novel kebanyakan polakor nya
Queen Nhy👻👀
apa Devina calon pelakor ya??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!