NovelToon NovelToon
Sayap Pelindung

Sayap Pelindung

Status: tamat
Genre:Teen / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Myhani

Nikah SMA

˚✧₊⁎❝᷀ົ≀ˍ̮ ❝᷀ົ⁎⁺˳✧˚✧₊⁎❝᷀ົ≀ˍ

Taksa Liam. Ketua OSIS tampan, berkarisma. Namun dingin dan cuek, tak tersentuh.

Iva Kayra. Supel, cerewet, cenderung pemalas, dan bukan gadis populer.

Mereka harus menikah di usia muda demi memperluas wilayah kekuasaan kedua orang tuanya, di dalam dunia bisnis.

Bagaimana kisah pernikahan mereka? Dengan sifat yang bertolak belakang, akankah keduanya bahagia dengan pernikahan ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah pesan

Sepanjang perjalanan pulang tak ada satu pun kata yang keluar dari mulut keduanya. Iva yang masih malu karena kejadian tadi dan Taksa yang memang sejatinya memang lebih suka diam.

Hingga mobil yang dikemudian Taksa mulai memasuki gerbang perumahan elit tempat Iva selama ini tinggal. Gadis itu mulai tersadar dari lamunannya saat Taksa membuka pintu mobil dan menghampiri seorang wanita setengah baya, siapa lagi kalau bukan Bunda.

Entah apa yang mereka bicarakan, Iva tidak mau tahu. Ia memilih ikut keluar dari mobil dan melihat jika pemuda itu sepertinya sudah mengenal Bundanya. Terlihat dari cara mereka berdua mengobrol walau percakapan itu lebih didominasi oleh ocehan Bunda.

"Bun," Iva menyalami wanita kesayangannya itu, ia menyempatkan diri melirik Taksa yang berdiri tak jauh darinya, lelaki itu tetap menampilkan ekspresi yang sama.

"Tumben ini kalian pulang bareng?" tanya Bunda, ia menatap bergantian dua anak muda di hadapannya itu.

"Tidak sengaja bertemu, Bun." Taksa menjawab lebih dulu.

Mata Iva membulat mendengar jawaban Taksa. Hei, kenapa dia bilang tidak sengaja? Bukannya tadi pemuda itu yang menyeretnya ke dalam mobil tanpa bertanya apakah dia mau atau tidak.

"Oh, ya sudah ayo masuk dulu, Nak Liam."

Taksa menggeleng pelan, "tidak usah, Bun, Liam harus segera pergi."

"Baiklah, sampaikan salam Bunda sama papi dan mami ya, Nak." Bunda menepuk bahu pemuda itu.

Taksa mengangguk ia menyalami Bunda dan berlalu dari sana tanpa melihat sedikitpun pada Iva, yang masih melongo melihat kepergian pemuda itu.

"Bunda kenal, Taksa?" tanya Iva, ketika mobil Taksa sudah berlalu dari halaman rumah mereka.

"Dia itu anaknya Om Bayu, teman bisnisnya Ayah." Jelas Bunda seraya masuk meninggalkan Iva.

Gadis itu berpikir sebentar, kemudian ia mencebikkan bibirnya dengan kedua bahu terangkat. Merasa bodo amat, untuk apa ia memikirkan asal usul si malaikat maut. Tidak berapa lama Iva pun mengikuti Bunda masuk.

Gadis itu menghempaskan tubuhnya di tempat tidur. Hari ini benar-benar sangat melelahkan. Pandangannya menerawang jauh pada kejadian-kejadian yang menimpanya beberapa bulan ke belakang. Di mana nasibnya selalu sial ketika bertemu si es balok. Hukuman demi hukuman selalu ia jalani, tanpa ia tahu letak kesalahan yang sebenarnya.

Iva menghela napas pelan, tangannya terulur mengusap dada mencoba berdamai dengan keadaan. Mungkin nasibnya saja yang memang sedang sial belakangan ini. Tiba-tiba usapan tangannya terhenti ketika ada yang berbeda dari baju yang dia pakai.

"Oh, ya ampun." Iva bangkit dan segera membuka jaket bomber hitam yang masih membungkus tubuhnya, ia melemparkan jaket itu jauh ke lantai.

"Mimpi apa aku semalam, bisa dapat perhatian dari si es balok," gumamnya, ia bergidik ngeri sendiri.

Kemudian ia teringat sesuatu, Iva turun dari tempat tidur dan mengambil tas sekolahnya yang tergeletak di meja belajar. Kemudian ia mengeluarkan kotak berwarna biru itu dari sana. Tanpa berfikir lagi, Iva keluar dari kamar dan mencari keberadaan Bundanya.

"Bunda, ini kotak bekal, Bunda yang masukin ke dalam tas Iva bukan sih? Kok Iva nggak tahu kalau Bunda masukin ini tadi pagi." Cerocos Iva, setelah melihat Bunda sedang menyiram tanaman di halaman belakang.

Bunda meletakan selang dan berbalik menatap anaknya heran, "Bunda nggak bawain kamu bekal, Dek. Memang kamu dapat kotak itu dari mana?" tanya balik Bunda.

"Loh kalau bukan Bunda yang masukin terus siapa dong?" Iva menggaruk lehernya bingung.

"Sela, mungkin," ucap Bunda.

"Bukan, Bunda. Sela juga nggak tahu." Iva berdecak tidak puas karena hasil pencariannya tidak membuahkan hasil. Ia kembali masuk ke dalam rumah dan menyimpan kotak itu di atas meja makan.

"Siapa ya kira-kira yang masukin kotak ini ke dalam tas aku? Pakai ada notenya juga lagi? Atau jangan-jangan?" Iva menggeleng cepat menepis tuduhannya yang sangat mustahil.

"Nggak mungkin orang itu, dia kan tidak punya hati."

Gadis itu duduk di salah satu kursi, menopang dagu dengan kedua tangannya. Memandang tajam kotak bekal misterius itu. Namun, tidak berapa lama perhatiannya harus teralihkan, pada getaran ponsel yang tak jauh darinya.

Iva segera meraih ponselnya, dia melihat notifikasi pesan yang dikirim seseorang. Matanya membulat sempurna, ia terlonjak kaget. Iva bahkan melempar gawainya itu kembali ke atas meja.

"[Mandi dan ganti baju! Jangan mikirin siapa pengirim kotak bekal itu!]"

"Es balok."

1
Siti Nina
oke
Qaisaa Nazarudin
Lho ko udah tamat aja thor,,Huaaaaa...Tapi aku suka karya mu thor,alurnya gak berat2 amat,tq ya thor,Semoga sehat selalu dan Sukses selalu,Teruskan berkarya ya..⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🥰🥰🥰🥰🥰
Qaisaa Nazarudin
Pasti kejutan ultah nya Taksa ya pasti..😄
Qaisaa Nazarudin
Waah 23 tahun aja umur mereka, Berarti udah 6 tahun kemuadian ya..Kepo aku nya thor..😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Lho kok udah punya anak aja,Gak ada rinciannya atau kejelasan gitu atau di beritahu sama outhor, 2 atau 3 tahun kemudian gitu..baca2 langsung udah ada baby aja mereka..😂kan jadi bingung aku,aku pikir mereka adopsi anak..
Qaisaa Nazarudin
Ckk Bilang aja loe nangis karna kecewa,karna tdk bisa merebut harta laki loe lg,niat yg buruk maka Allah akan mematahkan niat loe..
Qaisaa Nazarudin
Cih Niatnya aja udah gak bener,Emang Pantes anak nya mati,..Taksa juga ngapain sih sanggup berkorban segitunya,Pengorbanan mung akan di pandang sama duo benalu itu,Ckk keselnaku sama Taksa..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kok anak SMP bisa masuk ke sini??
Qaisaa Nazarudin
Udah namanya abe geh..iya ini nih,sifatnya masih kekanak kanakan..Masalah itu di selesaikan dgn vara baik2, Bukan nya dgn diem2 begitu..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kan ku bilang juga apa Taksa,mending kamu cerita dari awal,biar Iva gak salah paham,Dari Iva mendengarnya dr mulut org lain,gini kan jd nya..
Qaisaa Nazarudin
Waah siapa tuh?? Ternyata Taksa diam2 punya rival??🤔🤔😄
Qaisaa Nazarudin
Kalo cewek lain mah suka banget di kenalin sebagai pacar,Kalo mau di kenalin sebagai calon isteri..😄😄😜
Qaisaa Nazarudin
Nah kan Iva,Taksa salah paham lagi jadinya..
Qaisaa Nazarudin
Awal pertemuan Taksa dan Iva ya..👏👏👍👍
Qaisaa Nazarudin
Dasar isteri yg g peka,,Lagian ngapain sih masih aja blom move on,Miko udah lama g ada, Sekarang ini Liam itu masa depan kamu,Jgn sampai kamu kehilangan kedua-dua nya..
Qaisaa Nazarudin
Bukan kah sebaiknya Taksa mencerita kan semuanya dgn jujur,Udah saat ya Iva tau apa yg tlah berlaku,Kecuali Taksa ada niat utk mengakhiri hubungan mereka..
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL.. Rasain tuh tukang selingkuh..😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Lha ku pikir udah cerai sama selingkuhannya,Terus malam itu dtg gabung makan sok baik itu apa?? Ckk pantesan Taksa masih marah,Mama nya aja yg mau2 nya mengalah..😡😡
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Ckk ganggu aja..🤦
Qaisaa Nazarudin
Yang sampai masuk ke telinga nya Taksa itu vuman perkataan DIBELAI doang..Modus banget nih Misua..🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!