NovelToon NovelToon
Janji Suci

Janji Suci

Status: tamat
Genre:Contest / CEO / Cinta Terlarang / Duda / Tamat
Popularitas:140.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Santi Larasati

Nada dan Alva di haruskan menjadi teman satu kamar di asrama karena ada sebuah kejadian yang tak diduga duga.

Selama menjadi teman satu kamar Alva selalu merasakan hal yang aneh pada dirinya yang menurutnya tak normal. Suatu hari Alva pergi ke dokter untuk memeriksaan kondisinya yang aneh selama ini.

"Apa keluhanmu?" Tanya sang dokter.

"Begini dok, akhir akhir ini jantungku selalu berdetak tak sewajarnya! Terkadang jantungku sakit, terkadang jantungku berdetak dengan kencangnya! Seperti itu yang kurasakan!" Jelas Alfa.

Sang dokter mengerutkan keningnya.

"Apa ini bereaksi setiap saat atau hanya saat saat tertentu? Atau mungkin bereaksi terhadap sesuatu?"

"Jantungku akan bereaksi seperti ini hanya pada seseorang saja dok!"

"Sepertinya anda punya masalah serius dengan jantung anda."

"Yang benar dok?"

Puk..

"Sakit kak!"

"Kau itu hanya pintar dalam akademi, tapi bodoh masalah cinta. Kau itu sedang jatuh cinta bodoh!!!"

Penasaran? langsung cek ceritanya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Larasati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 4

Hari yang cerah Nada beraktifitas seperti biasa, tubuhnya sudah kembali bugar seperti sedia kala. Hari ini ia ada kelas olahraga, dimana dia paling membenci pelajaran itu.

Ia memiliki fisik yang lemah tidak seperti teman temannya yang lebih menyukai pelajaran olahraga ketimbang pelajaran yang lain.

Seperti saat ini Nada hanya duduk di pinggir lapangan, melihat teman temannya yang sedang bermain bola. Guru olahraganya tidak akan memarahinya jika ia tidak ikut olahraga karena pernah Nada ikut olahraga dan sudah pasti ia akan pingsan. Jadi ia diizinkan tidak ikut olahraga deh.

"Na! Minta minumnya dong aku haus!" Kata Vio sambil mengelap keringatnya.

"Aku juga dong!" Di susul dengan Willie.

Nada memberikan air minumnya untuk kedua sahabatnya itu.

"Udah minumnya! Sana lanjutin lagi!" Usir Nada sambil merebut botol minumnya.

Willie dan Vio lanjut lagi ke lapangan sedangkan Nada kembali duduk di pinggir lapangan di bawah pohon. Saat Nada melihat ke lapangan basket ternyata ada The Prince's dan lainnya sedang bermain basket. Melihat air minumnya tinggal sedikit, Nada memilih pergi untuk mengisi air minumnya lagi.

Nada berjalan sambil fokus liatin ponselnya tanpa memperhatikan sekitarnya.

"Woi! Awas!" Nada mendongakkan kepalanya dan...

Buk...

Nada terjengkal ke belakang akibat pukulan bola basket yang mengenai tepat di kepalanya. Nada memegang kepalanya dan merasakan kepalanya begitu pening.

"Na!"

"Nada!"

Nada bisa melihat teman temanya menghampiri dirinya sebelum gelap menghampiri dirinya.

...****************...

Nada membuka matanya dan mendapati dirinya sudah berada di kamarnya. Melihat jam di dinding ternyata sudah jam 7 malam.

"Berapa lama aku pingsan?" Gumamnya.

"Hampir seharian." Sahut seseorang yang berada di bawah.

Nada berjalan menuju pagar pembatas dan mendapati Alfa yang sedang duduk anteng nonton tv.

Setelah itu Nada memilih pergi mandi walau kepalanya masih agak pening. Di kamar mandi Nada melihat jidatnya membiru akibat pukulan bola.

"Pantas saja sakit, sampai biru begini." Gumam Nada.

Nada lebih memilih mandi saja tanpa tahu jika pintu kamar mandi terbuka sendiri. Nada membasuh dirinya di bawah guyuran air shower yang hangat.

Sedangkan Alfa tidak tahu jika Nada sedang mandi, tiba tiba ia kebelet kencing. Saat melihat pintu kamar mandi terbuka sedikit berarti itu tandanya tidak ada orang di dalam.

Alfa menarik gagang pintu tapi yang didapatinya ialah Nada yang sedang mandi.

Alfa menutup kembali pintunya dan kembali ke sofa. Alfa menenguk ludahnya kasar setelah melihat tubuh mulus Nada saat mandi.

"Kenapa tidak menutup pintunya? Untung dia tidak melihatku!" Gerutu Alfa.

Baru saja di bilangin Nada sudah selesai mandi lengkap dengan piyama tidurnya.

'Tunggu dulu! Kenapa jidatnya membiru? Padahal tadi siang tidak ada?' Batin Alfa.

Merasa di pandangi Nada bertanya dengan takut takut.

"Kekekenapa kau melihatku seseperti iitu?" Tanya Nada yang mulai gemeteran.

"Tidak ada." Jawab Alfa singkat.

Alfa sebenarnya juga sedang menahan gugubnya saat ini, kemudian ia pergi ke kamar mandi untung menuntaskan kebeletnya yang tertunda tadi.

Saat Alfa menutup pintu kamar mandi barulah Alfa tahu kenapa tadi pintunya tidak tertutup rapat.

"Kenapa bisa rusak begini?" Gumam Alfa sambil mengotak Atik pintu.

...*...

...*...

...*...

Nada pergi ke sekolah saat Alfa masih di kamar mandi, ia tidak mau berurusan lama dengan Alfa karena takut. Di sekolah Alfa sudah di hadang oleh 3 orang kakak kelas yang Nada hindari selama ini.

"Eh... Kita ada mangsa baru pagi ini." Kata salah satu dari mereka.

Nada mulai merasa tidak enak, ia buru buru berjalan menghindari mereka tapi sialnya ia tetap di hadang oleh mereka. Nada yang mulai panik bingung mau bagaimana.

"Permisi kak, Aku mau ke kelas." Kata Nada pelan.

"Nantilah, kenapa terburu buru? Kita bermain dulu saja ya!" Kata yang satunya lagi.

Panik Nada yang ketakutan ingin cepat cepat lari dari sana. Belum sempat berlari kedua tangan Nada di tahan oleh mereka. Nada diseret menuju tempat yang Nada tahu adalah gudang sekolah.

"Kak, tolong lepaskan aku!" Mohon Nada yang ketakutan.

"Tidak, kita bermain dulu sebentar ya!" Katanya.

"Ngomong ngomong kau cantik juga!" Goda salah satu dari mereka sambil mencolek dagu Nada.

"Jangan ganggu aku!" Kata Nada yang berusaha melepaskan diri.

mereka membawa Nada ke gudang lama sekolah, di sana adalah tempat yang jarang di kunjungi seseorang.

"Kita apakan dia ya?" Tanya salah satu dari mereka.

"Kita lucuti saja dia!" Nada membelalakkan matanya.

"Tidak! Aku mohon jangan!" Mohon Nada sambil terus memberontak.

"Pegang dia erat erat!" Katanya lalu mengeluarkan sesuatu di dalam tas.

Nada sudah tak bisa berbuat apa apa lagi karena pergerakannya di tahan oleh mereka. Baju seragam Nada di Gunting hingga terlepas dari tubuh polosnya. Dan hanya bersisa celana dalamnya saja.

Setelah puas mengerjai Nada mereka pergi begitu saja meninggalkan Nada yang menangis tanpa pakaian.

"Bagaimana ini? Hiks hiks..." Gumam Nada sambil memeluk tubuhnya sendiri.

Ia tak tahu mau bagaimana, jika dia keluar ia malu. Ponselnya juga tertinggal jadi ia tak bisa meminta tolong pada sahabatnya. Minta tolong pada orang lain percuma karena tak ada seorang pun yang lewat sana.

jadi yang bisa dilakukan nada sekarang ini hanya diam menunggu malam. Di tengah tengah tangisnya dia dikejutkan dengan seseorang datang menghampirinya. Nada menutup matanya dengan postur ketakutannya.

Tubuh Nada seketika jadi hangat karena ada sesuatu yang menutupi tubuhnya. Kemudian Nada merasa ringan karena tubuhnya terangkat dalam gendongan seseorang. Karena gelapnya gudang nada tidak tahu siapa orang itu.

...****************...

Willie dan Vio sedari tadi menunggu kedatangan Nada di kelas. Mereka ha

Eran karena jam segini belum juga datang padahal sudah mau bel masuk.

Mereka berdua langsung berpikir negatif soal yang terjadi pada nada kaarena belum juga masuk kelas. Mereka menunggu hingga Jam istirahat tiba tapi Nada belum juga datang.

Saat mereka berdua berjalan menuju kantin mereka tak sengaja berpapasan dengan The Prince's dan mendengar jika mereka kembali mengerjai murid bs di gudang sekolah.

Tanpa menunggu lama Willie dan Vio menuju gudang di mana mereka membully siswa bs.

"Wil, inikan sepatunya Nada!" Kata Vio menunjukan sebuah sepatu yang mereka beli couple an.

"Benar, hanya kita bertiga yang punya sepatu seperti ini di sekolah, Nada!" Willie langsung panik ketika hanya menemuka sepatunya saja.

Kemudian mereka menemukan robekan robekan pakaian sekolah di lantai. Willie dan Vio saling berpandangan ketika menemukan sepatu, pakaian, dan tasnya Nada.

"Nada?!" Kata Willie dan Vio berbarengan.

...#...

...#...

...#...

...Sorry author lama up-nya....

...Karena author berusaha membagi waktu sekarang ini....

...Jangan lupa bantu suport author dengan cara like, rate, dan koment!...

...Annyeong!!...

1
wani
nada ini beneran cowok ya, bukan cewek yg lagi nyamar jadi cowok?
Xiao Laras愛: ya begitulah.
total 1 replies
Della Novilia
apa si nada itu cewek yg nyamar jadi cowok ya
Della Novilia
emangnya ada ya di asrama di satu kamar cewek sama cowok tidur bersama🤔setau aku gak ada deh
Xiao Laras愛
🙏
Nur Safitri
thor kabar baik keh🥺🥺🥺👉👈
Xiao Laras愛: sa sudah up ya cantik
total 1 replies
Nur Safitri
lama amat thor kagak2 up2
Septian Tian
gw geplak lu ya wir ma n nyosor jja nikahin dlu lah 😠😠
Septian Tian
ET gw bimbang dah jadi nya klo bener ada kembaran Alva gimna ya gw pengen nada Ama Alva tapi gw juga pengen nada Ama Wirya apa salah klo gw menginginkan mereka tresome 😭😭😭
Septian Tian: hehehe😁😁
total 2 replies
Septian Tian
klo misalkan ada renkarnasi Alva gpp deh si Wirya buat Adek nya nada yg penting jngan di ilangin jaehyun encete nya gw suka bet soalnya hehehe btw serah author lah yg bikin cerita ✌️✌️
Bintangfajar21
thor, aku baru nyadar kalau Nana cowok😅
Bintangfajar21
ijin promosi ya kak, mampir yuk ke novel aku yang berjudul l'M Not Rena Anymore
Xiao Laras愛: terima kasih sudah mampir
total 1 replies
Septian Tian
jangan bilang ada kembaran Alva Thor gw stek Ama Wirya A.K.A jaehyun nct 😭😭😭
Ambar Wati
👍
사랑해
lanjut kak author semangat
Tasya
semangat up Thor
Tasya
kesalahan terbesar Will kenapa gak jujur kalau suka, kalau gini kan loe sendiri yang sakit
Tasya
kasihan Willi mencintai dalam diam
Leenjau
kasian sekalai nada Al ayo balik lihat ayah mu sprti itu ambil anak2 mu lg lihat istrimu kasien mereka
Leenjau
astagaa gw sesegukkan GK kuat kasian anak2nya Al Nada juga kasian
Leenjau
knp Al prgi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!