NovelToon NovelToon
MY LOVELY BRONDONG

MY LOVELY BRONDONG

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Nikahmuda
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

Calon suaminya tak datang saat hari H pernikahan, Pevita menangis dan malu sekali. Ditambah amarah sang papa sangat terlihat jelas, keluarga dokter dipermalukan sampai begini tentu tak terima.

Keajaiban justru datang dari Kalandra, keponakan ibu tiri Pevita, dengan berani maju, berniat menggantikan sang pengantin pria. Jelas saja Pevita tak mau, tapi melihat kesungguhan Kalandra, papa Pevita pun menerima.

"Kamu tuh bocil, kenapa sok-sok an mau menikahiku segala sih?" protes Pevita setelah rangkaian pernikahan selesai malam itu.

"Namanya juga jodoh, tidak akan salah alamat kan," Pevita hanya memutar bola mata malas mendengar ungkapan hati sang suami yang terpaut usia 2 tahun lebih muda darinya.

Dunia Pevita siap gonjang-ganjing karena pemuda brondong ini. Alamak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LIKA LIKU KALA

Pevita mengendus kesal, Kala benar-benar mendiamkannya dan tega membiarkan dirinya membawa motor sendiri menuju cafe tempat diskusi mereka. Saat pamit dengan orang rumah, Kala pintar sekali akting seolah mereka akan kencan, nyatanya berangkat sendiri-sendiri.

"Lo kenapa jadi diam begini sih, kemarin malam lo mesum dan nyerocos mulu!" protes Pevita setelah pesan makanan.

"Ya buat apa banyak omong, orang Mbak juga kayaknya malas ngomong sama aku!" Kala sebenarnya masih ingin memperbaiki komunikasi dengan Pevita. Tapi sepertinya Pevita terus membangun tembok batasan dengannya. Kalau pun butuh waktu lama untuk menerima dirinya sebagai suami, Kala sih gak masalah, asalkan Pevita juga bisa mengubah kebiasaan, seperti hal kecil saja, mengganti lo gue, dan juga memanggil Mas pada Kala.

"Ngambek lo?" tanya Pevita masih belum ngeh dengan definisi ngomong baik-baik sesuai permintaan Kala. Pemuda itu hanya melengos, dan menghela nafas pelan, stok sabar harus terus ditambah.

"Mbak mau ngomong apa? To the point aja deh," pinta Kala daripada berdebat tak penting.

"Gue mau ngomong soal kita. Oke aku akan terima pernikahan ini, tapi gue belum bisa melakukan kewajibanku sebagai istri, seperti melayani kebutuhan biologis, karena memang gue belum bisa membuka hati. Bukan karena gue masih cinta sama Refan, enggak. Gue udah kecewa dan gak mau kepikiran dia lagi, tapi karena dia, respect gue terhadap laki-laki hilang, termasuk sama lo. Tapi gue janji buat selalu jaga diri gue, dan gue ingat status gue sebagai istri," ucap Pevita jujur. Kala hanya mengangguk saja.

Keduanya kalau langsung menjalani rumah tangga secara nyata juga sangat berat, lebih baik adaptasi dulu sembari mengenal satu sama lain. "Oke!" jawab Kala terkesan cuek.

"Kita bisa fokus pada kuliah masing-masing saja. Gimana?" tawar Pevita lagi.

"Oke!" jawab Kala enteng, menyetujui apapun yang diinginkan Pevita.

"Lo mau mengajukan apa? Tawar Pevita, dia masih punya hati untuk bersikap demokratis pada Kala.

"Sopan satu sama lain saja," sejak awal Kala memang hanya menghendaki ini, tak perlu muluk-muluk.

"Ck, bukannya lebih baik gak terlalu formal ya, biar kita bisa dekat seperti teman."

"Teman hidup tentu punya aturan juga, kalau kamu gak mau biar aku saja yang bersikap sopan sama Mbak Pev!" Kala terkesan tak mau berdebat, penolakan Pevita khususnya nafkah batin, cukup menyinggung harga dirinya sebagai seorang suami.

"Kala please dong, lo mau bersikap layaknya suami. Yang benar aja dong, emang lo sanggup kasih nafkah lahir ke gue. Udah deh gak usah ribet, nikah bukan karena cinta, emang sulit jadi pikirkan sebatas status saja, gak usah dijalani terlalu berlebihan."

Kala tersenyum meremehkan, semakin capek ternyata mendengar ucapan Pevita yang menohok perasaannya. Dia sadar kalau masih usia remaja, dan memikul tanggung jawab sebagai suami, tapi dalam otak Kala juga tidak mau hanya menuntut nafkah batin tapi tidak mengupayakan nafkah lahir, justru setelah ijab qabul, Kala sudah punya rencana untuk kerja.

Ah masih rencana di otak, eh sudah diremehkan oleh sang istri. Kala merasa, Pevita sangat berbeda dengan Pevita yang ia kenal beberapa minggu lalu. Kecewa akan sikap sang istri memang ada, tapi Kala tak mau semakin merusak suasana hati Pevita. Dia belum bisa menerima, dan Kala akan membuktikan bahwa keputusan menikah muda dengan Pevita bukan hal yang salah.

Ternyata diskusi di cafe tidak menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan untuk pernikahan mereka. Kala tak memaksa, sepertinya dia akan mengikuti permintaan Pevita saja. Tak perlu meribetkan soal pernikahan.

Orang tua Kala akan kembali ke kota asal esok pagi, sepulang dari cafe mama dan papa meminta Kala ke kamar tamu. "Sudah malam pertama?" tanya mama dengan tatapan menyelidik pada si sulung.

"Belum mama," jawab Kala santai, tak menunjukkan wajah kecewa atas sikap Pevita. Kala juga sadar bahwa sang mama juga membutuhkan waktu untuk menerima Pevita sebagai menantunya.

"Baguslah, kalian lebih baik fokus sama kuliah saja, meski status kalian menikah."

"Kalau memang gak tahan sekamar sama istri. Gak papa sih, Kala, main saja, asal pakai pengaman. Prioritas kamu dan Pevita memang lebih baik pada kuliah, bukan bikin anak dulu," tambah papa memberi saran. Telinga Kala memerah, tak menyangka orang tuanya membahas hal intim begini.

"Soal uang saku, papa dan mertua kamu sudah sepakat untuk kasih jatah masing-masing. Kamu masih dibebas tugaskan memberi nafkah pada Pevita, karena baik papa maupun mertua kamu akan menanggung kehidupan dan pendidikan kalian," ucap papa. Kala hanya mengangguk saja, dia tidak akan bilang soal rencana mencari kerja pada kedua orang tuanya karena pasti akan ditentang.

"Mama masih belum rela kamu mengemban tugas seberat ini di saat usiamu masih tergolong remaja, Kala! Tapi kamu sengotot ini, mama gak tahu apa yang kamu pikirkan sampai mengambil keputusan besar ini, hanya karena kamu jatuh cinta pada Pevita."

"Ma, udahlah. Kala sangat paham akan keputusan ini. Meski belum terlihat baik di semua pihak, Kala tak pernah menyesal."

Papa mengangguk, menepuk pundak si sulung. "Tanggung jawab atas semua keputusan yang sudah kamu ambil, jangan dipendam sendiri bila ada masalah, dan satu lagi sebagai anak laki-laki papa jangan pernah KDRT dan berselingkuh."

Kala mengangguk, ia juga tak punya pikiran untuk menyakiti Pevita meskipun respon sang istri sangat menohok harga dirinya. Papa dan mama memeluk Kala saat keduanya akan bertolak ke bandara, tak perlu diantar dan mama menangis sesenggukan.

"Sudah, Ma. Kala sudah dewasa, doakan saja yang terbaik untuk pernikahan Kala dan Mbak Pev!" bisik Kala sembari memeluk sang mama. Pevita hanya berdiri, diam saja melihat kedekatan mertua dan sang suami. Ia pun salim pada kedua mertuanya, tanda hormat meski tanpa pelukan. Pevita sadar, mertuanya juga belum bisa menerima Pevita sebagai menantu sepenuhnya.

"Kala, papa harap kamu jangan sungkan di rumah ini, ada Tante Lily juga. Jangan terlalu terbebani dengan status kamu, kalau ada apa-apa langsung bilang papa," ucap papa mertua Kala.

"Iya, Pa!"

"Rencananya, papa mau menawarkan rumah di area X untuk tempat tinggal kalian, agar dekat dengan kampus kalian. Gimana?"

"Aku gak mau. Toh papa lebih banyak di rumah sakit, dan Tante Lily juga kebanyakan di klinik, rumah ini kosong, Kala gak bakal risih tinggal dengan mertua. Ya kan?" Pevita langsung mengambil keputusan tanpa mendengar pilihan Kala. Kalau sudah begini, Kala kembali mengangguk saja, daripada ada perdebatan dengan Pevita.

Untuk sementara, Kala akan menuruti keinginan Pevita saja dulu, selagi tidak mempermainkan pernikahan dengan selingkuh atau menjadikan pernikahan kontrak, Kala tak akan protes. Dia hanya menunggu waktu untuk mendapat pekerjaan, punya penghasilan sehingga dia tidak terlihat seperti suami yang menumpang pada istri.

1
Vivi Zenidar
jangan sampai ribut
Lel: ribut dong
total 1 replies
Vivi Zenidar
cerita nya menarik
Lel: terimakasih
total 1 replies
FiKiBiMi
makasih loh kak. 😍
Humaira izzatunisa
luar biasa
Lel: terimakasih
total 1 replies
Septyana Kartika
Buat mama Kala, ntar sore ikut yuk
nobar , pengajian nya mamah Dedeh
Lel: biar adem
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
protective seorang ibu yg msh melihat anak laki2 nya adalah bayi yg kmrn masih dia susui dan mandikan😍😍 ggp mah kala hebat kok strong d luar ruangan maupun dalam🤣🤣🤣
Lel: hwkwkkwkw mak nya belum rela🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ish. jebul lg ena2.. nah gini normale after married istri ttp no 1 tggl jg lbh mlh sm istri bukan ibu lagi tp bukan berarti ibu d lupakan cm sdh bkn prioritas lagi dan skrg berjarak🤭
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒: iya, intine hub pasutri nya sehat bs menjalani peran satu sama lain. g d drama mertua yg g rela anak nya hdp sm wanita pujaane..tp dsni mm nya kala apa mmng g suka dg pevita? apa krn anak org kaya yg g biasa hdp susah tkt bebani anak laki2 nya
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
alhamdulillah dapet hidayah dr acil🤭 anak org kaya tp bisa menghargai hsl krja org lain dan mnydari kkrgan dr sndiri .. y gt deh kl kt g krasa susahw cr duit buang2 enak bgt g mkr beda sm yg susah payah psti akan lbh bijak bkn brti pelit y😌
Lel: harus...dunia berputar
total 1 replies
Vivi Zenidar
wkwkwkwk
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ini mrp prinsipe sabda arimbi apa mantu nya lupa aq🤭
Lel: aku sendiri lupaaaa🤣🤣🤣
total 1 replies
apiii
akhh akhirnya authornya up lagiii udh kangen loh sama berondongnya akuuu🤭❤️
Lel: hwkwkww suka sama brondonggg🤣🤣🤣
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
oh s pevita mmg balungan sugeh yg g pernah tau susahnya cr uang y, tp bkn anak yg g tau diri juga si mkne lempeng pergaulane
Lel: orang tuanya berpendidikan insyaAllah anaknya tahu batasan
total 1 replies
mamah fitri
nyesel aku telat baca ini...bagus banget.. ga pernah gagal emang karya author nih 😅😍😍
Lel: terimakasih...
total 1 replies
apiii
untung gajadi coba kali jadi gabisa dpt berondong nakal dan hot🤭
Lel: uhuyyy
total 1 replies
apiii
bikin baper aja tuh berondong🤣
apiii
tuh kan si kala emng masih bocahhh
apiii
lebih getol lagi cil godainnya
apiii
saya suka nih yg berondong" 🤣
Lel: awh awh🤭🤭🤭
total 1 replies
Ny Park Jimintul
adi 23th?kan Adi bokapnya si pevita thor🤭 refan kaliiii🤣
Lel: iyaaaaaa typoii mkshhhh👻👻👻
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
kasian bgt km refan..hancur lebur ini krn dasar pribadine jelek rusak karna cem2ane
Lel: sudah kadung basah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!