NovelToon NovelToon
Semuanya Menyalahkan Ku

Semuanya Menyalahkan Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: DANA SUPRIYA

Restu merasa hidup dalam keputus asaan ketika Istri dan anaknya suka menyalahkan dirinya hingga dirinya emosi membentak istri dan anaknya tersebut namun kini dirinya jadi orang yang di anggap paling bersalah hingga dia merasa hidup dalam ke hampaan tanpa harus bisa berbuat apa pun selain hanya diam karena apa pun yang dilakukannya akan jadi tambah Salah hingga akhirnya dia ingin mengakhiri hidupnya di suatu jurang yang dalam namun tiba-tiba takdir berkata lain, dia mengurungkan niatnya dengan mencari cara untuk memberi pelajaran kepada istei dan anaknya dengan bantuan sistim yang tiba-tiba datang memberikan pilihan bantuan hingga akhirnya dia mengatur cara agar semuanya menyadari kesalahannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANA SUPRIYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4 Tapi Tetap Salah

Restu menghela napas panjang, menahan emosi yang mulai memuncak. Matanya menatap tajam ke arah Mimi yang kini tersenyum miring penuh kemenangan, lalu beralih menatap Pak Andri yang terlihat gelisah.

"Pak Andri,"

Suara Restu terdengar tenang namun tegas.

 "Bapak tahu sendiri saya bekerja di sini sudah bertahun-tahun. Saya tidak pernah meminta masalah, saya hanya ingin bekerja dengan jujur. Tapi kalau kasus ini diselesaikan dengan cara meminta saya membayar uang padahal saya tidak bersalah, itu namanya pemerasan."

"Dasar tidak tahu diri!"

Sergap Mimi dengan penuh kesal karena dia merasa akan ada bantuan dari abangnya

 "Abang ku Manager, Paman ku bahkan Pemilik Saham perusahaan ini! Kau pikir kau bisa melawan kami? Kau cuma orang kecil Restu!"

"Orang kecil atau besar, semua sama di mata hukum, Mi. Dan saya ulangi sekali lagi, lihat baju saya!"

Restu menunjuk dadanya sendiri. Baju kemeja putihnya kini penuh noda kecokelatan yang mengering dan terasa perih di kulit karena panas tadi.

"Baju saya yang kotor kena tumpahan teh, bukan baju kamu! Kamu malah bersih dan kering!"

Pak Andri mengusap wajahnya kasar. Ia tahu Restu benar dan jujur, namun ia juga takut kehilangan jabatan karena menentang keluarga pemilik perusahaan.

"Sudah, jangan ribut di sini!"

Tegur Pak Andri berusaha menjadi penengah.

"Restu, bagaimana kalau kamu minta maaf saja formalitasnya, dan... ya sudah, anggap saja ini nasib sial kamu. Kamu bayar 2 juta saja sebagai tanda perdamaian, bagaimana?"

"Saya tidak mau minta maaf kalau saya tidak salah, Pak. Dan saya tidak punya uang sebanyak itu untuk membayar hal yang bukan kesalahan saya,"

Tolak Restu mantap dengan.wajah yakin kalau dia tidak bersalah sedangkan Mimi semakin marah melihat Restu tidak gentar.

 "Baiklah kalau begitu! Kalau kau tidak mau bayar dan tidak mau minta maaf, tunggu saja konsekuensinya! Abang ku akan datang sekarang juga!"

Belum sempat Mimi menyelesaikan kalimatnya, lift di ujung lorong terbuka. Seorang pria tampan berjas rapi dengan wajah tegas berjalan mendekat. Itu adalah Mas Ardi, Manager Operasional dan kakak kandung Mimi.

"Ada apa ini? Kenapa terjadi keributan?" Tanya Mas Ardi dengan suara berat yang membuat suasana langsung hening. Semua karyawan yang tadinya mengintip dari balik pintu kubikel langsung buru-buru menunduk dan kembali bekerja.

"Bang! Akhirnya Abang datang!"

Mimi langsung berlari mendekati kakaknya dan berpura-pura menangis, menunjuk ke arah Restu dan.tidak ada hormatnya lagi sama Restu.sebagai seniornya dan kini dia panggil Restu tanpa kata bapak lagi

"Dia Restu, Bang! Dia sengaja menabrak aku! Teh panas tumpah kena badan aku, aku hampir melepuh! Aku minta ganti rugi karena bajuku mahal, eh dia malah menghina aku dan tidak mau tanggung jawab! Dia juga ancam mau lapor Dinas Tenaga Kerja!"

Mas Ardi menatap Restu dengan tatapan menyelidik. Ia mengenal karyawan bernama Restu ini. Pekerja keras, jarang absen, dan sering diminta bantuan oleh direksi untuk mengurus presentasi penting.

"Benarkah apa yang dikatakan adik saya, Pak Restu?"

Tanya Mas Ardi datar kepada Restu dengan masih menghormatinya

Restu mengangkat wajahnya, tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun. "Benar saya menabraknya, Pak, karena dia tiba-tiba muncul dari arah yang tidak biasa. Tapi mohon dilihat sendiri faktanya. Teh itu tumpah ke badan saya, bukan ke dia. Baju saya yang kotor dan kepanasan. Dia meminta ganti rugi 10 juta untuk baju yang bahkan tidak basah sedikitpun."

Restu lalu menunjukkan foto yang tadi diambilnya kepada Mas Ardi.

"Dan ini buktinya, Pak. Saya juga bisa minta lihat rekaman CCTV untuk membuktikan siapa yang salah jalan dan siapa yang memprovokasi."

Mas Ardi mengambil ponsel Restu, melihat fotonya dengan saksama. Wajahnya berubah masam. Ia menoleh ke arah adiknya yang kini mulai terlihat gugup karena ekspresi kakaknya bukan seperti sedang membelanya, melainkan sedang memeriksa kebenaran.

"Mimi,"

Suara Mas Ardi rendah namun mengintimidasi.

 "Benar kata dia? Baju kamu tidak kena apa-apa?"

"T-tapi Bang... rasanya panas kan tetap terasa panas... dan dia sudah kasar sama aku..."

 Mimi mulai terbata-bata dengan tambahan tangis yang membuat dia merasa harus di belah sedangkan

 Mas Ardi mengembalikan ponsel ke tangan Restu. Lalu ia menatap adiknya dengan kecewa.

"Kamu ini kenapa sih? Sudah berapa kali Abang bilang, jangan cari masalah di kantor! Kamu kan cuma magang, jangan bikin nama keluarga jelek!"

"Tapi Bang..."

"Saya minta urusan ini jangan di perpanjang"

Potong Mas Ardi keras. Ia lalu menoleh ke Pak Andri sebagai pimpinan di kantor ini

"Saya tahu adik saya salah dan pak Restu harus memberi muka ke saya dengan tidak melanjutkan perkara ini namun karena pak Restu juga tetap salah karena sudah menabrak adik walaupun tidak sengaja tapi menyebabkan masalah ini terjadi maka honor bapak akan saya potong 1juta karena sudah tidak hati-hati sebagai ganti rugi dari adik saya ini"

"Tapi pak.........."

.

1
@Yayang Risa Couple Happy
Kasihan Restu butuh uang ngga ada yang meminjami ke Restu
Risa Virgo Always Beau
Restu kasihan kamu saudara kamu tega ngga meminjamkan uang ke kamu
Ya Ris Tak Terpisahkan
Restu semua orang ngga mau meminjamkan uang ke kamu
@ Yayang Risa Selamanya
Restu pasti saudara kamu mendekati kamu saat mereka butuh doang
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Maya mau menuruti perintah kamu juga Restu
Yayang Lop3♡ Risa
Ternyata saudara Restu ngga mau meminjamkan uang ke Restu
Yayang Lop3♡ Risa
Restu walau badannya sakit berusaha melawan orang yang menindas dia
You And Me Cinta Abadi
Maya ngga usah banyak bicara ke ayahmu
Risa Istri Yayang
Restu sampai menahan tangisnya saat bicara dengan Maya
Aku kamu tak terpisahkan
Maya menyuruh Restu menyiapkan uang untuk bayar
Aku dan kamu selamanya😍💏💑👪
Restu Maya ngga mau menuruti perintah kamu
Risa Yayang Cinta Sejati
Astaga Maya kenapa membantah perintah Restu
@Yayang ♡ Risa
Restu tetap anggap Maya anak walau dia ngga sopan sama Restu
@Me and You Married
Restu kasihan banget walau kamu benar tetap kamu di tindas
@Yayang Risa Couple Happy
Restu walau benar tetap saja ngga di anggap
Ya Ris Tak Terpisahkan
Restu kasihan kamu tetap di hina
@ Yayang Risa Selamanya
Restu walau kamu debat kamu tetap dan salahkan
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Restu sudah benar tetap saja di salahkan
Suamiku Paling Sempurna
Sebenarnya yang salah yang menabrak sepeda motor Restu
Suamiku Paling Sempurna
Restu butuh dua jam sampai ke kontrakan lama banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!