NovelToon NovelToon
Menembus Senja

Menembus Senja

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Spiritual / Iblis / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:193.8k
Nilai: 5
Nama Author: ARSY AL FAZZA

Pada masa modern jaya pura, Krani, seorang pendidik yang bekerja di sekolah negeri favorit terlibat dalam sebuah drama politik, forum pencitraan dan manusia seribu topeng yang menyebabkan ia harus berurusan masalah tiada henti. Sebuah peristiwa membuatnya tidak sadarkan diri, kemudian dia menemukan dirinya berada di era jaya pura zaman lalu dan terperangkap dalam tubuh seorang perempuan bernama Renggana yang ternyata akan menikah dengan Raja Paku bumi.
Sejak saat itu Krani dalam tubuh Renggana harus menyesuaikan diri dengan jaman Jaya wilayah wangsa selatan sebagai ratu Renggana juga terlibat dalam intrik kerajaan. Berbagai kejadian yang tidak terduga muncul selama Krani hidup sebagai Renggana. Berhasilkan kah kembali ke masa modern dan keluar dari tubuh Renggana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSY AL FAZZA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembatas ruang

Krani mengingat ingatan di dalam tubuh Ratu Renggani bahwa Raja Paku bumi yang menyerangnya di malam hari juga memberinya peringatan. Dengan sebuah perhiasan yang memiliki ujung yang runcing, dia mengarahkannya tepat ke leher sang raja. Dia memperingatkan bahwa dia bisa melakukan tindakan yang raja lakukan padanya. Raja pun seketika diam membisu.

Ratu bersandar dengan damai di kursinya, setelah menyesuaikan diri dengan tubuh yang berbeda dengan kehidupannya di istana yang tidak dikenalnya. Renggana mendapat izin membangun pura guna melaksanakan ritual menurunkan hujan. Setelah memenangkan ibu suri Kribo dengan membuatkannya berbagai gaun yang sangat indah. Dia memasang senyum puas di wajahnya saat dia menikmati kesuksesannya. Berbeda sekali dengan penampilan santai Renggana, menunjukkan Raja Paku bumi mendekatinya dengan ekspresi dingin.

Renggana membalas tatapannya dengan tidak nyaman. Dia kemudian menemukan sesuatu yang tidak terduga di dekat jembatan, dan dia memegangnya dengan mulut terbuka karena terkejut. Menggali lebih dalam misteri seputar alasan mengapa Renggana di serang di Jembatan.

Sang ratu dan Raja mengalami perubahan setelah melihat lebih dalam motif masing-masing, dan alasan mengapa Renggana yang asli yang tertusuk pisau di jembatan akan terungkap. Dengan istana yang ramai saat semua orang memperdebatkan kebenaran di balik insiden tersebut, tindakan yang akan diambil Krani di dalam tubuh Renggana setelah mengetahui kebenaran akan membawa perubahan yang tidak terduga.

...----------------...

“Penjaga pendamping, aku melihat sikap sang ratu yang mengutarakan pernyataan bahwa dirinya tidak memihak klan Utara. Aku bahkan menyadari akibat perbuatan ku yang gelap mata hampir melenyapkan nyawa sang ratu.”

“Yang mulia raja. Mohon agar tidak terjebak dalam permainan sang ratu. Kita tidak boleh lupa bagaimana klan utara yang melakukan pembunuhan keluarga klan Selatan" ucapan sang penjaga benar-benar mengganggu pikiran sang raja.

Sang pendamping memberi hormat sebelum meninggalkan ruangan. Dia tidak akan pernah melepaskan segala tingkah pola dan apapun hal yang di lakukan sang ratu. Di Tengah malam begini, sang ratu masih sibuk di dalam ruangan mercu ombo. Dia merancang gaun yang sangat indah dengan menggunakan bahan yang dia pesan dari sang dayang kribo.

“Untuk mendapatkan hati sang ibu suri. Kita lihat besok apakah dia akan menyukai gaun ini.”

“Huuhh lihat lah sang ratu berbicara sendiri” gumam wanita yang berambut pendek.

Dia menghampiri sang ratu, memperhatikan hasil gaun buatannya. Manik mata berbintang yang tidak bisa di tutupi. Membulatkan kan rahang berbentuk huruf O besar. Dia Kembali normal sedia kala karena mendapat tepukan dari belakang. Dua anggota sang ketua penjahit membisikkan sosok sang ratu di hadapannya.

“Ohh! Salam kami yang mulia!”

“Ya, lanjutkan saja pekerjaan kalian.”

“Ratu, hanya para penjahit pilihan ibu suri yang di perbolehkan memasuki ruangan ini.”

“Hahh? Kau mau mengatakan silahkan kau ratu untuk pergi dari sini?”

“Ampun ratu! Kami tidak berani mengusir anda..” teriak ketiganya menekuk lutut.

Pintu yang terbuka itu membawa beberapa gaun yang tidak di terima sang ibu suri. Malam telah berganti, dua dayang yang paling setia menemani sang ratu tertidur sementara sang ratu sibuk menyelesaikan aksesoris pada gaun.

Matahari terbit dari ufuk timur, di alam lain yang di tempati Krani dalam tubuh ratu Renggana mengubah takdirnya. Dia membalut dua ujung jarinya yang tertusuk jarum. Gaun telah selesai di tutupi kain berwarna hitam.

Di dalam istana sang ibu suri.

“Yang mulia ibu suri! Hamba membawakan gaun yang di jahit sendiri oleh ratu.”

Sang dayang pendamping sang ratu menunjukkannya. Alangkah terkejutnya ibu suri melihat gaunnya di tutupi kain hitam. Dia menarik penutup, menyaksikan kilauan gaun yang terpancar sampai dia sangat mengaguminya. Mencoba gaun yang sangat indah, san ibu suri menari-nari di depan kaca.

Berselang dua jam berlalu, sang ibu suri menemui sang ratu. Dia memasang wajah yang sangat serius. Bergegas memasuki ruangan sang ratu, dia menggenggam kedua tangannya sembari mengucapkan terimakasih.

Hadiah atas pencapaian sang ratu di berikan sang ibu suri sebuah ijin mengabulkan permintaannya. Apalagi jika tidak untuk membangun Kembali sebuah jembatan? Keinginan sang ratu segera di kabulkan.

Pembangunan jembatan harus di laksanakan secepatnya. Sang ratu memikirkan cara kedua, dia harus mengetahui cara ritual pemanggil hujan. Memasuki wilayah pura atau membangun sebuah pura bukan lah hal yang mudah. Dia bertekad bekerja sekeras sekuat tenaga guna segera Kembali ke alamnya. Namun, siapa yang mengira kejadian di hari itu terdapat sebuah pukulan tersakit di hatinya. Walau dia tidak mencintai sang raja, dia merasakan kesedihan teramat dalam melihat sang raja meminta sang ibu suri mencambuk sang raja menggantikan selir nah.

Semua orang melihat, siapa sangka sang ratu berlari mendekati cambukan yang tertuju ke tubuh sang raja? Baass____ “Arghh!” sang ratu meringis kesakitan.

“Apa yang kau lakukan ratu? Apakah kau mau mengubah jalan pikiran semua orang yang semula berpendapat jika selir nah tidak bersalah? Dia terbukti ingin membunuh mu di jembatan itu”

“Ibu suri, selir nah tidak bersalah. Beri ampunan padanya, aku lah yang__”

“Diam! Aku tidak mau kau mengasihani wanita rendahan seperti dia!” teriak sang ibu suri.

Tiba-tiba sang ratu merasakan sakit kepala yang tidak tertahankan hingga dia jatuh pingsan. Selir Nah ikut tidak sadarkan diri, tapi sang raja malah mengangkat tubuh sang selir. Galih yang melihatnya sangat marah, dia mengangkat tubuh sang ratu dengan menatap tajam wajah sang raja.

“Beginikah penderitaan yang kau dapat di istana? Aku tidak akan memaafkan si brengsek Paku bumi!” gumamnya.

Galih sangat khawatir, dia berdiri menunggu sang ratu di depan ruangan kebesaran. Matahari telah terbit, sang ratu Kembali menjalani pengobatan sementara galih menitipkan dirinya pada dayang pendamping dan dayang Kribo.

Di siang hari sang ratu terbangun dengan nafas tersengal-sengal. Dia teringat jembatan yang segera harus di selesaikan. Dia mengabaikan ucapan sang dayang pendamping untuk tetap beristirahat. Hingga Ketika membuka pintu, dia membentur tubuh sang raja.

Dayang yang ketakutan meminta ijin keluar. Ratu menatap sang raja penuh amarah dia membalikkan tubuh sambil melipat kedua tangan.

“Ratu ku, bagaimana keadaan mu?”

“Enyah lah kau dari hadapan ku!” bentak sang ratu.

Sang raja yang hendak menyentuh tangannya di tepis sampai tubuh sang raja di dorong keluar.

“Baiklah, aku akan menemui mu lagi nanti."

“Jangan pernah kau perlihatkan wajah mu lagi sebelum kau berlutut meminta maaf di hadapan ku!”

Prakkk___ Lemparan riasan Kep rambut yang terbuat dari guci sedikit lagi mengenai kepala sang raja. Para dayang yang berada di luar melihat sangat terkejut. Dayang Kribo melotot menahan sekujur tubuhnya yang gemetaran.

1
Enyak Seul
kerennn
Enyak Seul
mengudara
Zainab
panglima perang galih walau berakhir di dalam tubuh raja paku bumi tetap keren
milki
penggambaran yang keren
milki
mimpi buruk warga hingga bayangan Raka, semuanya terangkai dengan baik. Tetapi, saya merasa akhir ceritanya masih terbuka. Apakah Pak Harun akan menjadi kunci untuk menghentikan kegelapan? Saya berharap ada sekuel untuk menjawab semua pertanyaan ini.
husada
Bagian ketika simbol aneh muncul di pintu-pintu warga sangat mengingatkan saya pada cerita rakyat yang menyeramkan. Apakah cerita ini terinspirasi dari legenda tertentu?
husada
Dilema Galih Sebagai Penghubung Dua Dunia.
Galih digambarkan sebagai karakter tragis dengan dilema moral yang kompleks. Pembaca merasa bahwa perjuangannya melawan ilmu hitam untuk melindungi Renggana menambah kedalaman emosional cerita. Konflik ini memberikan lapisan tambahan pada kisah cinta yang sudah tragis,
opuna
misteri
opuna
semuanya banyak tanda tanya
HC
Kerajaan Jayapura dalam tradisional sekaligus realistis. Dari konflik politik internal hingga ancaman latar ini menghadirkan intrik yang membuat cerita terasa hidup. Kehadiran rakyat sebagai elemen penting menciptakan koneksi antara tokoh utama dan dunia yang mereka pimpin.
HC
membayangkan cahaya merah memancar dari tubuh Herman dan patung-patung bergerak sendiri. Namun, saya juga ingin lebih banyak informasi tentang masa lalu Herman dan hubungannya dengan Raka. Itu akan menambah kedalaman cerita.
pramuka
Perpaduan horor supernatural dengan tema tanggung jawab moral sangat menarik. Bayangan Raka dan pernyataannya tentang permulaan memberi kesan bahwa ancaman ini jauh lebih besar. Saya harap cerita ini akan menjelaskan asal-usul buku terkutuk tersebut.
pramuka
Renggana dan Krani menggambarkan konflik antara tradisi dan modernitas. mengapresiasi bagaimana keduanya mewakili sisi yang saling melengkapi dalam kepemimpinan, dengan Renggana sebagai simbol tanggung jawab tradisional, dan Krani membawa perspektif rakyat kecil. Dinamika ini memperkaya tema cerita tentang kepemimpinan yang bijaksana.
kak iyin
mengantisipasi bagaimana pedang hitam dan kekuatan Galih akan menjadi elemen kunci dalam klimaks cerita. Momen pengorbanan terakhir yang melibatkan Galih atau pedang hitam dipandang sebagai potensi untuk memberikan dampak emosional besar. Selain itu, pembaca juga berharap konflik moral ini dapat memberikan pesan bahwa cinta dan pengorbanan sejati selalu membawa harapan, meskipun melalui tragedi.
kak iyin
Pak Harun yang mencoba menebus kesalahan memberi kedalaman emosional pada cerita ini. Tapi, yang membuat saya tertarik adalah misteri di balik patung-patung kecil itu. Apakah mereka memiliki kaitan dengan ritual? Cerita ini menyisakan banyak teka-teki yang membuat saya ingin terus membaca.
Ig @bucket
terpukau dengan detail suasana yang begitu nyata. Bagian tentang hujan deras dan petir menggambarkan emosi yang intens, sementara adegan Herman tergantung sangat mengguncang. Cerita ini sukses membuat saya merasa takut sekaligus penasaran. Apa yang sebenarnya direncanakan oleh bayangan itu?
Ig @bucket
Cinta Tak Terbalas yang Menyayat Hati !!!
Cinta Galih kepada Renggana yang tidak sepenuhnya terbalas memberikan elemen tragis yang mendalam. Pembaca terkesan dengan bagaimana cinta abadi Galih tetap hadir meskipun melalui ilmu hitam, menunjukkan pengorbanan tanpa syarat yang menyentuh hati. Hal ini menciptakan hubungan emosional yang kuat antara pembaca dan karakter.
Patroli 🐸
pedang hitam adalah simbol yang sangat kuat dalam cerita, melampaui fungsi sebagai alat perang. Elemen dualitas kebaikan dan kejahatan yang diwakili pedang ini memperkuat konflik internal Renggana, menciptakan dinamika emosional dan moral. Pedang ini bukan hanya warisan Galih, tetapi juga medium hubungan spiritual yang memperdalam dimensi cerita.
Patroli 🐸
sensasi horor yang mencekam! Deskripsi tentang rumah Herman benar-benar hidup, terutama simbol-simbol misterius dan kepala Herman yang berubah. Saya penasaran dengan hubungan bayangan Raka dan buku gelap yang disebut di akhir. Apakah ada kelanjutan? Saya ingin tahu bagaimana Pak Harun menghadapi ancaman yang lebih besar.
Darah Biru (Bangsawan)
Assalamualaikum. Terimakasih atas dukungannya, maaf author akan Hiatus untuk sementara waktu. InsyaAllah kembali lagi. 👋
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!