NovelToon NovelToon
Kecanduan Sama Istri Kakakku

Kecanduan Sama Istri Kakakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Duniahiburan / Cintapertama / Berondong
Popularitas:111.7k
Nilai: 5
Nama Author: Qori Maret

Aku Reza, lelaki dewasa yang belum mau menikah karena terlanjur jatuh hati sama kakak iparku.

Sifatku tegas, ramah dan penyayang. Selain itu ketampanan aku yang membuat iparku tidak bisa menghindar setiap kali aku mendekati dia.
Akankah kakakku tahu akan hubungan terlarangku dan istrinya?

Hingga suatu saat, kakakku ketahuan memiliki wanita lain, dan hal itu membuat istrinya kecewa berat, tapi bagiku ini adalah awal yang baik buat aku dan iparku.

Nisa memiliki postur tubuh yang Semampai, ditambah rambut panjang dan senyumannya yang manis, membuat aku semakin yakin suatu saat bisa menggantikan posisi kakakku di hatinya. Akankah semua impianku tercapai?

Mari ikuti konflik percintaan yang menegangkan tapi indah ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qori Maret, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

"Jangan...!"

Teriakan Reza membuat Risal dan Hana berbalik.

Spontan saja wanita itu menarik Risal dan menghindari Nisa.

"Kalian berani sekali berciuman di depan aku."

Nisa berlari ke arah Hana dan menjambak rambut wanita itu.

"Kamu salah paham, sayang."

Risal berusaha meredakan amarah Nisa.

"Salah paham kakak bilang?"

Reza ikut marah melihat iparnya kecewa.

"Aku kecewa sama kakak. Kalau tak bisa membahagiakan Nisa, lepaskan saja!"

Reza mulai berani membentak Risal.

"Aku mampu membahagiakan di..."

Belum sempat Risal menyelesaikan kalimatnya, Hana memotong.

"Jangan berbohong, Sal. Kamu cintanya sama aku."

Geram Hana sambil memukul dada bidan Risal.

Tak terima suaminya diperlakukan demikian, Nisa semakin histeris.

Tante Ros dan mami yang menyaksikan kekacauan ini dari tadi, berusaha menengahi, tapi, tetap saja tenaga tua mereka kalah.

"Sudah, hentikan! Risal, suruh wanita ini pulang! Mami berteriak kencang, tak peduli ini di rumah kerabatnya.

"Tidak, tante. Aku mau menyelesaikan masalah ini sekarang juga. Risal akan menjadi milikku."

Ucap Hana sambil memandang tajam ke arah Nisa.

"Diam, kamu! Wanita tak tahu malu."Balas Nisa.

Reza menarik tangan Nisa, lalu berlari ke kamar dan memasukkan pakaiannya dan pakaian Nisa. Setelah itu dia membangunkan Bobi yang sedang tidur.

Dibopongnya tubuh ponakannya dan membawanya ke mobil.

"Mi, Risal, aku akan membawa pergi Nisa dan Bobi pulang malam ini juga, kalau Risal lebih memilih wanita ini.

Karena tidak mau Bobi menyaksikan ini, Nisa buru-buru menarik tangan anaknya dan membawanya ke mobil.

"Ayo, Dek. Kita pergi, sekarang!"

Seru Nisa tanpa merespon Risal yang berusaha mendatanginya, namun terus saja dihalangi Hana.

Reza memasukkan dua buah kopor ke dalam mobil, lalu dengan cepat dia menjalankan mobil sambil berteriak ke arah mami.

"Mi, nginap saja di sini sama tante Ros, nanti aku balik lagi.

"pergi sana, kalian!"

Usir Hana merasa menang karena Risal tak bisa berbuat banyak.

Risal menjatuhkan bobot tubuhnya di sofa, tak peduli ada Hana yang memegang tangannya.

"Ros, tunggu aku di kamar. Aku perlu bicara sama mereka."

Ajak mami Ati sambil memberikan kode ke Sahabatnya.

Ros pun berlalu ke kamar, sedangkan mami mendekat ke arah anaknya.

"Ada apa, nak? Bukannya kalian baik-baik saja? Hana ini siapanya kamu?"

Air mata mami jatuh, menandakan kekecewaan yang mendalam di hatinya.

"Hana ini pacarku, mi. Sudah tujuh tahun dia menghilang, makanya aku nekat menikah dengan Nisa karena sakit hati tidak dikasih kabar. Rupanya dia punya alasan kenapa pergi tanpa kabar."

"Ah, sudah. Mami mau tidur. Pokoknya masalahmu kamu urus sampai beres. Sepertinya besok mami masih di sini sambil menunggu Adik kamu."

Mami pun meninggalkan anaknya menuju kamar. Dia memang tidur sekamar dengan sahabatnya itu.

Sepanjang perjalanan, Nisa terus-terusan meneteskan air mata. Dia begitu syok, ternyata suami yang dia percayai bisa melakukan hal rendah.

"Aku siap menggantikan posisi Risal, yank."

Reza memakai sebutan sayang sambil menggenggam jemarinya Nisa. Malam ini kita nginap di hotel saja. Besok baru pulang, oke? Aku mau pantau toko buku besok. Sudah dua hari tak ke sana, mungkin stok buku sudah berkurang.

Setibanya di hotel, Reza memesan satu kamar.

"Loh, Reza, kamu di sini? Ini istri dan anak kamu?"

Seorang resepsionis yang ternyata adalah teman satu daerah dan satu sekolah Reza dan Risal yang bertugas malam ini, langsung menyapa Reza begitu senang.

"Ya sudah. Kami ke kamar dulu."

"Eh, Reza, kakakmu juga nginap di sini, kan? Kalian sama-sama, ya. Tapi beda kamar."

Ucap Resepsionis bernama Mega ini.

"Ah, masa."Tanya reza kurang yakin.

"Iya, tadi barusan kakakmu telpon, dia butuh satu kamar sama istrinya juga. Kakakmu itu kan simpan nomorku, karena beberapa kali ke sini."

Mega meyakinkan Reza.

Nisa mulai paham. Sepertinya Suaminya begitu pandai bermain api.

"Kita lihat saja, nanti."

Gumam Nisa terdengar gusar sambil menarik tangan Reza yang sedang menggendong Bobi.

"Kamar ini milik kita malam ini."

Seru Reza mencoba menghibur Nisa sambil membaringkan Bobi yang sudah terlelap.

"Sekarang giliran kamu."

Nisa ikut ditariknya ke atas ranjang.

"Reza, keluar, kamu! Apa maksudnya ini sekamar dengan iparmu sendiri."

Suara Risal terdengar menggelegar bak petir di malam hari, dan...

1
koen
ngasal aja ceritanya
Surati
bagus
Ulufi Dewi
maaf Thor cerita berbelit-belit
🅱︎𝐨𝐛
lanjut Thor
🅱︎𝐨𝐛
lanjut thor
🅱︎𝐨𝐛
Wow
🅱︎𝐨𝐛
wah
Nurul Adawiyah
wah ulat bulu
Aditya HP/bunda lia
dateng lagi ulat bulu
Nurul Adawiyah
nyaris
Qori Maret: Hehehe😃
total 1 replies
Aditya HP/bunda lia
untung saja
Aditya HP/bunda lia
heh .. Bobi jangan macem2 yah kan kamu udah punya pacar yang kerja di cafe itu
Nurul Adawiyah
Auto dijauhi sama Bobi tuh
Nurul Adawiyah
Ayi nggak selevel sama Bobi
Aditya HP/bunda lia
Nah ... ulah si ayi ternyata gimana tuh si Bobi pas nanti tau kelakuan si ayi ...
Aditya HP/bunda lia
si bobi kesambet apa sampe tergoda cewe modelan si ayi
Aditya HP/bunda lia
si Reza emang sangat keterlaluan amat sangat nisa juga gak mau kan anaknya hilang dan itu juga bukan sepenuhnya kesalahan Nisa tapi dia dengan emosi mengusir nisa dan melarang bisa kembali sama anaknya egois banget jadi laki pantas Nisa perlakukan si Reza begitu kurang malah Thor bikin lebih menderita lagi si Reza tuman gemes aku
Nurul Adawiyah
Namanya juga cowok.😂
Nurul Adawiyah
Lanjut, Thor.
Nurul Adawiyah
Semakin tua ya Nisa ku.😄😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!