ANDINI adalah salah satu anak korban dari kecelakaan lalu lintas di tahun 2007 , saat itu usiannya baru 13 tahun , kebetulan saat itu dia tak ikut serta dengan ke dua orang tuannya , dia dititipkan ke rumah seorang nenek tetangganya yang tinggal sendirian , kebetulan sekali anaknya yang dari ibu kota datang berkunjung , sehingga sejak saat itu ANDINI diambil sebagai anak olehnya , sayangnnya hal itu justru bertentangan dengan anaknya ,tak berlangsung lama pun suaminya memilih pergi dari rumahnya , sehingga semakin membuat kebencian dari anak lelakinnya ,akan kah ANDINI me.nemukan kebahagiaannya..? tetap di sini ya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenni Pedroca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
HARI PERTAMA
Dan benar saja seperti perkiraan JOE dan KENZO , gemuruh para gadis gadis itu pun semakin keras begitu dekat dengan ruang kelas 10 - 1 .
Lalu pintu itu pun terbuka , dimana didalam pun para gadis gadis pula sudah menunggu kedatangan idola ke dua mereka .
"Pagi teman teman .." sapa lelaki yang tak kalah tampannya dengan KENZO duduk di meja bertuliskan namanya .
"Pagi......" kompak para gadis gadis itu .
"Hey..hey..ngapain kalian masuk lagi kesini, pergi.. pergi...disini khusus buat yang ber IQ tinggi , kalau mau setiap hari melihat ke tiga pria tampan , kalian harus menggeser 27 siswa lainnya "
"JOE ayolah..jangan pelit pelit dengan kita "
"Iya JOE , kita kan sudah lama tidak melihat pemandangan indah seperti ini "
TEETTTT...TTEEEETTT....TEEETTT....
"Nah..nah..bell kan , bubar bubar "
Dengan raut wajah kecewa mereka pun kembali ke kelasnya masing masing .
"Huuff.... ya ampun "
"Sepertinya kamu tak lelah selama ini selalu menjaga kelas jenius " goda KEY .
"Yah..beginilah keharusan seorang ketua kelas , kalian semua masih mendukung ku kan "
"Ya JOE , biar kau saja lah yang menduduki ketua , kau kan paling cerewet dari perempuan dan..tampan" goda para gadis .
"Bagus lah kalau kalian menyadari aku tampan "
"Hay..KENZO , bagaimana selama tiga tahun tak ada aku ? "
"Yahh....terlalu monoton , aku juga lelah tak ada yang bisa menyamai nilai ku "
"Benar juga , sepertinya kali ini kau harus menambah asupan ilmu untuk bersaing dengan ku , karena aku sudah membawa bekal selama berada di BALI "
"Oh ya.., sayangnya aku pun tak gentar meski ada 10 nama KEY di kelas ini "
"Bagus lah , hari hari seperti ini lah yang membuat ku rindu dengan sosok KENZO di JAKARTA "
"Ya....ku ucap kan selamat datang di tiga tahun yang berat selama di JAKARTA , ARE YOU READY ?" Ucap KENZO seraya mengajak lawannya itu ber jabat tangan .
"YES..I'M READY " tegas KEY menyambutnya .
Pelajaran hari pertama pun dimulai , dimana setiap wali kelas memperkenalkan dirinya sembari mengenal anak anak yang ada di kelasnya , struktur kelas pun dibuat dan juga jadwal piket harian , tak lama kemudian seorang petugas TU pun datang ke setiap kelas membagikan lampiran jadwal dari sekolah ke semua kelasnya .
"KENZO , apa kau mau ke kantin ?" Ajak SOFIA si gadis cantik juga unggulan di kelas 10 - 1 .
"Tidak terimakasih "
"Baik lah " pupusnya sembari pergi dengan dua rekannya .
"Sepertinya dia pantang menyerah untuk mendekatimu "
"Kalau kau suka , kau kejar saja sana " putus KENZO dan pergi meninggalkan kelas .
"Aku penasaran , gadis seperti apa yang akan membuatmu kelabakan " lirih KEY kemudian .
Rupanya KENZO justru melarikan diri ke perpustakaan , disana terdapat tiga lantai untuk ruangan perpustaan , dimana lantai tiga adalah favorit murid murid karena ruang baca nya yang nyaman dan berdinding kaca sehingga bisa leluasa memandang pemandangan di bawah .
"Disinilah perpustakaan kita " ajak seorang teman pada ANDINI .
"Bukan kah ini wilayah SMA ?"
"Benar , tapi untuk SMA dan SMP , perpustakaan kita digabung jadi satu , jadi kita bisa cuci cuci mata melihat anak SMA "
"Dasar kamu lia , ternyata ada maksud terselubung "
"Maaf ya , soalnya ada kakak SMA yang aku taksir , karena kemarin libur panjang kenaikan kelas , aku jadi tak bertemu dengannya "
"Baiklah demi persahabatan , aku tak keberatan menemanimu "
"Terimakasih ANDINI "
Masuklah dua siswi itu , suasana didalam meskipun banyak yang sedang membaca ataupun memilih buku tapi tak bising karena bisa mengganggu yang lain . Beberapa dari mereka menyadari kedatangan dua gadis kecil yang tentunya masih duduk di bangku SMP , hannya saja ANDINI yang memang cantik dan manis itu sehingga memalingkan konsentrasi beberapa siswa laki laki disana .
Seorang anak lelakipun muncul di lantai atas sambil melambai lambai pada AULIA .
"Dia diatas..ayo kesana , disama lebih cantik dari lantai satu dan dua " bisik AULIA .
"WAAWWW...benarkah ?"
"Ayoo..akan aku tunjukan " ajaknya kemudian .
"Iya "
Ikutlah ANDINI bersama AULIA ke atas , meski pun perpustakaan disini diperuntukan untuk SMA dan SMP , tapi mengingat lantai tiga adalah favoritnya sehingga jarang sekali anak SMP yang kebagian tempat duduk , karena biasanya langsung diserbu oleh para senior mereka .
Dan benar saja , disetiap kursinya sudah penuh dengan puluhan murid murid .
"Tumben tidak kesini sendirian ?" Tanya kakak senior yang tadi melambai pada AULIA .
"Tidak , kenalkan ini teman ku di kelas namanya ANDINI "
"Hai..salam kenal namaku FAUZAN "
"Ayo ikut denganku " ajak FAUZAN itu .
Tapi tak disangka ternyata tempat yang tadi baru ditinggal oleh FAUZAN kini di sudutnya sudah ditempati oleh orang lain .
"KEY..?"
"FAUZAN ..."
"Hey...sudah lama kita tak bertemu " lirih FAUZAN tapi tak mengurangi girangnya .
"Siapa mereka ? Adik kelas...?" Yang diterka hanya tersipu malu .
"Perkenalkan ini KEY...anak populer di kelas 10 "
"Aku AULIA teman dekat FAUZAN "
"Aku ANDINI teman Baru AULIA "
"Senang berkenalan dengan kalian "
Ke empat anak itu pun belajar sambil diselingi obrolan obrolan lirih ,begitu akrab sehingga sesekali membuat orang lain menjadi bertanya tanya , siapa gerangan dua gadis SMP yang akrab dengan salah satu idola di SMA .
"Sejak kapan kamu disini ?" Ucap seseorang sehingga mengagetkan ke empatnya dan juga pengunjung lainnya .
" KENZO..." ucap FAUZAN dan KEY .
"Ikut aku sekarang " pinta KENZO sembari menarik Tangan ANDINI .
Semua pengunjung hanya bisa melihatnya tak tahu harus membantu apa pada sang gadis . KENZO terus mengandengnya erat erat meskipun ANDINI merasa kesakitan .
Ternyata KENZO membawanya ke taman belakang gedung sekolah .
"Maksud kamu apa , genit genit mendekati anak anak di kelasku , kau ingin cari cari perhatian pada mereka " kesal KENZO kala itu .
"Maaf KENZO , aku tidak tahu maksud kamu bicara seperti itu , asal kamu tahu saja , aku kesitu karena menemani temanku bertemu kekasihnya , itu saja "
"Munafik...awas saja ya , bila sampai mereka mendekati mu dan sampai mengantar kamu pulang dan tau kau satu rumah denganku , kau akan tau akibatnya " kecamnya sembari pergi meninggalkan ANDINI sendirian .
("Ibu..ayah cepatlah pulang , ANDINI tak betah tinggal dirumah mama RATNA ") gumamnya sambil mengusap air matanya .
aku mampir lagi
The Power Of Make-Up
aku tunggu kedatangan nya
salam dari "It's You Aku Mencintaimu"
kutunggu jejakmu❤️😊
suka banget jalur ceritanya
tinggal jejak ya 🌚✨😍