NovelToon NovelToon
Anak yang tak dianggap

Anak yang tak dianggap

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:244.6k
Nilai: 5
Nama Author: mutia al khairat

Adeeba Putri Emril gadis berusia 16 tahun yang tak pernah dianggap oleh sang ayah, beruntung ia memiliki seorang ibu dan adik laki yang menyayanginya.
Apa yang terjadi setelah sang ibu meninggal dan apakah ia menemukan Kebahagiaannya sendiri?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mutia al khairat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4

" Sekarang kau sudah mengetahuinya kebenaran yang disimpan oleh ibumu itu, bisa saja ayahmu hanya seorang gigolo dan cocok untuk ibumu yang murahan itu" kata Rofdolf, tanpa memikirkan perasaan Adeba.

" Kau jangan pernah sekalipun menghina ibuku, kau tak punya hak" teriak Adeba.

Plak

" Dasar anak sialan beraninya kau berkata keras padaku sekarang pergi dari sini, kau dan ibumu sama saja menyusahkan saja" kata Rofdolf.

Adeba menangis mendengar hinaan terhadap ibunya dia bisa menerima kalau dia tak anak dari pria ini tapi dia tak menerima jika ibunya di hina, dia harus mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya ibunya pasti tak bersalah.

Melihat Adeba diam membuat istri kedua Rofdolf bicara.

" Mas biar aku yang membereskan barangnya" kata Mia, Mia merupakan istri kedua Rofdolf mereka menikah secara siri saat Nindy hamil lima bulan.

Adeba mengingat peninggalan ibunya mereka tak boleh mengetahuinya.

" Berhenti, biar aku yang membereskan barangku sendiri" kata Adeba, menghentikan Mia.

Adeba berlarian menuju kamarnya ternyata bibi Lia masih disana.

" Nona" kata bibi Lia, memeluknya. " Bibi hiks hiks hiks ternyata aku bukan anaknya makanya ia sangat membenciku" kata Adeba.

" Nona tenanglah sekarang apa yang nona lakukan?" Bibi.

Adeba tersenyum menghapus air matanya. " Aku akan meninggalkan rumah ini, rumah ini bukan milikku lagi dia telah mengusirku dan telah memiliki keluarga baru" kata Adeba, senyum.

" Nona izinkan bibi ikut bersamamu nyonya telah meminta bibi untuk menjaga nyonya" kata bibi Lia.

Adeba menanggukan kepalanya meminta bibi Lia bersiap. Adeba mengambil koper atas lemarinya memasukan tas milik ibunya, pakaiannya. Buku tulis, laptop, surat berharganya dan beberapa kartu ATM yang diberikan oleh ibunya dimasukan dalam ransel.

Rofdolf dan keluarga barunya melihat Adeba membawa koper dan tas ransel di punggungnya.

" Ayah sebaiknya di periksa tasnya mungkin saja dia membawa barang rumah ini" kata Siska, putri sulung Mia dan Rofdolf dia hanya berbeda bulan dengan Adeba.

" Mas mungkin yang dikatakan oleh Siska benar sebaiknya diperiksa" kata, Mia, senyum.

" Hentikan " teriak Afril, dia baru saja datang dan melihat kakaknya membawa koper.

Afril dan kedua sahabatnya baru saja pulang dari toko buku ketika tiba dia melihat ayahnya memeriksa tas kakaknya.

" Kakak " kata Afril, matanya tertuju tiga orang asing di rumahnya dan kakaknya membawa koper, dia juga melihat bibi Lia membawa koper.

Adeba menceritakan semuanya padanya agar adiknya mengetahui dan dia tak ingin adiknya tahu dari orang lain.

" Kak tunggu disini aku akan ikut lagipula aku tak dianggap juga " kata Afril, sebelum pergi dia meminta sahabatnya menjaga kakaknya.

Afril menuju kamarnya dan membereskan semua barangnya masuk ke dalam tasnya.

Siska sangat penasaran dengan isi ransel Adeba.

" Berikan itu padaku biar aku memeriksanya bisa saja kau membawa barang berharga rumah ini" kata Siska.

" Kau kira aku sama denganmu dan ibumu mengambil sesuatu yang bukan miliknya" kata Adeba, menatap tajam. Deva dan Ali tersenyum.

" Beraninya kau menghina ibuku" kata Siska.

Plak

Siska menampar Adeba tiba saja tanpa ada yang mencegahnya.

Plak

Afril melihatnya tidak terima melihat kakaknya di tampar dia membalasnya.

" Afril hentikan beraninya kau menampar putriku" teriak Rofdolf.

" Ingat jangan pernah kau melukai kakakku dan untukmu tuan Rofdolf aku takkan membiarkanmu hidup tenang setelah ini" kata Afril, mendorong Siska sampai jatuh Mia segera membantu putrinya berdiri.

" Satu lagi tuan Rofdolf aku akan membalas kalian atas kematian ibuku" kata Adeba, menatap tajam ke arah mereka.

Rofdolf dan Mia menjadi tegang mendengar perkataan Adeba. Adeba dan lainnya meninggalkan kediaman keluarga Emril, Afril sebelum pergi meninggalkan semua pemberian tuan Rofdolf untuknya dan Adeba.

1
Nanie Sumarni
sampai lupa ceritanya 🤭
astr.id_est 🌻
nexxttt kak /Applaud/
Helena Martini
kok lama update nya ini
Aulia Putri
yang seriust thor anaknya aja umur 16 thn masak lahirnya 1996 dong waktu nikah dia umur 10 thn
devi aryana
Luar biasa
kaylla salsabella
wuhhaaaaa akhirnya update juga thor 🥰🥰
Catharina Indrajati
lanjut kak ceritanya ditunggu
kaylla salsabella
lanjut thor 🥰
Sitipatimah
Lumayan
Sitipatimah
Biasa
Ririn Susilawati
gk masuk akal Thor,,knp bsa lupa SM yg menylmtkn klw lupa brrt lupa semua ars kjdian itu 🤦🤦
Ririn Susilawati
Kya ny nnt Emilia SM ayah ny adeeba 😁
Muji Lestari
di Tggu kelanjutanya thor
Suprihatin Atin
bguss lanjut jngn lm 2 up y/Heart/
Catharina Indrajati
lanjut kak
Suprihatin Atin
kok LM up y LG kak
falea sezi
Adeeba lemah menye menye
Soraya
mampir thor
Happy Kids
tp pinter si ibunya. ga minta cerai tp diam diam ngumpulin aset hehehehehe
Happy Kids
heleh paling jg dia uda slingkuh dr lama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!