NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta: Ternyata Aku Istri Kedua

Berbagi Cinta: Ternyata Aku Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Fantasi / Misteri / Cinta Dramatis Yang Sedih / Tamat
Popularitas:14.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Muhammad Yunus

Menikah karena di jodohkan tak membuat Rinjani membenci suaminya. Yang ada Rinjani dengan mudah mencintai Pria yang di jodohkan oleh mendiang Ayahnya. Pria yang bernama Akbar itu mampu membuat Rinjani jatuh cinta sedalam-dalamnya dalam waktu singkat. Kelembutan dan perhatian Akbar mampu membuat cinta Rinjani kian dalam pada suaminya


Hingga pada malam anniversary mereka yang kedua. Akbar membawa kado yang membuat Rinjani seperti kehilangan sebagian nyawanya.


Akbar membawa seorang wanita hamil beserta anak kecil. Bak di hujam anak panah tepat di relung hatinya Akbar memperkenalkan wanita bernama keyra itu adalah istri pertamanya dan anak kecil itu adalah putrinya.


Apakah yang akan Rinjani lakukan saat mengetahui kebenaran yang ada??


Apakah Rinjani memilih bertahan dalam rumah tangga yang sedari awal telah berpondasi kebohongan??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Yunus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Akbar

Akbar POV:

Aku terkejut mendengar Teriakkan Keyra pada Rinjani, rahangku terbuka tanpa ku kehendaki

" Kamu Apakan Via Haaaa___??"

Lagi aku hanya terpaku menatap Kemarahan istri pertama ku ini

" Mas lihat lah__ Via di lukai oleh madu mu!" Aku tersentak saat Keyra menarik tangan ku kasar

" Dasar wanita tak tahu diri, di kasih hati minta jantung, jangan karena kamu marah sama Mas Akbar kamu bisa lampiaskan ke Via dong!!"

Telinga ku berdengung mendengar cecaran Keyra pada Rinjani. Kenapa jadi seperti ini??

Bibir ku terkatup rapat hanya mata ku yang menatap iba istri kedua ku. Di tempatnya Rinjani tak bergeming, Aku saja terkejut apalagi Ia??

Via berlari memeluk ku, Anak ku pasti juga Kaget dengan bentakan Mama nya.

" Ayah Tante cantik tidak salah" Via berbisik padaku membela Rinjani. Tanpa Via mengatakan itu Aku pun tau, karena tiga menit yang lalu akulah yang meninggalkannya bahkan lupa mengobati lukanya demi menghampiri Keyra, Aku yang takut terjadi sesuatu pada Keyra lupa akan Via karena di hantui rasa khawatir.

" Kau apakan Via Haaa_____??"

Ya Allah_ masih ku dengan cecaran pertanyaan Keyra untuk Rinjani.

" Sayang Via kena pecahan gelas. Bukan salah Rinjani" Akhirnya setelah sekian lama aku mampu membuka suara ku ini, oh Rinjani tolong maafkan aku.

Aku menatap penuh penyesalan wanita yang telah bersama dengan ku dua tahun ini. Wanita yang begitu sabar, nada bicaranya selalu lembut dan santun pada ku, ku coba menatap matanya yang selama ini berbinar untuk menyambut ku.

Ya Allah___ Bahkan sejak semalam mata itu selalu berembun.

Kenapa jadi begini??

Harusnya Rinjani marah! Tetapi mengapa hanya diam??

Apa aku telah begitu melukai nya??

Bibir yang biasanya selalu dihiasi senyum kini tampak kering.

Bibir yang semalam masih menyambut ku dengan senyum indah. Bukan hanya semalam tetapi selama dua tahun ini.

Ya Allah apa Rinjani begitu terluka?!

" Mas aku ingin minum teh!!" Tanpa perduli Via yang masih berdarah Keyra merengek.

" Mas buat kan !!" Ucapku sambil melepas pelukan tangan kecil Via

" Aku ingin tidur di pangkuan Mas Akbar!!"

Aku mengernyit. Apalagi yang di katakan wanita yang begitu ku cintai ini??Ttadi minta teh? Sekarang minta pangku?

" Mas buatin teh, habis itu Mas pangku sebentar karena Mas harus berangkat bekerja" Ujarku memberi pengertian.

" Apa sih Mas?? Aku minta pangku sekarang!!" Mata wanita ku mulai berkaca-kaca, lagi-lagi Aku tak tega jika sudah seperti ini.

Ku tatap wanita yang masih berjongkok di depanku dengan penuh permohonan, Aku sangat berharap Rinjani mau berbaik hati sekali lagi untuk ku.

" Rinjani bisa tolong buatkan teh untuk Keyra??"

Aku menatapnya penuh permohonan, tetapi Rinjani langsung membuang muka.

Tersentak hati ku saat melihat senyum mencemooh nya, tak sepatah katapun keluar dari bibir manisnya. Ku lihat Rinjani hanya berdiri dan melangkah menuju ke kamar.

" Mas kok istri mu malah masuk kamar??"

Kembali suara Keyra kian membuat ku pusing. Harusnya aku tahu diri jelas saja Rinjani tak akan memerdulikan aku dan Keyra, karena dirinya pasti masih sakit hati, tangisan Via membuatku kembali tersentak ke sekian kalinya.

Ya Allah baru semalam aku mempertemukan kedua istri ku aku sudah tampak ling lung dan bingung begini?

Ternyata benar menyatukan dua hati itu tak semudah membalik telapak tangan, di dalam hati kecil ku aku berharap Rinjani mau mengerti keadaan ku.

Aku menatap wajah putri kecil ku yang tampak menahan sakit, beralih menatap Keyra yang wajahnya tampak kesal.

Ku rasa Aku tak bisa bekerja hari ini, Jika keadaan masih seperti ini, memaksa bekerja pun tak akan bisa fokus nantinya.

Ku pejamkan mataku. ini sudah resiko yang ku tanggung karena terlalu menuruti keinginan Keyra, pagi hari yang biasanya ku habiskan bersama Rinjani dengan tenang tak lagi ku dapatkan.

Tidak ada air hangat untuk mandi ku

Tidak ada lagi pakaian yang siap ku pakai seperti biasanya

Tidak ada lagi senyum manis wanita yang dua tahun ini menemani ku.

Rinjani semoga besok hatimu sudah mampu memaafkan ku.

*******

POV Keyra

Aku merasa muak dengan maduku, rasanya aku ingin sekali menjambak rambutnya dan memaki nya dengan lantang

Aku Keyra, Aku adalah istri pertama Mas Akbar kebencian ku berawal dari tiga hari yang lalu, saat Mas Akbar dan aku sedang menghabiskan waktu bersama, seperti biasanya Mas Akbar akan menemui ku setelah dirinya pulang dari mengajar sekitar jam satu siang dan akan kembali pada maduku setelah jam sembilan malam

Kala itu____ jam sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam, waktu yang seharusnya memang Mas Akbar sudah berada di rumah Maduku

Ponsel Mas Akbar berdering, menganggu canda tawa kami, ku lihat Mas Akbar mengangkat ponselnya dan beranjak menjauh dari kami, bahkan Mas Akbar keluar dari kamar

Aku sangat yakin Mas Akbar menerima panggilan telepon dari maduku, membuat ku penasaran ingin mendengar pembicaraan mereka, selama ini Meskipun Mas Akbar menikah lagi aku adalah prioritas utama nya, Jadi aku hanya ingin menguping sedikit pembicaraan mereka

" Jangan Khawatir!! Mas hanya sedang kerumah teman, sebentar lagi juga sudah pulang Sayang"

Sayup-sayup suara Mas Akbar bisa ku dengar

Kata terakhir yang di ucapkan Mas Akbar, Membuat buku jariku yang mengenggam ponsel jadi memutih

' Sayang ' Mas Akbar memanggil Rinjani dengan sebutan sayang?? Nada bicara Mas Akbar yang lembut membuat ku terbakar api cemburu

Aku mundur sambil menutup pelan daun pintu, tubuhku bergetar, jantung ku berdebar, dengan langkah terseok aku melangkah menuju kamar, ku pandang wajah ku di cermin meja rias

Pantaskah aku marah??

Pantaskah aku membenci Rinjani??

Aku yang sudah memberi mereka kesempatan tapi____

Kenapa mendengar Mas Akbar memanggil Rinjani sayang membuatku sakit?

Salah kah jika aku terbakar api cemburu?? Gelombang amarah ini kian menghimpit dada

Sejak dilahirkan aku tidak pernah hidup kekurangan, Aku selalu mendapatkan apa yang ku inginkan, termasuk Mas Akbar. Demi bersama dengan nya Aku berani membohongi orang tua ku, Menang benar Mas Akbar selalu memanjakan ku, segala yang ku inginkan selalu ia turuti, terlebih setelah ada Via diantara kami

Meski Mas Akbar hanya seorang guru dan pengusaha kedai minuman yang lagi hitz hidupku tak pernah kekurangan

Sebenarnya, aku bisa seperti ini , hampir ke guguran karena rasa takutku pada wanita bernama Rinjani itu, Wanita yang tak lain adalah maduku

Berawal dari curhatan seorang teman yang hendak di ceraikan oleh suaminya gara-gara suaminya memilih istri keduanya.

Aku yang merasa di posisi yang sama merasa sangat takut tak beralasan, terlalu kepikiran berdampak pada kandungan ku.

Awalnya aku optimis mengingat Mas Akbar sangat mencintai ku, segala yang ku inginkan selalu ia turuti, seperti permintaan ku atas nafkah yang jauh lebih banyak dari maduku.

Bahkan keinginan ku untuk memegang ATM dan penghasilan kedai pun ia sanggupi

Akulah yang meminta Mas Akbar untuk memberikan jatah bulanan untuk Rinjani satu koma lima juta, Aku dan Mas Akbar berharap madu ku itu akan menyerah dengan sendirinya, memilih meninggalkan Mas Akbar.

Ternyata keinginan kami tak terkabul, karena bahkan hingga hampir dua tahun, Rinjani tak juga mengajukan permohonan cerai pada mas Akbar.

Entah bagaimana wanita itu mampu bertahan dengan keuangan yang begitu kecil? Jika saja Aku yang berada di posisi nya mungkin sudah sejak lama aku memilih mundur.

Aku disini karena nasehat sahabat ku, nasehat yang memintaku untuk membongkar kebenaran pada Rinjani, Karena menurut sahabatku Rinjani rela hidup pas-pasan dengan Mas Akbar Karena Rinjani sudah mencintai Mas Akbar. Jika suatu hari Mas Akbar mencintai nya disini akulah yang akan kalah.

Aku istri pertama Mas Akbar, Aku jelas tak rela wanita manapun merebutnya.

Aku mengizinkan mereka menikah karena terpaksa, kedua orang tua tak menyetujui hubungan kami.

Sekarang kedua orang tua ku sudah tidak ada, tidak ada alasan aku bersembunyi lagi.

Sekarang sudah ada Via dan satu lagi anak di dalam perut ku, sudah saatnya aku perlihatkan pada dunia bahwasanya aku lah wanita yang paling sakit disini.

 POV Keyra End

 

Rinjani duduk termenung di dalam kamar. Hari sudah hampir siang

" Rinjani Mas lapar!!" Suara itu tiba-tiba terdengar setelah bunyi denyitan pintu.

" Rinjani sudah dong marahnya, disini yang seharusnya terluka itu Keyra, kamu harus mengalah, bagaimana pun kamu isti muda, hargai Keyra sebagai Kaka mu!!"

Aku terhenyak mendengar ucapan keji Mas Akbar

Aku memang istri muda tetapi tanpa tahu status yang sebenarnya.

" Aku istri yang kau bohongi!!" Aku membalikkan tubuh cepat. Ku tarik nafas panjang, aku menatap pria yang sudah dua tahun menyita waktu ku.

" Mengapa aku yang disalahkan?? jika sejak awal dia tau bahwa membagi suami itu sulit mengapa ia setuju??"

" Jika status ku memang istri muda, itu adalah kehendak kalian. Bukan kehendak ku?!"

Ku tatap mata pria yang membuatku terpuruk ini dengan tatapan kebencian.

"Aku memang istri muda tetapi tanpa aku tahu status ku, jadi jangan berfikir aku perusak rumah tangga, aku memang istri muda tapi jangan kalian hujat aku merebut suami orang"

Kulihat Mas Akbar mengangkat tangan kanannya keatas, aku memalingkan wajah ku. mungkin untuk pertama kalinya aku akan di pukul oleh seseorang, dan sangat di sayangkan dia adalah orang yang ku cintai.

1
Sandisalbiah
gak rindu mereka sih Thor.. cuma gemez aja ama kelakuan mereka yg masih jalan di tempat.. harusnya Akbar itu banyak² bersyukur dgn usahanya yg sekarang banyak kemajuan dan itu krn bantuan Rinjani makanya dia bisa buka usaha tp air susu mala di balas air tiba.. berkali Akbar berusaha menyakiti Rinjani, bikin tambah illfeel aja ama dia
Sandisalbiah
sukurin.. mamam itu hasil pemikiran dr otak dangkalmu Akbar.. cari penyakit sendiri.. bodoh kok di pertahankan.. susah sendiri jadinya kan..?
Sandisalbiah
kali ini beneran OTW Nurry junior kah..?
Sandisalbiah
apa sih isi otak Akbar.. plin plan banget jd laki... sebentar minta maaf.. sebentar jd setan lagi.. manusia yg gak bisa menghargai, menjaga perasaan org lain gak bakal dapet ketenangan dlm hidupnya.. bahkan Akbar juga henti² merendahkan dirinya sendiri.. sebodoh itu jd manusia.. berulang kali mengulangi kesalahan yg sama.. bukan introspeksi diri, ini malah makin terperosok dlm kebodohan yg menyengsarakan diri sendiri..
Sandisalbiah
mungkin jagoan yg di order Nurry udah dateng peke paket kilat...
Sandisalbiah
bodoh kuadrat kala Rinjani tetap mempertahankan nama Akbar di hatinya... mantan haruslah jd masa lalu, tak harus di buang tp tdk juga harus selalu di ingat.. cukup jadikan pelajaran agar kedepannya bisa melangkah lebih baik..
Sandisalbiah
Akbar bodoh krn cintanya pd Kyra, Rinjani bodoh krn cintanya pd Akbar dan... semoga mereka bisa belajar dr kesalahan ini, belajar dr kebodohan itu agar bisa mengambil keputusan bijak buat masa depan mereka..
Sandisalbiah
cinta boleh.. bodoh jangan.. jadikan Akbar ini contoh yg buruk agar tdk di tiru.. mencintai secara membabi buta sampai tak kenal tabiat perempuan yg di cintai secara igal² itu.. akhirnya rugi sendiri
Sandisalbiah
kamu di mata Kyra itu ibarat ATM berjalan Akbar... jgn berharap terlalu tinggi.. yg Kyra cintai itu hanyalah uang dan kamu mesin pencetaknya td lebih...
Kayla Rane: KK mmpir di novelku yg on going yuk. mohon Krisan dan dukungannya terimakasih 🙏😇
total 1 replies
Sandisalbiah
penasaran dgn azab yg bakal Kyra terima... krn jiwa iblisnya itu totalitas.. kelakuan, kepribadian, omongan semua itu setan banget.. gak ada sisi manusianya..
Sandisalbiah
jungkir balik dunia Akbar krn cinta buatnya.. ayah dan ibunya pun jd korban
Sandisalbiah
hah.. puas hati.. saat mata pria bodoh itu menyaksikan sang belahan jiwa tercinta ternyata titisan siluman ubur² dgn kelakuan dajjalnya... gimana Akbar... kelakuan istri tercintamu begitu membagonggan bukan...
Sandisalbiah
fakta baru kalau Akbar beneran bego, bagaimana seorg suami tdk tau kondisi istrinya yg sebenarnya... gampang banget dia di begoin Kyra dan mirisnya sampe sekarang dia blum sadar juga.. hais..
Sandisalbiah
kasihan.. pd Akbar... dia pri bodoh yg dgn sadar membodohi dirinya sendiri.. fakta terpampang nyata di depan mata tp di memilih menutup matanya... kenyataan berulang menampar nuraninya tp dia tetap kekeh pd keputusan utk mengabaikannya.. kurang bodoh gimana lagi coba..??
Sandisalbiah
kamu dan Kyra itu sama, sifatnya, sombongnya, serakahnya dan yg paling nyata.. kalian itu dua manusia yg gak pernah bisa atau tau cara bersyukur... makanya kalian jodoh...
Emily
udah talak kok malah berduaan kan guoblok
Dewa Nara
saudari Thor
Dewa Nara
karyawan Thor
Dewa Nara
katanya keyra lumpuh
Dewa Nara
lah maknya si via kemana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!