Prasetya Ramadhan menikahi Anisha wanita bercadar namun ia tak pernah melihat wajah dibalik cadar itu dan ia menyimpan perasaan pada wanita yang entah dimana keberadaanya .
Dihari pernikahan.....
"gua gak akan nyentuh lo sedikit pun, jangan mimpi lo".
Namun Pras menyentuhnya karena obat perangsang dan membuat Anisha hamil.
Bagaimanakah kisah mereka apakah harus berakhir buruk atau kah baik dan dimanakah sebenarnya wanita yang dicintai oleh Pras....
Dan siapakah Anisha itu sebenarnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ulva rivana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 30
" Sejak kapan marga tante jadi Alexan, Dari mana tante bisa tau?, kalo tante tau kenapa gak pernah sekalipun nyamperin Nisa, bahkan selama sekitar 8 tahun Nisa dalam keadaan terpuruk dan kesepian tinggal di pondok tante gak pernah datang jemput disaat Nisa Anmesia, dan selama 3 tahun terakhir ini apa tante pernah mengunjungi Nisa di rumah sakit?".
" Nisa, Tante bukanya gak mau ngunjungimu, tapi tante sibuk selama ini ngurusin perusahaan papa kamu sedangkan paman mu lebih suka mengurus kebun di desa, sekarang kamu udah kembali tante akan nyerahkan warisan nya kekamu, dan Nisa tolong kamu jangan marah sama tante dan meski Alisha sidah bertindak kejam pada anak-anakmu kamu jangan menyimpan dendam yah, karena bagaimana pun kalian saudara kembar".
" Tenang aja tante, ustadzah munaroh selalu bilang pada Nisa untuk selalu memaafkan dan tidak menyimpan dendam pada sesama manusia, dan maaf kalo Nisa sempat bersikap kurang sopan tante".
" Gak papa, sayang.
Di tengah-tengah perbincangan itu tiba-tiba perut Anisha berbunyi karena lapar, dan mereka menuju ke ruang makan, di ruang makan sudah ada seorang pria duduk di kursi, Anisha duduk berhadapan dengannya.
" Siapa mah?". Ucap Pria itu dingin.
" Oh ya kamu belum pernah bertemu pewaris resmi keluarga Alexander kan, nah ini dia namanya Anisha Aysa Alexandra".
" Jadi dia orangnya?".
" Martin yang sopan dong sama kakak sepupu kamu!, dia lebih tua dan kamu harus hormat karena dia yang punya rumah ini, sedangkan kita cuma numpang".
Martin menatap sinis Anisha, hal itu membuatnya merasa tak nyaman, tapi raut wajah martin berubah ketika Anisha membuka cadarnya karena takut kotor.
" Cantik..." Batin Martin.
Penelope yang melihat ekspresi anaknya seperti itu menjewer telinganya karena menurutnya sangat menjijikan, Martin saat ini baru berusia 20 tahun ia mahasiswa dikampus yang sama dengan Rara.
" Aduh.... sakit mah?". Ucap Martin yang kesakitan.
" Makanya jangan masang tampang aneh kek gitu jadi ngerikan lihatnya, lebih baik pake tampang judesmu aja".
" Lah, ni mak-mak plin plan banget tadi kan sebelumnya mama bilang harus sopan ".
" Emang itu sopan?, hah, jawab ".
Martin tak berdalih lagi dan seketika ia melahap makanannya dengan terburu-buru hingga ia tersedak, melihat hal itu Anisha berinisiatif memberinya air karena memang tekonya lebih dekat dengannya.
" Nih....minum". Ucap Anisha.
" Eh....Uhuk.....uhu...makasih". Ucap Martin dengan wajah yang memerah.
Seteleh itu Martin langsung beranjak pergi dari meja makan, Anisha yang sedari tadi fokus makan itu merasa heran dengan tingkah laku sepupunya itu, setelah semua selesai makan Anisha pergi kekamar , tempatnya masih sama dengan dulu , bahkan Earphonenya masih ada dan juga gitarnya pun masih terletak disana, semua masih terlihat bagus karena terawat.
" Tante masih sayang dengan ku kalo tidak bagaimana mungkin ia merawat kamarku tanpa ada satupun barang yang hilang". Batinya.
Anisha membuka lemari, didalamnya terdapat sebuah Amplop karena penasaran ia pun mengambilnya dan perlahan mengeluarkanya, namun terhenti karena tiba-tiba saja tante Pene muncul di depan pintu dan memanggilnya.
" Ta...tante??.
Anisha buru memasukan itu kedalam tasnya, dan segera menghampiri tante nya tersebut, karena melihat ekspresi Anisha yang panik itu tante Pene pun menanyakannya.
" Nis?, kamu kenapa sayang kok kayak panik gitu?".
" Ah..gak ada apa² kok tante, emm.... tante ada urusan apa dateng ke kamar?".
" Oh.... tante mau ngajak kamu je kantor selama ini kamu belum pernah tau kondisi perusahaan kan?".
"Tapi...tante?".
banyak novel yg sdh saya baca tp crt novel ini yg pling parah paling gak jls dan gak nyambung berantakan bener bener hancur ceritanya kemana jadi gk mutu... 🙏🙏