Erick Gunawan adalah seorang rektor muda sekaligus dosen tempat dia mengajar di Universitas Pelita Bangsa (UPB). Dulu Erick orangnya ramah dan penyayang. Karena dia pernah dicampakkan oleh orang yang dia kasihi,dia menjadi orang yang dingin dan datar.
Pada suatu ketika,dia ketemu dengan cewek bandel,nakal dan susah diatur di sebuah Club Malam bernama Clarisa atau Cla. Waktu itu Erick berantem dengan Cla gara-gara membela teman mereka masing-masing.
Dari situ Cla membenci Erick. Sedangkan Erick melihat Cla menjadi kagum karena keberaniannya.
Dan mereka bertemu lagi di rumah Alvin (kakak Erick) dan Mela (kakak sepupu Cla).
Mata mereka beradu pandang sehingga membuat Cla membuang mukanya karena kebenciannya terhadap Erick.
Sedangkan Erick tersenyum menyeringai akan rencananya mendapatkan hati Cla.
Kisah Erick akan mendapatkan hati Clarisa yang nantinya akan sering bertemu dengannya.
Akankah Erick dapat menaklukan hati Clarisa atau sebaliknya?
Selamat Membaca ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LC, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hukuman
Siswa/i sudah pada masuk kelas. Tetapi mereka tetap saja heboh di kelas akibat pertengkaran Cla dan Jeslyn. Bahkan mereka ada yang memposting video tersebut ke media sosial. Dan Sebagian guru yang membuka sosial media baik FB atau IG kaget dengan kejadian di kantin. Bahkan guru-guru tidak ada yang dikasih tahu mengenai pertengkaran Cla dan Jeslyn.
Ibu Nia,selaku guru BP pergi mencari Cla dan Jeslyn. Bu Nia bertanya kepada anak-anak lain di mana keberadaan mereka.
“Kalian ada yang lihat Cla dan Jeslyn tidak”,tanya Bu Nia
“Tadi Cla dan Jeslyn dipanggil Pak Erick Bu”,jawab anak-anak yang sedang berjalan menuju ke kelasnya.
Bu Nia kaget dengan jawaban anak-anak tersebut.
“Terima kasih ya”,ucap bu Nia ke anak-anak tersebut.
Anak-anak tersebut hanya mengangguk ke bu Nia.
“Bukannya Pak Erick sudah pulang. Kok dia bisa kembali lagi ya”,gumam Bu Nia.
Bu Nia langsung ke kantor Pak Erick. Dan dia mendengar Pak Erick lagi mengintrogasi mereka.
Kebetulan ruangan Pak Erick terpisah dari kantor guru lainnya. Papinya Cla menyuruh kepala sekolah membuat ruangan baru untuk Erick. Dan kepala sekolah memutuskan pekerja untuk membuat ruangan baru yang akan ditempati Erick.
Tok..tok..tok..
“Masuk”,sahut Erick
Jeslyn dan teman-temannya kaget melihat Bu Nia masuk. Wajah mereka pucat melihat Bu Nia. Sedangkan Cla dan teman-temannya terlihat santai dengan kedatangan Bu Nia.
“Oh ya ada apa dengan mereka pak”,tanya Bu Nia.
“Mereka tadi bertengkar di kantin,Bu”,jawab pak Erick.
“Mereka buat masalah lagi ya”,tanya Bu Nia.
“Memangnya mereka sering buat masalah ya Bu”. -Erick-
“Iya Pak,kalo genk mereka ini sering ribut. Bisa dibilang musuh bebuyutan. Mereka ini tidak pernah akur. Selalu saja bikin heboh”,cerita Bu Nia.
“Bu Nia tahu kan mereka ribut karena apa”,tanya Pak Erick dengan percaya diri.
“Iya,Pak. Saya tahu. Saya juga baru lihat di sosmed,makanya saya langsung mencari anak-anak ini”,Bu Nia menunjuk ke arah Jeslyn dan Cla.
“Saya tanya ke anak-anak lain ternyata mereka sudah ada di sini”,ucap bu Nia.
“Karena Ibu sudah di sini,boleh tidak kalo saya memberi hukuman buat mereka”,tanya Pak Erick.
“Silahkan,Pak. Saya tidak masalah”,jawab Bu Nia.
“Kalo begitu saya permisi dulu,Pak”.
Erick hanya mengnggukkan kepalanya.
Bu Nia membuka pintu dan meninggalkan ruangan Pak Erick.
Flashback On
Sesampai di kantor Pak Erick,mereka semua diintrogasi.
“Kenapa kalian berantem”,tanya Pak Erick kepada Jeslyn dan Cla.
“Jeslyn dulu yang mulai pak,mereka bertiga samperin ke meja kita dengan marah-marah. Dan Jeslyn menunjuk ke Cla dengan menantang dan dia bilang katanya dia calon istri Pak Erick”,ucap Vita dengan berani.
Erick terkejut dengan ucapan Vita. Tidak menyangka kalo muridnya sendiri terobsesi ke dirinya.
“Benar begitu Jeslyn?”
Jeslyn hanya menunduk dan tidak berani menjawab.
“Jeslyn,saya ulangi sekali lagi. Benar apa yang diucapkan Vita”,tanya Erick dengan geram.
“Bohong itu,Pak. Justru Cla yang mengaku kalo dia calon istri Bapak”,ucap Jane dengan memutar balikan fakta.
“Apa loe bilang,loe bisa-bisanya ya memutar balikan fakta. Gua jelas-jelas dengar kalo Jeslyn bilang bahwa Pak Erick itu calon suaminya,Vinka pun marah dan tidak terima dengan tuduhan seperti itu”.
“SUDAH...CUKUP...yang saya tanya Jeslyn bukan kalian”,bentak Erick.
“Jeslyn,saya tanya sekali lagi. Benar apa yang dikatakan Vinka tadi”,tanya Erick lagi
“Be..be..benar Pak”,jawab Jeslyn dengan gugup.
Erick memutarkan matanya dengan jengah. Lalu sekilas melirik Cla yang berdiri dan menempel didinding dengan santai.
“Apa yang membuat kamu mengaku kalo saya calon suami kamu”,tanya Erick yang melihat muridnya itu dengan jengah.
Jeslyn menatap Erick dan dengan semangatnya menjawab dengan lantang.
“Saya mencintai Bapak. Dari pertama Bapak mengajar di sekolah ini saya sudah mulai suka dengan Bapak”.
Mereka yang ada di kantor tersebut menahan tawa dan Erick hanya menggelengkan kepalanya.
“Dasar wanita halu”,Cla tiba-tiba bersuara.
“Siapa yang loe bilang wanita halu hah”,Jeslyn membentak Cla.
“Loe lah...ngaku-ngaku calon istri Pak Erick. Coba tanya Pak Erick,mau tidak dia menjadi calon suami loe”,balas Cla.
Erick langsung menyahut
“Nggak..karena saya sudah mempunyai calon istri”.
“Tuch dengar,Pak Erick sudah punya calon istri dan calon istrinya itu gua”,jawab Jeslyn dengan PD.
“Bukan kamu,tapi orang lain”,balas Erick sambil melirik Cla.
Sedangkan Cla hanya diam dan membuang mukanya ke arah lain.
Mereka semua pada tertawa. Sedangkan Jeslyn menahan malu dan amarah.
“Makanya jadi orang jangan sok PD. Cih..nggak malu ya loe ngaku-ngaku Pak Erick calon suami dan ternyata pak Erick sendiri sudah ada yang punya”,ucap Vita.
“Udah stop berdebatnya”,lerai Erick ke anak-anak.
Flashback Off
“Baiklah,karena kalian bikin keributan dan membuat heboh di kantin,maka kalian saya kasih hukuman”.
“Untuk Jeslyn saya akan bilang ke guru BP mulai besok kamu di skors selama tiga hari”.
“Dan untuk Cla,mulai besok kamu di hukum membersihkan wc cewek selama tiga hari”.
“Sedangkan untuk yang lainnya,kalian besok membersihkan wc cowok selama tiga hari dikarenakan kalian juga ikut terlibat pertengkaran ini”,ucap Erick.
“Nggak bisa gitu donk Pak. Masak saya di skors sedangkan yang lainnya nggak di skors. Kalo gitu Cla juga harus di skors. Ini namanya tidak adil”,protes Jeslyn dengan nada tegas.
Cla sendiri sudah muak dengan tingkah Jeslyn. Sedangkan Erick memutar matanya dengan jengah.
“Saya sengaja menskors kamu karena kamu duluan yang membuat kegaduhan di kantin”,ucap Erick.
Semua anak-anak pada diam.
Pak Erick menyuruh mereka bubar dan segera masuk ke kelas.
Sedangkan Pak Erick sendiri keluar dari ruangannya dan masuk ke ruang BP untuk menemui Bu Nia dan memberitahu ke Bu Nia tentang hukuman mereka.
Bu Nia setuju dan mencatat hukuman yang diberikan Pak Erick kepada mereka.
Setelah dari ruang BP,Erick langsung pergi menuju ke kampus. Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Untungnya jalanan di siang hari tidak macet sehingga dia menuju ke kampus bisa mencapai waktu setengah jam. Erick langsung memarkirkan mobilnya di dekat gedung kantornya dan langsung ke kelas untuk mengajar.
.
.
.
Cla dan sahabat-sahabatnya serta Jeslyn dan sahabat-sahabatnya keluar dari kantor Erick dengan wajah lusuh. Terutama Jeslyn yang tidak terima kalo dirinya di skors selama tiga hari.
Dia pikir ini tidak adil. Kalau dia di skors seharusnya Cla juga harus di skors.
“Liat aja loe Cla,akan gua balas semua perbuatan loe”,ucap Jeslyn dalam hati.
Mereka semua berjalan menuju ke kelasnya masing-masing.
love love love babang❤️❤️❤️😘😘😘😘😘