NovelToon NovelToon
The Last Clan Blue

The Last Clan Blue

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Contest / Romantis / Sci-Fi / Fantasi Timur / Sistem / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Epik Petualangan / Mengubah sejarah
Popularitas:35.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dess08

Agra Le Bluezer adalah anggota terakhir dari Blue Clan yang ditakdirkan sebagai pemilik satu-satunya chakra Five Symbol Clonning (Five Syclon).

Berawal dari perselisihan yang tak kunjung padam antara Blue Clan dan Redfire Clan, mengharuskan Agra kehilangan begitu banyak orang yang ia sayangi termasuk kedua orang tuanya yang merupakan pemimpin dari Blue Clan.

Setelah kematian orang tuanya dan kehancuran yang dialami Clan Blue akibat pertempuran besar melawan Redfire Clan membuat Agra terpuruk dalam duka yang begitu dalam.

kini harapan terakhir seluruh klan ada ditangannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dess08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Ketulusan Hati Sang Putri

"Jika urusan disini sudah selesai biarkan aku pergi dan kembali ketempat asalku, aku sudah mengatakannya tadi kan? aku masih ada kerjaan lain." Raja Vedern Mighton menegaskan ulang percakapannya.

Mendengar penegasan dari raja Vedern Mighton ketua Organisasi Perancang Sistem Clonning itu akhirnya mengijinkan sang raja beserta panglima kastil Venderland kembali ke dimensi aslinya.

"Baiklah, kalau begitu pertemuan ini kita anggap selesai dan seperti janjiku tadi aku akan mengembalikan tuan Vedern Mighton beserta panglima Askaria kembali ke kastilnya."

Zagas ketua dari organisasi tersebut memerintahkan Reinna untuk membuka pintu dimensi ke dunia Clonning menggunakan jurus teleportasi penembus portal.

"Sebelum tuan kembali, kami meminta maaf sebesar-besarnya karena telah menuduh tuan yang tidak-tidak." - Zagas.

"Tidak usah kau pikirkan, kalau begitu kami pergi dulu. Ayo panglima Askaria!" - Vedern Mighton.

"Baik tuan Vedern." - Panglima Askaria.

Raja Vedern Mighton mulai masuk ke pintu portal penghubung dunia Clonning, mereka akhirnya terseret kedalam ruang transisi dimana ruang tersebut berfungsi sebagai pemindah objek dari suatu tempat ke ketempat lainnya secara cepat dalam kurun waktu 15 detik. Saat diruang tersebut raja Vedern Mighton tersenyum tanpa sebab.

"Huh ... tuan kenapa anda tersenyum?" Tanya panglima Askaria.

"Aku tidak akan semudah itu menyerahkan putriku kepada mereka. Kali ini aku sadar harus melakukan apa, demi kebahagiaan putriku aku akan melakukan segala cara untuk menggagalkan rencana ini."

"Apakah anda sedang merencanakan sesuatu?"

"Benar, tapi kali ini aku sangat membutuhkan bantuanmu."

"Oh ... Dengan senang hati tuan. Aku malah bersyukur kalau tuan sudah kembali kejalan yang benar."

~Ratu Victoria, sepertinya harapan terakhirmu akan segera terwujud.

Sementara itu, masih ditempat Agra dan yang lainnya terlihat suasana hutan mulai redup dengan posisi mentari yang kini sudah mulai tenggelam diufuk barat.

Langit biru yang tadinya cerah berawan kini terlukiskan senja oranye, namun sorot mata Agra di sore hari itu tidak menyulutkan semangat untuk terus mengajak debat sang kakak angkat.

"Pokoknya aku tidak mau satu kamar dengannya! aku mau sendiri! titik!" - Agra.

"Astaga masih beruntung kita dapat tempat tinggal dari pangeran Axcel, kenapa kau masih ngotot tidak mau berbagi kamar hah!?" - Jessy.

"Eumm ... Agra kau harus–" - Vendrinna.

"Kalian itu tidak tahu bagaimana cara tidurnya, benar-benar tidak mencerminkan sikap pangeran."

Dengan ekspresi mata yang melotot, dan nada bicara yang meninggi membuat Agra kini terlihat seperti orang gila.

"Dassarr! orang belum selesai bicara malah seenaknya kau potong!" Bentak Vendrinna sembari memukul kepalanya dari belakang.

"Aduhh ..." Rintih Agra.

"Masih berani memotong pembicaraan orang lain aku tidak hanya memukul kepalamu saja, tapi hidungmu juga akan kusingkirkan! huh!" - Vendrinna.

"Ohya ... mengenai cara tidurnya yang tidak mencerminkan seorang pangeran sepertinya kau terlihat menghina pangeran Axcel ya? Kau pikir kau siapa?" - Jessy.

Hey aku ini juga–" - Agra.

Deg!!

Jantung berdebar kencang.

"Apa? Kau itu bukan seorang pangeran dan hanya anggota klan blue biasa yang kebetulan nyawamu dalam keberuntungan. Jadi kau jangan sombong dulu." - Jessy.

"Hey! Jaga ucapanmu Jessy! Ucapanmu itu bisa menyakiti perasaannya, kau harus ingat dia baru sembuh dari luka yang sangat parah, dan hampir kehilangan nyawanya. Jangan buat dia kambuh dengan mengacaukan pikirannya, lagi pula lukanya juga belum pulih total! lebih baik kau diam!" Bisik Vendrinna.

Jessy akhirnya mengikuti perintah Vendrinna dan terdiam.

"Agra aku perlu bicara padamu!"

Axcel tiba-tiba mengajak Agra pergi menjauh dari Vendrinna dan Jessy.

"Kenapa sifatmu terlihat aneh begini? Tidak biasanya kau seperti ini, hari ini sikapmu sangat manja, apa kau sadar apa yang kau katakan tadi. Untung saja kau masih bisa menahan ucapanmu bahwa kau adalah seorang pangeran dari kastil Whiteblue."

"Haha ... kenapa jika aku mengatakannya? Vendrinna juga tidak rugi menikah denganku nanti ... hahaha ..."

"Astaga ... Ada apa denganmu hari ini, apa kau lupa kalau kita sudah sepakat menyembunyikan sebagian identitasmu."

"Haha ... tidak perlu disembunyikan nanti mereka juga akan tau sendiri hehehe ..."

~Hm ... dilihat dari tubuhnya bocah ini terlihat sedang tidak stabil, bicaranya juga nglantur.

"Agra se–"

Belum selesai Axcel bicara tubuh Agra seketika lemas hingga tak sadarkan diri, Axcel langsung sigap melihat kondisi Agra yang tiba-tiba down dan menangkap Agra tepat sebelum tubuhnya jatuh ketanah.

"Agra!"

Mendengar teriakan Axcel, kedua gadis yang tadinya asik ngobrol sendiri akhirnya terkejut dan melongos kebelakang. Mereka melihat salah satu temannya tiba-tiba kehilangan kesadaran.

"Vendrinna! Agra pingsan!"

"Apa?"

Vendrinna terkejut dengan kondisi Agra sekarang, ia kemudian memutuskan untuk bergegas lari dan menghampirinya.

"Tubuhnya tiba-tiba panas, apa yang sebenarnya terjadi."

Vendrinna kemudian mengecek denyut nadinya dan memeriksa seluruh suhu tubuhnya.

"Kak Axcel, sebaiknya kita harus bergegas pergi dari sini. Dia membutuhkan pertolongan medis segera! jika tidak dia akan mati!"

"Baik! Ayo kita pergi sekarang."

"Tunggu! Akan sangat lama jika kita membawanya kerumah yang baru tanpa transportasi. Aku juga bertanggung jawab atas masalah ini mungkin karena bicaraku yang sedikit menyakiti perasaannya jadi dia kena mental dan pingsan." Jessy mengatakannya dengan sangat santai.

"Jessy, sekarang bukan saatnya untuk bercanda!" Bentak Vendrinna.

"Hey ... tenang ... aku menawarkan kendaraan bagus untuk kau dan Agra agar lebih cepat sampai kesana, sebentar."

Jessy mengeluarkan jurus pemanggil awan putih kilat untuk transportasi mereka menuju rumah barunya dengan cepat tanpa memakan waktu yang lama.

Jurus itu merupakan jurus khusus milik klan loneblast, mereka biasanya menggunakan jurus itu untuk keadaan darurat saja seperti membawa orang yang sakit ketempat ahli medis bahkan mengantar orang yang sudah mati kerumah duka dengan kecepatan setara dengan kilat.

"Baguslah kalau ada tumpangan, setidaknya waktu kita tidak terulur begitu lama kasian Agra nanti. Terima kasih Jessy." - Vendrinna.

"Hadeh ... meski mulutku ceplas-ceplos tapi aku masih punya hati nurani ya ... Yasudah cepatlah naik! Oya ... siapa yang ingin mendampingi Agra nanti?" - Jessy.

"Biar aku saja!" - Vendrinna.

"Baiklah kalau begitu, lagipula kau adalah anggota medis juga. Aku serahkan Agra padamu tolong jaga dia baik-baik ya ... sementara aku dan Jessy nanti naik kepunggung Nekko saja, mengetahui tuannya kehilangan kesadaran ternyata dia sudah berubah sejak tadi." - Axcel.

"Baik kak!"

Axcel meletakkan tubuh Agra keatas awan putih kilat bersama Vendrinna.

"Sementara dalam perjalanan aku akan memberikan sedikit chakra dan energiku kepada Agra agar dia mampu bertahan sebentar." - Vendrinna.

"Baik Vendrinna, kuserahkan semuanya padamu!" - Axcel.

Vendrinna pun pergi lebih dulu sedangkan Axcel dan Jessy menaikki punggung Nekko yang sedang berubah ke mode Harimau Api.

Vendrinna kini terus menyalurkan chakra dan energinya ketubuh Agra, air mata di pelupuknya kini mulai muncul hingga mengalir dan membasahi pipinya.

"Hiks ... hiks ... Agra kau benar-benar ceroboh, aku sebenarnya tidak mau melihatmu terbaring lemah didepanku. Kau harus bangun! Harus!"

Tak lama setelah Vendrinna meluapkan emosinya mata Agra kini terbuka sedikit demi sedikit. Hal pertama yang dilihatnya adalah tetesan air mata dari wanita yang begitu tulus membantunya.

Tangannya mulai bergerak dan menyentuh pipinya yang halus bertabur air mata ketulusan, dia mencoba menghapus setiap tetesan air mata itu.

"Vendrinna jangan menangis, aku tidak tega melihat seorang wanita menangis didepan mata kepalaku sendiri."

"Dasar bodoh! kenapa kau melanggar laranganku? aku sudah bilang jangan menggunakan chakramu dengan potensi besar tapi kau tidak menggubrisnya."

"Bagaimana kau tahu aku menggunakan chakraku?"

"Pedang Axceleton itu ... kak Axcel saat itu kelelahan dan pastinya pedang itu juga berpengaruh karena menyerap energi chakra dari pemiliknya kan? bagaimana mungkin pedang Axceleton yang sedang mengalami penurunan chakra mampu membuat tabir pelindung sekuat itu? Apalagi menghadapi gelombang ledakan yang begitu dahsyat."

"Haha ... ternyata kau cukup teliti juga." Agra dengan nada bicaranya yang melemah kembali.

"Sudahlah jangan banyak bicara simpan sisa tenagamu untuk mepertahankan kesadaranmu." Sambil memegang erat tangan Agra.

"Maafkan aku Vendrinna, hanya ini yang bisa aku lakukan untuk melindungi kalian semua. Maaf aku selama ini merepotkanmu juga."

Tangan Agra kini mulai lemas kembali dan tubuhnya kesulitan digerakkan, matanya kini mulai meredup dan semakin lama semakin tertutup.

"Tidak! kau tidak pernah merepotkanku, justru aku tulus membantumu. Bertahanlah sebentar Agra."

"Terima kasih Vendrinna, bisakah kau terus memegang erat tanganku tanpa melepaskan peganganmu."

"Tentu tanpa meminta aku akan terus memegang erat tanganmu."

Agra hanya tersenyum dan menutup matanya kembali, tangannya yang lemah tidak mampu mengimbangi genggaman erat dari keduanya.

Kini dia kembali tak sadarkan diri dan suhu badannya kembali naik. Darah yang masih mengalir dari hidungnya membuat Agra terus merasakan pusing hingga Akhirnya pingsan lagi.

Vendrinna terus berharap hal baik tentang kesehatan Agra dan berdoa agar tidak terjadi sesuatu yang buruk kepadanya.

~Tetaplah bertahan aku berjanji akan menyembuhkanmu dan menjagamu sampai kau pulih total. Kau bisa memegang janjiku ini Agra.

BERSAMBUNG

1
nuraeinieni
luar biasa
Laa~❤
Lama gak baca jadi kangen nih😁
Laa~❤
Next thor
The Unknown
masih update ini novel ternyata 🗿
Permata Bulan
next thor...
salam dari " Empat Serangkai " 🙏
lumpur
.
yang menting komen
Desshio08: authornya udah come back😁🙏
total 1 replies
Desshio08
Baca terus yaa kisah nya ... Arigatou ...
🎇🎇Someone¥₩¥🌌🌌
Ngakak woee 🤣
Laurent salah server🤣

Maunya sihh ambil first kissnya Agra ehh... mlah ciuman sama tanah...
Laa~❤
yeyay .. agra kembali ...next kak
Desshio08: makasih dukungannya
total 1 replies
🎇🎇Someone¥₩¥🌌🌌
Stay safe stay strong kak othor😉 Semoga bisa tamat ceritanyaa ... aku yakin kamu bisaa ...
Desshio08: thanks yaaa udah setia menunggu
total 1 replies
Laa~❤
gapapa kak lama yang penting bisa tamatin cerita ini biar gak gantung kak. Next semangat yukk kak...💪💪💪
Desshio08: thanks ya udah setia menunggu
total 1 replies
🎇🎇Someone¥₩¥🌌🌌
crazy up!
Desshio08: thanks yaaa
total 1 replies
🎇🎇Someone¥₩¥🌌🌌
enak-enakan lagi romantis eh malah muncul pengganggu.
Desshio08: wkwkwk... namanya kalok gak salah setan ya... orang pertama kedua dan ketiganya setan😂
total 1 replies
Laa~❤
next kak semangat yak.. penasaran nih smaa cerita lnjutannya..
Desshio08: makasih yaa....
total 1 replies
Laa~❤
hmm ... lebih tepatnya akal cerdik yha thor...
Desshio08: oh iya dong
total 1 replies
NinLugas
hadir smngt trs y
Desshio08: makasih dah beri dukungan
total 1 replies
NinLugas
semngt up kk🥰🥰😘😘
Desshio08: makasih kak😁 maaf bru bisa balas.
total 1 replies
Lusiana Indah
sory bleset dikit kuy mampir ya ndek ngoteh lap. jiwan
Desshio08: bau bau member baru😂
total 1 replies
NinLugas
7like ku mndrt
Laa~❤
next kak
Desshio08: ditunggu ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!