NovelToon NovelToon
Abandoned Princess

Abandoned Princess

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Contest / Romansa Fantasi
Popularitas:738.4k
Nilai: 5
Nama Author: Pyxels

Qiao Rong, putri ke-7 Kaisar Qiao dari Kerajaan Wen sudah langganan menjadi bahan olokan rakyat. Itu semua karena dirinya yang belum memiliki roh pelindung di usia 16 tahun. Belum lagi tunangannya yang ingin memutuskan pertunangan mereka, putra kedua Jenderal Su.

Suatu hari, karena jebakan mematikan dari putri lainnya, Qiao Rong kehilangan nyawa dan tergantikan oleh Li Wenhua, seorang kultivator yang hidup 1000 tahun yang lalu.

Li Wenhua berjanji akan membalaskan dendam Qiao Rong, begitu juga menjalani hidup yang menyenangkan kali ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pyxels, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kompetisi Empat Musim (2)

"Mulai!" Sang wasit memberikan aba-aba terhadap kedua peserta yang sudah siap diatas panggung. Mereka berdiri di kedua arah berlawanan dan begitu aba-aba diteriakkan, salah satu dari mereka langsung melesat maju untuk menyerang.

Kompetisi Empat Musim sudah dimulai kira-kira 20 menit yang lalu. Kaisar sudah memberikan pidato pembukaan yang cukup memukau rakyat. Para rakyat juga memiliki kesempatan untuk melihat Putra Mahkota yang nantinya akan memimpin kerajaan. Qiao Rong hanya menonton dari samping dan tentu tidak memberikan perhatian sama sekali terhadap pidato Kaisar. Menurutnya, semua itu hanyalah omong kosong untuk politik dalam memenangkan hati rakyat.

Apalagi saat melihat Putra Mahkota, ia memang mewarisi wibawa Kaisar Qiao, namun disaat yang sama juga mewarisi kesombongannya. Qiao Rong masih memiliki ingatan dimana dulu ia pernah dipukuli oleh Putra Mahkota yang mendapat ijin Permaisuri, sementara Selir Shu hanya dapat melihat dari samping sambil menangis.

Qiao Rong yang waktu itu masih kecil, sama sekali tidak ingat tentunya karena apa hal itu terjadi. Namun, ia sudah memberikan porsi yang tepat bagi mereka nantinya.

Saat ini, gadis itu sedang fokus memperhatikan pertandingan dengan cermat. Dia sangat hobi meneliti teknik dan strategi yang digunakan seseorang saat bertarung. Apalagi, dulu Sekte Wuling memiliki sebuah perlombaan bulanan, Li Wenhua sangat gemar menontonnya.

Salah satu pria bertubuh kekar yang tadi melesat mulai mengayunkan tombaknya ke arah lawannya. Tak disangka, lawannya ternyata adalah pria yang tadi sangat memuji-muji Putri Lan di ruang tunggu, alias penggemar fanatik. Qiao Rong tersenyum, menunggu apa yang akan dilakukan pria yang badannya jauh lebih kecil itu.

Namun ternyata pria itu hanya diam sementara si pria kekar terus menerjang ke arahnya, namun saat pria kekar mulai mendekat, disitulah hal yang tidak bisa dipercaya terjadi.

Ayunan dari tombak itu terpantul oleh tubuh si pria kecil. Tentu saja si pria kekar, bahkan seluruh penonton terkejut. Qiao Rong tersenyum melihatnya, ternyata pria kecil itu cukup cerdas.

Karena tubuhnya lebih kecil daripada pria pada umumnya, ia melatih teknik Tubuh Emas Buddha. Sehingga, setiap senjata maupun tinju tidak akan berpengaruh padanya. Namun sebenarnya teknik ini punya kelemahan yang sangat fatal, yaitu membutuhkan banyak energi untuk melakukan teknik itu. Setelah beberapa ayunan tombak yang dipantulkan itu, si pria kecil sudah terengah-engah. Qiao Rong akan menarik kembali perkataan cerdasnya itu kalau si pria kecil ternyata tidak memiliki rencana menyerang.

Akhirnya yang ditunggu tiba, pria kecil itu menyerang, "Hyaaahh!" Ia mengayunkan pedangnya pada tubuh si pria kekar. Qiao Rong pernah melihat teknik ayunan pedang itu. Teknik Ilusi Mata Pedang, teknik itu pernah digunakan kakak seperguruannya dulu. Teknik itu sangat brilian, dapat memanipulasi penglihatan lawan dan membuatnya salah memperkirakan dimana tusukan pedang akan mendarat.

Namun, si pria kecil itu tidak memperkirakan satu hal. Perbedaan antara panjang tombak dan pedang miliknya. Si pria kekar tidak menggunakan teknik apapun dan hanya mengayunkan tombaknya menuju bahu si pria kecil. Pria itu sepertinya telat menyadari kesalahannya pada waktu-waktu terakhir. Akhirnya sebuah suara teriakan menggema dari panggung, detik berikutnya darah segar sudah menetes dari bahu si pria kecil.

Namun pria itu belum menyerah, dengan jarak yang relatif dekat, ia mengeluarkan roh pelindungnya. Roh pelindung si pria kecil ternyata adalah sebuah ular. Yang langsung menggigit tubuh si pria kekar. Si pria kekar mengeluarkan sebuah pekikan, detik selanjutnya dia tumbang. Dan akhirnya si pria kecil dinyatakan menang.

Qiao Rong hanya tersenyum melihatnya. Entah kesalahan tadi itu tidak disengaja atau disengajakan untuk memperpendek jarak mereka berdua.

Untuk para penonton yang berjarak dekat dengan panggung sendiri tidak perlu khawatir, karena panggung sudah dikelilingi dengan tembok transparan yang teebuat dari batu qi. Batu qi itu sendiri merupakan sebuah batu yang disuntikkan qi seseorang dalam jumlah besar. Sama saja dengan orang itu memberikan hasil kultivasinya, oleh karena itu harga batu qi sangatlah tinggi.

Peserta selanjutnya sudah selesai dipanggil setelah tubuh si pria kekar diangkat dan dibawa oleh tandu ke dalam ruangan penyembuhan, di dalam sana memang sudah ada tabib-tabib ahli kerajaan.

Kini kedua peserta selanjutnya berhadapan sama persis seperti peserta-peserta sebelumnya.

"Liu Liwei! Melawan, Huang Zhong!!" Para penonton bersorak setelah nama mereka diumumkan.

Salah satu penonton di sebelahnya yang tidak mengenalnya tiba-tiba bertanya pada Qiao Rong, "Nona ini.. mendukung Tuan Liu atau Tuan Huang, ah?" Si ibu paruh baya tersenyum padanya.

"Saya tidak tahu harus memilih yang mana, mohon pendapat anda." Qiao Rong kembali menjawab dengan sopan.

"Ah, begini, Tuan Liu adalah putra dari perdana menteri Kerajaan Yuan, sementara Tuan Huang adalah putra dari perdana menteri Kerajaan Wen." Mendengar penjelasan bibi itu, Qiao Rong akhirnya mengerti, ternyata yang dimaksud adalah permainan politik.

Kalau Tuan Huang kalah, pasti sangat memalukan karena sama dengan membawa nama baik Kerajaan Wen. Namun jika Tuan Liu kalah, hanya bisa berdoa apakah Tuan Liu menaruh kekalahan itu dalam hati.

Aba-aba diteriakkan, dan akhirnya pertandingan pun dimulai. Tidak seperti tadi, dimana si pria kecil hanya diam saat pria bertubuh kekar menyerang. Kali ini kedua belah pihak langsung melesat.

Suara benturan bilah pedang terdengar ke seluruh tempat tanpa henti. Qiao Rong melihat mereka dengan hati-hati, teknik pedang mereka sangat bagus. Bahkan ada beberapa teknik yang dikeluarkan mencapai Tingkat Emas.

Memang benar-benar putra dari pejabat paling terhormat dari dua kerajaan.

Namun, memikirkan hal itu membuat Qiao Rong kembali mengingat Shen Haofeng. Tingkat kultivasi pemuda itu yang hanya terpaut dua tahun dari usianya saja sudah mencapai Tingkat Surgawi. Semua orang disini tentu hanya akan menjadi lelucon apabila pemuda itu mengikuti kompetisi macam ini. Apa yang sedang pria itu lakukan? Qiao Rong bertanya-tanya dalam hatinya. Namun ia kembali teringat perkataan ayah angkatnya, 'Kerinduan adalah penyakit paling kronis yang bisa menjangkit siapapun.' Mengingat hal itu, dada Qiao Rong menjadi sesak. Gawat. Sepertinya ia benar-benar sakit.

Namun perhatian Qiao Rong kembali ke pertandingan ketika Huang Zhong mengeluarkan roh pelindungnya. Seekor jaguar mengaum dengan keras. Liu Liwei segera melesat kembali ke jarak aman.

Ingin rasanya Qiao Rong tertawa melihat wajah pucat Kaisar. Huang Zhong itu, sayang sekali ia terlalu bodoh. Memamerkan roh pelindungnya di kompetisi seperti ini, bukankah sama saja dengan menantang Putra Mahkota yang roh pelindungnya adalah seekor macan tutul putih? Akan sangat bagus jika Kaisar tidak akan segera berpikir untuk menyingkirkannya demi kelancaran penobatan Putra Mahkota.

Namun pertandingan tetap berlanjut. Kini giliran Liu Liwei yang mengeluarkan roh pelindungnya. Ternyata kejutan terbesar tetap berada di tangan Liu Liwei. Roh pelindungnya adalah seekor kerbau. Namun Qiao Rong tahu, kerbau itu bukan kerbau biasa.

Dilihat dari kecepatannya, bahkan kerbau itu bisa menandingi si jaguar. Mereka membantu pertarungan kedua Master mereka. Namun, beberapa saat kemudian si jaguar sudah terkapar di lantai panggung. Barulah Qiao Rong menyadari racun yang sudah di bubuhkan di kedua tanduk kerbau itu.

Dengan hilangnya bantuan roh pelindung, akhirnya Huang Zhong tidak memiliki keuntungan lagi, ia segera terpojok hingga akhirnya menyerah setelah pedang Liu Liwei melesat dan berada tepat di sebelah tenggorokannya.

Walaupun Kerajaan Wen kalah, namun Kaisar terlihat lega karena ada yang berhasil membuat jaguar itu terkapar tak berdaya. Setidaknya roh pelindung miliki Huang Zhong tidak dapat memenangkan hati rakyat lagi. Sementara perdana menteri yang berada satu tingkat di bawah kursi Kaisar berdecak sebal, namun disaat yang sama juga menghela napas lega. Qiao Rong sudah dapat menebak bahwa awalnya ia memang tidak mengijinkan anaknya mengikuti kompetisi ini.

Selanjutnya, akhirnya tibalah yang ditunggu-tunggu.

"Qiao Rong! Melawan, Qiao Lan!" Begitu namanya diteriakkan, semua penonton menahan napas. Beberapa detik kemudian seluruh tempat itu dipenuhi bisikan demi bisikan.

"Bukankah dia tidak memiliki roh pelindung?"

"Haahh, jadi dirinya saja aku naik ke atas panggung itu rasanya seperti sudah mau mati."

"Qiao Lan tentu yang paling hebat dan cantik."

"Aku tahu, aib bagi Keluarga Kerajaan itu kan?"

Qiao Rong segera beranjak dari tempat duduknya dan maju ke arah panggung. Sementara bibi yang tadi menanyainya itu terlihat terkejut.

Qiao Rong menggenggam cambuknya erat-erat sambil naik ke atas panggung.

1
Leni Ani
aku jg.kok tambah2 ya orang nya.🤔🤔🤔🤔
Leni Ani
kasar kl rong tu.masak cuma gara2 itu aja langsung pukul.siofeng nya.pakai qi lagi.🤔🤔🤔
Leni Ani
kayak orang punya hubungan aja tu mereka berdua.marah ngak tentu aja apa lagi turong rong.
Aprilia NackBorneo
suka sama alurnya penuh dengan teka teki bikin penasaran good job buat autornya
yumin kwan
lah....kok ga lanjut, pdhl seru bgt ceritanya....aku baca marathon Lo....
tp kecewa, ternyata ga lanjut 😭
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Luar biasa
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Lumayan
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
yang mei
sumpah aku masih kepo banget sama kelanjutannya gimana, jadi huhuhu tor lanjut dong semangat semangat 🥺
nury
good
khariliska
sukaa
Aii
suka ceritanya walaupun jarang update, sering2 update thor
Aii
makasih krn msh ingat novel ini utk update
fifid dwi ariani
trus bahagia
fifid dwi ariani
trus semangat
fifid dwi ariani
trus sukses
fifid dwi ariani
trus ssbar
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus berusaha
fifid dwi ariani
trus semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!