Rahasia Suamiku
Sinopsis
Anindita (35 thn) dan Niko (37 thn) adalah pasangan yang romantis dan di lengkapi seorang anak laki-laki Angga (12 thn) pasangan yang telah 10 tahun menikah apakah bisa bertahan dengan Rahasia dari suaminya.
Rahasia yang tidak terduga yang diketahui oleh Dita membuatnya memutuskan berpisah dari keluarga maupun sahabatnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfiah Anggini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mulai Goyah
Di lain kondisi.
Angga yang berlari ketakutan tanpa tujuan di hadang oleh kakek penjaga kuburan.
'' Kenapa Nak?''.
'' Angga takut dengan Tante Dini yang mencoba mengambil ku dari mama''.
'' Kalau begitu Nak, bersembunyi lah di gubuk kakek agar aman''.
'' Tapi kek, Aku khawatir sama mama yang masih bersama tante Dini di sana ''.
Angga menunjuk arah keberadaan nya sebelum iya berlari.
'' Kunci pintu nya, nanti kakek akan kembali dengan ibu mu''.
'' Iya kek''.
Di sisi Lain.
Dini masih mencoba berdebat dengan Dita dan Dita tidak memperdulikan nya karena mencari keberadaan Angga yang takut Niko akan menemukan nya duluan dari dirinya dan mengambil paksa Angga.
''Tidak, tidak mungkin Niko lebih mencintai ku daripada dirimu Dita, kau sengaja berkata seperti itu kan karena kamu cemburu dengan ku''.
'' Dasar bodoh, Mohon sadarlah Dini kau tidak berpikir kenapa Niko menginginkan Angga padahal kau juga bisa memberikan dia seorang anak. Jika dia benar-benar mencintai mu kau tidak akan melakukan seperti ini sendiri. Karena Niko cuman beralasan dan hanya menjadi kan mu seperti budak nya dan jangan terlalu lalu yakin dengan dia yang tidak akan berselingkuh juga di belakang mu seperti yang kau lakukan padaku''.
Melihat sikap Dini yang mudah goyah Dita mencoba memanfaatkan nya untuk membuat nya berhenti seperti hanya menjadi suruhan Niko saja.
'' Aku tidak peduli dengan dirimu apalagi hubungan mu dengan Niko yang aku ingin pasti kan jika kamu berani lagi mengusikku dengan Angga, Aku tidak akan diam lagi aku akan bertindak dan aku tidak segan membunuh mu berdua dan satu hal lagi tinggal kan kota ini hari ini juga''.
Dita meninggalkan Dini sendiri dengan raut wajah yang terlihat penuh pikiran tentang Niko sehingga membuat nya tidak menganggu Dita untuk pergi mencari Angga.
Di tengah jalan keluar Dita bertemu dengan kakek penjaga kuburan dan memberitahu kan lokasi Angga sekarang.
Dita langsung menemui Angga yang sedang duduk menunggu nya sendiri.
'' Kamu tidak apa-apa kan sayang?''.
'' Iya mah''.
'' Terimakasih kek''.
Dita dan Angga berpamitan dan langsung pergi dari lokasi tersebut.
Dita melihat mobil yang ternyata Niko berada di sana langsung pergi dengan cepat tanpa memberi tahu kan Angga.
'' Mah, Angga masih takut dengan tante Dini''.
'' Di rumah kita akan aman sayang, Tante Dini tidak akan ku biarkan melakukan seperti hal itu lagi pada mu''.
Dengan pikiran yang berkecamuk Dini larut akan hal itu dan tidak sadar akan dirinya yang masih berada di kuburan sendiri.
Dini pun langsung Kembali ke tempat mobil yang iya parkir kan.
Dini membuka pintu mobil dan menyuruh Niko turun.
'' Aku tidak bisa mengambil Angga dari Dita dan mereka sudah pergi''.
'' Apa kau bilang? kita jauh-jauh ke sini sampai di tempat ini dan kau tidak bisa mendapatkan Angga aku dari tadi menunggu mu di mobil dan sekarang kau membiarkan mereka pergi begitu saja. Hanya begini yang kau bisa? Kau lupa dengan perkataan ku jika kau tidak bisa mendapatkan Angga''.
'' Kenapa kau menyalahkan ku dengan semua ini, tidak bisa kah kita hidup berdua saja kalau soal anak aku juga bisa memberikan mu anak seperti Angga itu mudah''.
'' Kau tidak akan bisa memberikan ku anak seperti Angga karena kau bukan Dita, Karena Dita itu seorang ibu yang baik merawat anak ku tidak seperti dirimu tidak berguna seperti yang kau lakukan sekarang tanpa ada hasil ''.
Dini di buat diam seribu bahasa oleh perkataan Niko yang sangat membuat nya sedih hingga iya meneteskan air mata nya dan mengingat perkataan Dita sebelum nya.
'' Jadi apa aku bagi mu? Apa aku hanya sekedar wanita simpanan mu saja tanpa ada arti apa-apa?''.
'' Sebelum nya kau berguna bagi ku tapi sekarang ku lihat kau tidak ada apa-apanya di bandingkan Dita''.
'' Dita dan Dita terus, Apa Angga hanya alasan mu saja untuk bertemu dengan Dita?''.
Niko menolak menjawab pertanyaan Dini dan hanya berjalan masuk ke dalam mobil.
Perasaan Dini benar-benar hancur tanpa jawaban dari Niko pun Dini seperti sudah tahu apa yang akan di katakan kepada dirinya.
Niko pun bergegas masuk ke dalam mobil.
'' Apa yang kau lakukan? kenapa kau diam, kau ingin tinggal di sini naik lah ke dalam mobil cepat''.
Dini hanya bisa diam saat masuk ke dalam mobil.
Dalam perjalanan Dini mengalihkan pandangannya dari Niko sampai di hotel pun mereka tidak berbicara sepatah kata pun.
Di dalam kamar hotel Dini hanya terdiam tanpa berbuat apapun pikiran nya mulai berkecamuk di buat Niko sampai perkataan Dita.
Di tambah oleh sikap Niko yang mulai berkata kasar dengan nya dan seperti sudah tidak dipedulikan lagi.
Niko yang hanya sibuk dengan handphone nya sembari iya tersenyum tanpa mempedulikan perasaan Dini sedikit pun.
Dini tambah khawatir karena Niko akan mencari wanita lain dan bermain di belakang nya.
'' Beresin semua barang kita akan check out nanti malam dan kembali lagi ke rumah karena aku akan kembali lagi bekerja ini seperti hari yang sangat sia-sia bagi ku''.
Niko menyuruh Dini tanpa melihat ke arah nya dan tetap sibuk dengan ponsel genggam nya.
Dini pun hanya bergerak sesuai perkataan Niko yang terlihat seperti tidak menghargai dirinya.
Dini tampak sudah sangat kecewa di buat nya hingga iya sejenak keluar dari kamar hotel.
Niko yang melihat nya pun hanya mengabaikan Dini dan tetap menatap layar ponsel nya.
'' Aku yang memutuskan Niko bukan kamu, Lihat saja nanti''.
Dini keluar mencoba menjernihkan pikiran nya dan memikirkan sesuatu antara buat Dita atau Niko nanti nya.
Dita yang sudah berada di rumah.
Berniat menyewa satpam untuk menjaga nya saat di rumah.
Agar Angga bisa tenang di buat nya dan tidak ingin mengalami hal buruk lagi jika Dini dan Niko merencanakan sesuatu yang berbahaya nanti pada dirinya.
Dita bersama Angga di ruang tamu dan mengambil nya air untuk menenangkan diri nya.
''Angga benar-benar takut saat Tante Dini ingin menarik tangan ku Angga tidak ingin berpisah dengan mama dan tinggal dengan Tante Dini, Angga mau sama mama saja''.
'' Jangan takut lagi sayang, mama sudah menyuruh Tante Dini pergi dari kota ini dan tidak akan menganggu kita lagi''.
Dita tidak ingin memberitahu kan kalau Dini datang dengan Niko untuk menjemput nya agar Angga tidak bertambah takut saat mengetahui nya.
'' Iya ma, Untung saja Angga ketemu kakek penjaga kuburan dan menyuruh Angga tinggal bersembunyi di rumah nya. Kakek nya baik sekali dia juga mencari kan ku mama tadi''.
'' Iya Sayang, kalau begitu sekarang ganti baju mu yang lebih nyaman dan tidur siang yah sayang''.
'' Baik mah''.
...****************...
Selamat membaca