Kisah ini mengisahkan seorang perempuan yang ditakdirkan menjadi istri ketiga untuk murid kesayangan abahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Permata_Indah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part-30 Tangisan Sarah
Ali masuk kedalam kamar Sarah, dilihatnya Sarah sudah berada dikasur tidurnya setengah menyender dikepala kasur. Ali mendekat dan naik keatas kasur disamping Sarah.
“Mas Sarah mau cerita sama mas Ali” ucap Sarah.
“Cerita, boleh mau cerita apa” jawab Ali langsung bangun dari baringannya dan setengah menyender sejejer dengan Sarah.
“Dua hari yang lalu mas aku ketemu laki-laki itu, dia sudah kembali mas tapi dia sama sekali engga tau kalau aku udah nikah” ucap Ali.
“ Laki-laki yang kamu cintai dulu sebelum menikah dengan saya” tanya Ali.
“Iya mas, dan entah kenapa perasaan itu kembali dengan sempurna. Sarah harus apa mas?” ucap Sarah meminta saran.
“Bagaimana perasaannya dia sama kamu?” tanya Ali.
“Sarah engga tau mas, Sarah keburu kesel dan marah bilang ke dia buat engga muncul lagi dihadapan Sarah mas. Tapi jujur Sarah menyesal ngomong kaya gitu” jawab Sara menangis.
Ali langsung memeluk Sarah dan mengelus kepalanya layaknya seorang kakak pada adiknya, tangis Sarah menceritakan segalanya menurut Ali. Bahwa Sarah masih menginginkan laki-laki itu hanya saja kalimat takan cukup untuk menjelaskannya.
“Kalau dia memang masih memiliki perasaan yang sama kaya perasaan kamu saya yakin dia akan datang lagi besok untuk nemui kamu” ucap Ali masih memeluk Sarah.
Ali melepaskan pelukannya, perlahan tangannya mengusap air mata Sarah. Dan memberikan senyuman semangat pada Sarah.
“Saya yakin kamu pasti bisa melewati semua ini, Tuhan selalu punya rencana yang indah. Jadi berhentilah menangis, tidur karena besok harus mulai kembali aktivitas seperti biasa jangan fikirkan apapun. Saya akan selalu siap dengerin kamu bercerita oke” ucap Ali menghibur.
Sarah berbaring, Ali menarik selimut membantu menyelimuti Sarah bahkan Ali mengelus rambut Sarah hingga terlelap tertidur.
“Sejauh ini aku sudah menyakitinya dengan tidak memberinya hak batin disaat dia menginginkannya tapi dia masih tetap bersama saya hingga saat ini, maafkan saya Sarah. Dan terimakasih sudah menjadi istri yang berbakti pada suamimu ini yang banyak salah” ucap Ali lirih sembari mengelus rambut Sarah.
Ali akhirnya ikut berbaring dan tertidur disamping Sarah, hati Ali lega sedikit karena Sarah sudah menemukan kembali cintanya hanya tinggal menyatuhkan kembali.
Dulu sebelum Sarah menikah denga Ali, Sarah pernah menjalin hubungan dengan seorang lelaki yang sama-sama saling mencintai dan menginginkan. Tapi saat ayahnya sakit dan masuk kerumah sakit, laki-laki itu menghilang secara tiba-tiba bahkan nomernya tidak aktif dan rumahnya telah dijual. Entah kemana perginya laki-laki itu, sedang ayah Sarah ingin sekali melihat putrinya menikah.
Sedang Sarah ingin menikah dengan laki-laki itu, dan pada hari itu Tuhan mengambil ayahnya. Sebelum ayahnya pergi, ayah Sarah berpesan dengan salah satu temannya dan itu kebetulan abinya Ali. Bahkan saat ayahnya berpesan Sarah menyaksikannya sendiri, ayahnya mengatakan bahwa dia ingin putrinya menikahi anaknya temennya yaitu Ali.
Dan akhirnya keduanya dipertemukan Ali dan Sarah, awal-awal Sarah menolak tapi setelah beberapa hari Sarah mengenal Ali. Sarah terhipnotis akan kebaikannya dan dia memutuskan menikah dengan Ali, menurut Sarah dia benar-benar menikahi laki-laki yang tepat.
Menurut Sarah, Ali adalah laki-laki yang baik, yang bisa menghargai seorang wanit, tahu caranya memuliakan seorang wanita, dan menghormati seorang wanita. Dan saat itulah Sarah mulai mencintai Ali, mulai terkikis kenangannya bersama laki-laki yang pernah sangat dia cinta itu semua berkat kehadiran Ali.
Walaupun Sarah tahu kalau Ali tidak benar-benar menginginkan pernikahan dengannya, Ali menikahinya karena uminya yang meminta dan dia tidak bisa menolak karena wasiat dari ayahnya Sarah.
Ali sudah mengatakan dari awal sebelum ijab qobul Ali ucapkan, mengatakan bahwa dia berdosa akan perasaannya kepada satu wanita yang sampai saat ini ingin menikah dengan Sarah tapi Ali masih tetap menyimpan perasaan pada wanita lain. Dengan bijak Sarah faham dan bisa mengerti karena dirinya pun sama belum seratus persen dia melupakan laki-laki itu.
Dan sampai saat ini Sarah dan Ali bisa hidup bersama saling mengerti dan menghargai satu sama lain.
Nottes!!
Jangan lupa follow, like and commet yang baik🤗 Terimakasih sejauh ini sudah mendukung, nanti up part-31 nya besok lagi yaa☺
thanks bt author dan jg NT uda ksih bacaan grts