Karena di sukai oleh kakak ipar nya membuat Aulia hidup dalam kegelisahan.
Aulia yang masih berstatus anak kuliahan bingung dengan kehidupan nya saat ini,dia ingin pergi dari rumah kakak nya tapi dia tak memiliki tempat tinggal bahkan uang sepeser pun selama ini kakak ipar nya lah yang membiayai hidup Aulia hingga membuat kakak ipar nya semena-mena pada diri nya.
Aulia memutuskan untuk mengajak Rendy sang kekasih menikah tapi saat mendatangi apartemen kekasih nya ini justru dia melihat perselingkuhan Rendy dengan teman kampusnya sendiri membuat Aulia kecewa berat.
Bagaimana kisah hidup Aulia selanjutnya akan kah dia bisa lari dari kejaran kakak ipar brengseknya itu atau dia justru menjadi madu untuk kakak kandungnya sendiri?
Yuuk baca kisah nya hanya di Nt🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Putus
Dengan wajah tersenyum Aulia menenteng makanan kesukaan Rendy,malam ini dia ingin memberikan sang kekasih kejutan sekaligus membujuk Rendy yang tengah merajuk pada nya atas perkara tempo hari Aulia tak bisa menemani sang kekasih,Aulia memasukkan password apartemen sang kekasih.Dengan pelan dia memutar kunci pintu apartemen,Pintu terbuka, namun senyum di wajahnya seketika membeku, berganti dengan kebingungan saat melihat sepasang sepatu wanita yang bukan milik nya berada di apartemen Rendy.
"Sepatu siapa ini?" tanya Aulia pada dirinya sendiri.
Aulia meletakkan barang bawaan nya di atas meja lalu berjalan perlahan ke arah kamar Rendy,dari balik pintu tertutup itu, terdengar jelas suasana yang begitu hidup dan riuh. Suara tawa renyah wanita bercampur dengan suara gelak tawa berat lelaki saling bersahutan, memecah keheningan malam.
"Hahaha! Aduh, jangan dong... geli Ren!"
Terdengar suara jeritan kecil yang diikuti tawa, seolah ada yang sedang digelitik atau dikerjai. Suara gesekan seprai dan bunyi buk saat seseorang melompat atau menjatuhkan tubuh ke kasur terdengar jelas, menandakan betapa asyiknya mereka bermain-main.
"Ih, kamu jahat sekali sih! Awas ya,aku balas kamu!" seru suara wanita dengan nada manja dan menggoda.
"Coba balas aku ingin lihat bagaimana cara kamu membalas ku" balas suara lelaki dengan nada lembut namun penuh godaan, disusul dengan suara ciuman pendek dan tawa bahagia mereka berdua.
Suasana di dalam sana begitu hangat, penuh canda, dan terasa sangat intim. Seolah dunia luar tak ada artinya, yang ada hanya kebahagiaan dan keakraban yang tak terpisahkan di antara mereka berdua.
Darah Aulia seakan berhenti mengalir. Kakinya terasa berat seperti dipaku ke lantai. Dengan tangan gemetar dan napas yang memburu,dengan sisa tenaga, ia mendorong pintu itu kasar hingga terbuka lebar.
"ARGH!!"
Teriakannya pecah memecah keheningan. Di hadapannya sekarang, bukan hanya sekadar perselingkuhan biasa,do atas kasur king size itu terbaring lelaki yang ia cintai sedang bercumbu mesra dengan wanita yang jelas-jelas dia kenal.
Mata mereka terbelalak kaget, buru-buru menarik selimut untuk menutupi tubuh. Wajah Rendy pucat pasi, tertangkap basah melakukan hal memalukan itu.
"Lia" gumam Rendy terkejut
"Kalian...?!" suaranya tercekat, tenggorokannya terasa seperti tersumbat kapas. Matanya berkaca-kaca, memandang bergantian antara wajah pacar dan wajah perempuan yang dia kenali itu, wajah kedua nya kini terlihat begitu asing dan menjijikkan.
"Jadi selama ini... kau berselingkuh dari ku kak?!" bentaknya dengan suara pecah, air mata mulai mengalir deras membasahi pipi.
"Lia ini nggak seperti yang kamu pikirkan" ujar Rendy mencoba bangkit dan memasang celana boxer nya lalu mendekat ke arah Aulia.
"Jadi ini apa? Coba kamu jelaskan jika memang ini tidak seperti yang aku pikirkan" ucap Aulia menangis.
"Ak-u dan Clara... aku hanya main-main dengan nya sayang,aku hanya mencintai kamu" jelas Rendy mencoba mengambil tangan sang kekasih tapi di tepis cepat oleh Aulia.
"Main-main kamu bilang kak, tidur bersama dalam satu ranjang bertukar peluh kamu bilang hanya main-main,lalu bagaimana jika dia hamil anak kamu apa kamu bilang itu anak mainan?" tanya Aulia sembari memukul dada Rendy sambil terus menangis.
"Sayang maaf kan aku,itu tidak akan terjadi Aulia,aku main dengan nya selalu pakai pengaman"ucap Rendy membuat Aulia merasa semakin jijik dengan lelaki di hadapannya ini sementara Clara hanya tersenyum kecil karena perselingkuhan mereka sudah terbongkar dan ini yang dia tunggu-tunggu dari dulu berharap Aulia meninggal kan Rendy dan dia bisa bersama Rendy sebagai kekasih satu-satunya.
"Ini semua aku lakukan juga karena kamu tidak ingin kita tinggal bersama sedangkan aku butuh sex, Clara yang datang menawarkan nya pada ku " aku Rendy jujur
Nafas Aulia memburu,dada nya terasa sesak oleh pengakuan sang kekasih,dia menatap pacarnya dengan tatapan kecewa yang terdalam.
Hatinya bukan hanya hancur, tapi tercabik-cabik. Dikhianati oleh cinta memang sakit, tapi dikhianati oleh orang yang paling ia percayai di dunia ini... adalah kematian bagi perasaannya.
"Kamu munafik,plak.....!!"pekik Aulia lalu menampar pipi Rendy membuat Clara terkejut dengan sikap Aulia yang sangat berani.
"Kita putus!" ujar Aulia lalu segera pergi.
"Lia,dengarkan aku sayang,aku mencintai kamu" ucap Rendy mencoba mengejar Aulia tapi Aulia berlari cepat, Rendy yang hanya mengenakan celana boxer nya tak bisa leluasa mengejar Aulia ke luar apartemen.
"Sial!" kesal Rendy dia kembali lagi masuk kedalam kamar mengenakan pakaian nya.
"Ren kamu mau kemana?" tanya Clara yang melihat Rendy bersiap-siap.
"Kamu pulang saja" usir Rendy
"Tapi Ren-"
"Hubungan kita berakhir" potong Rendy
"Nggak Ren,aku nggak mau" tolak Clara cepat dia bangkit ingin mendekat ke arah Rendy tapi Rendy sudah berjalan cepat keluar dari kamar nya.
"Aaargggggg....." pekik Clara kesal.
"Awas kamu Aulia,aku akan buat kamu menderita" marah Clara.