Isyana Putri, gadis tomboi berusia 22th. Tanpa sengaja bertemu dengan
Briyan Adhinatha, seorang CEO tampan berusia 28th.
Karena suatu keadaan membuat Isyana harus melakukan nikah bohongan dengan Briyan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mandry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hormon wanita hamil?
Diruang makan, terlihat berbagai makanan yang sangat menggugah selera tersaji diatas meja makan yang cukup besar. Terlihat semua anggota keluarga telah berkumpul untuk makan malam kecuali isyana. Mama Rianti menyuruh Briyan untuk memanggil Isyana. Briya pun memanggil Isyana di kamarnya.
Tak menunggu lama, Briyan menuruni tangga terlebih dulu dan diikuti Isyana dibelakangnya. Kemudian Briyan duduk di samping ayah Baswara berhadapan dengan mama Rianti dan diikuti Isyana duduk disampingnya.
"Kalian baik-baik saja?" Tanya mama Rianti pada Briyan dan Isyana yang merasa ada kecanggungan diantara mereka.
"Kita baik-baik saja kok ma... " Jawab Briyan sambil memeluk lengan Isyana berusaha untuk terlihat tidak ada apa-apa.
"Hehe... Iya ma kita baik-baik saja" Ucap Isyana mengiyakan perkataan Briyan dengan senyum kakunya.
" Maaf ma... Aku tadi ketiduran" Ucap Isyana
" Tidak apa-apa sayang. Hormon wanita hamil memang seperti itu, mudah kecapean" Ucap mama Rianti memaklumi
"Tapi jangan jadi kebiasaan ya tidur disore hari. Itu tidak bagus... " Nasehat mama Rianti
'Hamil apaan...?! Gue gak hamil...! ' batin Isyana
"I... Iya ma... " Jawab Isyana
"Ngobrolnya nanti lagi... Sekarang waktunya kita makan... Sepertinya enak semua ini... " Papa Baswara mengingatkan untuk segera makan.
Briyan memberi isyarat kepada Isyana untuk mengambilkannya makan agak akting mereka lebih meyakinkan.
Cukup lama Isyana memahami isyarat dari Briyan sampe dia melihat Anggita dan mama Rianti mengambilkan makanan untuk suami mereka. Barulah dia faham apa yang dimaksud Briyan.
Isyana mengambilkan makan untuk Briyan dengan beberapa perdebatan kecil. Dari porsi nasi sampai lauk kesukaan. Dan kini giliran Isyana mengambil makan untuk dirinya sendiri.
"Jaga cara makanmu" Bisik Briyan yang melihat Isyana akan kalab memakan semua makanan
"Aku lapar... " Jawab Isyana sambil berbisik juga
"Tidak apa-apa Briyan. Justru bagus kalau wanita hamil nafsu makannya meningkat" Ucap mama Rianti yang mengetahui bisik-bisik antara Briyan dan Isyana.
"Iya ma... " Jawab mereka kompak. Dan yang lain hanya tersenyum sebagai penonton saja.
'Nafsu makanku di samakan dengan nafsu makan wanita hamil...hiks ' batin Isyana
'Haha... Dasar wanita rakus' batin Briyan
Seusai makan malam Isyana akan membersihkan meja makan dan peralatan makan. Setidaknya dia membantu membersihkan walau tadi tidak membantu mempersiapkan, itu yang ada dipikirannya saat ini. Tapi mama Rianti dan Anggita melarangnya.
" Biar nanti bi Inah yang akan membersihkannya" Kata mama Rianti
"Ayo kita keruang tengah" Ajak mama Rianti
Sesampainya diruang tengah mereka duduk santai dan asik mengobrol. Terlihat hangat dan penuh kasih sayang sangat harmonis.
'Sungguh membuat iri... Tapi kenapa sibodoh itu malah ingin merusaknya' batin Isyana yang merasakan kehangatan keluarga yang tidak pernah Iya rasakan selama ini.
"Oh iya sayang... Mama sampe lupa menanyakan. Kehamilan kamu sudah menginjak berapa bulan? " Tanya mama Rianti
"Sebenarnya aku tidak... " Belum selesai Isyana berbicara Briyan sudah menimpalinya.
"Sebenarnya dia tidak menyadari kehamilannya ma... " Ucap Briyan dan memberikan lirikan tajam kepada Isyana.
Isyana yang mendapat lirikan tajam hanya terdiam pasrah. Briyan tau apa yang akan dikatakan Isyana. Isyana akan mengaku kalau dirinya tidak hamil. Itu semua bisa merusak rencananya.
'Kenapa anak ini makin sulit diajak kerjasama... Aku harus segera membuat surat perjanjian' batin Briyan
"Jadi kalian belum memeriksa kandungan? " Tanya mama Rianti
"Sudah kok ma... Tadi pagi kita periksa ke bidan terdekat. makanya kita kesini agak sorean. kata bidan kehamilan Isyana baru 4 minggu" Bohong Briyan.
1 vote mengiringi karyamu Thor.
semangat berkarya