Albert Fernando laki laki yang sangat kaya raya menikahi Danisha Atmanegara, gadis cantik yang bekerja di klub malam...
Awal pertemuan yang kurang tepat membuat Albert maupun Danisha saling membenci
Awal pernikahan yang menyakitkan pun di rasakan Danisha karena Albert sang suami sering merendahkannya dan menghinanya,
Namun dengan berjalannya waktu ,Danisha pun mulai terbiasa dengan sikap acuh Albert padanya,
Meskipun begitu perhatian lebih pun selalu di curahkan Albert untuk Danisha, semakin hari Albert semakin bingung dengan perasaan nya untuk Danisha.
''Apakah ini yang di namakan cinta, apakah aku menikahi karena cinta? ''itulah yang selalu ada di dalam hati Albert.
Masih ada tokoh di belakang yang tak kalah unik yang harus di patuti jempol, siapa lagi kalau bukan mely sang sahabat ,
Bahkan Mely pun menikah dengan orang yang juga dingin dan angkuh,
''Apakah semuanya akan berujung bahagia, mengingat perjuangan mereka yang sama sama menghadapi pria angkuh? ''
Kalau penasaran kita baca yukkk!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadziroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
# 30
Benar saja ,Danisha melihat tuan Albert masih berdiri di depan pintu kamar mandi, karena tak mau membuat tuan Albert marah, dengan cepat Danisha mengucapkan permintaanya.
Mudah mudahan dia berbaik hati, membatin.
''Tuan, bolehkah saya minta tolong?'', ucapnya sedikit ragu, karena pasti tuan Albert tak langsung mau untuk membantunya.
''Apa, jawab Albert dengan singkat sambil melihat kepala Danisha yang masih terlihat.
Danisha tersenyum melihat wajah Albert yang sudah terlihat serius.
''Tolong ambilkan baju, saya lupa, dan disini juga tidak ada handuk, Danisha mengucapkannya semakin ragu.
Dengan cepat Albert mencondongkan kepala mendekati kepala Danisha.
''Apa yang aku dapatkan kalau aku membantumu?'', ucapnya menyeringai,.
Danisha masih memikirkan ucapan dari Albert yang meminta upah.
Apa yang bisa ku berikan tuan, kau sudah punya segalanya, tapi masih saja minta upah, batin Danisha jengkel.
Dengan terpaksa Danisha mau memberikan upah untuk Albert.
''Apapun yang anda minta akan saya berikan,'' Danisha mengucapkannya dengan keterpaksaan.
Bukannya membantu ,Albert malah tertawa menggema di seluruh ruangan.
''Apa yang aku dapatkan darimu, sedangkan kamu tidak punya apa apa selain tubuhmu, tapi aku nggak selera dengan tubuhmu itu , sambil menatap intens wajah Danisha.
Dasar orang yang sangat angkuh ,kalau mau nolong yang ikhlas, meskipun tidak selera dengan tubuhku ya nggak apa apa, aku juga tidak memaksa, karena tubuhku ini memang akan ku serahkan pada orang yang aku cintai, Danisha semakin jengkel.
Karena tidak membuahkan hasil, Danisha menutup pintunya kembali, meratapi nasibnya yang masih belum memakai kain secuil pun,
''Kok semakin dingin ya?'', berkata sambil mendekap tubuhnya sendiri.
Wajah Danisha terlihat pucat dan bibirnya mulai gemetar,
Tuhan gi mana caranya aku keluar dari sini, batinnya.
Tak lama, ketukan pintu itu terdengar olehnya.
Danisha mencoba berdiri dan berjalan mendekati pintu, meskipun dirinya sudah merasa kedinginan,
''Ada apa lagi tuan?'', ucapnya dengan bibir yang sedikit gemetar.
Tanpa bicara, Albert menyerahkan baju dan handuk untuk Danisha, dengan cepat pula Danisha meraih nya.
''Untung saja dia masih punya hati, gumamnya sambil memakai baju yang di berikan Albert.
Setelah rapi, Danisha keluar dari kamar mandi,dan ingin keluar dari kamar yang terkutuk itu ,menurutnya.
Namun sebelum kakinya melangkah, Albert memanggilnya.
Sebelum menoleh Danisha menghela nafas panjang.
Karena tak mau berurusan dengan Albert, Danisha pun menghampiri orang yang sekarang berstatus suaminya.
''Apa tuan butuh sesuatu?'', tanya Danisha.
Tapi sebelum Albert menjawab, Danisha sudah merasa mual ,dengan cepat Danisha masuk ke kamar mandi ,
Albert mengernyitkan dahinya mendengar Danisha yang beberapa kali muntah.
''Kenapa dia, gumamnya.
Albert berjalan menuju kamar mandi,karena tak di kunci, Albert langsung membukanya dan menghampiri Danisha yang masih memuntahkan isi perutnya.
''Kenapa?'' tanya Albert ,tanpa di sadari Albert terlihat sangat khawatir, sambil memegang punggung Danisha.
Danisha hanya menggeleng dan tubuhnya merasa semakin lemas,.
Sambil memegang kepalanya yang terasa pusing,. dan tiba tiba saja Danisha menyandarkan tubuhnya tepat di dada Albert.
Albert panik dan langsung meraih tubuh Danisha.
''Hai bangun... ucapnya sambil menepuk nepuk pipi Danisha yang sudah tak sadarkan diri.
''Bagaimana ini, kenapa dia, ?''batinnya.
Dengan cepat Albert mengangkat tubuh Danisha membawanya ke ranjang.
Albert keluar dari kamarnya dan memanggil pak Heri, dengan cepat pula pak Heri langsung saja berlari.
''Ada apa tuan, tanya pak Heri ikut panik melihat Albert yang terlihat panik.
''Danisha pingsan cepat panggil dokter, !''suruhnya, Pak Heri langsung mengeluarkan ponselnya dan memanggil dokter.
Semua pelayan di bawah heboh melihat tuan mudanya yang terlihat panik.
Setelah beberapa menit, seorang dokter datang dengan santainya memasuki rumah Albert dan tanpa bicara, dokter cantik itu langsung memasuki kamar Albert.
Dokter yang bernama Gea itu terkejut melihat wanita cantik yang terkapar di atas ranjang Albert.
''Wanita mana ini yang kamu bawa ke rumah, sepertinya spesial sampai kamu membawanya pulang, apa lagi sampai kamu bawa ke kamarmu .ucapnya sambil melihat sudut kamar.
Albert hanya berdecak mendengar ocehan sang dokter yang juga teman kuliahnya itu.
''Kenapa dia, tanya sang dokter sebelum memeriksanya.
''Aku nggak tau ,tiba tiba saja dia muntah dan pingsan, ucapan Albert membuat Gea membelalakkan matanya dan menoleh ke arah Albert yang mematung di belakangnya.
Apa Albert serius dengannya sampai membuatnya bunting, biasanya dia tak pernah menyentuh wanita, batinnya meraba.
Namun Gea tak langsung mengucapakan kesimpulannya itu di depan Albert, karena sudah tau pasti Albert akan marah jika tak sesuai ekspektasi.
Gea memeriksanya dengan teliti dan secara terperinci.
Ternyata dia tidak hamil batinnya kembali.
''Kenapa dia ?''tanya Albert melihat Gea yang dengan santainya tersenyum melihatnya.
''Siapa dia?'', tanya Gea kembali dengan serius.
''Apa perlu aku jawab, kau itu tak pernah berubah, selalu saja kepo dengan urusanku. Jawab Albert sinis sambil menarik selimut menutupi tubuh Danisha.
Kelihatannya Albert perhatian banget, apa dia pacarnya, pikir Gea.
''Ayo keluar, biarkan dia istirahat.
''Hemm... dengan cepat Gea keluar dari kamar Albert.
''Sepertinya kau sangat serius dengannya, apa dia kekasihmu, ?''Gea terus saja menanyakan pada Albert.
''Anggap saja seperti itu, Albert belum jujur.
Gea tertawa melihat sahabatnya yang ingin tau urusannya.
''Kau itu masih sama, memangnya kenapa kalau kamu jujur, aku juga tidak akan bilang sama siapa siapa, lagi pula dia cantik, dan aku lihat kamu sangat perhatian dengannya. Gea sedikit curiga dengan sikap Albert pada Danisha.
''Kalau sudah selesai pulanglah, aku mau istirahat, lagi pula ini hari liburku, jangan kamu menggangguku dengan hal yang sepele ucapnya bernada mengusir,.dan tidak memakai akhlak.
Lagi pula kalau dia tidak memanggil aku juga tidak akan ke sini, batinnya.
''Baiklah tuan, kalau gitu aku pulang dulu ,lagi pula bukan cuma kamu saja yang butuh istirahat ,tapi aku juga, ''Ingat jangan di apa apain dulu, dia itu masuk angin, jangan jangan kamu kelamaan itunya. bisik Gea sambil tertawa.
Pandai juga dia menggoda. batin Albert.
Setelah Gea keluar dari rumah ,Albert langsung saja kembali kekamarnya, tapi sebelumnya dia menyuruh para pelayan untuk menyiapkan makanan.
Albert membuka pintunya dan melihat Danisha yang masih memejamkan matanya.
''Apa aku tadi sudah keterlaluan sudah membuatnya lama lama tidak memakai baju di kamar mandi Sampai dia masuk angin?''tanya pada diri sendiri.
Albert memikirkan lagi bagaimana kalau sampai abangnya tau dengan kelakuannya pada Danisha sampai membuatnya pingsan.
''Apa bang Ricko akan marah padaku saat dia tau kalau Danisha pingsan ,tapi aku kan tidak melakukan apa apa, Wajah Albert terlihat cemas saat teringat dengan abang angkatnya itu.
Bukan takut, tapi Albert tidak mau sepenuhnya di salahkan, karena menurutnya Danisha pingsan pun bukan kesalahannya.
sukses thor
smangat thor
mksh
Lektor....
agk ganggu mb Nad...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa