NovelToon NovelToon
Emily:Ketika Cinta Harus Memilih

Emily:Ketika Cinta Harus Memilih

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:376.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Novi Zoviza

Sekuel (Mommy untuk baby Arsha)

Pricillia Myliarno Ricardo gadis cantik berusia 24 tahun.Dibuang ibu kandung saat kecil dan di rawat oleh wanita yang ia anggap adalah ibu kandungnya.

Dan jatuh cinta pada seorang pria tampan namun semua yang ia rasakan harus sirna setelah kejadian satu malam yang merubah hidupnya.

Yuk simak ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Novi Zoviza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30. Bertemu Mommy

Emily menghentikan langkahnya saat berada di ambang pintu kamar sang ibu. Wanita itu menatap tidak percaya wanita yang enam tahun yang lalu menemuinya itu kini terlihat kurus dan ringkih. Dulu saat terakhir kali ia bertemu sang ibunda, beliau terlihat cantik dan juga berwibawa. Tapi kini kondisinya begitu sangat memprihatikan.

Emily mengusap sudut matanya yang berair, entah kenapa hatinya yang dulu keras kini melunak saat melihat kondisi sang ibu. Emily menoleh saat Yovan mengusap bahunya dan mengangguk pelan.

Dengan perlahan Emily menghampiri sang ibunda yang terbaring di atas tempat tidur. Ia tidak bisa menyembunyikan air matanya melihat kondisi sang ibu.

"Mommy...," lirih Emily dengan suara tercekat duduk di sisi tempat tidur. Sang ibu hanya bisa menatapnya tanpa bisa mengeluarkan suara karena kondisinya yang semakin memburuk akhir akhir ini.

Emily meraih tangan ringkih sang ibu lalu dengan perlahan wanita itu mencium punggung dan sang ibu. Tangisannya seketika pecah melihat wanita yang sudah melahirkannya ini terbaring lemah.

"Mommy...maafkan aku yang begitu keras hati dan tidak bisa memaafkan Mommy dulu. Maaf...," ujar Emily di sela isakannnya.

Terlihat sang ibu menggeleng dengan air mata yang juga membasahi pipinya. Wanita paruh baya itu terlihat seolah-olah ingin mengatakan sesuatu tapi ia tidak mampu mengeluarkan suaranya. Ia begitu bahagia bisa bertemu dengan putri bungsunya yang selama ini di rindukan kedatangannya.

Radit mengusap punggung Emily menenangkan sang adik."Mama pasti memaafkanmu Dek," ucap Radit terdengar lirih.

"Aku begitu egois saat itu Kak. Padahal Mommy sudah datang menemuiku untuk me-minta ma-af. Tapi...aku begitu keras hati dan tidak mau memaafkan Mommy. Aku-- aku menyesal Kak," isak Emily.

"Tidak ada yang perlu di sesali Emily, Mama juga bersalah sudah menelantarkanmu tapi Mama punya alasan saat itu memberikanmu pada orang lain. Mama saat itu hanya seorang janda yang mengadu nasib di negara orang. Dan tiba-tiba saja kejadian yang tidak ia inginkan terjadi, dia hamil kamu. Hal itu membuat dunianya terguncang Emily, hamil tanpa suami dan dia tidak ingin pulang kembali ke tanah air membawa aib untuk keluarga. Jika dia membawamu ke sini kamu akan jauh menderita Emily. Kamu akan di olok-olok sebagai anak haram dan hal itulah yang ditakutkan Mama saat itu dan akhirnya ada temannya yang bersedia mengadopsimu," jelas Radit.

Emily mengangguk pelan, ia tahu budaya timur. hamil tanpa suami adalah sebuah aib. Dan kini mata hatinya terbuka apalagi dia juga seorang ibu yang pernah berada di posisi yang sama dengan sang ibu. Nasibnya hampir sama dengan sang ibu bedanya ia masih menggunakan akal sehatnya untuk merawat anaknya meski tanpa ada sosok seorang suami.

"Ma... putri yang Mama rindukan selama ini pulang. Dan Mama harus janji sama Radit untuk sembuh," ucap Radit pada sang ibu. Ia tahu bagaimana sang ibu selama ini merindukan Emily hingga jatuh sakit seperti ini bertahun-tahun.

Terlihat sang ibu hanya mengangguk samar dengan tatapan lurus pada Emily. Entah apa yang ada dalam pikiran wanita paruh baya itu saat ini.

Emily keluar dari kamar sang ibu karena tidak kuasa melihat kondisi sang ibu. Tapi ia akan lebih sering datang kesini untuk menjenguk sang ibu nantinya."Kak...kenapa Mommy bisa seperti ini?," tanya Emily saat ia dan Radit juga Yovan sudah berada di luar kamar. Pertanyaan yang sejak tadi bersarang di kepalanya namun ia tahan karena tidak ingin melihat sang ibu makin terlihat sedih.

"Mama jatuh di kamar mandi dan setelah dibawa ke rumah sakit ternyata Mama divonis mengalami stroke. Dan saat itu Mama tidak lagi mempedulikan kondisinya hingga sampai saat ini. Dulu Mama masih bisa di ajak berkomunikasi dan dia mengatakan ingin sekali bertemu dengan kamu tapi saat itu kami tidak bisa menemukan keberadaan kamu di manapun," jawab Radit.

"Andai--

"Sudah Dek, berhenti menyalahkan dirimu sendiri. Ini mungkin sudah karmanya Mama juga atas kesalahannya selama ini. Yang terpenting itu kamu sudah mau memaafkan Mama dan berjanji akan sering menjenguknya disini. Semoga dengan begitu Mama bisa semangat untuk sembuh," sela Radit.

"Iya Kak...," angguk Emily.

"Ayo kita ke depan. Rania pasti sudah selesai memasak. Kita makan sama-sama," ucap Radit.

"Tapi Kak, Mama--

"Mama sebelum kamu datang sudah makan dan meminum obatnya," ucap Radit yang tahu maksud ucapan Emily.

"Ayo Yovan. Kita makan siang sama sama," ajak Radit pada Yovan yang sejak tadi hanya diam saja. Ia tidak ingin menganggu momen pertemuan ini.

"Iya...," angguk Yovan merangkul bahu Emily mengikuti langkah Radit yang lebih dulu melangkah menuju ruang makan.

***

"Kenapa,hum?," tanya Yovan melirik Emily yang tampak diam saja. Saat ini mereka dalam perjalanan pulang dari kediaman Radit setelah selesai makan siang bersama dan juga berbincang ringan.

"Aku kasihan sama Mommy, Mas," jawab Emily.

Yovan mengenggam tangan Emily dengan lembut."Sayang...kita itu hidup tidak selamanya sehat bukan. Adakalanya kita sakit begitu juga dengan Mama kamu. Mungkin saat ini Allah tengah menegurnya dan menggugurkan dosa-dosanya dari penyakit yang ia derita. Dan satu lagi jangan lagi menyalahkan dirimu sendiri. Mungkin ini jalan Allah untuk membawa Mama kamu ke jalan yang baik," ucap Yovan dengan bijak.

"Iya Mas...," angguk Emily.

"Kalau begitu kita jemput Kafka di sekolahnya. Jangan memasang wajah sedih kamu di depan Kafka. Dia anak yang cerdas pasti ia akan bertanya kenapa Mommynya ini bersedih. Kafka belum saatnya tahu permasalahan ini," ucap Yovan.

Emily tersenyum tipis."Kamu kenapa bisa sebijak ini Mas?," tanya Emily menatap Yovan penuh kekaguman.

Yovan terkekeh mendengar pertanyaan Emily."Semakin dewasa seseorang pasti akan bersikap bijak sayang. Apalagi aku sudah menjadi seorang ayah," jawab Yovan.

"Bukan itu maksud aku Mas. Dulu kamu jika bicara seperlunya saja tapi sekarang lihatlah kamu semakin banyak bicara," ucap Emily.

"Aku begini hanya denganmu Emily," jawab Yovan.

"Masa sih?. Biasanya seseorang yang sudah sukses itu akan mudah bergaul dengan siapapun termasuk dengan perempuan. Dan--

"Dan jangan samakan aku dengan orang kebanyakan sayang. Aku tidak seperti itu, sama akan mantan bosmu dulu, Dion. Aku tidak akan pernah mau dekat dengan seseorang yang bukan aku cintai," ucap Yovan yang juga tahu sifat Dion setelah beberapa kali bertemu dengan pria itu dalam beberapa acara.

"Emily...dulu saat aku amnesia saja aku tidak pernah mau dekat dengan wanita manapun termasuk denganmu kan?. Apalagi sekarang aku sudah punya kamu dan Kafka," sambung Yovan.

Emily tersenyum tipis mendengar jawaban Yovan. Ia hanya menguji Yovan karena sebenarnya ia sangat mempercayai Yovan. Wanita itu berharap Yovan akan seperti ini selamanya.

...****************...

1
Sri Wulandari
max itu butuh wanita yg lemah lembut, pengertian, penyayang tp jg cerdas thour utk mengimbangi sikat petualangannya nti dia akan jd pria yg bucin sprti yovan🤭
Sri Wulandari
selamat yovan-emily bahagia sllu selamanya ❤️❤️💖💞🎉🎉🎉
Sri Wulandari
maxime ternyata kakak yg baik utk emily
Sri Wulandari
perusahaan tempat emily bekerja pasti punya yovan
lia rahma
lanjut thor
Nivia Olive
typonya banyak banget loh, Thor.
Fie Lian
Luar biasa
altanum
cerita yang diangkat sudah bagus dan ada bahan untuk melanjutkan daro novel sebelumnya...
cm ada beberapa bab yang ceritanya agak dipaksakan.jd alur e agak aneh
terus semangat berkarya thor ❤️❤️❤️
Runik Runma
bagus max
Runik Runma
mampus kau
Runik Runma
mantap
Runik Runma
Huu egois kmu Yovan
Cherly_Lenda Akay
Lumayan
Dwi ratna
udh kesana kak,Tek bca jg
Wiwin Zahira
aku udah mampir kak😊
🍒🍒 Aisyah 🍒🍒
ko kisah ana dan Victor engga di selsai Thor,,nanggung bnget berhenti di tengga jalan

padahal aku sangat suka novel mu Krn engga terllu berbelit"

y udah lah cari novel lain yg bacanya engga setenga"
Desi Alabrar
terima kasih Thor, ttp semangat 💪😘😘
Ade Syafira Suhardin
di tunggu yah kak kisah selanjutnya n makasih buat kisah yg ini
Novi Zoviza: iya kak.dan terimakasih juga untuk dukungannya
total 1 replies
Jessica Xie
koq ngak ada anak cewek sih
pengen lihat yovan posesif sama anak ceweknya thor
semoga d lapaknya Maxime Emily melahirkan anak cewek 1 ya thor
Novi Zoviza: terimakasih masukannya KK,
total 1 replies
lilikmamavioagym mama
spil judulnya thor..😁🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!