NovelToon NovelToon
IBUKU SEORANG WANITA MALAM

IBUKU SEORANG WANITA MALAM

Status: tamat
Genre:Komedi / Cintapertama / CEO / Roman-Angst Mafia / Teman lama bertemu kembali / Tamat
Popularitas:90.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Duyung Indahyani

"Aku bukan anak haram.. hiks.. hiks''
teriak seorang gadis kecil seraya mengusap air matanya yang terus mengalir.
" Tata anak haram..anaak haram.. gak punya ayah.''
ledek beberapa anak-anak terus meneriaki gadis kecil itu dengan kata-kata anak haram.
'' aku punya ayah..hiks..hiks,'' gadis kecil itu terus menangis.
" Dimana coba ? kau itu tak punya ayah, ibu kamu kan pe*l**r,"
teriak seorang gadis memakai baju berwarna biru.

Tata Dwi Lestari seorang gadis yang harus mengalami kehidupan yang pahit akibat profesi ibunya sebagai wanita penghibur. Dimana hal itu membuat dirinya dicap anak haram oleh orang-orang disekitarnya dan mengalami kehidupan pahit serta psikis yang tidak mudah percaya pada orang lain.

Bagaimana perjuangan Tata dalam menghadapi semua cobaan hidupnya ??
apa dia akan ikut masuk dunia gelap seperti ibunya, atau dia akan mengubah pandangan setiap orang tentang dirinya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duyung Indahyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Si Jail

" Cinta Gue ditolak sama Dia Dan," kssah Adhit frustasi.

" Hemmm, Nona Tata ini sungguh hebat berani menolak cinta Tuan Adhit," celetuk Danu.

" Apa Lo bilang," pekik Adhit.

" Maaf Tuan bukan itu maksud saya, tapi sebenarnya Saya rasa Nona Tata sebenarnya Dia itu juga memeliki perasaan terhadap Tuan Adhit," jelas Danu berharap amarah Adhit meredah.

" Tapi dia bilang gak suka Gue dan juga sangat membenci Gue," lirih Adhit.

" Benci? Tuan saya bisa melihat dari tatapan Nona Tata saat melihata anda dan juga tadi saat berpapasan dengan Saya di koridor kantor, Nona Tata menangis seperti seseorang yang melakukan hal yang tidak di inginkan hatinya Tuan,"

" Begitu ya! Makasih Danu, Lo memang asisten paling pengertian," puji Adhit menepuk pundak Danu dan tersenyum lebar. "Kita lihat seberapa mampu Lo menjauh dari Gue Ta."

Sebenarnya saya juga gak yakin Tuan tentang perasaan Nona Tata, ini semua saya dapatkan dari artikel-artikel dan buku-buku yang membahas hati dan pasangan. Gumam Danu dalam hatinya.

****

Hari kedua Tata bekerja. Terlihat Tata yang sudah berganti pakaian dengan seragam biru miliknya kini tengah berbaris dengan jajaran cleaning service lainnya. Seorang wanita bertubuh lumayan berisi berdiri di depan mereka tengah memberi komando tugas-tugas setiap orang di sana.

" Siapa nama Lo?" bisik seorang wanita di samping Tata.

"Gue Tata," ucap Tata.

"Kenalin Gue Mira, eh Ta lo tau Dia siapa," celetuk Mira menunjuk wanita berisi di hadapan mereka dengan kedua matanya.

" Dia namanya Dona, Dia yang bertugas mengkoordinir kita semua, Lo tau gak?"

" Apa?" tanya Tata.

" Dia itu bukan hanya crewet tapi juga doyan banget makan," celetuk Mira yang mana membuat Tata tertawa kecil karenanya.

Dan hal itu dirasakan oleh Dona, dan benar saja Tata dan Mira mendapat tatapan tajam dari Dona.

" Hey Kamu orang baru! Siapa namamu?" tanya Dona.

" Ta-Tata Bu," jawab Tata terbata.

" Yang lainnya bubar dan mulailah pada tugas masing-masing, Kamu kemarilah," seru Dona pada Tata.

" Tugas Kamu hari ini adalah bersihkan ruang CEO!"

"Saya Bu?" tanya Tata.

" Iya Kamu, apa ada orang lain disini?"

" Bisa saya minta tugas yang lain gak," pinta Tata memelas.

" Gak bisa, dan jangan bernego lagi dengan saya, cepatlah kerjakan jangan ditunda lagi," tegas Dona.

Aduh apa lagi ini? Gue harap Adhit lagi gak ada di ruangannya.

Dengan langkahnya yang pelan dan kedua tangannya yang membawa alat kebersihan, Tata berjalan dengan jantung yang bergetar kencang. Saat mendekati pintu ruangan Adhit, langkah kaki Tata berhenti seketika. Walau ragu Tata akhirnya mengetok pintu ruangan Adhit. Sekali, dua kali, hingga tiga kali namun tak ada jawaban dari dalam membuat keberanian Tata untuk memutar gagang pintu tersebut.

Krekk...

" Sepertinya Dia bener gak ada, ship sekarang cepat kerjakan tugasnya sebelum Dia datang,'' girang Tata berjingkak saat mendapati ruangan yang kosong.

Sapu telah ia pegang dan kegiatan bersih-membersih pun ia mulai kerjakan. Lantunan lagu Tata nyanyikan dengan ceria.

Bila bermimpi kamu jaga dari tidurku

Aku sebut namamu Aku seru cintamu

Engkaulah kekasihku hanya Engkau nyawaku

Akulah perindumu Akulah pencintamu

🎶🎶🎶

Adhit yang sedari tadi sudah berada di ruangannya dan berdiri di pintu memandangi Tata dari belakang yang sedikit bersenandung dengan suaranya yang bagus.

Suara Lo bagus juga Ta,

Setelah merasa cukup puas memandangi Tata, dengan gayanya yg cool Adhit berdehem dan berjalan dengan menawan menuju meja kerjanya.

Mari mulai permainannya Ta.

Deg..

Dia datang? Gimana ni? tetap kerja Ta, lanjutkan saja aktivitasnya dan jangan pedulikan dia.

Tata terus saja melanjutkan kegiatannya membersihkan ruangan itu, saat merasa sudah cukup bersih dengan segera Tata melangkah menuju pintu, namun bukan Adhit namanya kalo Dia tidak punya cara untuk menahan Tata disana.

" Hey, mau kemana? Gimana sih kerja kamu lihat meja ini masih ada debunya cepat bersihkan," seru Adhit.

Tanpa menjawab perkataan Adhit, Tata berbalik arah menuju meja kerja Adhit untuk membersihkannya. Pria ini sungguh licik, Dia ingin Tata membersihkan mejanya namun ia enggan berpindah dari kursi kerjanya.

" Maaf Tuan CEO, bisakah Anda berpinda tempat duduk agar Saya mudah membersihkan dan merapikan meja Anda," ucap Tata memohon.

" Bersihkan saja jangan hiraukan Gue," celetuk Tata.

Ck, Gue udah sopan plus ngomong baik-baik tapi Dia malah gitu.

Walau merasa jengah dengan tingkah Adhit, Tata tetap membersihkan meja kerja itu. Akal jail Adhit masih terus tak berhenti, Dia mengambil helaian kertas yang ada di meja, mencoret-coretnya asal dan membuangnya asal kelantai. Dan hal itu mau tidak mau Tata harus memungut kertas yang bertebaran di lantai dengan terus merapikan meja Adhit, yang dirasa sedari tadi tak ada rapinya karena ulah Adhit yang mengacak meja itu berulang kali saat Tata memungut kertas dilantai.

" Cukup Dhit, apa sih mau Lo?" kesabaran Tata telah usai ia sudah mulai marah menghadapi sikap Adhir yang usil.

" Sedikitlah sopan, bukannya Lo ngomong untuk saling tidak kenal," ujar Adhit sopan.

"Puft,'' gerutu Tata yang tak bisa melawan perkataan Adhit.

Hampir satu jam Tata berada diruangan itu, meladenu sikap iseng Adhit yang tak berhenti, sampai sebuah bunyi dering telepon Adhit berbunyi.

" Ck," umpat Adhit saat melihat nama Danu tertulis disana. Dengan kesal Adhit mengangkat panggilan itu.

" Ada apa? Katakanlah," ucap Adhit yang dijawa Danu pada sambungan telepon itu.

" Iya 10 menit lagi Gue kesana," ucap Adhit mematikan sambungan telepon Danu.

Rasanya enggan Adhit mengikuti rapat kali ini, Dia merasa lebih menyenangkan menjaili Tata dengan kertas-kertas di ruangannya itu. Tapi ini adalah rapat penting bagi perusahaan dalam pembuatan proyek baru serta peluncuran penyanyi baru yang akan di adakan beberapa hari lagi.

" Lanjutkan bersihkan semua, jangan sampai ada yang tertinggal satu debu pun,'' celetuk Adhit melangkah menuju pintu keluar.

" Bwueeee... hust .. hust, pergi sana," usir Tata saat Adhit telaj keluar dari ruangannya.

****

 

Terimakasih semuanya udah mampir pada karya inu, jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komen, dan vote karya ini ya, karena ini semua sangat penting buat aku kedepannya. Dan bagi readers yang punya instagram bisa follow ig aku ya, dengan nama akun @sri_duyung, pokoknya terimaksih banyak untuk kalian semua.

1
Suyatno Galih
tata sotoy, tp ada pangeran penyelamatnya
Suyatno Galih
tata bertindak tanpa perhitungan dl, urusanya tambah runyam. pikirnya mudah tp malah sarang singa yg di dtngi
Suyatno Galih
disini pemeran utamanya khususnya wanitanya diperankan sifat kasarnya, jd kurang yes.
Suyatno Galih
cara Adhit yg beetele2 n meremehkan mmbuat lawan peran jg yg mbaca kesel
Suyatno Galih
bisa ditebak rencana licik Hendrik, mau menjual tata yg diusirnya dl
Suyatno Galih
org di sekitarnya n org yg gak tau menau terlalu nyinyir mengurusi urusan org lain
Suyatno Galih
dgn cara Adhit yg norak dan merendahkan membuat tata ilfil
mentang2 byk duit, seolah2..........
Suyatno Galih
klrga tata baru terlepas dr lumpur hitam, disini tantangan dr keluarga Adit dimulai. lanjut Thor...
Suyatno Galih
antara Adit, Candra ato hendrik
Zaky Badut Pekanbaru D'Kompenk
up jgn lama² dong
Arika Kurniawati
Jgn lm" up ny
Arika Kurniawati
rajin up. donk thor
Daisyridone
semoga Author mrngabulkannya
hehehe
Daisyridone
aaihh lagi diintip ama nenek
Daisyridone
lho kok jadi gini ceeitanya thor?
bukannya Tata udah rau kalau Adit itu CEO dan juga kan Tata juga dah sempat jadi karyawannya Adit?
Kok jadi kesannya di bab ini Tata masih nyangka Adit fotografer?
Daisyridone: aku auto cek babnya dan ketemu di bab 28 yg judulnya maafin gue adit...
Adit bilang kan aku CEOnya.....
dan Tata jawab karena lo CEO.....

ok thor...semangaat
total 2 replies
Daisyridone
bau bau pelakor nih
Daisyridone
huuemm
Daisyridone
CEO polos euy
Daisyridone
jadi deg degan iih
Daisyridone
next aaah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!