NovelToon NovelToon
CEO Cantik Dan Berondong Nakal

CEO Cantik Dan Berondong Nakal

Status: tamat
Genre:Berondong / Janda / Beda Usia / Tamat
Popularitas:67.8k
Nilai: 5
Nama Author: si ciprut

Catherine Midleson, biasa dipanggil Key. seorang CEO janda. melakukan hubungan terlarang dengan OB bernama Agung
Keduanya menikah dan hamil anak kembar.
Karena penasaran siapa yg kembar, Agung mencari kembaran Key.
Agung menemukan kembaran Key bernama Catharina biasa dipanggil Kay.
Akhirnya menjadi istri ke 2, karena ikatan batin yg kuat.

" Mas naik kudanya pelan pelan, soalnya kuda jinak..!" kata Key, setelah mendapat jatah dari Agung setelah bersama Kay.

hingga keduanya lelah, namun Kay memeluk dari belakang.
" malam ini , aku dobel kan mas..!" kata Kay membuat Key yg terkapar tertawa

" Harus kuat mas!, punya istri dua..!" celetuk Key, istri pertamanya

ikuti Ceritanya di CEO Cantik dan Borondong Nakal

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Buah Anggur

POV: Catherine

Aku terkejut, ketika Agung dan Maman datang. Karena Agung luka lebam di wajahnya. Sehingga aku pun panik. Bahkan aku menangis. Aku tidak tahu ternyata Agung terluka di lengannya. Yang terpaksa membawanya ke klinik. Dan setelah itu, Agung pun diolesi salep, dan lengannya di perban. Agar tidak infeksi, kata dokter. Yang akhirnya kami pun kembali ke kontrakan bibi Nani. Aku tahu Agung belum makan. Makanya aku pesan makanan secara online.

Maman akhirnya tahu jika aku dan Agung telah menikah. Dan bibi Nani pun menjelaskannya. Dan berharap Maman tidak memberitahu yg lain. Sekitar jam 11 malam, akhirnya aku dan Agung kembali ke apartemenku.

Ternyata setiap Agung ingin ke apartemen, ia selalu mengecek ponselnya. Serta mematikan cctv jika ingin lewat. Bahkan hampir semua cctv, ia sabotase terlebih dahulu. Agar bisa masuk ke apartemen ku. Katanya untuk menjaga, jika aku diperiksa oleh orang. Dan benar saja, saat jalan berdua terlihat aku jalan sendirian. Dan Agung tidak terlihat disana. Ah, suamiku sangat pintar memodifikasi penipuan itu. Hingga kami pun sampai di dalam apartemen.

" Mau langsung tidur..?" tanyaku. Kepada Agung yg justru duduk di sofa.

" Aku mau lepengin badan dulu..." jawabnya.

" Badan yg kecil.."

Sialan, lagi terluka masih ngomongin tongkat bisbol. Aku pun mendatanginya.

" Kamu itu lagi terluka sayang. Masih mikirin mesum..." kataku.

" Kan cuma lempengin Yang, siapa tahu entar terbang sendiri.."

" Hais..mana ada.." kataku sambil melangkah menuju kulkas untuk ambil air dingin.

" Ada lah, ntar tiba tiba keluar terbang sendiri Yang.." katanya lagi. Sepertinya suka mancing mancing ini laki.

" Tapi aku gak bantuin kan Yang..." kataku sambil melirik Agung yg sedang mengusap luka diwajahnya.

" Engga sih, kayaknya ditempat lain..!"

Aku melotot mendengar jawaban Agung. Mau cari yg lain Hem...akupun mendatanginya. Sambil melotot didepannya.

" Awas kalau cari yang lain...!!" kataku ketus kepada Agung sambil menatap matanya.

" Berarti bantuanmu lah, dia bisa lepas dan terbang..."

Semprul, bilang aja kalau mau kuda kudaan.

" Bilang aja kalau mau kuda kudaan..!" kataku, kini aku duduk di sebelahnya sambil bergelayut di lehernya.

" Aku sedang terluka, jadi tidak bisa naik kuda...." jawaban Agung membuatku menyipitkan mataku. Dan aku paham apa maksudnya.

" Terus aku yg naik kuda..?" tanyaku sambil mendekatkan wajahku di wajahnya.

" Ho ooh..."

Beneran tebakanku. Pasti dia maunya begitu.

" Kan kamu terluka Yang...?" kataku, agar Agung menundanya.

" Yang luka kan tangan dan wajahku Yang, bukan tongkat bisbol ku.."

Asem

" Dan katamu ga boleh bibitnya di buang sembarangan kan...?" lanjutnya lagi. Fix ngajak duel.

" Ya udah ayok, disini apa di kamar...?" kataku sekalian, orang dia nantang.

" Emm.., kalau disini aku duduk. Kurang nyaman. Kan lagi terluka..!, kalau dikamar aku tinggal terlentang..."

Sialan, masih inget sama luka. Eh ini malah cari nyamannya sendiri.

" Lha terus..?" kataku

" Sepertinya enak dikamar, kalau disini kamu nanti jatuh kebelakang. Dan belakangmu kan meja. Entar kamu terluka. Dikamar aja deh...!"

Dari tadi kek, ke kamar pakai acara pilih ini pilih itu.

" Ya udah ayok...!" kataku ketus sambil berdiri. Dan agung pun berdiri mengikuti ku ke kamar. Kulihat dia senyum senyum sendiri. Sedangkan aku yg cemberut karena ulahnya.

Sampai di kamar aku langsung melucuti pakaianku kemudian aku langsung merebahkan diri di kasur.

" Yah, kok udah duluan.." Agung kembali memancing emosiku.

Dan Agung pun merebahkan badannya di sebelahku.

" Kok engga dicopot?, katanya mau.?" tanyaku, kenapa Agung tidak melepas pakaiannya. Justru langsung terlentang disebelahku.

" Kan aku terluka Yang..."

Asem, cuma mau reproduksi aja pakai banyak drama.

" kan kamu yg bilang mau melepasnya..?" katanya sambil senyum senyum. Aku menghela nafas karena perkataan Agung.

" Manja amat..."

" Lagi terluka itu dimanja, entar gantian. Kamu yg ku manja..." katanya.

" Beneran. Serius nih..?!" kataku.

Dan Agung mengangkat dua jarinya.

" Serius Yang..." Ok, aku akan minta yg aneh aneh pokoknya. Biar kamu kapok.

Dan agung kembali mengangguk.

" Ok, ntar jangan ngeluh kalau aku minta yg aneh aneh..." kataku sambil merangkak kemudian melepas pakaian Agung. Hingga terlepas semua. Dan tongkat bisbol sudah siap tempur.

" SIAAAAP..! asal jangan lebih dari seratus ribu ..."

" Whaaatttt...!! yang bener apa Yang. Masa ga boleh lebih dari seratus ribu sih. Dapat apa coba...!!" teriakku yg kemudian terhenti menatap Agung.

" Hehe..."

Sialan, aku dikerjain sama suami kecilku ini. Awas entar aku kerjain balik.

" Ya kalau ga mau ya udah. Entar juga terbang sendiri. Kita tidur yuk...!"

Aku menghela nafas karena perkataannya. padahal punyaku sudah kenceng banget, apalagi tongkat bisbol itu seperti berkedut merayu rayuku. Aku sudah terhipnotis sebenarnya. Tapi sialan, dia mengerjai ku.

Aku pun merebahkan diriku disebelah kirinya nya, karena tangan kanannya yg terluka. Aku khawatir jika nanti tertindih olehku. Dan sebenarnya aku tidak tega melihatnya terluka . Tapi mau bagaimana lagi.

Dan aku pun mencoba memejamkan mataku. Tapi nyatanya tidak bisa, sebab tangan Agung sekarang sudah pindah di area dadaku. Memainkan p*t"Ng s*s* milikku. Aku kenikmatan sebenarnya. Tapi karena perkataannya tadi membuatku enggan meladeninya. Maka aku diam

" Ada buah anggur nempel di pepaya..!"

" Mana ada"

shiiitttt, aku kan pingin diem. Kenapa aku jawab sih.

" Ada , ini.." tangan Agung menunjuk dengan memijit secara perlahan, membuatku melayang sih. Tapi aku ingat perkataannya tadi. Maka aku diam.

" Ini kalau kita punya anak, aku sebelah sini. Ntar anakku sebelah sana. Asik deh rebutan.." fix aku hampir tertawa. Tapi aku diam.

" Tapi kalau anakku nakal, ntar minum susu formula. Nakal sih..!"

" Kaya kamu..!"

Shiiitttt, kenapa nyaut lagi sih. Aku kan pingin diem. Tapi tangannya sudah membuatku mendesaaahh.

" Aku ga nakal kok, cuman dikit..."

Dikit tapi selalu bikin ketagihan tahu..ehh.

Duh, tangan Agung semakin membuat kenceng nih dada. Mana dah ga tahan lagi. Sialan.

" Tapi kalau anak kembar, gimana ya?, kayaknya jangan mimik cucu ini deh. Bau rokok papamu dek! ga usah!, ga enak, ada racunnya..."

Aku tertawa tidak tertahan atas ucapannya. Bagaimana mungkin dia berfikiran seperti itu. Fix gw dibuat gila malam ini.

" Bobo Yang, jangan ngoceh mulu...!!" kataku masih sambil terkikik. Dan dia hanya senyum senyum saja.

" Aku tuh udah tidur sebenarnya, tapi yg dibawah sana belum mau diajak tidur.."

" Ya, tidurin laah..!"

Kataku, ini mau adegan ranjang atau mau apa sih. Dari tadi malah bikin novel. Mana ceritanya ngaco lagi!.

" Kamu ga mau pukpuk dulu biar tidur..!"

aku kembali tertawa, emang anakmu yg di pukpuk. Ehh..dia kan anakmu ya.

" Pakai tangan..?" Tanyaku, tapi tampaknya ia berfikir, mana tangannya masih memijit buah anggur yg nempel di buah pepaya lagi.

" Jangan...soalnya aku pingin kaya dedek bayi. Gigit buah anggur keciiiiilll. Banget. Tapi engga kena gigi kok..!"

aku kembali dibuat tertawa olehnya. Sialan!, aku sudah ga tahan. Yg akhirnya aku pun merangkak ke atasnya.

" Gimana..?"tanyaku kepadanya sambil mengarahkan tongkat bisbolnya agar bisa masuk ke kandangnya. Aku pun menggoyangnya sedikit sedikit.

" Agak turun deh Yang. Dahan anggur agak tinggi. Bergoyang kena angin soalnya..."

Aku terkikik dengan perkataannya. Yang membuat aku menurunkan buah anggur yang dimaksud. padahal mulutku sudah mendesaaaaah. Karena dibawah sana.

" Emang aku pohon..!!" kataku masih berusaha untuk memposisikan tongkat bisbol nya agar nyaman.

" Kamu yg panjat pohon soalnya.."

Aku tertawa dan terbaring tengkurap diatasnya. Dan dibawah sana sudah masuk kandang.

" Coba aku cicipin buah anggurnya.."

Katanya lagi. Namun bukan buah anggur yg di dadaku. Tapi bibirku yg dihisap olehnya. Bahkan aku membalasnya. Hingga tongkat bisbol itu menari didalam sana. Aku mendesaaaahh tertahan mulutnya. cukup lama aku berada diposisi itu.

" Coba deh Yang, kamu berbalik menghadap kesana. Kayaknya punggungmu ada yg aneh. Tapi tongkat bisbolnya seperti itu ya..!"

Ini suami minta bagaimana lagi sih!. Tapi itu aku turutin. Daripada ribut kaya tadi.

Dan benar aku mengikuti perkataannya, dan ini rasanya sungguh berbeda. Kedua tanganku pun meraih buah anggur yg nempel di buah pepaya. Dan wajahku tengadah. Mataku terpejam. Sungguh ini sangat luar biasa. Sementara tongkat bisbol itu seperti menari nari di sana. Hingga aku tak tahan. Kemudian berbalik kembali.

Kini aku kembali berhadapan dengannya. Dan kedua tanganku memegang kedua bahunya. Hingga tongkat bisbol kembali menari nari membuat ku terbang. Dan tubuhku ku rebahkan di atas tubuh Agung. Agung mendekap ku dengan erat. Dan sampailah kami di surga yg harum. Ku hirup harumnya sedalam dalamnya. Aku melayang layang melihat keindahan surga itu. Menari semakin cepat dan lebih cepat lagi, hingga kami terjatuh dalam pelukan hangat.

Nafasku tersengal, nafas Agung juga begitu. Dan aku kembali menautkan bibirku. Kami sama sama menyesap.

" Asik kan Yang...!"

" Hooh.."

bisa bisanya dia berkata seperti itu, padahal kan sakit dia. Tapi kalau begini kenapa masih perkasa sih. Aku jadi pingin lagi.

ku rebahkan kepalaku di dadanya. Yang Akhirnya kami sama sama terlelap dalam mimpi.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
KArmila Siregar
luar biasa kacau autor buat cerita nya/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: 🙈🙈🙈🙈🙈🙊🙊🙊🙊 masa sih kak
total 1 replies
author pemula
anjirr ailaa viieewww .wkwkwkwk
zeus
Coba g pke pov2 an mengurangi kenyamanan...
zeus
Meta VS irvan...
zeus
Emg g kerasa dulu waktu masuk?
zeus
Luar biasa
zeus
Agung ini bkn orang sembarangan...
safea
aku suka nih kalau karakter cewenya agresif
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: lhahhhh,
terimakasih
total 1 replies
Oma yeni*🦋
agung, agung 😆 aku tak bisa berkata2 🤦
Oma yeni*🦋
aduuh,, pala ku kliyeng2 thor 😂
Oma yeni*🦋
mampir menyapa thor 🙏
Oma yeni*🦋: masama 🤗
total 2 replies
Bening
awal2 kok cowoknya sengaja za, pengang itu
☠ѕ⍣⃝✰✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐠❥•ˢ⍣⃟ₛ ᵏⁱᵏᵃⁿ
tetap menjaga kewarasan/Facepalm/
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: awas kalau ga terjaga/Facepalm//Facepalm/
kasihan twins/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
☠ѕ⍣⃝✰✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐠❥•ˢ⍣⃟ₛ ᵏⁱᵏᵃⁿ
astajim/Facepalm//Facepalm/
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: aku engga tanggung jawab/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
☠ѕ⍣⃝✰✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🐠❥•ˢ⍣⃟ₛ ᵏⁱᵏᵃⁿ
/Facepalm//Facepalm/ padahal sengaja
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: udah udah/Facepalm//Facepalm/
jangan terusin
aku ga tanggung/Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
🔵♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
/Rose//Rose//Rose/
🔵♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
gerah euy 🔥🔥🔥
🔵♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
🙄🙄🙄 anjayyy
🔵♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
baca sampai sini dulu, /Rose//Rose//Rose/meluncuuurrr
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: ah iya
terima kasih🤣🤣🤣😘😘
total 1 replies
🔵♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
/Facepalm//Facepalm/ udah brondong ganteng, sultan pula, beruntung sekali si chatrine
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: Tolong udah ya
ah
aku malu🙈🙈😴
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!