NovelToon NovelToon
Dokter, I Love You

Dokter, I Love You

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Romansa Fantasi / Dokter
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Lien09

Dia adalah seorang dokter. Dia juga seorang yang hobi melukis dan menyanyi.

Dalam keadaan mabuk, seorang lelaki misterius menuntunnya ke dalam sebuah rumah kuno.

Apa yang terjadi selanjutnya?

Cerita ini hanya imajinasi aku saja, ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lien09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Racun Tengkorak Putih

Kali ini, Tian Long memilih memakai hanfu hitam dengan lis hijau kehitaman serta hiasan rambut senada dengan lis bajunya.

Langkah yang tenang dan ekspresi datar menjadi ciri khas calon penerus tahta Kekaisaran Langit itu

“ Yang Mulia,” ucap Panglima Ming dan beberapa anak buahnya serempak

“ Hmm ... kita berangkat sekarang,” ajak Tian Long

Dengan kibasan hanfunya, mereka semua menghilang dan sampai di satu tempat yang gersang dan berbau busuk. Mayat bergelimpangan dimana-mana. Wajah mereka melepuh dan tak bisa dikenali.

Semua pengikut Tian Long harus menutup hidungnya, karena bau yang sangat menyengat. Beberapa diantara mereka bahkan memuntahkan isi perut mereka

Tian Long melihat mereka dan mengibaskan lengan hanfunya kembali. Mereka kini berada di kawasan gunung yang terletak tak jauh dari tempat gersang tadi.

Bau yang menyengat masih sedikit tercium namun masih bisa ditolerir oleh hidung dan perut mereka

“ Yang Mulia, seluruh kawasan ini dulunya dalah hutan dan kota yang sangat makmur. Namun, kini lihatlah semuanya menjadi tandus tak tampak adanya kehidupan,” kata Panglima Ming seraya memandang seluruh hamparan luas tanah yang gersang di depannya

Tian Long menggunakan Bayang Air dan melihat proses bagaimana semuanya itu terjadi. Semua terkejut dengan apa yang mereka lihat.

“ Yang Mulia, mereka ... mereka memakan temannya sendiri. Racun apa ini?” tanya Panglima Ming. Semua yang ada di sana juga bertanya-tanya

“ Racun Tengkorak Putih,” jawab Tian Long

“ Racun Tengkorak Putih?!”

Semua terkejut mendengarnya

“ Yang Mulia ... “

Tian Long mengangkat tangannya dan membuka telapak tangan, menghentikan Panglima Ming berkata-kata.

“ Racun ini hanya bisa ditangkal dengan Serbuk Lotus, tapi ... yang bisa membuatnya hanya Puteri Da,” kata Tian Long

Panglima Ming memejamkan matanya. Puteri Da, sebenarnya Dewi Agung Teratai. Seorang puteri yang mengorbankan nyawanya, untuk membantu Kaisar Langit mengunci Qi Ratu Iblis dan membuat jiwa Ratu Iblis berserakan.

Puteri Da, dengan segala kekuatannya mengunakan Teratai Suci untuk membungkus jiwa Ratu Iblis, sehingga Kaisar Langit dapat menghancurkannya. Saat itu, Puteri Da masih berusia sangat belia.

“ Yang Mulia, tapi Puteri Da ...”

“ Dia sudah berinkarnasi. Tapi, saat ini kekuatannya belum pulih,” potong Tian Long

“ Ah ... benarkah?”

Tian Long mengangguk dan berbalik menatap Panglima Ming.

“ Saat ini, kita hanya bisa menggunakan Tameng Pelindung Surgawi untuk melindungi kita dan juga meminta bantuan Dewa Bumi untuk mengembalikan serbuk itu pada mereka,” kata Tian Long

“ Ah, benar. Kita bisa menggunakan angin untuk membalikkannya,” ujar Panglima Ming

“ Hmm ... panggillah Dewa Bumi untuk membantu kalian. Kalian atasi di sebelah selatan dan barat, aku akan mengatasi sebelah utara dan timur,”

Saat akan melangkah, ia teringat sesuatu

" Panglima Ming, aku akan gunakan Lingkaran Penghancur. Usahakan kau buat racun itu mengarah padaku di selatan," ucap Tian Long

 

“ Siap, Yang Mulia,” seru semua yang ada

Panglima Ming segera memanggil Dewa Bumi dan Tian Long pun berangkat menuju Utara. Sampai di utara, Tian Long memandang sekelilingnya lalu memutar telapak tangannya yang terbuka 2 kali dan mengarahkannya ke depan.

Wusss .... wusss ...

Angin yang sangat besar berhembus. Tian Long kembali memutar telapaknya dan menambah energinya.

Saat, angin dari arah selatan tiba dan menyatu dengan tiupan angin Tian Long, lelaki itu menarik satu tangannya dan kembali membuat gerakan memutar satu kali dengan cepat dan mengarahkannya ke langit. Sebuah lingkaran transparan berwarna biru turun dan memakan habis angin yang mulai berubah menjadi hitam.

Ketika dilihatnya angin hitam sudah masuk ke dalam lingkaran biru transparant atau yang biasa disebut Lingkaran Penghancur, Tian Long mengerahkan kembali tenaga dalamnya

“ Hiyaaaa!!!”

Lingkaran Penghancur berangsur mengecil dan mengecil. Keringat Tian Long bercucuran. Menggunakan Lingkaran Penghancur, sama halnya menguras banyak kultivasinya.

Saat Lingkaran Penghancur mengecil, benda keramat Surgawi itu berubah menjadi bola kecil yang berwarna biru kehitaman. Dengan satu tangannya, Tian Long menarik bola Lingkaran Penghancur

Mata elangnya menjelajah ke seluruh daerah yang tandus itu, seakan mencari sesuatu.

Sebuah asap putih muncul dan tampaklah Panglima Ming datang dan disusul beberapa asap putih lainnya

“ Yang Mulia,” hormatnya

“ Salam, Yang Mulia Putera Mahkota,”

Tian Long berbalik. Di sana telah berdiri, Panglima Ming bersama seorang lelaki tua dengan baju putih lusuh, jenggot dan alis yang panjang dan putih dan sebuah tongkat kayu

“ Dewa Bumi,” sapa Tian Long dengan sopan

“ Hamba, Yang Mulia,” sahut Dewa Bumi

“ Maaf, kali ini saya ingin meminta bantuan anda,” kata Tian Long dengan sopan. Dewa Bumi membungkuk dan melihat sekelilingnya

“ Tapi ... maaf, Yang Mulia. Serbuk Tengkorak Putih sudah merusak tanah disini, jadi ...”

“ Aku tahu, aku tidak meminta bantuanmu untuk itu. aku hanya ingin minta tolong, segera kabari aku jika pasukan Iblis kembali datang dan membuat ulah di sini. Untuk daerah ini ... suatu saat akan ada yang menanganinya,” ucap Tian Long ambigu. Semua saling berpandangan tak mengerti

“ Ehm ... baiklah, Yang Mulia,” sahut Dewa Bumi

Tian Long mengangguk dan menghilangkan Bola Lingkaran Penghancur.

“ Kita pergi,” ajaknya lalu langsung melangkah dan menghilang. Panglima Ming menunduk pada Dewa Bumi dan segera mengikuti Putera Mahkota

Kerajaan Ming

Yuan dengan rombongannya baru saja sampai di wilayah utara Kerajaan Ming. Seperti rencana, selesai acara pernikahan, Yuan langsung berangkat. Walau Putri Wen tidak keberatan, tapi ia tahu bahwa istri barunya itu sangat kecewa. Karena itu, ia mengajaknya ke tempat ini.

Yang tak disadari Yuan, Xia Ling juga mengikutinya diam-diam. Dengan menyamar sebagai prajurit, Xia Ling mengawasi Yuan yang saat ini tengah makan bersama Puteri Mahkota, Puteri Wen, di dalam tenda besar khusus untuk Putera Mahkota.

Tangannya terkepal dan rahangnya mengeras. Sudah seminggu lebih, Yuan tak mengunjunginya. Ia bahkan tak pernah dipanggil ke kediaman pribadi Yuan.

“ Yuan! Kau keterlaluan! Bisa-bisanya kau mengabaikanku dan bersama ****** itu. Lihat saja, aku akan membuatmu menyesal sudah mengabaikanku!” geram Xia Ling dan berlalu dari sana

Di dalam tenda

“ Pangeran, kenapa kau buka tirainya? Lihatlah, banyak prajuritmu melihat kita,” ucap lembut Puteri Wen dengan malu-malu

Yuan menoleh melihat ke luar sebentar lalu kembali melihat istrinya

“ Biarkan saja, mereka tidak akan menganggu kita,” jawab Yuan enteng dan terus memakan makanannya. Puteri Wen tersenyum, tapi tangannya terkepal di dalam hanfu kebesarannya.

‘ Kurang ajar kau Yuan! Bisa-bisanya kau membiarkan orang-orang jelata itu melihatku. Kita sudah menikah, tapi kau belum juga melakukan ritual malam pertama. Kau sungguh merendahkanku!’ geram Puteri Wen di dalam hatinya.

Senyuman kaku Puteri Wen tak lepas dari mata Yuan. Lelaki itu hanya melihatnya sekilas dan kembali memasukkan makanannya ke dalam mulut

‘ Wanita ternyata sama saja,’ batinnya.

“ Aku sudah selesai. Aku mau membersihkan diri dan istirahat dulu. Besok banyak sekali yang harus aku kerjakan,” ucap Yuan

“ Baiklah, Pangeran,” jawab Puteri Wen dengan senyumannya

Yuan segera berdiri dan pergi membersihkan diri. Puteri Wen mengeraskan rahangnya dan meremas sumpit ditangannya

Takkk ..

Sumpit itu patah. Tenaga dalam Puteri Wen, lumayan tinggi. Saat ini, Puteri Kerajaan Wen itu, sudah mencapai tingkat 3 dan memiliki element hijau.

Wajahnya yang biasa, tetap menjadikannya kebanggan Kerajaannya, karena tingkat kultivasi dan element yang ia miliki. Tingkat kultivasinya melebihi saudara-saudaranya perempuan dan para puteri bangsawan di Kerajaannya.

 

 

***

Crazy Up 2

Jangan lupa Vote m Like ya bosku ...

1
X'tine
😭😭😭😭
X'tine
mauuuu...., 💐💐💐💐💐💐💐💐
X'tine
kalah telak si dewa tinggi Liu... nangis darah loe.... hiks hiks... cinta nya bertepuk sebelah tangan... 🤣🤣🤣
X'tine
💚💚💚💚💚 bucin tingkat dewa 🤣🤣🤣
X'tine
seru.. bgt.. thor.. tak jadi ngantuk... 😀😀😀😀
X'tine
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥 bala bantuan datang Mei..... 🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥💥💥💥💥💥💥💥 perlu ini juga ⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡
X'tine
ayooo.. yg mulia... semangat!!!! 💪💪💪💪
X'tine
hajar saja tabib abal-abal tuch Mei Lan.. 😡 ini fitnah nya si jalang... karena cintanya di tolak..
X'tine
saingan 💚 cinta cuy... wkwkwkwk... semangat para pejuang cinta.. 🥰
X'tine
💚💚💚💚💚💚💚💚💚
X'tine
mampus loe iblis2 jadi jadian... 🤣🤣🤣
Ijir
ku curigaaa.. jangan" ratu iblis si xia Ling thor. lanjutt
X'tine
lucuuuuu.... balas dendam dengan senang hati,,, gak ada yg menghalang wkwkwkwk... good job Mei Lan... 🥰
X'tine
😩😩😩😩
X'tine
seruuuuu.... penisirin..
X'tine
tambah penasaran melihat aksi Mei Lan.. wkwkwkwk... mampus loe Yuan, bakal menyesal tak berguna dan putri2 yg tak ada ahklak... 🥰 balas dengan cantik Mei...
X'tine
xia Ling si Jalang..
X'tine
gas'kan thor...
X'tine
mampus loe Ning, ning.. pe'Ning.. wkwkwkkwk
X'tine
🥰🥰🥰🥰 love you sekebon thorrr... 💚💚💚
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!