NovelToon NovelToon
Di Ujung Jalan

Di Ujung Jalan

Status: tamat
Genre:Dunia Masa Depan / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: husnel

Raisya seorang gadis cantik yang tak kenal dunia luar maupun dunia Maya. Kehidupan nya yang sangat primitif tanpa sentuhan modern.
Raisya setiap harinya bermain dengan binatang liar seperti kelinci. dan mencari bunga-bunga yang tumbuh segar.
mata pencaharian masyarakat di wilayah pegunungan: - Petani sayur maupun bunga. - Peternak.
Tapi setelah kemunculan Raja. seorang pengusaha muda yang sukses, yang punya hoby berburu. Sekali sebulan, Raja selalu ke gunung mencari hewan buruan. untuk di peliharanya.
Saat Raja berburu. ia tak sengaja menemukan seseorang yang membuatnya terpana. dan di kira bidadari penunggu gunung. yang sedang bermain, bernyanyi memetik bunga dan menggendong seekor kelinci.
Keduanya sama-sama kaget saat mereka berhadapan. gadis cantik berkerudung. Raja sampai tidak berkedip. sedangkan Raisya dengan cepat menundukkan wajahnya Karena malu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husnel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Posesif

Sementara Viona bersama anak. dan mantunya mengikuti Aiman sebagai pemilik restoran ini. Mereka duduk di sebuah tempat yang cukup jauh terjangkau dari meja yang lainnya.

"Sebelumnya saya mau tahu dulu. siapa yang akan ulang tahun. apa rencana konsep acaranya.?" Tanya Aiman tanpa basa basi dulu.

"He..he.. langsung aja nih. tapi kenalkan dulu ini Ratu anak Tante yang akan ulang tahunnya ke tujuh belas. dia ingin sekali diadakan pesta. Dan Raisya mantu Tante dia yang akan bantu menyiapkan konsep dekorasinya." Jawab Viona memperkenalkan diri anak dan mantunya.

"Maaf. sampai lupa. oh saya Aiman pemilik resto ini. adek Ratunya mau konsep apa. atau saya ada rekomendasinya. mungkin ada yang minat." Usul Aiman agar cepat.

"Boleh juga. oh ya saya harus panggil siapa ya.?" Tanya Raisya agak grogi.

"Ha.. ha.. kalian itu mungkin tak beda jauh umurnya. jadi panggil nama saja." Viona memberikan usulan yang gemes melihat menantunya yang terlalu sopan.

Raisya hanya tersenyum pada mertuanya. Aiman yang melihat senyum Raisya walaupun tidak tertuju padanya. membuatnya sedikit terlena. hingga suara batuk dari belakang mereka mengagetkan mereka.

Semuanya mengarah ke arah suara." HM.. ada apa ini ma.?" Tanya Raja pada mamanya. Viona yang tidak tahu tentu saja melongo saja. dan menggeleng.

"Ini Aiman nya mau beri usulan kalau dia punya dekor sebagai referensi. jadi kami tentu mau lihat dulu. maan tahu ada yang di minati." jawab Raisya apa adanya.

Tapi hanya mengangguk. matanya tak lepas dari Aiman yang mengeluarkan map. " Ini Tan. silahkan di lihat dulu." Aiman memberikan map tersebut pada mamanya.

Viona mengambilnya, dan Raisya dan Ratu pun melihatnya. Namun wajah Ratu tidak terlalu antusias.

Melihat sikap Ratu yang tidak terlalu minat. Raisya tersenyum menatap adik iparnya. " Kamu mau konsep apa sayang " Tanya Raisya lembut

"Mbak ini kayak anak ABG aja konsepnya. aku pengennya yang sederhana tapi elegan gitu. konsepnya yang tenang gitu." Jawab Ratu manyun.

Raisya gemes dengan adik iparnya. dan mencubit pipinya. Interaksi tersebut tak luput dari tatapan Aiman. yang membuat Raja meradang.

"Dek. kenapa nggak di rumah saja sih acaranya. kan bisa juga tuh pesta taman." Usul Raja yang sudah panas dingin menahan emosi.

"He..eh.. teman aku maunya di resto bang. biar bebas nggak ganggu orang rumah katanya. tau kan teman aku kayak apa..?" Tanya Ratu yang pernah ngajak temannya ke kantornya karena ada perlu dengan Raja. Dan itu di akui Raja.

"HM. kalau gitu.. begini aja konsepnya gimana?" Tanya Raisya melihat kan gambar yang sempat ia buat saat telah melihat konsep yang ada dalam map. dia merubahnya sedikit. tapi terlihat indah. dia menjelaskan konsep yang ia buat tersebut.

"Bagus mbak. aku suka. nggak terlalu rame. Jadi terkesan elegan gitu." Jawab Ratu yang sangat happy.Viona pun setuju dengan konsep yang di buat menantunya..

Gambar tersebut di serahkan pada Aiman yang melihatnya pun sangat terkesan. gambar Raisya sangat jelas. padahal hanya coretan kasar gitu.

"Keren ya. kamu bisa jadi dekor yang hebat jika di beri peluang." Usul Aiman.

"Nggak perlu. bagi saya. istri cukup hebat buat saya dan anak saya nanti. bukan untuk di bagi pada orang lain." Jawab Raja.

Viona melongo mendengar jawaban anaknya. yang terlalu posesif. " Nggak gitu juga kali konsepnya sayang. masak istri mu kamu diumpetin gitu. emang barang antik yang kamu simpan saja." Kesal Viona pada anaknya.

Sedangkan Raisya hanya tersenyum saja melihat perdebatan tersebut. ia tahu kalau suaminya cemburu dengar pujian Aiman tadi. toh dirinya tidak memancing suasana. hanya membuat sketsa untuk pesta adiknya.

"Iya kali mbak barang antik. takut banget di senggol orang." Ledek Ratu memanasi Abang nya yang sudah menahan emosi.

Aiman yang merasa tidak nyaman lagi. dia pun memutuskan pembicaraan ini. " Saya akan pelajari dulu ini konsepnya. terus besok saya harap kehadirannya melihat hasil akhirnya. biar langsung kita kerjakan. Tapi saya butuh pandangan di mana kira-kira rencananya." Tanya Aiman melihat ke arah Viona, Gita dan berakhir ke Raisya.

Tentu saja mata Raja melotot melihat Aiman menatap istrinya penuh kagum. Nggak tahan dia pun meletakkan tangannya ke bahu istrinya.

"Sayang. gimana kalau di taman ini saja. ini kan sesuai konsep kamu. jadi kita bisa pulang lebih cepat." Rajuk nya.

Raisya tersenyum menatap suaminya yang sedang pola cemburu." Bagus juga mas. suami ku ini emang pintar ya." Puji Raisya menyenangkan hati suaminya.

Tentu saja Raja merasa bahagia, dia bisa langsung mematahkan siapa saja yang mendekatkan istrinya.

"Iya lah sayang baru tahu ya suami kamu ini pintar." Ucap Raja yang manja.

"Uwek.. ih nggak bang Raja deh kayak gitu. dasar bucin akut... udah ma.. aku setuju kok di taman ini. nggak jelek juga sih ide bang Raja." Puji Ratu.

Viona terkekeh. lihat anak gadisnya yang cemberut. akhirnya pertemuan hari ini selesai. Raja tidak melepaskan tangannya pada istrinya.

"Biasa aja kali Bang. orang tahu kok.. kalau mbak Raisya istrinya." Kesal Ratu lihat sikap kakaknya yang posesif banget. Raisya hanya tersenyum saja menanggapi ulah suami dan adik iparnya. Raja pun kembali ke kantor setelah istrinya pulang ke rumah mamanya.

1
Masniar Sari
terimakasih thor
Masniar Sari
semangat thor
maju terus pantang mundur
Masniar Sari
semangat thor
Husnel
salam kenal kembali ya kk
Anita Jenius
Salam kenal thor..
Free Palestine: selamat semoga
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!