mahasiswi yang tidak haus dengan kehormatan dan bersikap dingin terhadap laki laki
dosen sekaligus tuan muda tampan berhawatak dingin dan mematikan
cerita ini hanya fantadi penulis saja ya... bukannya kisah nyata...
mohon beri dukungannya ya entah apa yang akan terjadi dengan wanita yang bersifat dingin dwngan tuan muda apakah akan merasakan cinta atau akan merasakan kebencian semata atau bahkan mereka adalah saudara kandung
entahlah sya juga blum mengetahuinya ikuti saja terus ceritanya 😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon V A SYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TUNANGAN.
.maaf ya kalo upnya selalu sedikit akhir akhir ini karena authornya lagi kurang sehat jadi upnya ngga beraturan kadang up kadang tidak.
authir lanjutin ceritanya. ya.
selamat membaca... eits jangan lupa like dan votenya yah author butuh dukungan dari kalian lope lpe deh pokojnya
happy reading.
setelah Dira dan Diego masuk ke ruangan Dini, Dira langsung berjalan menyalami Dini. "sayang apa kalian sudah beli cincinnya"
diego pun juga berjalan dab menyalami serta mencium pipi mamanya. "iyya sudah ma"
"nah sekarang kalian harus pergi melihat baju untuk nanti malam juga"
"mmm saya rasa tidak perlu pergi jauh mah karena diralah yang akan langsung mengambil sepasang baju yang akan di kenakan nanti malam diakan seorang..." belum sempat Diego melanjutkan ucapannya Dira langsung memotongnya.
"eh itu tante tadi kita sudah memesannya tant"
"sayang kenapa panggil tante lagi bukannya mama"
"eh maaf tant.. eh mama"
dira mendapat twlpon dari butik untuk segera datang. dirapun akhirnya pamit pada mama dini untuk pulang
"ma dira harus keluar sebentar ma"
"kamu harus di antar diego sayang"
"tidak perlu lengan kak yego sedang luka"
diegopun yang mendengarnya langsung menatap dira..
"tidak papa biar saya antar sekalian saja kita akan fitting baju tunangan kita"
"hmm baiklah". pasrah dira "ya udah ma kami pergi dulu. semoga cepat sembuh ma" lanjut dira dan kemudian berjalan keluar bersama diego.
setelah sampai di butik diego langsung menyuruh pegawainya untuk menyiapkan stelan jas yang cocok untuk diego sedangkan yang akan ia gunakan di pilihnya sendiri.
"kak yego pilih dan cobalah dahulu jas yang akan kamu gunakan"
diego langsung menilih dan mencobanya di ruang ganti setelah di rasa pas diego keluar dari ruang ganti dan memperlihatkannya ke pada dira.
"cocok kak" ucap dira. dira kemudian berjalan memilih gaun senada dengan yang di gunakan oleh diego.
akhirnya dira menemukan sebuah gaun sederhana dan tampak elegan dengan warna dusty sedangkan diego dengan stelan jas berwarna biru malam selanjutnya salah satu pegawai menyodorkan sebuah dokumen yang harus di tanda tangani dira. diego yang melihatnya mengernyitkan dahinya.
"kak yego ayo kita ke sana" ucap dira sambil berjalan menuju ke ruangannya.
"wow jangan bilang ini.."
"iyya ini juga butik ku"
"wah ternyata calon istriku ini kaya"
dira hanya tersenyum "ingat stelan jas yang kamu kenakan harus masuk juga dalam tagihan.
"bukannya mendapat gratis ini kan butik dari calon istriku" canda diego
mereka berduapun akhirnya memecahkan tawanya di ruangan dira.
"baiklah kak anggap saja itu hadiah pertunangan dariku" ucap dira dengan tawanya.
setelah selesai dirapun akhirnya mengajak diwgo keluar dan membawa baju yang akan di gunakannya nanti malam.
"oh iyya kak yego bukannya tadi meminta seseorang membawakan kerjaan kak yego le rumah sakit?"
"oh iyya aku lupa bisa kita segera ke rumah sakit sekarang."
"baiklah kak"
merekapun akhirnya kembali ke rumah sakit.
setelah sampai ke rumah sakit di sana sudah ada asisten riko menunggu kedatangan tuan mudanya. sedangkan diego langsung berkutik dengan dokumen dokumennya.
"mama kak yego dira pulang dulu" pamit dira yang kemudian menyalami mama dini danencium kening mama dini begitupun dini yang mencium kening dira juga.
🌺🌺🌺
malam hatinya dira bersiap siap untuk acara pertunangannya sementara diego kini menubggu dira di ruang tamu dira yang tanpa fi ketahui oleh fira. ke dua orang tua dira sudah berangkat lebih dulu.
saat dira turun dari kamarnya dira langsung memcari mamanya tapi dia tidak melihat mamanya melainkan dia sedang melihat diego di ruang tanu sedang menunggunya.
"sudah siap?"
dira hanya mengangguk.
"ayo kita berangkat" ajak diwgo sambil memegang tangan dira
mereka berdua tidak saling bicara saat di mobil sampai di rumah sakit. mereka berdua berjalan masuk sambil memegang tangan dira.
"assalamualaikum" dira dan diego
"waalaikum salam" semuabya yabg sedang ada dalan ruangan.
"wah pasangan mudaya sudah datang nih" ucap mama dini
dira dan diego hanya tersenyum.
"baiklah sekarang kita mulai ya nah diego sematkan cincinnya ke tangan dira"
diwgopun mengambil sebuah cincin dan menyematkannya di jari dira selanjutnya hal yang samapun di lakukan oleh dira
"baik kalian sudah bertunangan sekarang kalian pergilah makan malam bersama"
"tapi siapa yang akan menemani mama"
"di sini ada ayah dan juga orang tua dira sayang sekarang pergilah bersama dira dan habiskan malam mu bersamanya"
"baiklah ma"
dira dan diegopun akhirnya pergi ke sebuah restoran bintang lima. dan makan malam bersama ke duanya terlihat sangat serasi.
cerita nya bagus, tapi banyak sekali kata yang hilang, huruf yang salah,
mohon sebelum di phost, di telitii terlebih dahulu,
kita hanya membaca, memberi semangat, dan meluruskan,
semangat terus Thor,
----------------------------------
SEMOGA SuperWin😂