NovelToon NovelToon
Ketika Inka Menjadi Inka

Ketika Inka Menjadi Inka

Status: tamat
Genre:Time Travel / Selingkuh / Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Kelahiran kembali menjadi kuat / Dendam Kesumat / Chicklit / Tamat
Popularitas:380.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Othsha

Matilah kau, Inka!" lanjut wanita itu sembari memeluk seorang pria yang berdiri di sampingnya sambil tertawa penuh kemenangan dan kegembiraan. Gadis bernama Inka Alora itu pun terbakar bersama dengan vila yang menjadi saksi bisu dari kejamnya sebuah pengkhianatan.


****

Inka Alora, seorang gadis yang menjadi korban kebencian dan kecemburuan orang lain dan harus meregang nyawa karena sebuah pengkhianatan. Gadis itu diberikan kehidupan kedua setelah kematiannya dan kembali ke masa lalu sebelum ia mengenal orang yang mengkhianatinya.

Inka berjanji akan membalas dendam untuk semua rasa sakit yang dideritanya pada kehidupan lampaunya dan meraih kembali cintanya.

Akankah Inka berhasil dengan semua rencananya?

Stay tune di cerita ini manteman...

Jangan lupa dukung karya aku ini dengan memberi vote, like, komen dan saran yang membangun ya manteman....



With Luv



Othsha❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Othsha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Inka terharu mendengar perkataan sang sahabat yang membuat gadis itu menangis sambil mengulurkan tangannya ke arah Segara.

"Baiklah Tuan Segara Saki yang terhormat, jadilah sekutu abadiku!" Perkataan Inka itu membuat mereka tertawa dan berpelukan untuk saling menguatkan. Inka menuliskan sesuatu di kertas yang membuat Segara mengerutkan dahinya, lalu mengangguk.

Mereka bekerja seperti biasa, tapi mereka bekerja lebih senyap dari biasanya. Pada saat jam makan siang, Segara mengajak Inka untuk makan siang di luar kantor.

"Jelaskan sama aku maksud tulisan kamu tadi! Aku ngerasa kayak balik ke masa kita SMA tau engga. Nulis di kertas biar engga ketauan sama guru kita lagi bergosip..., hahaha!" ujar Segara yang membuat Inka tertawa. Inka pun menceritakan perihal foto mereka berdua saat di dalam kantor yang dikirimkan kepada Kanigara untuk menyulut kemarahan suami Inka itu.

Segara terkejut mendengar penuturan dari Inka. Ia menanyakan reaksi Kanigara saat mendapatkan foto-foto itu.

"Aku pikir dia bakalan ngamuk, tapi dia cuma peringatin aku biar lebih jaga sikap aja sih. Menurut Kanigara itu salah satu ulah pesaing bisnis mereka. Tapi menurut aku beda. Ehmm, pak sekutu, kamu tau tugas kamu kan?" tanya Inka sembari memainkan kedua alisnya, yang membuat Segara memutar kedua bola matanya lalu tertawa.

"Siap, bu bos! Laksanakan!"

****

"Mami, papi, Kak Asher!" seru Inka saat melihat ketiga orang terkasihnya itu sedang duduk manis di ruang makan, saat Inka baru pulang dari kantor.

"Sayangku...," seru Elisha memeluk putri kesayangannya itu. Inka membalas pelukan sang ibu dengan erat untuk menyalurkan rasa rindunya. Ia juga berpelukan dengan Oliver dan Asher.

"Suka dengan kejutannya, adik kecil?" tanya Asher yang membuat Inka mengangguk cepat dalam pelukan sang kakak.

"Kenapa engga ngabarin kalo kalian ke sini, Mi? Aku kan bisa pulang lebih cepat!" ujar Inka sedikit kesal. Elisha hanya tertawa sambil mengelus pipi sang putri.

"Surprise, sayang..., Lagian kami tau kalian pasti sibuk. Apalagi kamu yang sedang serah terima tugas bareng Segara," jelas Elisha yang membuat Inka kembali memeluk sang ibu.

"Mami, papi, bro?" ujar Kanigara terkejut saat melihat mertua dan kakak iparnya berada di kediaman mereka. Ia segera memeluk ketiga orang dari keluarga Alora itu.

"Kamu kok engga bilang kalo Papi, Mami mau ke sini, Yang?" tanya Kanigara sembari mengelus rambut Inka.

"Aku juga baru tau, Kak!"

"Kejutan, Nak Kani...," ujar Oliver.

Inka dan Kanigara pamit undur diri untuk membersihkan diri, lalu bergabung kembali dengan Oliver dan keluarga mereka. Mereka berlima mengobrol santai, sembari bersantap malam bersama. Tak lama Niskala muncul dengam wajah sedikit pucat, yang menyebabkan Inka menanyakan keadaannya.

"Kak Niska, sakit? Kok mukanya pucat?" tanya Inka khawatir yang membuat Niskala tersenyum. Niskala menyapa keluarga Alora sebelum menjawab pertanyaan dari adik iparnya itu.

"Kakak gapapa, cuma pusing dikit. Lagi banyak kerjaan!"

Elisha menyuruh Inka untuk menghubungi dokter keluarga Janu untuk memeriksa Niskala. Awalnya Niskala menolak tapi Elisha berkeras. Niskala mengalah saat melihat aura keibuan Elisha keluar, yang menyebabkan dirinya merindukan kehadiran ibu mereka selama sesaat.

****

Tak lama Melanie datang dan memeriksa keadaan Niskala.

"Tumben tumbang, Pak CEO?" tanya Melanie santai yang menyebabkan Niskala tertawa kecil. Inka tersenyum melihat interaksi keduanya dan memikirkan sesuatu yang membuat ia mengangguk-anggukkan kepalanya.

"Kalo kamu berpikir mau menjodohkan mereka, jawabannya enyahkan pikiran kamu itu!" bisik Kanigara seolah bisa membaca pikiran sang istri yang membuat Inka memandang suaminya dengan tatapan bertanya. Kanigara hanya menyeringai tanpa menjawab bahasa tubuh sang istri, yang membuat Inka mencebik kesal.

Melanie sempat berkenalan dengan keluarga Alora.

"Kamu?" seru Melanie dan Asher bersamaan yang membuat Inka dan Kanigara menoleh ke arah kedua insan yang sedang bersalaman itu. Melanie dan Asher langsung melepaskan genggaman tangan mereka, dan saling melemparkan tatapan sengit yang membuat Inka mengerutkan dahinya.

Melanie langsung pamit dan meninggalkan kediaman Segara secepat yang ia bisa. Inka bahkan tak sempat menawari Melanie untuk minum teh terlebih dahulu. Inka memicingkan matanya meminta penjelasan sang kakak, karena sudah menyebabkan dokter cantik itu pulang dengan wajah yang sedikit ditekuk.

"Apa, dek?" tanya Asher dengan wajah datarnya seolah tak ada yang terjadi tadi. Inka tetap memandang sang kakak dengan tatapan teguh yang membuat Kanigara merasa geli dengan interaksi dari kedua kakak beradik itu.

"Melanie itu mantannya Asher, sayang!" ujar Kanigara santai yang membuat Asher memelototi adik ipar sekaligus sahabat dekatnya itu.

"Lemes amat tuh bibir, bro?!" tegur Asher kesal yang membuat Kanigara menyeringai. Inka tak percaya saat mendengar perkataan sang suami. Asher menghela nafas kemudian menceritakan kisah cinta masa SMA-nya bersama Melanie.

Alurnya berubah lagi, pikir Inka karena sebelumnya baik dirinya maupun Asher sama sekali tak mengenal Melanie. Bahkan tak pernah ada karakter bernama Melanie dalam kehidupan pertamanya.

****

Orang tua Inka dan Asher sudah beristirahat di kamar yang disediakan. Inka dan Kanigara saat itu sedang duduk berdua di kamar Kanigara. Inka terpaksa pindah ke kamar Kanigara sementara waktu, selama keluarganya berada di kediaman keluarga Janu. Inka hanya tak ingin keluarganya sedih, karena mengetahui bahwa dirinya dan Kanigara tidur di kamar yang berbeda.

Suasana canggung terjadi di dalam ruangan itu. Tak ada yang membuka pembicaraan. Mereka hanya duduk bersisian di atas ranjang dan sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Kanigara melirik ke arah Inka yang terlihat sedang membaca sebuah buku di tangannya.

"Ekhemmm, novel?" tanya Kanigara sembari menunjuk ke arah buku yang ada di tangan sang istri. Inka menoleh ke arah Kanigara sembari mengangguk. Sedari tadi sebenarnya Inka sama sekali tak membaca satu kata pun dari novel yang ada di pangkuannya itu. Pikirannya melalang buana dan merasa sedikit tidak nyaman dengan situasi yang terjadi pada mereka malam itu.

Kilasan masa lalu dimana Kanigara selalu tidur sambil memunggungi dirinya membuat ia meremas selimut yang menutupi setengah bagian tubuhnya. Rasa tertolak itu kembali menghantui diri Inka, yang membuat gadis itu bernafas dengan berat.

"Kamu kenapa?" tanya Kanigara yang mendengar helaan nafas Inka yang tak biasa. Inka hanya menggelengkan kepalanya dan turun dari ranjang. Ia membuka pintu balkon dan segera berjalan keluar. Ia menghirup udara malam yang dingin malam itu sebanyak yang ia bisa, dan menghembuskannya dengan pelan.

Exhale, inhale, Inka! batinnya sambil mengelus dadanya yang terasa sesak. Tiba-tiba sebuah sweater tersampir menyelimuti punggung dan bahu Inka yang membuat gadis itu menoleh.

"Kamu kenapa?" tanya Kanigara untuk kedua kalinya. Inka menghela nafas panjang sebelum akhirnya menjawab pertanyaan suaminya itu.

"Cuma keingat kejadian kemarin kak, jadi serangan paniknya kambuh. Tapi udah gapapa kok," ujar Inka berbohong. Kanigara hanya diam sembari menatap ke arah sang istri seolah sedang menimbang sesuatu. Inka kembali menatap ke kejauhan karena tak ingin menatap wajah Kanigara lebih lama lagi.

"Ekhemm, boleh aku nanya sesuatu?" tanya Kanigara pelan yang dijawab Inka dengan anggukan tanpa menatap ke arah suaminya itu.

"Kenapa kamu bisa punya borgol?"

Deg!!!

****

1
Me Ta
balas dendam preeet
ima fadilah
tolong iklannya jangan tiap bab..
𝄟⃝Ruby࿐
oke skip, mc nya lemah ternyata.
Othsha: budaya membaca sampe habis ya kakak supaya tau Inkanya lemah atau engga.. anyway, makasih komennya.. 🙏
total 1 replies
𝄟⃝Ruby࿐
kirain wanitanya kuat, gmn mau bls dendam ketemu aja gemeter.. trus apa itu? rindu? jyjyk kali.
𝄟⃝Ruby࿐
sk bgt dgn crta mengulang waktu.. semoga crtanya seru 🫰
Sari
anjing lemah banget
Ig : Author_fanie.liem
PociPan mampir ya
Ig : Author_fanie.liem
Inka Ga usah ladenin dong
Arhieva Jimshoneysruwen
lah ga jadi suka sama novelnya, bye Thor
Ymmers
duuh Asheeeeeerrrr… 🤭😭😊🥰😘
Ymmers
akupun juga kaget.. 😲😲😲
Kustriana Handayani
wow disini ....jalang yg panassss....
Lhady Uriyama
ko malah nikah, gak seru bls dendamnya mna
Lhady Uriyama
masa waktu 5 thn blm bisa melupakan trauma nya lebay thor
chim²
Luar biasa
💖 sweet love 🌺
lah kok malah lemah gini si INKA nya.. secinta2 nya sama kanigara masa iya jadi oon
Lhady Uriyama: kan lebay bgt mi cerita nya
total 1 replies
queen aura
biasanya timetrevel itu jd kuat ini malah makin lemah,pie to
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Othsha: makasih buat ulasannya kakak...🙏
total 1 replies
Ymmers
duh gusti, napa hp nya ga di beliin suaminya 😠😱
Ymmers
oooooopppppssssss siaapakah ini ?? 🤔🤔🤔😱😱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!