NovelToon NovelToon
My Brother Is My Secret Husband

My Brother Is My Secret Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Perjodohan
Popularitas:242.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Venita Ven-Ven

21+

Untuk mencintaimu adalah HAL YANG MUDAH tetapi untuk mendapatkan cintamu adalah HAL YANG PALING SULIT untuk aku lakukan"

-Kanaya Almira

"Aku tidak akan pernah memperlakukanmu sebaik itu, bahkan untuk menyakiti atau menyiksamu saja aku sanggup"

-Rendy Saputra

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Venita Ven-Ven, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30

Delon menatap lekat wajah Tiara, dia adalah wanita yang menarik perhatiannya sejak pertama kali bertemu. Mata mereka saling bertemu, Delon menggenggam tangan Tiara dan menciumnya.

“Tiara Andini, aku Delon Ananta mencintaimu dan berjanji akan menjagamu. Jadilah wanitaku mulai saat ini!” ucap Delon dengan sungguh-sungguh.

Tiara menundukkan kepalanya tanpa menjawab pertanyaan Delon, dia memang menyukai lelaki itu tapi dia ingin melihat usaha Delon dan membuktikan semua omongannya. Tiara langsung berdiri dan berjalan mendekati Salsa yang masih belum sadar.

“Temanku sakit, aku ingin menemani dia. Masalah kamu mencintaiku buktikan saja semua omongan mu, lain kali tolong jangan asal mencium ku.” ucap Tiara dan duduk di kursi samping Salsa.

“Apa yang ingin kamu lihat?” tanya Delon serius.

“Semuanya!” jawab Tiara.

Sekitar pukul delapan malam Kanaya dan Rendy tiba di Rumah sakit dengan membawa beberapa kresek makanan yang penuh. Rendy yang tangannya penuh dengan beberapa kantong kresek langsung meminta istrinya berjalan secara perlahan.

Kanaya tak menggubris omongan Rendy dan terus berjalan dengan cepat karena dia ingin segera bertemu dengan sahabatnya itu.

Sesampainya di ruangan Salsa dia melihat sesosok lelaki yang telah menyelamatkan hidupnya.

“Eh, kamu disini?” tanya Kanaya bingung.

“Iya, aku menemui pacarku,” jawab Delon tanpa berpikir panjang.

“Siapa?” tanya Kanaya penasaran.

“Tiara.” jawab Delon singkat.

Tiara yang mendengar jawaban itu begitu kaget dan langsung menatap wajah Delon.

“Bu... Bukan!” ucap Tiara dengan terbata-bata.

“Ah, itu tidak penting. Bagaimana Salsa?” tanya Kanaya pada Tiara.

Tiara menggelengkan kepalanya memberikan isyarat bahwa Salsa belum ada perubahan.

“Nay, aku pamit pulang dulu nanti aku sama mamiku kesini lagi.” ucap Tiara sambil meraih tas sekolah yang berlabel kan Balenciaga.

Kanaya mengiyakan perkataan Tiara dan langsung duduk di kursi yang dekat dengan ranjang Salsa, diikuti Rendy yang duduk di sofa .

Tiara keluar dari ruangan Salsa begitu juga dengan Tiara. Delon mempercepat langkahnya mengikuti ritme Tiara, dia menawarkan diri untuk mengantar Tiara pulang.

“Aku akan mengantarmu pulang!” ucap Delon dengan tegas.

“Tidak! Aku bawa mobil sendiri, lagi pula kita tidak satu arah.” ucap Tiara sambil memasuki mobil yang terparkir didekat pintu Rumah sakit.

Tiara langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan yang agak tinggi, dengan cepat Delon menyusul Tiara. Dia takut terjadi hal yang tidak diinginkan pada wanitanya itu, tanpa Tiara sadari Delon mengikutinya dari belakang dan dia pun pulang dengan selamat.

Ditempat lain Kanaya yang masih setia menunggu sahabatnya terkejut ketika Salsa membuka matanya. Dengan cepat Kanaya menekan tombol darurat yang tepat berada di samping ranjang Salsa. Beberapa menit kemudian Dokter dan beberapa perawat langsung datang, perawat itu menyuruh Rendy dan Kanaya menuggu diluar. Sekitar 10 menit Dokter keluar dan mempersilahkan mereka masuk kembali, Kanaya berlari kecil masuk kedalam kamar Salsa. Dia melihat Salsa yang sudah membuka matanya sambil tersenyum kepada Kanaya.

Penyakit Salsa berbeda dari kebanyakan orang, dia terlihat seperti orang normal tapi nyatanya dia sakit parah. Kanaya mendekati Salsa dan menggenggam tangan Salsa yang dipasangi jarum infus, tanpa Kanaya sadari air matanya jatuh menetes pada tangan Salsa.

“Kenapa? Aku baik-baik saja.” ucap Salsa yang tak ingin Kanaya khawatir.

“Kamu kenapa begini?” tanya Kanaya disela tangisnya.

“Kalau kamu ada masalah cerita sama aku dan Tiara, kamu jangan begini, ” lanjut Kanaya dengan suara yang sendu.

“Te... Terima kasih, a... aku beruntung punya kalian semua.” ucap Salsa dengan suara yang terbata-bata.

Kanaya memeluk tubuh Salsa yang dipenuhi dengan selang medis, dia merasa begitu sedih dengan apa yang terjadi pada Salsa. Tak lama kedua orang tua Salsa masuk kedalam ruangan, Ibunya sudah tak bisa membendung lagi tangisan yang dia tahan selama perjalan ke Rumah sakit. Kanaya langsung berdiri dan memberikan ruangan untuk mereka, Rendy merangkul bahu Kanaya dan mengajaknya keluar.

“Aku sudah menemukan Dokter untuk temanmu.” ucap Rendy sambil mengusap air mata Kanaya.

“Benarkah?” tanya Kanaya dengan gembira.

Rendy menganggukkan kepalanya dan Kanaya memeluk tubuh kekar Suaminya itu, dia merasa bahagia karena Suaminya telah menepati janjinya.

“Tapi kita harus membawa Salsa ke Singapura.” ucap Rendy mengelus rambut pendek milik Istrinya.

“Ayo kita lakukan yang terbaik untuk Salsa.” ajak Kanaya tak sabar.

“Kita tidak bisa membawa Salsa tanpa persetujuan orang tuanya.” ucap Rendy dan raut wajah Kanaya berubah menjadi kecewa.

Rendy yang melihat Kanaya kecewa langsung mencium kening Istrinya dan berjanji akan melakukan yang terbaik untuk Salsa, dia tahu kalau Salsa adalah orang yang sangat berarti untuk Kanaya.

“Jangan menangis, setiap tetes bulir air matamu adalah rasa sakit untukku.” ujar Rendy mencium bibir mungil Kanaya.

Kanaya yang mendengar ucapan Suaminya langsung menghapus air matanya dan melebarkan senyuman manis diwajahnya. Dia merasa sangat dihargai sebagai Istri dari laki-laki yang dulu selalu menyakiti hatinya, bahkan sempat memutuskan semangat hidupnya.

Di tempat lain Tiara bersiap-siap untuk ke Rumah sakit, baru beberapa anak tangga dia turunin bel rumah berbunyi beberapa kali dan Tiara turun dengan tergesa-gesa.

Betapa kagetnya ketika orang yang dihadapannya adalah Delon, lelaki yang mencinta dirinya dan baru dia temui tadi.

“Kenapa kesini? Dan tahu darimana rumahku?” tanya Tiara penasaran.

“Aku tahu semua hal tentangmu. Apa kamu akan pergi ke Rumah sakit?” tanya Delon, Tiara menganggukkan kepalanya.

“Ayo aku antar!” ajak Delon dan langsung meraih tangan Tiara menuju mobilnya.

“Apa-apaan ini? Kau menculik ku?” tanya Tiara sambil mengernyitkan dahinya.

“Anggaplah seperti itu.” jawab Delon dan langsung membukakan pintu mobilnya seakan menyuruh Tiara untuk cepat masuk.

Tiara masuk kedalam mobil mewah milik Delon, sepanjang perjalanan mereka hanya diam dan hanya suara musik romantis yang mereka dengar. Delon menghentikan mobilnya dan berhenti dipinggir jalan yang sedikit gelap tanpa adanya lampu jalan, dia memeluk tubuh Tiara dengan erat.

Detak jantung Tiara sudah tidak menentu ada rasa takut, kaget, dan semua bercampur yang membuat badannya gemetar.

“Aku hanya ingin memelukmu, biarkan begini 5 menit saja.” pinta Delon dengan suara yang sendu.

“Ba... Baiklah!” jawab Tiara dengan gemetar.

Lima menit sudah mereka berpelukan, Tiara mulai merasakan nyaman pada lelaki yang ada dihadapannya. Dia menggoyangkan tubuh Delon untuk melepaskan pelukannya, dengan berat hati Delon melepaskan dirinya dari pelukan wanita yang ingin dia miliki. Tiba-tiba ciuman hangat mendarat dibibir pink milik Tiara, dia mencoba menutup matanya dan menerima setiap perlakuan manis dari Delon. Tiara yang masih belum mengerti apa yang harus dilakukannya hanya diam saja dan merasakan semuanya.

Delon mulai menurunkan ciumannya ke leher dan telinga Tiara yang membuat tubuh wanita itu menggelinjang dan mendesah pelan.

1
Abu Aliza
Perlu di perbaiki sedikit.
masih bingung dengan kata² 'Kanaya langsung naik ke kamarku dan membersihkan tubuh ku' ? "ku" nya itu siapa?
ini cuman saran & kritik aja ya, bukan menjatuhkan..
sukses trs kak.
IF
Lanjutkan aja Kak, dikit2 it's okay... yg penting konsisten.

Fyi? aku bisa nemu tulisan kamu karena masuk Beranda di rekomendasi pilihan Editor. Itu udan clue banget artinya wajib di lanjut, kan?!

Ayo semangat Kakak Author🥰
^~^™|LambeLambe17an>^_^>™: kak. audio in Tini Suketi dong. suaranya kakak bagus .. aku paling seneng dengeri audio kakak di pengakuan Dijah sama cinta Winarsih. aku puter terus sampe apal dialognya... semangat kak. terus berkarya
total 1 replies
Fitri Kurnia Sari
lanjuttt thor
Lya Revanza
thoorrrr....kpn d lnjut lg??
Yuli seprina Yuli
lanjut thor
Noer Row_ling
like ❤️
⏤͟͟͞R ⸙ᵍᵏℰℒℒᎽhiatus✰͜͡w⃠
aku hadir
⏤͟͟͞R ⸙ᵍᵏℰℒℒᎽhiatus✰͜͡w⃠
lanjut
ᴬⁿⁿᵃ ᶜʲᵘᵗᵉˣˢ🍂
semangat kakak semoga sukses 🥰
🇰  ͨ🅰︎ͦ🇮 ᷛ🇸ͣ 🅰︎ᷡ🇷
hmmm
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
weeeww.. kayana sdh ada rasa duluan tah..🥴
Pipit Prastiti Sari
pesawat apa baling baling bambu sih mendarat d atap rmh sakit lalu otw Jerman pulak
[🦉]Susi Soemarsi
mungkin Kanaya cemburu, krna kakaknya sendiri lbh sayang sama pacar ketimbang sama dia yg adiknya sendiri. makannya dia sedih😐😐
[🦉]Susi Soemarsi
bukan anak kandung kah??
[🦉]Susi Soemarsi
aduh bibikkk kan tdi dah dibilangin jangan ngmong klo Kanaya keujanan. eh malah ngomong😌😌
[🦉]Susi Soemarsi
kakaknya kurang ajar. udah jemput ditengah jalan malah di turunin cuma alesan mw jemput cewek. klo gitu mah ngomong aja dari awal, mnding nggc usah jemput sekalian!! isshh kesel deh😤😤
Arina rien
Nyimak
Putri Dwi Utari
Lanjut Thor Sampe Tammat 🙏😉
Mike
Thor kapan lagi up-nya
Aah meimei96
kpn d lanjut lg kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!