NovelToon NovelToon
Gadis Kocak, Milik Tuan Muda

Gadis Kocak, Milik Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Nikahmuda / Obsesi / Tamat
Popularitas:758.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: Indriani_LeeJeeAe

Asti Kanaya atau biasa dipanggil Naya, yaitu gadis berusia 19 tahun yang berasal dari kampung. Naya terpaksa harus menggantikan pekerjaan neneknya sebagai ART di salah satu keluarga terpandang di kota J.

Namun, Naya tidak menduga jika kehidupannya berubah drastis karena dia harus menjadi istri dadakan dari Tuan muda bernama Kivandra.

Sementara itu, Kivandra terpaksa menikahi Naya atas permintaan kakeknya, Liam. Karena jika Kivandra menolaknya, maka dia akan kehilangan semuanya.

Akankah pernikahan tanpa adanya cinta akan berjalan mulus dan bahagia? Bisakah Kivandra dan Naya saling mencintai?

Simak hanya di novel ini ya.

JANGAN LUPA LIKE, FAV, KOMEN DAN VOTE-NYA YA BESTIE. Sebab itu sangatlah berharga bagi Author

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indriani_LeeJeeAe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 > Foto Apa Itu?

Di salah satu taman yang berada di belakang Buana Home, Farel tengah mencoba menghubungi Tuan muda Kivandra. Namun, teleponnya tak kunjung dijawab. Karena merasa sangat cemas, Farel pun terus menelepon tuannya berkali-kali sampai akhirnya di panggilan ke 11 Tuan muda Kivandra mengangkatnya.

Telepon terhubung!

"Hallo, Tuan muda," ucap Farel dengan suara yang panik.

"Hai, Farel. Ada apa?" terdengar suara wanita dari seberang telepon yang tidak lain adalah Alice.

"Bagaimana ponsel Tuan muda bisa berada di tanganmu?"

"Tentu saja bisa. Saat ini kami sedang menghabiskan waktu bersama. Aku dan Kivan sedang bersenang-senang jadi, kau jangan mengganggu kami. Tutt!"

"Tapi ... hallo, hallo." belum selesai Farel bicara, Alice sudah mematikan teleponnya.

Telepon terputus!

"Wanita itu benar-benar sudah gila! Aku harus kembali ke sana untuk menjemput Tuan muda. Jangan sampai si wanita berbisa itu menyakiti Tuan muda."

***

Di kamar hotel ....

Kini Kivandra sudah mulai sadar. Perlahan dia membuka matanya. Betapa terkejutnya Kivandra pada saat dia menyadari jika saat ini dia sedang berada di kamar Alice dan yang mengejutkannya lagi adalah Kivandra tidak mengenakan pakaian apapun. Tubuhnya polos dan hanya tertutup oleh selimut berwarna putih saja.

Kivandra terperanjat bangun dan duduk di tepi ranjang. Dia mencoba mengingat apa yang sebenarnya terjadi padanya. Namun, dia tidak bisa mengingat apapun. Hanya rasa sakit yang dia rasakan di kepalanya. Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka dan keluarlah Alice yang sama sepertinya, yaitu tidak memakai pakaian.

Dengan percaya dirinya, dia berjalan seraya mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil sebelum dia keringkan dengan hairdryer. Kivandra mengepalkan kedua tangannya. Kemudian Kivandra turun dari ranjang dengan mengambil celananya dan memakainya. Kivandra menarik kasar tubuh Alice dan mendorongnya ke ranjang.

"Apa yang terjadi?" Kivandra mencengkram bahu Alice yang tidak mengenakan pakaian. Wajahnya merah padam menahan emosi yang sudah membludak.

"Aaawh, Sayang. Kenapa kau kasar sekali? Padahal beberapa jam yang lalu kau bermain dengan begitu lembut. Aku menikmatinya sampai di puncak beberapa kali. Kenapa setelah kau terbangun dari tidurmu, kau terlihat begitu marah?" Alice membelai wajah Kivandra.

"Jangan bertele-tele! Katakan apa yang terjadi padaku? Aku tidak mungkin melakukan hal menjijikkan seperti ini!" Kivandra menyorotkan matanya dengan begitu tajam dan tangannya yang mencekik pelan Alice.

"Kau ini bagaimana sih? Bagaimana aku bisa menjawabnya jika kau mencekikku seperti ini?"

Kivandra melepaskan cek ikannya, dia menjauh dari Alice. "Pakailah pakaianmu! Setelah itu kau ceritakan apa yang sebenarnya terjadi padaku!" perintah Kivandra seraya memakai kemejanya.

Setelah Alice selesai memakai pakaiannya, dia pun berjalan menghampiri Kivandra yang tengah berdiri di sebelah gordyn. Alice memeluk Kivandra dari belakang dan tangan nakalnya hendak menyentuh sesuatu yang sangat berharga bagi Kivandra. Sebelum sampai di benda tersebut, Kivandra menepis tangan nakal Alice.

"Dasar murahan! Apa yang kau lakukan?" Kivandra membalikkan badannya dan kembali mendorong Alice sejauh 1 meter.

"Aku hanya ingin merasakan syurga dunia yang kita lakukan beberapa jam yang lalu. Aku tidak bisa melupakan setiap kita melakukan berbagai gaya yang bisa membuat kita merasa melayang di udara. Kivandra, aku akui. Kau adalah pria yang berhasil membuatku ketagihan sungguh kau sangat gantle dan sexy ketika di ranjang." Alice menggigit bibir bawahnya serta menatap Kivandra dengan tatapan yang nakal.

Kivandra Menggidik ngeri melihat tingkah Alice. "Menjijikan! Jangan katakan hal itu lagi! Aku yakin jika kita tidak pernah melakukan itu! Aku tidak akan melakukan itu denganmu!" tegas Kivandra. Dia protes dengan apa yang Alice katakan.

"Terserah kau saja. Yang jelas, aku sangat puas karena aku telah menikmati tubuh mantan tunanganku ini yang sudah lama aku inginkan. Oh iya, Sayang. Jika kau ingin melakukannya lagi, kabari aku. Aku akan melayanimu." Alice mengedipkan sebelah matanya.

"Jangan mimpi! Aku masih waras, aku tidak akan sudi melakukan hal keji bersama jal*ng sepertimu!" cibir Kivandra.

"Kau itu munafik, Kivandra! Kau bilang tidak sudi tapi kau menikmati setiap gerakan yang aku lakukan. Aneh sekali. Oh iya, tadi Farel telepon dan aku terpaksa menjawabnya karena dia sangat menggangguku!" Alice memainkan kuku-kuku cantiknya itu.

"Apa? Kau menjawabnya?" Kivandra membulatkan matanya. Dia berjalan menghampiri Alice.

"Apa yang kau katakan pada Farel?" Kivandra mencengkram kedua lengan Alice.

"Eum ... aku katakan semua yang terjadi di sini. Aku tidak mungkin berbohong pada bodyguard-mu itu 'kan." Alice menatap dengan Walah tanpa dosa.

"Dasar gila!" Kivandra menyenggol tubuh Alice dan membawa jas serta ponselnya. Kemudian dia pergi dari kamar Alice.

Begitu keluar dari kamar Alice, dia memasuki kamarnya dan mencoba menghubungi Farel. Tak lama kemudian, Farel mengangkatnya. Kivandra menempelkan ponsel di telinga kanan.

Telepon terhubung!

"Hallo, Farel."

"Tuan muda, apa yang terjadi? Apakah wanita berbisa itu melukai Tuan muda?" tanya Farel dengan nada yang cemas dari seberang telepon.

"I'm okay, but ... apa yang wanita jal*ng itu katakan padamu?"

"Dia hanya mengatakan jika aku tidak boleh mengganggu Tuan Muda. Apakah terjadi sesuatu pada Tuan muda? Apa Alice melukai Tuan muda?"

"Syukurlah. Aku khawatir jika dia mengatakan sesuatu yang gila," Kivandra tidak menjawab pertanyaan Farel. Dia menjawab dengan jawaban yang lain dari pertanyaan Farel.

"Tuan muda, Tuan Liam menyuruhku untuk memberi tahu Tuan muda untuk segera pulang."

"Apa? Kenapa Grandpa menyuruhku untuk segera pulang? Apa kau menceritakan sesuatu pada Grandpa?"

"Maafkan saya, Tuan muda."

"Bodoh! Bagaimana kau bisa menceritakan itu pada Grandpa? Bagaimana jika kesehatan Grandpa menurun? Aku kecewa padamu, Farel! Tutt!" Kivandra memutuskan sambungan teleponnya.

Telepon terputus!

Selesai bicara dengan Farel, Kivandra dengan cepat mengemasi barang-barangnya. Tidak lupa, dia juga telah memesan tiket pesawat untuk kembali ke Buana Home. Dia yakin jika di Buana Home sedang terjadi kekacauan.

Saat ini Kivandra sangat mengkhawatirkan kesehatan Grandpa-nya. Dia tidak akan memaafkan dirinya sendiri jika terjadi sesuatu pada Grandpa Liam. Grandpa yang juga berperan sebagai Daddy setelah ayah kandung Kivandra pergi meninggalkannya. Itulah kenapa Kivandra begitu menyayanginya.

***

Di kamar ...

Naya sedang merapikan pakaiannya dari dalam koper ke dalam lemari khusus pakaian. Sedangkan sepatu dan aksesoris ada di lemari yang berbeda juga. 'Apa yang Tuan muda sembunyikan dariku? Kenapa aku selalu memikirkannya? Sadarlah, Naya! Aku hanya istri di atas kertas. Jangan mengharapkan sesuatu yang tidak perlu aku harapkan!' Naya bermonolog dalam lamunannya.

Tiba-tiba ponsel yang berada di dalam saku bergetar membuyarkan lamunan Naya sampai tersadar dari lamunannya. Dia merogoh saku untuk mengambil ponselnya. Kemudian Naya melihat layar ponsel yang terlibat jelas nomor yang tidak dikenal mengirimnya beberapa foto melalui aplikasi chat berwarna hijau.

Naya penasaran, sehingga dia pun membuka isi chat yng berisi foto tersebut. Betapa terkejutnya Naya pada saat melihat beberapa foto yang begitu menjijikan. Saking terkejutnya, Naya sampai menjatuhkan ponsel itu disertai tubuhnya yang merosot ke lantai.

Naya terdiam bagaikan patung. Dia bingung, siapa orang yang telah mengirim foto itu padanya? Dan apa tujuannya dengan mengirimkan foto-foto menjijikan itu kepadanya?

***

1
Ricka Monika
penurut karena takut gak dapat warisan
Friskila
terus ceritanya membangongkan juga, sebelulnya kakek kaivan berjanji akan bertanggung jawab atas perawatan bokapnya, tapi kenapa jd masij Alice yg biayain
Friskila
Farel jd cowok kok tolol banget ya, sok bisa menyelesaikan masalah padahal nggak bs ngapa² in.
Eni Susilowati
apakah masih ada lanjutannya ditunggu ya
Helen Emeli
semoga berhasil naya bisa sadar kembali dan cepat pulih lagi.
Li Pena: Aamiin, do'ain aja ya kak semoga bisa sadar
total 1 replies
Ira Sulastri
Jangan2 hanya menyerupai saja, untuk mengalihkan masalah yg sesungguhnya
Helen Emeli
thor jgn bikin naya meninggal dong,biar ketahuan siapa pelakunya,kshan anak"naya thor
Kadek Bella: lanjut thoor
total 1 replies
Kadek Bella
lanjut thoor
Li Pena
Siap, Akak
Kadek Bella
lanjut thoor
Li Pena: Siap, Akak
total 1 replies
Kadek Bella
lanjut
Rosita Hendriyani
katanya tuan muda hebat,knapa ndak dikerahkan hacter yg bisa meretas hp chiko dan menghilangkan foto² istrinya..... ah bosan nih Thor
Ira Sulastri
Naya LG mandi bukannya di kunci kamar mandi nya😏

Semoga Chiko di babat habis aja😡
Keyraaleyababy Keyraaleya
Naya goblok
Rosita Hendriyani
Thor memceritakan kembali, itu tdk perlu dicopy paste. Cukup dg kata² " menceritakan kembali apa yg disampaikan Farel ke Kivandra"
Li Pena: Baik, Kak. Terima kasih untuk koreksinya
total 1 replies
Kadek Bella
lanjut thoor
Li Pena: Siap, Kak
total 1 replies
Keyraaleyababy Keyraaleya
ga mati aza tuh bpk ya YUMI
Kadek Bella
nekt
Kadek Bella
lanjut thoor
Li Pena: Siap, Akak
total 1 replies
Nofita Sari
anatar nero dn evano
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!