NovelToon NovelToon
Naksir Berat Bos Ganteng, Yang Sakit Asma

Naksir Berat Bos Ganteng, Yang Sakit Asma

Status: tamat
Genre:Duda / Anak Genius / Cerai / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:143.3k
Nilai: 5
Nama Author: Deyulia

Season 1
Season 2( on going)

Bagi sesama Author yang mampir silahkan like doang Ok, baca n like, Alhamdulillah. Hadiah, apalagi senang banget. Bagi pembaca, like n baca wajib ya Cuy, biar sama-sama ngeunah endol takendol-kendol. Kali ini nama pemerannya yang agak nyeleneh, gak mau yg bagus2 biar sdkt humor.

Dicegat saat bawa motor kala pergi bekerja, membuat Sensi Vera (23) mengerem mendadak motor matiknya sampai hampir standing. Sensi, begitu dia dipanggil terkejut dan penasaran siapakah yang telah mencegatnya.

Saat Sensi mendekat, rupanya orang itu mengalami sakit asma. Sensi terkejut setelah menyadari ternyata yang mencegat adalah Bos di kantornya. "Pak Rangka!" kejutnya.

Rangka Baja (35), seorang Bos di perusahaan kertas ternama di kotanya, mengalami sesak nafas saat dia masih di jalan menuju kantornya. Rangka meminta tolong pada orang yang berhasil dicegatnya untuk membelikan obat ke apotek terdekat. Tanpa Rangka sadari, rupanya orang yang dia cegat adalah s

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deyulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Gosip

Tepat jam 10 malam film besutan Sutradara Hanu Bramantra selesai. Pak Rangka segera menarik tanganku keluar dari dalam studio. Kami meninggalkan studio dengan meninggalkan sisa popcorn yang berserakan di kursi dan lantai bekas kami duduk.

"Saya akan mengantar kamu pulang. Tapi, saya bingung harus bilang apa sama kedua orang tua kamu?" kata Pak Rangka terlihat bingung.

"Kenapa Bapak harus bingung, kalau Bapak saya tidak bertanya, ya sudah jangan katakan apa-apa, cukup Bapak ngantar saya lalu pamit," ujarku memberi saran.

"Ok, deh kita pulang, ya. Terimakasih untuk malam ini. Kamu ternyata teman nonton yang menyenangkan, cantik, kocak sekaligus bikin saya kesal," beber Pak Rangka walaupun ujungnya tidak menyenangkan hati.

Besok kamu kerja seperti biasa. Dan ingat, supaya besok tidak kesiangan bangun. Setelah pulang ini kamu langsung tidur," titahnya.

Baru saja mobil Pak Rangka meninggalkan studio, WAku berbunyi sebuah panggilan. Aku berpikir ini pasti dari Bapak atau Aloe, adikku. Namun saat dilihat ternyata bukan, di sana tertulis Krisna Love.

Sejenak aku berpikir tentang nama yang muncul barusan, aku sungguh bingung sebab aku tidak merasa punya teman bernama Krisna Love.

"Sensi, Hp kamu bunyi kenapa dibiarkan? Angkat dong, berisik!" titah Pak Rangka tidak senang. Mendengar Pak Rangka bicara seperti itu aku segera menerima panggilan itu, namun belum sampai aku angkat Hpku malah jatuh tepat di bawah kaki pedal rem Pak Rangka. Otomatis Pak menghentikan sejenak Pajiranya dan spontan meraih Hpku di bawah kakinya.

"Kamu ini selalu ceroboh, ngangkat Hp saja sampai jatuh," omelnya seraya melihat layar Hpku. Sontak raut wajahnya berubah dan penasaran.

"Maaf, Pak!" ucapku seraya mengangkat panggilan dari yang bernama Krisna Love.

"Halo, assalamuaikum. Ini siapa ya? Ohhh, Mas Krisna. Apa kabar Mas?" sambutku pada orang di ujung telpon sana. Sekilas aku melihat Pak Rangka melirik dengan kilatan kecewa. Sehingga aku menjadi serba salah untuk meneruskan lagi obrolanku dengan Mas Krisna.

"Baik Mas Krisna, nanti lagi disambung ya, soalnya saya sedang dalam perjalanan pulang bersama Bos saya," ujarku meminta mengakhiri sambungan telpon. Sebelum ditutup Aku melihat sekilas Hpku yang telah dimatikan sambungannya oleh Mas Krisna.

"Siapa Mas Krisna? Pasti laki-laki yang ngobrol saat kamu ada di Banjarmasin?" tanyanya tepat.

"Iya, Pak. Kok Bapak tahu?" Aku balik tanya dengan muka tanpa dosa.

"Sudah tidak perlu dibahas, sebaiknya saya segera antarkan kamu," balasnya datar seraya melajukan Pajiranya dengan kecepatan yang lebih cepat dari biasanya. Aku menjadi takut dan hanya bisa berdoa supaya perjalanan pulangku selamat.

Pajira Pak Rangka sudah tepat berada di depan rumah kedua orangtuaku. "Turunlah, dan mohon sampaikan maaf saya pada kedua orang tuamu, saya tidak bisa mengantar sampai dalam rumah," ujar Pak Rangka seraya bermaksud turun dan membukakan pintu untukku.

Aku sudah turun duluan, seraya mengucapkan terimakasih. "Terimakasih, ya, Pak tontonan bioskopnya hari ini. Bapak hati-hati di jalan!" ucapku seraya berlari kecil menuju rumah. Perlahan mobil Pak Rangka melaju pelan meninggalkan depan halaman rumahku.

Esokpun tiba, aku pergi kerja seperti biasa. Tiba di kantor, Kak Tari seperti biasa sudah menclok di mejanya. Dengan tatapan elangnya yang tajam, matanya mengarah padaku. Aku menyapanya seperti biasa. Setelah itu Kak Tari berjingkat dari mejanya.

Makin siang semua karyawan berdatangan. Dan setiap kubikel sudah mulai terisi para karyawan. Rima teman satu ruanganku datang menyapa, dia senyam-senyum seraya menjatuhkan pantatnya di kursiku.

"Sen, tahu tidak gosip yang beredar hari ini?"

"Gosip apaan Rim?"

"Gosip Bos Rangka habis bulan madu."

"Bulan madu, bulan madu sama siapa?" tanyaku penasaran. Rima mendekatkan bibirnya di telingaku lalu membisikkan sesuatu yang membuat aku terhenyak.

"Apa?" Aku hanya bisa ternganga tidak percaya. Tega banget ada orang yang menggosipkan bahwa Pak Rangka pergi ke Banjarmasin adalah bulan madu bersamaku.

Mendengar berita itu, aku kini menjadi sedih dan serba salah di kantor.

1
Bo-bo
keren ni Thor👍
Bo-bo
aku mampir di karyamu Thor..semoga sukses selalu 🤲🤲
Lina Zascia Amandia: Mksh byk Kak...
total 4 replies
Pa Muhsid
seperti di toko matrial
Lina Zascia Amandia: Wkwkkwkwk.... iya Bang, saya sengaja cari nama bahan bangunan atau istilah dlm pembangunan gedung. Biar agak lain, soalnya nama2 yg keren udah sering dipakai penulis2 Femez. Semoga suka ya Bang.... mendukung karya ini, supaya rame soalnya pembacanya msh minim.... mksh udah hadir...
total 1 replies
Erny Kurniawati
tokohnya dari bangunan semua
Lina Zascia Amandia: Hehhee iya Kak.... sengaja Kak, nama2 pemeran yg keren udah byk yg make sm penulis2 lain... smg suka ya Kak, mohon dukungannya ya, cerita bahan bangunan dan bunga Sansevera ini.... wkwkwkkwkwkw
total 1 replies
Juragan Jengqol
bagus, ringan, enak dibaca....
Lina Zascia Amandia: Kak ke mana aja blm mampir lagi di karya saya yg lain.
total 1 replies
Juragan Jengqol
ayo cakar, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻
Juragan Jengqol
suruh kursus aja di luar, bos
Lina Zascia Amandia: Iya daripada dimarahin ya?
total 1 replies
Juragan Jengqol
minta maap teroooz, tapi diulangi lagi....
Lina Zascia Amandia: 🤦‍♀️🤦‍♀️😌😌😌😌
total 1 replies
Juragan Jengqol
siapa tau jodoh sama cakar
Lina Zascia Amandia: Hehehheeh..... ✅✅✅
total 1 replies
Juragan Jengqol
salah satu kunci berumah tangga adalah SALING PERCAYA
Juragan Jengqol
a r o g a n
Juragan Jengqol
kamu juga salah, sen. sudah nikah harus bisa jaga diri, jaga hati, jaga kehormatan suami
Juragan Jengqol
maksudmu benar, tapi caramu salah. harusnya kasih tau dulu baik2, kalau belum berubah baru teguran, kalau belum berubah baru teguran keras. ini langsung marah keras.

di perusahaan aja sp1 dulu, ga ujug2 sp3.
Juragan Jengqol
kamu ga bisa jagain hati suami
Juragan Jengqol
salah sasaran tuh marahnya
Juragan Jengqol
kalau kata Sayyidina Ali, sabar itu pada kesempatan pertama. dan kamu sudah gagal sabar di kesempatan pertama, bos
Juragan Jengqol
kalau ga dikasih tau, gimana bisa tau bos? paling sebel sama orang yg suka bikin teka teki.
Juragan Jengqol
delana orang sunda bukan thor? kalo sunda bisa dipanggil teh lana atau ceu lana...
Juragan Jengqol
dian ga ikut rombongan?
Juragan Jengqol
ga usah melongo, bos. kan situ yang bikin sensi jadi bete.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!