Rio adalah pemuda yg berasal dari masa depan, di kehidupan nya sebelumnya Rio adalah seorang pemalas sekaligus pengangguran itu semua karna keluarga Rio Adalah salah satu keluarga terkaya waktu itu, sehingga walaupun Rio hanya bermalas malasan, kehidupan nya sudah terpenuhi.
namun suatu ketika kejadian naas menimpa Rio, dia mengalami kecelakaan dan mengakibatkan dia tewas dan yg lebih mengejutkan lagi adalah jiwa Rio bukan nya pergi ke alam baka melain kan pergi ke dunia kultivator.
bagaimana kelanjutan cerita Rio? baca yuk!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Si Kumbang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana
"ayah memanggil mu karena ayah ingin meminta bantuan mu untuk melawan sekte aliran hitam yg memberontak" jelas Lin Chen.
"memberontak? bukankah ada ayah dengan Ranah ayah saat ini bisa untuk melawan sekte aliran hitam itu" tanya Lin Yi agak kesal pasal nya ayah nya saja merupakan orang terkuat di benua teratai selain dia .
"Hhhh,ayah juga sempat berfikir demikian Yi'er tetapi menurut informasi yg ayah dapat, gabungan sekte aliran hitam memiliki banyak praktisi kuat di atas Ranah kaisar" jelas Lin Chen walupun ada rasa malu ketika meminta bantuan anak nya tetapi demi keberlangsungan hidup orang banyak dia rela untuk bersujud jika perlu.
"kalau begitu baik aku akan membantu" ujar Lin Yi dan tentu saja membuat orang orang di sana senang.
"lalu kira kira kapan sekte aliran hitam akan memberontak kepada kekaisaran" lanjutnya bertanya.
"jika tidak salah menurut mata mata kami mereka akan memberontak kurang lebih satu tahun lagi" balas Lin Chen .
"masih agak lama , lebih baik aku pergi terlebih dahulu ke benua biru, dan aku harus meninggal kan beberapa bawahan ku untuk menjaga benua teratai" batin Lin Yi .
"kalau begitu yah, berhubung pemberontakan itu masih agak lama aku akan pergi terlebih dahulu karna masih ada beberapa urusan, ayah tidak perlu khawatir aku akan kembali satu tahun lagi dan aku akan meninggal kan beberapa bawahan ku untuk menjaga kekaisaran" jelas Lin Yi setelah itu Lin Yi mengeluarkan bawahan nya sebanyak 100 orang dgn Ranah pemula ☆9.
ketika Lin Chen dan petinggi kekaisaran melihat kemunculan tiba tiba dari 100 pria paruh baya mereka semua sudah tidak terkejut tetapi yg membuat mereka semua cukup terkejut adalah ke 100 pria paruh baya itu memancarkan aura yg sangat kuat dan mendominasi dan dapat mereka Rasakan bahwa ke 100 pria paruh baya itu lebih kuat dari mereka semua.
"seharusnya hanya dgn mereka sudah cukup untuk melawan sekte aliran hitam bukan?" Tanya Lin Yi sambil tertawa kecil saat melihat raut wajah terkejut dari ayah nya dan petinggi kerajaan.
"le..lebih dari cukup Yi'er " ucap Lin Chen tergagap saat setelah sadar dari keterkejutan nya.1
"baiklah jika tidak ada hal yg lain aku izin undur diri" ucap Lin Yi sambil menangkupkan tangan ke depan, lalu dia pergi dari aula pertemuan.
"sungguh pangeran Yi sekarang sangat lah kuat, dan sangat berbeda dari pangeran Yi yg dulu" bisik petinggi kerajaan kepada teman di sebelah nya.
"benar apa yg kamu bilang, dan bahkan aku sangat berterima kasih kepada pangeran Yi jika bukan karena nya kita semua tidak bisa mencapai titik ini" bisik yg lain.
Lin Yi sendiri saat ini tengah menuju kediaman ibu nya, sebelum nya saat dia baru keluar aula pertemuan dia mengeluarkan Lin Yun dan Lin Ling dari dunia jiwa nya, awal nya kedua orang itu terkejut pasal nya mereka tengah asik berlatih tiba tiba saja keluar dari dunia jiwa.
tetapi setelah di jelaskan saat ini mereka di mana tentu saja membuat mereka senang pasal nya mereka sangat merindukan ibu dan ayah mereka.
sesampai nya di depan gerbang kediaman ibu nya mereka bertiga langsung saja masuk, mereka tidak perlu identitas untuk memasuki kediaman ibunya pasal nya para penjaga sudah mengetahui siapa orang orang itu.
saat berada di dalam kediaman ibunya Lin Yun dan Lin Ling langsung berlari mencari ibunya .
"ibu" ucap Lin Ling, lalu tidak berselang lama setelah suara Lin Ling terdengar tiba tiba dari arah salah satu kamar di sana terbuka dan menampilkan seorang wanita paruh baya.
"eh, Yun'er ,Ling' er , Yi'er" seru Liu Ling ketika melihat ke tiga anak nya tengah memandangnya dgn wajah yg teramat sedih.
"ibu..hiks..hiks" ucap Lin Ling sambil berlari ke arah ibu nya sembari menangis kencang.
sedangkan Lin Yun dia juga ikut menangis tetapi masih tertahan karena dia akan malu jika seorang lelaki menangis .
pertemuan ibu dan anak itu sangat mengharukan karena mereka sudah tidak bertemu 1,5 tahun lama nya.
"ibu, ibu sekarang tambah cantik, apa yg ibu lakukan semenjak aku pergi, huh ibu curang ibu sekarang lebih cantik dari pada aku" celetuk Lin Ling setelah melepas pelukan dari ibunya sambil menggembungkan pipi nya sembari tangan nya di lipat di depan dada.
ketika Lin Yun, Lin Yi, dan Liu Ling mendengar celotehan Lin Ling seketika itu mereka tertawa terbahak bahak, bagaimana bisa mereka lagi melepas Rindu dan Lin Ling malah mementingkan kecantikan saja.
"hahaha, itu semua berkat pil yg di berikan kakak , ibu mengonsumsi pil itu 1 minggu sekali" ucap Liu Ling .
ketika Lin Ling mendengar penjelasan ibu nya itu, seketika dia mengarahkan tatapan nya kepada Lin Yi, sedangkan Lin Yi yg di tatap seperti itu hanya menggeleng pelan, menurut nya perempuan itu hanya mementingkan kecantikan nya saja.
"Hhhh, waktu itu aku mau memberi mu pil kecantikan tetapi kamu sedang latihan tertutup, aku tidak mau menggangu mu jadi aku tidak jadi memberikan Pil itu" ucap Lin Yi menjelaskan tetapi masih mendapatkan tatapan tajam dari Lin Ling adik nya itu.
"lalu ketika aku sudah selesai latihan tertutup kenapa kakak Yi tidak memberikan nya kepada ku" ucap Lin Ling sambil menetap tajam Lin Yi.
"hehehe, waktu itu kakak lupa untuk memberikan nya, " jawab Lin Yi sambil menggaruk kepala nya yg tidak gatal.
"huh" ketika Lin Ling mendengar alasan kakak nya dia hanya mendengus pelan .
"lalu mana pil itu sekarang" tanya Lin Ling masih marah.
"ini" ucap Lin Yi cepa dia tidak ingin adik nya itu terus marah marah.
ketika Lin Ling melihat tumpukan botol yg berisikan Pil dia langsung berbinar, dgn pil sebanyak itu dapat di pastikan kulit nya akan halus seperti batu giok .
"wahhh"seru Lin Ling ketika dia melihat isi dari botol itu.
dapat Lin Ling Lihat bahwa dalam satu botol saja ada 5 butir pil dan total ada 50 botol dan itu sangat membuat Lin Ling sangat sangat senang.
"terimakasih kakak Yi" ucap Lin Ling sambil memeluk tubuh kakak nya itu.
"hmm, iy" balas Lin Yi
...****************...
...----------------...
maaf ya kemarin gak up, sibuk sama tugas sekolah aku pas mlm mau buat malah ketiduran 😅
tinggalkan jejak ya dgn cara
Like.. komen..vote..rating.. dan jangan lupa give nya ya.
jika ada saran atau kritik silahkan komen.
dan terimakasih untuk yg udah support terus, maaf aku gak bisa bls 1 per satu komen kalian.
See you in the next chapter
tancap terus thor lah