NovelToon NovelToon
Istri Wasiat Kekasih.

Istri Wasiat Kekasih.

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Obsesi / Teen Angst / Penyesalan Suami
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: RaniH

"Sa.. Uapan Geo terhenti saat mendengar pekikan dan jeritan Renata, tanpa berpikir panjang Geo langsung berlari terburu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RaniH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak ingin melakukannya.

"Kamu duduk sebentar lagi ya sayang" kata pinta Sheny dengan penuh harapan misinya akan berhasil, dan mendapatkan buah manis atas rencanya malam ini, "Geo bakal datang sebentar lagi" sesaat menoleh ke arah jam yang menjujukkan hampir jam satu pagi, harusnya Geo akan sampai beberapa saat lagi.

"Tapi Mah" Anara tampak ragu untuk ber sekutu dengan mertuanya, apalagi saat membayangkan betapa buruknya sikap Geo terhadapnya selama ini, seketika mental Nara jadi ciut.

Selama tinggal di tempat Geo, jangan kan berani duduk dan merayu Geo menatap wajahnya saja Anara tidak sanggup karena di mata itu Anara akan menemukan berjuta kemarahan yang tertahan.

"Sudah tidak apa apa sayang, kamu harus yakin, Mama bantu kamu dengan doa" Sheny terus meyakinkan Anara demi ambisinya.

"Tapi bagai Mana kalah Geo...

Kalimat yang akan Anara sampaikan berhenti di jalan saat mendengar mobil Geo memasuki halaman,

"Tuh itu pasti Geo" tunjuk Sheny.

Detak di jantung Anara semakin berpacu cepat, Anara berhasil gugup bahkan hanya dengan mendengar Sheny menyebut nama 'Geo' saja.

"Geo datang Nak" kata Sheny dari jendela, mengintip ke bawah untuk meyakinkan kalau yang datang adalah Geo.

Setelah yakin, Sheny tergopoh ke dekat Anara, sesaat merapihkan rambutnya kemudian bergegas keluar, bahkan Sheny tidak memperdulikan ke khawatiran di wajah Anara,

Sepatah kata yang Sheny lontarkan sebelum benar benar meninggalkan Anara, "Semangat" katanya sambil mengangakat kepalan tangannya tinggi tinggi.

Sheny kemudian benar benar meninggalkan Anara sendirian, membiarkan Anara menghadapi ketakutannya sendirian.

Anara hanya bisa mendesah bingung sekarang, sempat berniat untuk kabur namun sepertinya sekarang sudah terlambat, Anara sudah mendengar suara ketukan sepatu berjalan mendekat ke depan pintu.

Sempat terdengar percakapan sayup sayup, "Mah ngapain berdiri di depan pintu?" Suara Geo menanyai Sheny.

"Ah ya bukan apa apa, mama pergi sekarang" jawabnya datar, kemudian setelahnya terdengar suara ketukan kaki menjauhi ambang pintu,

Geo sempat mengernyit heran dengan tingkah Mama Sheny yang tak biasa, namun pada akhirnya Goe pun tak banyak bertanya lagi.

Ketukan sepatu semakin dekat, seiring dengan di putarnya kenop pintu dada Anara semakin dag dig dug takut dan khawatir.

Bugh.

Pintu di tutup pelan, namun seperti membentur perasaan Anara yang ketakutan, panik dan khawatir.

Geo memasuki kamarnya dengan membawa beban otak yang banyak, perihal kematian Renata yang belum juga terpecahkan, di tambah kasus kematian Ayah Anara yang baru di ketahuinya hari ini, di tambah hari ini Rini telah kembali.

Rini adalah perempuan yang tidak pernah ingin ia temui di sisa hidupnya apapun alasannya.

Anara masih duduk tenang karena Geo belum menyadari kehadirannya,

Berkali kali menarik dan membuang nafasnya pelan pelan untuk mengurangi beban dan menambah kadar oksigen di otaknya.

Anara menunggu dengan rasa cemas, membayangkan sikap yang akan Geo tunjukkan saat pertama kali melihatnya berada di kamar Geo membuat Anara berkali kali bergidik ngeri apalagi saat teringat terakhir Geo memperlakukan dirinya.

Kalau saja bisa bisa menolak, sungguh Anara sangat ingin menolak permintaan mertuanya, sungguh ini bukan ide yang baik untuk dirinya.

"Sedang apa kau di kamar ku!" Anara terperanjat dikagetkan dengan suara Geo, lamunannya pun langsung buyar oleh teriakan itu.

Anara terkesiap, "Geo!" Anara bangkit dan coba menjelaskan semuanya.

Namun tiba tiba Anara merasakan tatapan dingin dari mata Geo, tatapan tajam dengan di selipi tawa merendahkan, Geo sempat memperhatikan dirinya dari atas hingga ke bawah sebelum akhirnya Geo tertawa keras membuat hati Anara menjadi perih.

"Oh jadi ini yang kau lakukan untuk menggoda ku?" Suara dingin mengandung kemarahan yang besar, "Cukup murah juga kamu Anara" Geo berjalan kecil mengitari tubuh Anara yang berdiri dengan kepala menunduk ketakutan,.

"Geo ini tidak seperti yang kamu fikirkan Mam..

"Tidak seperti yang aku fikirkan?" Geo mendelik dingin, tatapannya seolah tak mempercayai pengakuan Anara, matanya terus merangsaki tubuh dan pakaian sexy Anara dengan jijik.

"Ini yang kamu lakukan untuk mendapatkan cinta dari ku, Anara?" Tatapan rendah itu belum beralih dari tubuhnya.

"Tidak Geo, Mama yang meminta aku melakukan ini"

"Kamu fikir aku percaya heuh?" Di remasnya pipi Anara dengan kasar.

Anara dan Geo bertatapan, mata mereka begitu dekat membuat Anara bisa dengan mudah melihat kobar amarah di mata Geo.

Geo sangat mengerikan, giginya gemerutuk urat di pipinya pun menegang.

"Aku bersumpah, Mama yang meminta aku melakukan ini. Aku tidak ada niat apapun Geo" rintih Anara meminta di lepaskan.

"Apa kau begitu menggilai aku Anara? Sehingga kau menggunakan segala cara untuk mendapatkan aku?. Baik akan aku tunjukkan bagai mana orang lain seharusnya menilai kamu," Geo mendorong Anara dengan kasar ke tempat tidur, Anara teperosok.

"Aku akan melakukannya Anara!" Geo membuka semua pakaianya penuh amarah "Akan aku tunjukkan bagai mana aku pantas menghargai usaha mu, setelah ini kau harus berhenti mengharap kan aku, karena kau tak pantas mendapatkan itu dari ku! Kau hanya perempuan busuk yang melakukan segala cara demi mendapatkan aku. Akan aku izinkan kau menadapat apa yang kau mau"

Ucapan Geo benar benar berhasil membuat hati Anara pedih dan sakit, rasa di hina dan caci di rendahkan, sungguh Anara tidak akan melakukan ini kalau bukan mertua yang memintanya, namun sekarang kesalahan itu malah mendatangkan amarah dan membuat Geo salah paham kepada dirinya.

"Apa yang akan kau lakukan Geo?!" pekik Anara ketakutan saat melihat Geo menyeringai tanpa sehelai benang pun.

Geo yang polos mendatangi Anara, yang membuat Anara semakin ketakutan adalah kobar Amarah yang ada di mata Geo.

Anara tidak ingin Geo melakukan itu kepadanya, tidak ingin dengan Amarah.

"Geo aku mohon, aku mohon maafkan aku! aku akan pergi sekarang aku pergi sekarang" rintih Anara sambil memundurkan diri, namun Anara berhenti saat telah menggapai bibir tempat tidur.

"Aku akan membuat mu menyesal karena telah menggoda ku, akan aku pastikan kau menyesal telah melakukan ini, akan aku tunjukkan sampai kau tidak memiliki niat untuk bermain main lagi dengan ku, Anara!" teriakan Geo membumbung, mengisi penuh seluruh ruang kamar.

Menampar kesadaran Anara tentang bodohnya menerima permintaan ini, padahal Anara sendiri sudah dapat menebak bagai mana Geo akan memperlakukan dirinya.

"Jangan Geo!!" teriak Anara mencoba menghentikan amarah Geo,

namun Geo sudah menggila tiba tiba dengan kasar menarik Anara dan menindihnya dengan Gila,

Ini bukan cerita nikmat seperti yang di ceritakan banyak orang, bagi Anara Geo sama halnya dengan malaikat kematian yang beringas dan tanpa ampun,

"Geo aku mohon ampuni aku, aku tidak berniat melakukan ini" rintih Anara dengan Air mata yang mulai jatuh dadanya sesak oleh banyaknya penolakan yang tak bisa Anara ucapkan..

1
Fenti
aku mampir kak, yuk saling dukung.. salam dari karya karena amin yang sama
Manah Azhar
Lanjut thor
LeoRani
masa?. yaudah aku kasih yang banyak ya.
Erlin Ajja
kk dikit2 bgt up nya
Erlin Ajja
kak dikit2 banget up-nya
LeoRani
siap laksanakan
Erlin Ajja
lanjut dong kk
LeoRani
stay dan ikuti terus kk, terimakasih udah ngasih komen🥰
㊍㊍ ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔 CᷠIͦNͮTͤAᷝ❣️
duh gak kuat jadi Anara ..Geo hatinya sudah tertutup dendam dimana yg dia lihat adalah Anara sebagai pembunuh Renata ... next kak 👍👍
LeoRani
terima kasih kak . moga btah bca di sini
㊍㊍ ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔 CᷠIͦNͮTͤAᷝ❣️
duh pasti terjadi salah faham ini ya pasti bukan Amara yg membunuh Renata ..next kak 👍👍
LeoRani: kira2 gimana nih udah dpt blm siapa pelakunya?
total 1 replies
㊍㊍ ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔 CᷠIͦNͮTͤAᷝ❣️
mampir kak ..baca sinopsisnya seperti nya bagus ceritanya 👍
m10_ifaaa (IG: m10_ifaaa)
hai! aku mampir lg nih 😉 semangat ya
LeoRani
siap kaka, stay tune ya
LeoRani
siap 86
LeoRani
terima kasih, terus kasih masukan ya☺️
m10_ifaaa (IG: m10_ifaaa): sama-sama, saling mengingatkan yaps 🤗
total 1 replies
m10_ifaaa (IG: m10_ifaaa)
bagus 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!