Book. 1: Apex Legend Online: The Rise of Heroes. Original Book by Cengko/Ansenko.
Hiro mendapatkan segalanya, tapi harus kehilangan salah satu hal yang paling berharga dalam hidupnya.
"Aku butuh pahlawan yang bisa menjadi legenda di puncak Benua Kompas!" Teriak Pemimpin 3 Brothers! Di malam itu.
"Aku akan menghabisi kalian semua!"
Hiro melihat layar kaca dengan tatapan tajam dan penuh dendam.
Series Apex Legend Online yang terdiri dari hampir beberapa buku, bisa lebih tergantung situasi.
Book. 1: Apex Legend Online – The Rise of Heroes.
Terima kasih.
◇◇◇
Amazing Picture Pinterest, Please! If you have copyright of this picture call me via Comment!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andryano Shevchenko Limbong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap. 30 - Guild
Jangan lupa Vote dan Comment di komentar, Author sangat menghargai Kritik & Saran. Supaya Author semakin semangat dalam menulis.
***
Blackstorm Guild adalah sebuah guild yang didirikan oleh Wirra bersama keempat temannya yang lain yaitu, WitchNad, CL, Muy dan Han yang juga sahabat karib sejak masa SMA dan berasal dari Indonesia.
Logo Blackstorm Guild adalah badai petir hitam, melambangkan kemanapun Blackstorm Guild pergi di Benua Kompas pasti akan terjadi badai petir hitam yang dapat menghancurkan segalanya siapapun itu, baik itu player, party, guild, bangsawan, kingdom ataupun kekaisaran sekalipun.
Hiro membaca awal dibentuknya Blackstorm Guild. "Hmm, menarik juga, ketua guild mereka bahkan termasuk salah satu dari 100 Rank?" Hiro semakin kagum dengan Blackstorm Guild, terus membaca.
Kemudian Hiro melanjutkan ke tab berikutnya, pendaftaran menjadi member Blackstorm Guild, yang langsung diantarkan menuju sebuah Google Form.
"Pendaftaran menjadi member Blackstorm Guild?" Gumam Wan melihat Google Form di depannya dengan seksama. "Nama? ID Number? Class-Job? Title? Stat?"
Setelah melihat dan membaca seksama Google Form tersebut, Hiro melanjutkan ke tab syarat dan ketentuan di bawah Google Form tersebut, sebelum mengklik 'konfirmasi' dan mengirimnya secara otomatis kepada Blackstorm Guild.
"Syarat dan ketentuan? Mari kita lihat." Hiro mengklik, segera menunjukkan sebuah tab baru berisi segala syarat dan ketentuan sebelum masuk ke dalam Blackstorm Guild. "Banyak juga peraturan dan aturannya, mereka benar-benar sangat serius tampaknya."
Hiro membaca syarat dan ketentuan tersebut poin demi poin-nya, terkadang menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Uhhh, ini cukup berat." Wan membaca salah satu peraturan dan aturan.
Sekali masuk ke dalam Blackstorm Guild tidak akan diperbolehkan untuk keluar dan jika memang keluar harus membayar kerugian yang diderita oleh Blackstorm Guild, terikat oleh kontrak dengan materai dan jika sudah berada di luar harus tutup mulut, bila memberitahukan guild lain tentang informasi rahasia Blackstorm Guild harus bersedia untuk ditahan dan dimasukkan ke dalam penjara.
"Tapi gaji dan fasilitas yang mereka berikan juga tidaklah kecil, mereka sangat totalitas. Gaji US$1.000 per bulannya, difasilitasi dan dibiayai Virtual-Gear, makan-minum, olahraga, leveling, party, equip item dan masih banyak keunggulan lainnya, baik di dalam maupun di luar game Apex Legend Online."
Hiro menghela nafas panjang melihat syarat dan ketentuan dari Blackstorm Guild tersebut, menutup website-nya dan kembali ke Discord.
"Sepertinya bukan mereka saja yang membuka lowongan member guild di Apex Legend Online." Hiro melihat terdapat 2 link website lain yang menawarkan menjadi member guild mereka. "Guild Surya dengan lambang matahari dan Guild Rex dengan lambang singgasana, sama-sama berwarna kuning-keemasan."
Hiro kembali masuk ke dalam website mereka. Dan melihat apa saja yang terdapat di sana.
Seperti, Guild Surya didirikan oleh anak konglomerat nomor 1 Indonesia yaitu, Tommy Surya anak dari Harry Surya menjelaskan bahwa Guild Surya baru berdiri sejak 3 hari yang lalu alias sejak pengumuman King atau ketua 3 Brothers Inc.
Menjelaskan bahwa mereka memiliki tujuan yang jelas dan terang seperti matahari untuk menguasai dan menaklukan Benua Kompas untuk kekayaan dan masa depan yang cerah seperti Sang Surya atau Matahari.
Guild Surya menawarkan banyak hal seperti halnya Blackstorm Guild dengan beberapa kelebihan seperti gaji yang lebih banyak sekitar US$1.500 sampai dengan US$2.000 tergantung status player di dalam game dan kontribusi yang diberikan kepada guild.
Dan tentu saja dengan banyak peraturan yang ketat seperti halnya Blackstorm Guild.
Disediakan Gaming House berupa satu gedung apartemen di salah satu wilayah Jakarta Utara, miliki PT. Surya Property yang sangat nyaman dan aman.
Makan-minum dan segala keperluan member juga disediakan secara gratis, player atau member Guild Surya hanya perlu bermain game dan membantu Tommy Surya mencapai puncak dari Apex Legend Online.
"Uhh, tawaran yang sangat menarik. Banyak orang pasti tergiur dengan apa yang ditawarkan oleh anak konglomerat ini, tapi Guild Surya bukanlah Guild dengan posisi yang cukup bagus, tidak lebih dari guild amatir dibawah Guild Third-Class." Ucap Hiro memberi pendapat.
Kemudian Hiro menutup website milik Surya Guild melanjutkan ke website berikutnya milik Guild Rex.
"Mereka tidak menawarkan banyak hal, tapi melihat posisi dan kemampuan mereka, sangatlah sulit untuk menolak tawaran bergabung mereka." Hiro membaca website milik Guild Rex, kagum.
Guild Rex adalah sebuah guild yang didirikan oleh Wenger dan sudah ada sejak Apex Legend Online dirilis, memiliki banyak ambisi dan mimpi di dalamnya.
Dan merupakan guild nomor 2 di Indonesia, hanya berada di bawah Red Garuda, pondasi mereka juga cukup kokoh di Iron Wood Kingdom, Kompas Pusat.
"Pasti punya kebanggan bila masuk ke dalam Guild Rex, tapi hal yang mereka tawarkan berupa gaji, gaming house dan yang lainnya tidak bisa dibandingkan dengan Blackstorm Guild apalagi Guild Surya yang memberikan segalanya kepada player dan member guild mereka. Sangat disayangkan." Hiro memberi komentar.
Kemudian menutup website tersebut, kembali berselancar di Discord dan sosial media lainnya.
***
Tepat saat party White Mountain Guild mulai menjalankan pencarian atau perburuan Goblin Lord Sadic, di gerbang Viridi Town mereka langsung disambut oleh party Blackstorm Guild dengan tatapan tajam.
Max sebagai wakil ketua dan ketua party White Mountain Guild pun maju dan menanyakan maksud party Blackstorm Guild yang mencurigakan.
"Hei, badut besar apa yang kalian lakukan di sini?!" Tanya Max kepada CL yang berada di party Blackstorm Guild tersebut. "Apakah kalian berniat menghalangi kami?"
CL mengangkat bahu tidak peduli, tapi mengepalkan tangan keras tanda tidak suka dipanggil badut, tapi menahannya karena tahu memiliki peran penting.
"Jangan terlalu percaya diri, kami tidak sedang menunggu kalian, enak saja." Balasnya tajam, membuat Max menghela nafas panjang.
"Baiklah kalau begitu, minggir! Jangan halangi jalan kami badut besar!" Ucap Max keras, berjalan berniat melewati party Blackstorm Guild.
"Hei! Hei! Tunggu dulu teman, kenapa kalian begitu buru-buru meninggalkan kami, apakah kau tidak bisa menunggu dan bersabar?" Ucap CL memainkan perannya sebagai pemancing amarah lawan.
"Bersabar untuk apa badut?" Tanya Max memegang pundak CL. "Minggir jangan halangi jalan kami!"
CL memegang pundak Max, membalas. "Jangan berpikir untuk pergi dari sini, sebelum kami Blackstorm Guild duluan yang pergi dari sini!" Teriaknya keras ke wajah Max.
Max melap wajahnya yang terkena air liur CL sebelum memukul wajahnya dengan sangat keras, sampai terjatuh ke atas tanah.
BUKK!
CL terjatuh dengan cukup keras, HP miliknya masih belum berkurang karena masih berada di area aman, tapi rasa sakit dan malu yang ia derita sangatlah besar.
"Kau kurang ajar!" CL menunjuk wajah Max.
Dan beberapa detik kemudian NPC penjaga datang mengamankan gerbang dari kekacauan antara party White Mountain Guild dan Blackstorm Guild.
***
Chapter Bonus, Follow
***
IG: @andryanolimbong
Twitter: @Cengko_
**Kalian juga bisa mendukung Penulis dengan membelikan segelas kopi hitam seharga Rp. 5.000,- di
**********.com/Cengko
Segelas kopi hitam dapat membuat penulis semakin bersemangat dalam mengupdate karya barunya atau mungkin mengupdate karya lama**
***
14:01 WIB. Senin, 1 November 2021
😜😜😜😜😜😜
kwakwakwak...
author males!!!!!!
kwakwakwak...