NovelToon NovelToon
Gressa'S Second Life

Gressa'S Second Life

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Reinkarnasi / Isekai / Mengubah Takdir / Harem / Masuk ke dalam novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:105k
Nilai: 5
Nama Author: nurliza eri

Aku mengalami kematian sangat konyol…
Dan di saat itu aku mengira bahwa kehidupan yang telah aku jalani akan berakhir…

“Sudahlah kalau ini sudah berakhir lagi pula kalau aku mati tidak akan ada yang peduli,” itu kata-kata terakhir yang aku katakan

Tetapi saat aku membuka mata dan melihat keadaan sekitarku…

“Ingatan ini… bukan ingatanku, tapi kenapa semua yang adegan yang berada di ingatanku sangat asli? Dan kenapa rasanya setiap orang di ingatan ini sangat familiar?

“WAJAH INI ADALAH TOKOH ANTAGONIS DI BUKU YANG AKU BACA DAN DIA BERADA DI COVER NOVEL, BARU SAJA BANGUN DAN HIDUP TERNYATA KEMATIANKU DI KEHIDUPAN BARUKU HANYA SEBENTAR?”

“Tidak… tidak aku harus berpikir bagaimana caranya tidak mati di sini,"

Namun beberapa tahun setelah aku berhasil menjalani hidup...

“Gressa, selamat atas keberhasilanmu mendapatkan posisi ini, ini hadiah untukmu,”

“UHUK… Kenapa kepalaku terasa berat? Dan jantungku begitu sakit? Kenapa aku begitu sesak? Apa aku akan mati lagi di kehidupan keduaku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurliza eri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Kematian atau kehidupan panjang...

Hari pertama masuk ke akademi dan juga pindahnya gadis itu ke asrama akademi tiba...

Untuk menghabiskan waktu-waktu terakhirnya di mansion gadis itu memutuskan untuk sarapan bersama.

"Gressa, bagaimana dengan tidurmu semalam?"

"Apa nyenyak? Aku khawatir karena kamu tidur lebih awal jadi aku pikir apakah kamu bisa tidur karena tidur lebih awal kemarin," ucap Addison dengan tatapan tajam ke arah Gressa yang sedang duduk makan menikmati makanannya

'Kenapa dia bertanya tentang tidurku? Tidak biasanya,'

'Apakah kamu berdua ketahuan keluar dari mansion secara diam-diam? Jadi dia curiga dengan kami semalam?' ucap Gressa di dalam hatinya dengan tangan yang dingin dan sedikit gemetar

"Iya kakak, aku tidur dengan baik semalam,"

"Terima kasih telah bertanya tentang keadaanku," ucap Gressa dengan senyuman kaku

'Dia terlihat sekali berbohong,'

'Biasanya Addison langsung memenggal kepala orang yang telah membohongi dirinya tapi kali ini dia bersikap seolah-olah tidak pernah terjadi apa pun diantara mereka,'

'Gadis itu juga terlihat takut untuk melakukan kebohongan karena aku rasa dia telah mengetahui apa yang terjadi di sudut kegelapan Mansion ini,' ucap Wilmer di dalam hatinya sambil memperhatikan tingkah Addison dan Gressa dengan tatapan tajam

"Baguslah kalau begitu, selama nanti di akademi kamu diberikan kesempatan untuk menghubungi keluarga satu kali sebulan jadi kakak akan berikan sebuah alat komunikasi yang dibuat khusus menggunakan artifak ini untukmu,"

"Nantinya jika kamu menggunakan alat komunikasi yang diberikan oleh sekolah,";

"Gunakan itu satu bulan sekali sedangkan dengan alat yang kakak berikan gunakan ketika terdesak karena selain bisa berkomunikasi, itu juga bisa melindungi dirimu dari bahaya namun batas penggunaannya hanya satu kali jadi gunakan disaat kamu benar-benar terdesak," ucap Addison sambil menyerahkan sebuah jam saku yang bentuknya hampir sama dengan yang diberikan oleh rekan kerjanya namun dia tetap menyimpannya

'Aku jadi berpikir berapa banyak harta yang dimiliki oleh keluarga Elrick ini, kenapa dia bisa memiliki artifak yang harganya fantastis dan hanya bisa digunakan satu kali saja,'

'Bukankah itu pemborosan? Apalagi bukan dipakai untuk dirinya sendiri,' ucap Gressa di dalam hatinya sambil mengambil jam saku itu dan menatapnya dengan sedikit lama

"Terima kasih kakak, aku pasti akan menyimpannya dengan baik,"

"Dan mengunakannya dengan sangat baik," ucap Gressa sambil tersenyum ke arah kakaknya yang menatapnya

Kemudian sarapan itu berlangsung kembali dengan suasana yang sedikit sepi sampai kemudian sudah waktunya gadis itu berangkat ke akademi...

"Gressa, sebelum kamu pergi,"

"Ada yang ingin kakak tanyakan,"

"Apa kamu sungguh tidak merasa membohongi atau melupakan sesuatu kepada kakak?" tanya laki-laki itu dengan tatapan tajam ke arah Gress

Dengan tanpa ragu Gressa tersenyum "Aku tidak merasa melupakan sesuatu atau berbohong kakak."

"Apa hanya itu yang ingin kakak tanyakan?"

"Iya hanya itu, kalau begitu hati-hati di perjalanan gunakan sihir teleportasinya supaya bisa berteleportasi dengan cepat," ucap Addison sambil melipat kedua tangannya menatap adik perempuannya pergi sampai keluar gerbang

'Dia berbohong seperti itu, aku rasa tidak mungkin aku memaksa dirinya untuk berbicara yang sebenarnya,'

'Lebih baik aku bertanya langsung kepada pelayan pribadinya karena bagaimanapun dia adalah orang yang menemani Gressa semalam,'

'Dan aku merasa melewatkan sesuatu tentang informasi mengenai perempuan ini, kalau dia bukanlah hanya seorang pelayan tapi memiliki identitas ganda,' ucap Addison di dalam hatinya dengan diam menatap perempuan itu

"Noella, ada yang ingin aku bicarakan kepada dirimu,"

"Tolong ikut aku ke ruanganku sebentar," ucap Addison dengan tatapan dinginnya ke arah perempuan yang merupakan pelayan pribadi Gressa

"Baik tuan," ucap Noella sambil mengikuti langkah sang kepala keluarga itu dengan perasaan tidak enak dan tatapan sedikit takut

Tidak berapa lama dari itu sampailah di sebuah ruangan yang merupakan ruangan tempat sang kepala keluarga itu bekerja...

"Masuklah ke dalam ruangan," ucap Addison dengan tatapan dingin sambil duduk di kursi kerjanya dengan isyarat tatapan kepada asisten atau pelayan pribadinya untuk berjaga di pintu

"Sebelum kita berbicara dengan serius,"

"Aku akan mengubah suasana ruangan ini, aku yakin kamu tidak keberatan bukan?" ucap Addison dengan tatapan dinginnya ke arah perempuan itu yang hanya di jawab dengan anggukan saja

"Zimmer," ucap laki-laki itu sambil menggerakkan sebuah lonceng yang biasanya digunakan untuk memanggil para pelayan namun lonceng yang pegang oleh laki-laki itu berbeda karena seperti digunakan untuk perantara sihir

Seketika ruangan di sekitar mereka berubah menjadi sebuah ruangan yang berisi buku-buku yang melayang dan berbagai hologram layar yang muncul..

'Aku memang dengar kalau kepala keluarga Elrick sekarang adalah salah satu orang yang mendapatkan dua bakat dan kemampuan khusus,'

'Aku awalnya tidak percaya tapi aku tidak menyangka bisa melihatnya secara langsung,' ucap Noella di dalam hatinya sambil memperhatikan seluruh ruangan itu

"Baiklah, karena aku telah merubah ruangan ini, kita bisa berbicara bebas,"

"Kamu tidak perlu menghiraukan laki-laki yang berdiri di belakangmu karena dia memang pada dasarnya adalah orangku,"

"Aku bisa percaya kepada dirinya," ucap Addison sambil menatap Wilmer yang diam dan tidak peduli

"Baik, saya mengerti tuan,"

"Jadi, apa yang ingin anda tanyakan?"

"Saya akan menjawab sesuai dengan kemampuan saya," ucap Noella dengan memberanikan dirinya

"Baiklah, aku ingin bertanya,"

"Kemana kamu dan Gressa pergi semalam? Dan sebenarnya apa pekerjaan yang kamu lakukan?"

"Aku harap kamu menjawabnya dengan jujur karena bagaimanapun kamu tau bukan? Aku bukan orang yang bisa di ajak berbicara dengan baik,"

"Apalagi kamu ingin berbicara denganku, menggunakan cara berbohong,"

"Aku pastikan kalau kepalamu dan tubuhmu tidak akan berada di tempat yang semestinya,"

"Kamu ingin kabur dari ruangan ini juga tidak akan bisa kamu lakukan, karena ini adalah ruangan yang merupakan kemampuan dan bakat khusus, jadi katakan yang sebenarnya," ucap Addison sambil tersenyum dingin

"Tuan saya tidak mengerti yang anda katakan, karena saya kemarin hanya mengantarkan nona kembali ke kamarnya,"

"Dan juga saya sejak awal hanya seorang pelayan biasa dan beruntung karena bisa terpilih untuk menjadi pelayan pribadi nona Gressa,"

"Tidak ada hal yang saya katakan bohong," ucap Noella dengan gemetaran diselimuti perasaan takut dan aura yang begitu menyeramkan hingga membuat dirinya sampai kepala tertunduk

"Kamu ingin berbohong kepadaku?"

"Sungguh?"

"Kamu yakin yang kamu katakan sepenuhnya kejujuran?"

"Sepertinya kamu memang tidak takut untuk mati ya Noella," ucap laki-laki itu yang kemudian tiba-tiba menodongkan mata pedang itu ke arah leher Noella dengan dingin

"Aku bertanya sekali lagi kepada dirimu, katakan yang sebenarnya,"

"Jika kamu masih ingin bernyawa," ucapnya lagi dengan tatapan tajam dan membuat darah yang berada di leher Noella mengalir

Di sisi lain seorang antagonis akhirnya tiba di awal dari cerita novel yang dibacanya. Sebuah cerita yang akan menuntun dirinya ke dua arah yang berbeda. Kematian atau kehidupan panjang...

Apakah Noella akan mati di tangan Addison? Apakah Addison benar-benar berniat untuk membunuh pelayan itu? Seperti apakah kehidupan di akademi? Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

Gressa's second life

1
Andry Lenny
wah Thor ending ga nampol bgt, masa Gressa nya mati gt aja... /Sob//Sob/
Andry Lenny
eh ada hubungan dg Reina ternyata... apa jgn² yg panggil Gressa itu Reina/Albern?
Nurijan Daud
Luar biasa
uci umami
salah ketik derick mah novel satu lagi Thor , Addison keles
Lady Karin: iya kadang gak bisa move on sampai salah ketik terima kasih koreksinya 😅🙏
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
lah lah tau nya sad ending toh
Lady Karin: iya kak
total 1 replies
Aisyah Suyuti
menarik
Lady Karin: hayo di pantau terus kak
total 1 replies
Luciana
semangat teross Thor!!!
Lady Karin: ok sip
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
di tunggu up lagi Thor
Loveta Brillian TinurLampung
up up up up up up up up up up up
Lady Karin: siap nona
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
kayaknya sekedar obsesi si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: mungkin saja kak karena gak ada yang tau juga
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
thanks Thor udah up
Lady Karin: sama-sama
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius cemburu
Lady Karin: mungkin
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah si Lucius suka sama gresa
Lady Karin: bisa jadi
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
jadi bingung ini si Lucius suka sama gresa apa aleysya
Lady Karin: sama kak
total 1 replies
Maîra⊰⁠⊹
Koreksi, " ucap William..."
Lady Karin: terimakasih koreksinya kak 🙏 kadang nulis di jam malam buat pikiran agak oleng
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
aku juga suka uang gresa gx kamu aja😁
Lady Karin: begitulah kira-kira kak siapa yang gak mau uang
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
mungkin si Luci suka sama aleysya
Lady Karin: bisa jadi tuh kak
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
wah hampir ketauan ya luci
Lady Karin: iya tuh kak Si Gressa peka
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
next Thor
Lady Karin: iya siap
total 1 replies
Loveta Brillian TinurLampung
fighting Thor 💪
Lady Karin: iya terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!