NovelToon NovelToon
The God Of Void

The God Of Void

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Fantasi Timur
Popularitas:874.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Xiao Zhi

Karena dilahirkan ditengah badai, lalu ibu yang meninggal setelah melahirkannya, kemudian disusul oleh ayahnya yang meninggal karena bunuh diri, membuatnya dianggap sebagai anak pembawa sial atau bencana.

Namun dengan usaha keras dan tekad yang kuat, ia berhasil membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi seorang yang berguna bagi orang lain, bahkan tidak ada yang menyangka jika anak pembawa sial itu sebenarnya adalah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xiao Zhi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 30. Iblis bertopeng

Waktu berlalu dengan cepat, para kultivator yang sebelumnya memasuki Dunia Kuno, kini sudah keluar dari sana dan kembali ke tempat mereka masing-masing.

Namun, diantara banyak cerita yang tersebar luas, hanya ada satu hal yang menjadi topik perbincangan hangat di kalangan kultivator, yaitu sosok iblis bertopeng.

Entah siapa yang memulainya, tapi sejak para kultivator itu keluar dari Dunia Kuno, berita tersebut langsung menyebar hampir ke seluruh penjuru benua Huangwu.

Tapi tentunya, tidak semua orang percaya pada cerita itu, khususnya para kultivator tingkat tinggi, mereka justru menganggap jika hal itu hanyalah omong kosong belaka.

Kota Hufeng.

"Kau dengar rumor yang beredar baru-baru ini?"

"Maksudmu, si iblis bertopeng?"

prajurit itu mengangguk, "kau percaya dengan rumor itu?"

"Hahahaha!"

"Jangan bodoh, mana ada yang namanya iblis, apalagi iblis yang memakai topeng!"

"Hmm... bicara soal topeng, apa di dahinya ada tanda petir merah?"

"Benar!"

"Jubah hitam?"

"Bagaimana kau bisa tahu?"

Prajurit itu tiba-tiba saja gemetar, kemudian mengarahkan telunjuknya pada sosok bertopeng yang tengah menghampiri mereka berdua.

"Kau benar, ciri-cirinya sama dengan rumor yang beredar."

"Tunggu... apa!?"

"Pa-panggil yang lainnya, ja-jangan biarkan iblis itu masuk ke kota kita!"

Ditengah rasa takut yang sedang menyelimuti diri, prajurit itu kemudian memanjat menara, lalu membunyikan lonceng besar yang ada di sana.

Seketika itu juga, seisi kota menjadi heboh, karena lonceng itu tidak akan dibunyikan jika tidak ada bahaya.

Para prajurit yang berpatroli bergegas menuju gerbang kota, sedangkan yang ada di barak langsung bersiap-siap untuk menyusul.

Sementara para penduduk, mereka berlarian untuk menyelamatkan diri, namun ada juga yang kebingungan karena tidak mengetahui apa yang terjadi.

Dalam sekejap, kota yang awalnya tenang langsung menjadi kacau, dan penyebabnya hanya satu orang, yaitu sang iblis bertopeng.

Sementara itu.

"Ada apa ini? Apa kota sedang di serang?"

Sosok yang dianggap sangat berbahaya oleh semua orang, malah nampak kebingungan ketika melihat banyaknya prajurit di depan gerbang kota Hufeng.

Yun Fei yang berpikir jika kota sedang diserang, bergegas menghampiri para prajurit untuk membantu, namun sayangnya, para prajurit itu malah menghentikannya.

"Berhenti di sana, iblis!"

"Apa maksud kalian?"

"Jangan pura-pura bodoh, kami sudah tahu tujuanmu datang ke sini!"

"Tujuan? Aku tidak memiliki tujuan apapun!"

"Tidak punya tujuan? Lalu untuk apa kau datang ke sini?!"

"Tentu saja ingin kemba..."

"Apalagi yang kalian tunggu? Serang dia!" ujar seseorang yang baru saja keluar dari gerbang kota.

"Baik!"

Para prajurit yang awalnya diam ditempat, kemudian bergerak maju untuk menyerang Yun Fei.

"Sial, aku tidak punya pilihan lain!"

Karena tidak ingin mati konyol, Yun Fei kemudian melesat maju dan menyerang para prajurit, namun ia tidak menggunakan senjata, karena tidak ingin membunuh mereka.

Meski jumlah mereka sangat banyak, namun mereka tetap dibuat kewalahan, apalagi gerakan Yun Fei sangat cepat, yang membuat mereka tidak bisa menyentuhnya sedikitpun.

"Cihh! Rumor itu ternyata benar, sepertinya aku harus turun tangan!"

Komandan pasukan kemudian menarik pedangnya, lalu melesat maju ke arah Yun Fei. Hanya dalam hitungan detik, ia telah berada tepat di hadapan Yun Fei.

Slash!

Tebasan yang dilakukan komandan pasukan hampir saja mengenai Yun Fei, beruntung ia masih bisa menghindar, jika tidak, pedang itu pasti sudah melukainya.

"Apa kalian benar-benar ingin membunuhku?"

"Tentu saja, memangnya kau pikir ini adalah pesta penyambutan?"

"Baiklah, tapi jangan salahkan aku!" ujar Yun Fei, kemudian mengeluarkan pedangnya.

"Mari kita mulai!"

Pertarungan kembali berlanjut, namun kali ini, Yun Fei terlihat lebih serius dibandingkan sebelumnya, bahkan ia tidak segan-segan lagi melukai prajurit di sekitarnya.

"Sial, teknik pedangnya sangat luar biasa" gumam komandan pasukan.

Pertarungan mereka baru berlangsung selama beberapa menit, namun Yun Fei telah berhasil menyudutkan komandan pasukan, bahkan sudah banyak prajurit yang terluka karenanya.

"Jangan melamun saat bertarung!" ujar Yun Fei.

Wushh.

Dhuaaar!

Pukulan keras yang mendarat di tubuhnya, berhasil membuat komandan pasukan itu terlempar hingga menabrak gerbang kota.

"Lindungi komandan!" ujar salah seorang prajurit.

Para prajurit membentuk barisan untuk menghalangi Yun Fei, namun hal itu malah membuat Yun Fei tersenyum senang, karena ia bisa membinasakan mereka sekaligus.

Wushh.

Energi pedang yang sangat besar tercipta ketika Yun Fei menebaskan pedangnya ke udara, lalu energi pedang itu melesat kearah pasukan di depannya.

Slash!

Hanya dalam sekejap mata, setengah pasukan yang membentuk barisan telah dibantai oleh Yun Fei, dan keadaan mereka semua benar-benar sangat mengerikan.

"I-ini... benar-benar mengerikan."

"Panggil bantuan!" ujar komandan pasukan.

"Kekuatannya benar-benar mengerikan. Kalau mereka tidak menghalangi, mungkin tubuhku sudah terpotong seperti itu."

"Masih ingin lanjut?" tanya Yun Fei.

"Tentu saja, kami akan terus berjuang sampai akhir!"

"Aku kabulkan!"

"Tunggu!" ujar Huang Liao menghentikan Yun Fei.

"Syukurlah, tuan Huang akhirnya datang, dia pasti bisa membunuh iblis itu!"

"Tuan Huang, jangan biarkan iblis itu lolos!"

***

"Paman, apa paman juga ingin membunuhku?" tanya Yun Fei melalui telepati.

"Jangan bodoh, aku tidak mungkin membunuhmu" jawab Huang Liao.

"Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa mereka tiba-tiba menyerang-ku?"

"Aku belum bisa menjelaskan apapun, tapi untuk saat ini, sebaiknya kau pergi dulu. Dan kembalilah setelah kau melepaskan topeng dan jubah itu."

Yun Fei mengangguk paham, kemudian menghilang dari pandangan mereka semua. Walaupun ia masih penasaran, namun ia tidak punya pilihan lain selain menuruti saran tuan Huang.

"Tuan Huang, kenapa anda melepaskan iblis itu?" tanya komandan pasukan.

"Hah" tuan Huang menghela napas panjang, "jika kami bertarung, kota ini pasti akan hancur."

"Apa?!" Semua orang kaget mendengar perkataan Huang Liao.

"Kalian tenang saja, jika dia kembali lagi, akulah yang akan menghadapinya" sahut Huang Liao, lalu meninggalkan tempat itu.

Meski tidak rela dengan keputusan Huang Liao, namun mereka semua tetap merasa senang, karena iblis bertopeng itu tidak jadi menyerang kota Hufeng.

Selain itu, perkataan Huang Liao sebelumnya, membuat mereka yakin bahwa kekuatan iblis bertopeng itu setidaknya setara dengan Huang Liao, jika tidak, mustahil Huang Liao melepaskannya begitu saja.

Malam harinya.

Setelah melepaskan topeng dan jubahnya, Yun Fei memutuskan untuk kembali ke kota Hufeng dan benar saja, ia berhasil masuk tanpa masalah sedikitpun.

"Paman, apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Yun Fei setelah menemui Huang Liao di rumah lelang Phoenix.

Huang Liao menghela napas panjang, kemudian menceritakan tentang rumor yang telah menyebar, dan itulah alasan kenapa Yun Fei diserang secara tiba-tiba.

"Fei, sebaiknya kau jangan memakai topeng itu lagi."

Yun Fei menggeleng, "aku akan tetap memakainya."

"Alasannya?"

"Karena dengan identitas itu, aku bisa melenyapkan siapapun yang berani mengusikku tanpa mencoreng nama baikku" jawab Yun Fei.

"Tapi kau juga harus memikirkan resikonya, karena setelah ini, iblis bertopeng akan diburu oleh para kultivator."

"Paman tenang saja, aku pasti akan berhati-hati agar tidak ada yang mengetahui identitas iblis bertopeng."

1
Hilman Hakim
Luar biasa
Putri Kegelapan Agnes
haha…kapan up nih? bisa gila aku
Choepenk Vm
Tunggu Tahun depan/Angry//Angry//Angry//Angry/
Agus J
putus sudah harapan pembaca
Aliff Aiman
dah tiada update ke ? baca non stop dari first keluar sampai lah kesini then stop macam tu sahaja ke ? nice 👍🏻
ronald gading hutagaol
mantap
Putri Kegelapan Agnes
kapan updet?? tetap semangat ya, masih setia menunggu
Lonely One
Lumayan
Khairil Fadhli
mantap
Rini Kimiati
Luar biasa
Tosari 2621 Girsang
lah mana
takamura: min kapan update nya
total 1 replies
bibarkatil_Musthofa
ceritanya dilanjut thor
bibarkatil_Musthofa
sangat menarik dg alur yg bgus
bibarkatil_Musthofa
melenyooootttt
bibarkatil_Musthofa
lanjuuuuutttt...
bibarkatil_Musthofa
update trus thor
bibarkatil_Musthofa
lin feng😍
bibarkatil_Musthofa
Yun Fei hrus maju...ksih ajar dlu lh
bibarkatil_Musthofa
baguuus...lawan Lin xia🤣 ksih tau
bibarkatil_Musthofa
cucuku dataaaaaaanggg🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!