NovelToon NovelToon
Marsha, Milik Bara

Marsha, Milik Bara

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:195.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mami Al

Bara berpura-pura baik dan peduli dengan sepasang suami istri hanya untuk memikat hati mereka agar merelakan putri kesayangannya ia nikahi.

Bukan cinta pada pandangan pertama melainkan ia ingin meluapkan rasa sakit hati yang telah dilakukan wanita itu di masa lalu.

Akankah rasa sakit hati Bara menghilang, setelah pernikahan?


Robin Alonso mendekati dan sengaja meniduri seorang gadis untuk melampiaskan dendamnya pada kakak kandung sang gadis.

Namun, kenyataannya berubah ketika ia kehilangan calon bayinya dari pernikahan balas dendamnya. Ia merasa iba dan menyesal telah membuat istrinya stress.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengambil Alih Pekerjaan Rumah Tangga

Marsha terbangun tepat pukul 7 pagi, ia menepuk sisi ranjangnya lalu menyibakkan selimutnya dan bangkit dari ranjang.

"Mas, kamu di mana?" Marsha memanggil suaminya.

"Aku di dapur, Sha."

Marsha pun pergi ke dapur dan melihat suaminya sedang membuat teh hangat dan nasi goreng. "Kenapa Mas melakukan ini?"

"Aku ingin menyediakan sarapan pagi untukmu."

"Mas tak perlu seperti ini, biar aku saja. Kenapa tidak membangunkan ku?"

"Kamu sangat nyenyak sekali, jadi ku tak mau mengganggu waktu tidurmu."

"Kalau Mama Mira tahu, menantunya ku buat seperti ini dia pasti akan marah besar," celetuknya.

Bara tersenyum, ia lalu menghidangkan dua piring nasi goreng di meja. "Silahkan di makan!"

"Aku mau mencuci muka dulu," ujarnya.

-

Marsha menyuapkan nasi goreng buatan suaminya ke dalam mulut.

"Bagaimana rasanya?" Bara penasaran.

"Lumayan enak."

"Benarkah?" Bara pun mencicipi masakannya.

"Enak, kan?"

"Iya, cukup enak. Ternyata aku bisa juga masak," Bara memuji dirinya sendiri.

"Kalau begitu, mulai besok kamu saja yang masak buat kita," usul Marsha.

"Boleh juga, aku akan melakukan semua pekerjaan yang kamu pernah lakukan," janji Bara.

"Kalau begitu, Mas harus mencabut rumput di halaman depan. Tapi, hati-hati banyak cacing," ucap Marsha.

Bara bergidik ngeri dan geli mendengar nama binatang tersebut. "Aku tidak mau melakukannya," tolaknya.

"Tapi, Mas mau melakukan semuanya," ujar Marsha.

"Tapi, untuk pekerjaan itu aku tidak mau melakukannya, suruh saja orang lain," ungkap Bara.

"Ya, baiklah." Marsha tersenyum tipis.

-

Gedung Kantor Kartajaya Grup

"Apa kau sudah tahu siapa dalang dari kekacauan ini?" tanya Bara pada Key.

"Robin, Tuan. Pria itu yang membayar Nona Miranda berbohong dan mengaku hamil," jelas Key.

"Robin pesaing Kartajaya Grup?"

"Ya, Tuan. Dia juga dalang dari perampokan di rumah Tuan dua bulan yang lalu," jelas Key lagi.

Bara mengepalkan tangannya. "Jadi dia pelakunya yang menyakiti istriku!" geramnya.

"Bukankah anda melakukan hal yang sama kepada Nona Marsha?" dalam hati Key bertanya.

"Beri balasan padanya!" perintahnya pada Key.

"Baik, Tuan."

...----------------...

Beberapa hari kemudian, Key datang ke rumah Bara. Ia ingin memberi tahu jika perusahaan Robin sudah dibuat jatuh.

Begitu di ketuk beberapa kali akhirnya pintu terbuka. Marsha berdiri dan tersenyum. "Mau ketemu Mas Bara?" tebaknya.

"Iya, Nona."

"Tunggu sebentar, ya." Marsha pun pergi ke dapur memanggil suaminya.

Bara menemui Key, masih dengan keringat bercucuran menggunakan celana pendek dan kaos tanpa lengan. "Ada apa?"

"Sesuai permintaan Tuan, kalau saya sudah memberikan pelajaran kepada Robin," jawabnya.

"Baguslah, dia memang pantas mendapatkannya," Bara tersenyum puas.

"Maaf kalau saya lancang, Tuan."

"Ya, katakan!"

"Tuan sedang apa dengan pakaian seperti ini, tidak biasanya," ujar Key.

"Dua asisten rumah tangga hari ini sedang libur kerja, jadi aku yang menggantikan posisi mereka," jelasnya.

"Oh, begitu. Apa Tuan tidak malu?"

"Kenapa saya harus malu? Kau pasti akan merasakannya," ungkapnya.

"Apa Tuan begitu mencintai Nona hingga pekerjaan rumah tangga anda yang ambil?"

"Jika kau sudah menemukan wanita yang sangat dicintai, pasti akan merasakan seperti ini," jawabnya.

"Begitu, ya. Saya sudah paham ternyata cinta bisa membuat seseorang melakukan apapun untuk pasangannya," tutur Key.

"Makanya kau harus mencapai wanita agar tahu bagaimana rasanya jatuh cinta," ujar Bara.

"Kalau begitu beri saya waktu cuti agar bisa menemukan wanita yang tepat, Tuan."

"Saat ini aku belum bisa memenuhi permintaanmu itu, karena kemungkinan aku akan sering berada di rumah," Bara tersenyum.

"Dasar!" maki Key dalam hati.

"Sudah sana pergi, pekerjaan kantor menunggumu. Kau mengganggu waktu kebersamaan aku dan istriku," usir Bara.

"Baiklah, Tuan. Saya izin balik ke kantor!" pamit Key.

Setelah Key pergi, Bara kembali melakukan tugasnya menjemur pakaian dan mencuci piring.

Sementara itu, Marsha menikmati tontonan di ponselnya di ruang santai. Suaminya itu melarangnya melakukan apapun kecuali memasak dan membuat teh atau minuman.

Dua jam kemudian, suara ketukan pintu kembali terdengar. Marsha pun bangkit untuk membukanya. Ia mengintip dari gorden jendela siapa tamu yang datang, seketika wajahnya panik ia lalu berlari mencari suaminya.

Bara melihat istrinya berlari mengernyitkan keningnya.

"Ada Mama Laras!" Marsha menunjuk ke arah pintu.

"Biarkan saja, memangnya mengapa?"

"Sini biar aku yang menjemur pakaiannya, Mas buka pintunya dan sambut Mama," jawabnya.

"Tidak mau, kamu saja yang buka!"

Marsha berkacak pinggang, "Mas mau aku dituduh sebagai menantu yang kejam karena membiarkan putra kesayangannya kelelahan."

"Mama tidak mungkin berpikir seperti itu," ujar Bara.

"Aku tidak mau tahu, Mas yang buka!" Marsha menarik tangan suaminya lalu ia menukar posisi di belakang tubuh Bara kemudian mendorong ke arah pintu. "Cepat buka, Mas!" titahnya. Setelah itu Marsha berlari ke arah halaman belakang rumah menjemur pakaian.

Marsha tak tampak lagi, Bara pun membukakan pintu. "Mama!" sapanya tersenyum.

"Kenapa lama sekali buka pintunya?" keluh Laras.

"Oh, itu kami tidak dengar, Ma."

"Ngapain saja sampai tidak tahu ada tamu datang?" omel Laras.

"Tadi lagi menjemur pakaian," jelas Bara.

"Kamu menjemur pakaian?" tanya Laras.

"Eh, maksudnya Marsha menjemur pakaian. Aku menemaninya," jawab Bara.

Laras menjewer telinga putranya. "Harusnya kamu yang melakukannya kalau tidak bekerja bukan hanya melihat saja!"

Marsha muncul dengan wajah polosnya. "Ada Mama!" sapanya mencium punggung tangan mertuanya.

"Kamu apa tidak kasihan dengan Marsha membiarkan dia membersihkan rumah seorang diri tanpa dibantu?" Laras masih mengomel.

"Mas Bara bantu Marsha kok, Ma."

Laras melepaskan tangannya, "Dia tidak mengancammu lagi, kan?"

"Tidak, Ma. Mas Bara sudah berubah dan sangat sayang padaku," puji Marsha.

"Makasih, sayang!" Bara tersenyum manis.

"Begitu dong, Mama jadi senang melihatnya," Laras pun tersenyum.

"Ada apa Mama ke sini?" tanya Bara.

"Mama ke sini karena rindu kamu, sekalian mengajak kalian ke luar negeri mengantarkan Tia ke sekolah barunya. Apa mau ikut?"

"Kami mau, Ma." jawab Bara cepat.

"Kalau begitu, dua hari lagi kita berangkat!" ujar Laras.

1
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
BODOH,KENAPA DI Setiap novel yg ku baca kebanyakannya selalu wanita yg tersakiti,Baik itu mentalnya dan juga psikik nya,Tapi Setelah itu dgn gampangnya memaafkan,Dengan Alesan CINTA ,Bu**s**t menurutku..🤦🤦
Mami AL: karena di dunia nyata kebanyakan begitu juga.
total 1 replies
jane m pandelaki
kejam banget Bara,istri blm makan udah harus kerja lagi.
Dinar David Nayandra
robin yg selingkuhan pacarnya si bara
Dinar David Nayandra
ya karna kelakuan bara ,marsaha jd byk masalah
Tasya
pas lah itu..
aku pun mulai Muak Bacanya..
tak ada Ketegasan Si Marsha Yg udh disakiti Suami Zholim..
Ceraikn aj udah..kok begok sih..
siti masitoh
sobb
Komang Restu
ye ye bunci
Komang Restu
ya namanya cinta.
Komang Restu
buncin bara nanti
Komang Restu
nah tu bra kena karmanya
Erlinda
reader kecewaaaa.
Erlinda
aq pikir si Marsha wanita yg punya sikap dan pendirian yg tegas ternyata pikiran aq salah. mulai malas aq membaca nya
Erlinda
kok Marsha masih menutupi kelakuan bejad suami nya sih Thor..udah disiksa sedemikan rupa tapi masih aja berbohong ..hadeeeh sinetron ku menangis lagi kayak nya
Erlinda
dasar bara banci kaleng berani nya cuma sama wanita jujur aq paling jijik sama lelaki yg suka main tangan sama istri nya dasar pengecut..
Erlinda
dasar bara suami anjing..berhati iblis..sumpah baru awal cerita aja udah bikin aq banyak dosa . mending ga punya suami deh daripada hidup menderita..
Erlinda
ayo Marsha kasih racun tuh si bara biar kita dia. sisi iblis aq keluar Thor .😠😠😠
Yuen
Si oneng semudah itu haha udah ditampar dijambak 😆😂
Yuen
Haha oon
Yuen
Illfeel klo sudah main tangan, ujung2nya balik sama dy dihhhh, bodoh klo mau sama laki suka mukul hiiii ngeri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!